5 Makanan Yang Tidak Boleh Dimakan Setelah Operasi Amandel

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by redaction team, read our quality control guidelance for more info

Amandel bukan berarti disebut dengan penyakit, melainkan penumbuhan dua kelenjar kecil yang berada di daerah antara mulut dan tenggorokan, yang mana sebuah organ ini turut berperan dalam sistem pertahanan tubuh karena mengandung sel khusus yang mampu menangkap dan membunuh bakteri atau virus masuk ke dalam mulut atau tenggorokan [2].

Amandel berukuran kecil karena berada pada pangkal tenggorokan sebelah kiri dan kanan ujung belakang rongga mulut. Keduanya terdiri atas jaringan yang mirip dengan kelenjar getah bening yang ditutupi oleh lapisan kulit dalam berwarna merah muda [2].

Pasca operasi amandel sangat disarankan sekali untuk tidak mengonsumsi makanan atau minuman yang memiliki tekstur keras, rasa pedas, bersuhu panas dan mengandung asam. Hal ini dikarenakan bagian tenggorokan masih terlalu rawan untuk menerimanya, sebab pengembalian sel-sel yang masih dalam proses pemulihan.

Berikut di bawah ini beberapa makanan yang dilarang setelah melakukan operasi amandel :

1. Mempunyai Tekstur Keras

Pasca operasi amandel setiap orang melakukan pemulihan untuk mencegah terjadinya infeksi atau pembengkakan pada bagian yang sudah dioperasi. Biasanya pasca operasi tersebut dilarang untuk mengonsumsi makanan yang mempunyai tesktur keras seperti nasi, biskuit, kue, atau keripik dan snack [2,4].

Makanan bertekstur keras berisiko tinggi yang menyebabkan iritasi dan memperparah rasa sakit pasca operasi, sehingga membuat bagian lapisan tenggorokan akan tergores dan bisa juga menyebabkan infeksi atau penyakit lain timbul. Oleh karena itu, sangat disarankan sekali apabila pasca operasi tidak mengonsumsi makanan yang teskturnya keras dan lebih baik mengonsumsi makanan yang teksturnya agak lembut [2,4].

2. Makanan Pedas 

Makanan selanjutnya yang dilarang pasca operasi amandel yaitu makan-makanan yang mengandung rasa pedas atau mempunyai penyedap rasa. Kedua makanan tersebut memang cukup banyak diminati sehingga membuat orang lebih merasakan nafsu makan yang baik [4,5].

Akan tetapi hal ini perlu dihindari, bagi penderita amandel atau pasca operasi, dikarenakan rasa pedas atau penyedap rasa mempunyai beberapa kandungan yang kurang baik untuk masa pemulihan pasca operasi amandel, sehingga menyebabkan perdarahan di bagian luka operasi. Oleh karena itu alangkah baiknya untuk menghindari kedua makanan itu, sehingga akan membuat proses pemulihan lapisan tenggorokan pasca operasi lebih cepat [4,5].

3. Makanan Asam

Pasca operasi amandel, setiap orang juga dilarang untuk mengonsusmi makanan yang ternyata mempunyai sifat asam atau yang direndam dengan air garam seperti asinan. Makanan yang dibuat dengan cuka atau garam, seperti acar, dapat memperburuk peradangan pada sakit tenggorokan [1,2,4].

Makanan asam mengandung senyawa asam yang sangat tinggi, sehingga mungkin tidak disesuaikan dengan kondisi tubuh, hal ini apabila dikonsumsi oleh tubuh dapat menyebabkan lapisan tenggorokan iritasi. Maka dari itu sangat tidak disarankan sekali untuk mengonsumsinya terutama dalam keadaan pasca operasi maupun tidak pasca operasi juga [1,2,4].

4. Makanan Panas 

Tidak disarankan juga untuk mengonsumsi makanan yang suhunya dalam keadaan tinggi atau terlalu panas, terutama pada anak-anak yang telah melakukan operasi amandel. Hal ini dikhawatirkan, suhu panas makanan tersebut bisa memicu iritasi dan peradangan di tenggorokan [1,5].

Hal ini dikarenakan bagian organ pada tubuh sangat sensitif dan mempunyai struktur cukup lunak, sehingga apabila terkena makanan atau minuman yang terlalu panas akan membahayakan dan sangat mudah juga untuk terkena iritasi. Maka dari itu, alangkah baiknya apabila mengonsumsi makanan atau minuman yang terlalu panas pastikan suhunya sudah hangat atau suhu suam-suam kuku [1,5]

5. Alkohol

Bahan makanan ataupun minuman yang bersifat mengandung alkohol ternyata bagi penderita penyakit apapun terutama amandel tidak diperbolehkan. Hal ini tentunya alkohol merupakan senyawa yang cukup apabila dikonsumsi oleh tubuh secara berlebihan dan saat proses penyembuhan atau mengalami efek sakit [6,7].

Pasca operasi amandel tentunya alkohol sangat tidak disarankan sekali, dikarenakan sifat keras yang terdapat di alkohol tersebut apabila menyentuh bagian operasi akan berakibat infeksi atau pembengkakan. Hal ini dikarenakan bagian yang dioperasi masih tahap pemulihan dan sel-sel belum terbentuk secara sempurna, sehingga perlu dihindari agar prosesnya lebih cepat dan juga alkohol dapat menyebabkan dehidrasi yang tidak bermanfaat bagi penderita sakit tenggorokan [6,7].

Alasan Pasien Operasi Amandel Harus Mengatur Pola Makan

Biasanya amandel sendiri sering terjadi pada anak-anak yang belum memiliki pertahanan tubuh yang kuat, dan mempunyai ukuran amandel dua kali lebih besar dibanding ukuran orang dewasa.. Pada anak-anak organ tersebut ternyata berfungsi untuk mencegah infeksi yang terjadi di dalam tubuh [2].

Namun seiring dengan berjalannya usia dan kuatnya sistem imun pada anak, maka fungsinya mulai tergantikan dan ukurannyapun akan lebih mengecil. Amandel di sisi lain juga rentan terhadap infeksi bakteri dan virus, meskipun berperan juga dalam memerangi bakteri dan virus yang masuk ke tubuh melalui mulut dan hidung [2],

Tidak hanya itu saja, ternyata amandel berfungsi untuk mencegah benda asing masuk ke paru-paru. Amandel juga menjadi gawang guna menahan benda-benda asing yang akan masuk ke paru-paru melalui tenggorokan [6,7].

Setiap orang yang melakukan operasi apapun harus mengatur pola makan dan hidup sehat, hal ini bertujuan agar kondisi tubuh lebih fresh dan kembali seperti normal. Hidup sehat sendiri tidak hanya mengatur pola makan saja, melainkan diperlukan seperti istirahat yang cukup, mengurangi aktivitas dan mengonsumsi berbagai vitamin [5].

Pasca operasi amandel mengatur pola makan tentunya harus dilakukan, dikarenakan bagian tenggorokan biasanya sangat rawan untuk terjadi infeksi. Bagian diantara tenggorokan atau mulut struktur kulitnya sangat lunak atau lembut, sehingga apabila sudah melakukan operasi pada bagian tersebut sangat lebih berhati-hati [5].

Pola makan yang kurang diatur dan tidak sehat akan berakibat kurang baik untuk masa pemulihan dan biasanya mengakibatkan rasa nyeri. Oleh karena itu jika pemulihan lebih cepat, maka aturlah pola makan dengan baik dan hindari makanan yang sudah disarankan oleh pihak medis [5].

fbWhatsappTwitterLinkedIn

Add Comment