9 Efek Samping Kebanyakan Makan Anggur

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by redaction team, read our quality control guidelance for more info

Anggur merupakah buah yang termasuk dalam jenis tanaman merambat, dan ada banyak jenis anggur seperti anggur merah, anggur hijau, anggur hitam, anggur putih, dan sebagainya. Rasa buah anggur terasa manis. dan lezat, dan memberikan banyak manfaat kesehatan juga manfaat lain. Karena anggur mengandung nutrisi seperti vitamin, mineral, antioksidan, dan sebagainya.[1]

Anggur juga mengandung vitamin C, antioksidan ktinggiuat yang berperan dalam kesehatan dengan manfaat seperti[3] :

  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
  • Meningkatkan jaringan ikat, dan penyembuhan luka
  • Sumber vitamin K, yang membantu pembekuan darah dan menjaga kesehatan tulang
  • Kalium, yang penting untuk ginjal dan fungsi jantung, kontraksi otot, dan transmisi sinyal saraf.

Anggur yang kaya antioksidan, membantu melindungi sel-sel tubuh dari gejala stres oksidatif, yaitu mekanisme yang terkait dengan kanker, penyakit jantung, dan penyakit Alzheimer[3]. Namun, penting untuk diingat bahwa anggur menjadi manfaat yang sehat selama mengkonsumsi dalam jumlah yang tidak berlebihan. Karena ada beberapa efek samping serius jika makan terlalu banyak. [1]

Pada kasus beberapa orang, memakan buah anggur bisa memicu reaksi alergi. Reaksi alergi menjadi salah satu efek samping makan anggur yang paling serius namun kasus ini terbilang langka. Beberapa gejala umum alergi anggur seperti gatal-gatal, bintik merah, kesulitan dalam pernapasan dan bersin.[1]

Ada beberapa kasus lain yang bisa disebabkan karena memakan anggur dalam jumlah yang berlebihan, termasuk contoh penjelasan dibawah ini[1].

1. Alergi

Dalam kasus yang lebih buruk, sebagian orang yang terkenan alergi menimbulkan gejala anafilaksis setelah mengkonsumsi anggur. Jika seseorang menunjukkan gejala reaksi alergi terhadap anggur maka kemungkinan besar diakibatkan dari zat pestisida yang disemprotkan pada anggur dan bukan karena anggur itu sendiri. Cara terbaik untuk memastikannya dengan melakukan tes alergen yang bisa menentukan penyebab alergi yang sebenarnya.[1]

2. Terjadi penambahan berat badan

Konsumsi anggur secara teratur sangat efektif dan membantu menurunkan berat badan karena kandungan rendah kalorinya. Namun jika berlebihan makan anggur dalam jangka waktu lama dapat membuat kalori ekstra yang menumpuk dan memunculkan kenaikan berat badan.[1]

3. Menyebabkan kelebihan karbohidrat

Makan terlalu banyak anggur juga bisa menyebabkan kelebihan karbohidrat. Karbohidrat menjadi suatu kondisi di mana mendapatkan lebih banyak karbohidrat yang dibutuhkan oleh tubuh. Asupan karbohidrat harian berkisar 45 hingga 60% dari total kalori yang dikonsumsi.[1]

Karena itu, penting untuk makan anggur dalam jumlah sedang untuk menghindari kelebihan karbohidrat yang dapat memunculkan masalah kesehatan seperti penambahan berat badan, tipe diabetes tipe-2, kelelahan adrenal.[1]

4. Dapat menyebabkan gangguan pencernaan

Konsumsi anggur secara teratur baik untuk sistem pencernaan karena membantu menjaga kesehatan, mengatasi sembelit, gangguan pencernaan, dan beberapa masalah pencernaan lainnya. Namun, makan terlalu banyak anggur juga bisa menyebabkan gangguan pencernaan. [1]

Hal ini karena serat makanan yang tidak larut di dalamnya. Serat makanan yang terlalu banyak dalam sistem dapat mengganggu penyerapan nutrisi diusus dan dalam beberapa kasus, bahkan dapat menyebabkan diare.[1]

5. Dapat menyebabkan kembung dan perut kembung

Makan terlalu banyak anggur bisa menyebabkan masalah pencernaan seperti gas dan kembung. Ini karena saat tubuh mencerna anggur terlalu banyak fruktosa yang dilepaskan. Sistem pencernaan memecah fruktosa tetapi tidak mampu memecah sepenuhnya dan sebagian besar tidak tercerna dan diteruskan ke usus.[1]

Gula yang tidak tercerna ini seperti “makanan” untuk bakteri yang hidup di usus besar dan akan mengarah pada masalah pencernaan seperti kembung dan perut kembung. Makan terlalu banyak anggur juga bisa meningkatkan tingkat keparahan masalah pencernaan yang serius.[1]

6. Dapat menyebabkan muntah dan mual

Makan terlalu banyak anggur juga bisa menimbulkan ketidaknyamanan di lambung dan dalam beberapa kasus bahkan dapat menyebabkan mual dan muntah. Ini karena sistem pencernaan sulit untuk mencerna serat makanan. Dan terkadang, bahan pengawet yang ada dalam anggur dapat memicu reaksi seperti mual dan muntah.[1]

7. Dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu

Anggur tidak dianjurkan bagi mereka yang sedang mengkonsumsi obat antikoagulan (pengencer darah) seperti warfarin. Warfarin sejenis obat yang memperlambat pembekuan darah dan membuat darah menjadi sedikit. Jadi jika mengkonsumsi anggur bersama dengan warfarin bisa meningkatkan risiko memar dan berdarah. Dengan cara yang sama, anggur dapat membuat obat-obatan seperti Phenacetin tidak akan efektif karena kemampuannya dalam meningkatkan metabolisme hati.[1]

8. Tidak begitu cocok untuk wanita hamil

Dalam jumlah kasus makan anggur berlebih, kurang disarankan untuk wanita hamil. Karena penyerapan nutrisi berlebih bisa mnimbulkan masalah pencernaan seperti perut kembung, nyeri, sampai diare.[1]

9. Memicu masalah kerusakan ginjal

Berlebihan mengkonsumsi anggur juga bisa memicu pada penyakit ginjal kronis dan diabetes. Jadi disarankan bagi penderita penyakit diabetes bisa membatasi asupan anggur untuk menghindari gejala dan komplikasi yang lebih serius lagi.

Tips Yang Aman Makan Anggur

Anggur menjadi buah yang hampir ada sepanjang tahun. Memilih buah anggur yang segar dan keras dagingnya ini adalah anggur yang berkualitas baik. Cara terbaik untuk makan anggur yaitu saat kondisi buah masih segar. Dan anggur bisa disimpan di dalam lemari es tapi hanya sampai tidak lebih dari 3 hari dan sebelumnya dicuci bersih terlebih dahulu. [2]

Sebaiknya mengkonsumsi anggur bisa dimakan sesuai kebutuhan, dalam sehari bisa memakan sebanyak 5 sampai 10 buah anggur sudah mencukupi kebutuhan nutrisi sehari – hari. Selain dimakan langsung anggur juga bisa dijadikan olahan seperti jus, tambahan salad, dibuat menjadi selai, dibuat manisan dan juga olahan lain yang menyehatkan.[2]

 

fbWhatsappTwitterLinkedIn

Add Comment