Makanan, Minuman dan Herbal

Lobelia Siphilitica: Manfaat – Efek Samping dan Tips Penggunaan

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Sekilas Tentang Lobelia siphilitica

Lobelia siphilitica merupakan tumbuhan yang sering disebut dengan bunga biru atau lobelia biru. Tumbuhan tersebut adalah spesies tumbuhan dalam famili Campanulaceae.

Lobelia siphilitica adalah tumbuhan herba, dikotil abadi yang berasal dari Kanada bagian timur dan tengah dan Amerika Serikat. Bunga dari tumbuhan tersebut Itu mekar dari Agustus hingga Oktober dan berumur pendek (setiap tanaman hidup hanya beberapa tahun).

Tumbuhan tersebut memiliki keunikan sehingga dapat menarik perhatian terutama serangga. Akan tetapi tumbuhan itu tidak memiliki serbuk sari untuk melakukan penyerbukan [1,2].

Karaktersitik Tentang Lobelia siphilitica

Tumbuhan Lobelia siphilitica mempunya karakteristik tumbuh di daerah seperti Amerika Serikat agar bisa beradaptasi dan tumbuh dengan baik. Karakteristik tersebut yaitu Tumbuh di lokasi yang lembab hingga basah di sepanjang aliran sungai, slough, mata air, rawa, padang rumput, dan di daerah berhutan rendah.

Lobelia siphilitica

Lobelia siphilitica tumbuh dengan pembentuk rumpun yang menampilkan bunga 2-bibir biru muda hingga tua, tubular dengan tiga lobus bibir bawah tampak lebih menonjol daripada dua lobus bibir atas.

Bagian bunganya muncul dari axils daun bagian atas membentuk rumpun terminal yang padat di atas batang yang kaku dan berwarna keunguan. Daun hijau muda bergigi halus, berbentuk tombak [1,2].

Kandungan Gizi Pada Lobelia Siphilitica

Berikut ini kandungan gizi yang terdapat pada lobelia siphilitica:

NamaJumlahUnit
Pinene1.40%
Cineole3.13%
Acetophenone26.37%
Champhor6.56%
Caryophylene8.11%
Borneol7.45%
Anthole6.81%
Linalool3.92%

Menurut data pada tabel kandungan gizi diatas menunjukkan bahwa lobelia siphilitica memiliki kandungan gizi linalool yang cukup banyak di dalamnya. Hal inilah yang membuat lobelia siphilitica dapat digunakan sebagai bahan antiseptik pada luka [1].

Kandungan Senyawa Pada Lobelia siphilitica

Lobelia siphilitica memang mempunyai bunga yang cantik dan menarik akan tetapi selain itu juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh sebagai obat herbal. Kandungan yang ada di dalam tumbuhan tersebut seperti senyawa alkaloid, flavonoid dan beberapa senyawa yang lainnya.

Kandungan senyawa tersebut masing-masing tentunya mempunyai peran yang dapat membantu tubuh untuk melindungi dan menjaga tubuh dari serangan berbagai penyakit. Salah satu contohnya seperti senyawa flavonoid yang mempunyai peran sebagai mencegah sel-sel kanker dan sebagai juga anti inflamasi bagi tubuh [1,2,3].

Tumbuhan yang unik dan menarik ternyata mempunyai kandungan senyawa baik yang ada di dalamnya 

Manfaat Kesehatan Pada Lobelia siphilitica

Lobelia siphilitica merupakan tumbuhan sebgai obat herbal dan mempunyai berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh. Oleh karena itu perlu diketahui beberapa manfaat kesehatan dari tumbuhan tersebut untuk tubuh.

Berikut manfaat kesehatan pada tumbuhan Lobelia siphilitica :

  • Meredakan Gejala Asma

Lobelia siphilitica salah satu manfaatnya yaitu meredakan gejala asma, termasuk mengi, batuk-batuk, dan rasa sesak pada dada. Asma merupakan penyakit yang terjadi karena sistem pernapasan pada paru-paru yang tidak lancar.

