Obat

Pantothenic Acid: Manfaat – Dosis dan Efek Samping

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Pantothenic acid adalah bentuk lain dari vitamin B5 dan obat ini yang digunakan untuk mengatasi kekurangan asam pantothenic [1,2,3,4,5].

Apa itu Pantothenic acid?

Informasi detail mengenai indikasi pantothenic acid terdapat dalam tabel berikut ini [2]:

Indikasi Obat kekurangan asam pantothenic
Kategori Obat Bebas
Konsumsi Dewasa
Kelas Vitamin dan atau Mineral
Bentuk Tablet oral, tablet oral rilis diperpanjang
PeringatanDosis melebihi tunjangan harian yang direkomendasikan selama kehamilan sangat tidak dianjurkan.

Manfaat Pantothenic acid

Vitamin ini digunakan untuk mencegah atau mengobati kekurangan asam pantothenic (vitamin B5) [1,2,3,4,5].

Dosis Pantothenate acid

Dosis diberikan sesuai dengan indikasi yang dialami oleh pasien [2]:

Oral/Diminum
⇔ Kekurangan asam pantothenate
→ Dosis harian yang dianjurkan adalah 4-7 mg per hari.

Efek Samping Pantothenic acid

Meskipun jarang terjadi, beberapa orang mungkin mengalami efek samping yang sangat buruk dan terkadang mematikan saat mengonsumsi suatu obat. Segera dapatkan bantuan medis jika memiliki salah satu dari tanda atau gejala berikut yang mungkin terkait dengan efek samping yang sangat buruk [1,2,3,4,5]:

  • Kulit merah, melepuh, atau mengelupas
  • Ruam dan gatal-gatal
  • Munculnya sesak di dada atau tenggorokan sehingga menyebabkan kesulitan bernapas, menelan bahkan berbicara
  • Suara serak yang jarang dan pembengkakan pada anggota tubuh seperti mulut, wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan
  • Sakit perut atau muntah dan diare berat

Detail Pantothenic acid

Informasi lengkap mengenai penyimpan, cara kerja, serta overdosis dari pantothenic acid terdapat dalam tabel berikut ini [2]:

Penyimpanan Simpan pada suhu 25 °C
Cara Kerja Deskripsi: Pantothenic acid adalah zat vitamin B yang berfungsi sebagai komponen koenzim A. Obat ini sangat penting dalam metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein.
Farmakokinetik:
Absorpsi: Obat diserap dengan mudah dari saluran pencernaan setelah diberikan secara oral.
Distribusi: Tersebar luas di jaringan tubuh dan ASI.
Ekskresi: Sekitar 70% obat yang diekskresikan dalam urin tidak berubah dan 30% menjadi feses.
Overdosis Tidak ada informasi overdosis mengenai pantothenic acid

Pertanyaan Seputar Pantothenic acid

Apa yang perlu dokter ketahui sebelum saya mengonsumsi pantothenic acid?

Apabila pasien memiliki alergi terhadap pantothenic acid atau bagian pantothenic acid lainnya. Dokter harus mengetahui perihal alergi dan tanda-tanda yang sedang pasien miliki [3].

Apakah pantothenic acid dapat dihentikan secara tiba-tiba?

Untuk menjaga pasien dari masalah kesehatan saat mengonsumsi pantothenic acid, pasien tidak boleh memulai, menghentikan, atau mengubah dosis obat apa pun tanpa memeriksakan diri ke dokter [4].

Apa saja hal yang perlu saya ketahui selama mengonsumsi pantothenic acid?

Dokter harus mengetahui bahwa pasien sedang mengonsumsi pantothenic acid. Pasien juga perlu membicarakan tentang manfaat dan risiko menggunakan pantothenic acid saat sedang hamil atau berencana untuk hamil [5].

Bagaimana obat ini paling baik diminum?

Pantothenic acid paling baik diminum sesuai anjuran dokter. Pasien harus mengikuti semua instruksi yang diberikan dokter dengan benar. Obat dapat dikonsumsi dengan makanan atau segelas penuh air [3].

Apa saja efek samping lain dari pantothenic acid?

Semua obat dapat menyebabkan efek samping. Namun, banyak orang tidak mengalami efek samping atau hanya mengalami efek samping ringan seperti sakit perut [4].

Contoh Obat Pantothenic acid Merek Dagang)

Pantothenic acid dapat ditemukan dalam beberapa obat dengan nama merek berikut [2]:

Brand Merek Dagang
Panto-250

1. Anonim. Pantothenic acid. Drugs; 2020
2. Anonim. Pantothenic acid. Mims Indonesia; 2020
3. Anonim. Pantothenic acid. Webmd; 2020
4. Anonim. Pantothenic acid. US National Institute of Health; 2020
5. Anonim. Pantothenic acid. Healthline; 2020

Share