Tumbuhan tersebut dapat mengendurkan saluran udara, merangsang pernapasan, dan membersihkan lendir dari paru-paru. Hal ini karena tumbuhan Lobelia siphilitica mempunyai sifat anti inflamasi yang baik untuk kesehatan tubuh dan mengurangi gejala asma [3,4].

Gejala asma yang timbul dapat diatasi dengan obat herbal alami dari tumbuhan Lobelia siphilitica dengan proses yang tepat 

Salah satu manfaat yang lain dari tumbuhan Lobelia siphilitica adalah dapat digunakan untuk meredakan stres atau depresi pada seseorang yang diakibatkan karena mengonsumsi jenis obat tertentu, memiliki riwayat gangguan mental lainnya dan memiliki tekanan batin. Hal ini dikarenakan tumbuhan tersebut mempunyai beberapa senyawa yang dapat menurunkan tingkat depresi atau bisa disebut sebagai anti depresan.

Beberapa senyawa yang dapat berfungsi sebagai anti depresan di dalam tumbuhan tersebut yaitu asam linolenat dan asam palmitat. Kedua senyawa ini memiliki peranan yang berbeda sebagai anti depresan.

Salah satu contohnya seperti asam linolenat yang diketahui dapat bertindak sebagai pencegah terjadinya kerusakan neurotransmiter dan juga sistem saraf pada tubuh [2,3].

Depresi yang diderita dapat dikurangi dengan mengonsumsi obat herbal dari tumbuhan Lobelia siphilitica karena adanya asam linolenat dan asam palmitat
  • Antioksidan

Selain sebagai anti inflamasi ternyata Lobelia siphilitica mempunyai sifat sebagai antioksidan yang baik untuk menjaga tubuh dari segala penyakit. Hal ini karena tumbuhan tersebut mempunyai kandungan senyawa seperti flavonoid dan beberapa vitamin yang baik untuk tubuh.

Dari senyawa tersebut masing-masing mempunyai peran yang hampir sama untuk menjaga kesehatan tubuh dari segala penyakit. Seperti halnya dengan senyawa flavonoid yang bertindak sangat diperlukan untuk mencegah pertumbuhan dan perkembangan sel-sel penyakit [5].

Sifat antioksidan yang dimiliki pada tumbuhan tersebut dapat dijadikan sebagai menjaga sistem imun dari segala penyakit 

ADHD atau attention deficit hyperactivity disorder adalah gangguan mental yang menyebabkan seorang anak sulit memusatkan perhatian, serta memiliki perilaku impulsif dan hiperaktif, sehingga dapat berdampak pada prestasi anak di sekolah. Penyebab dari penyakit tersebut diduga dipengaruhi oleh faktor genetik dan lingkungan.

Salah satunya lagi manfaat dari tumbuhan tersebut yaitu meredakan sakit ADHD pada anak. Bagian bunga lobelia berpotensi untuk meredakan gejala tersebut dengan meningkatkan pelepasan dan penyerapan senyawa dopamin di dalam otak [1,3]

ADHD dapat diatasi dengan mengonsumsi obat herbal dari tumbuhan Lobelia siphilitica secara teratur dan tepat 
  • Mengatasi gangguan penyalahgunaan obat

Tumbuhan Lobelia siphilitica juga dapat digunakan sebagai obat herbal untuk penanganan untuk penyalahgunaan obat dan zat. Lobelia siphilitica memiliki efek alkaloid yang mirip dengan nikotin – sehingga berpotensi untuk membantu orang-orang berhenti merokok.

Senyawa alkaloid tersebut berperan dalam tubuh sebagai mengintruksikan sel-sel dan menangani atau menggantikan zat yang jelek pada obat yang tidak seharusnya dikonsumsi. Sehingga secara perlahan dapat menghentikan seseorang untuk tidak mengonsumsi obat-obat tersebut ataupun berhenti merokok [6].

Senyawa seperti alkaloid dapat mengatasi gangguan terhadap penyalahgunaan dari obat yang tidak diinginkan 

Efek Samping Pada Lobelia siphilitica

Tumbuhan Lobelia siphilitica selain mempunyai berbagai manfaat ternyata memiliki efek samping yang cukup membahayakan bagi tubuh. Hal ini dikarenakan mengonsumsi secara berlebihan atau tidak sesuai takaran dan juga tidak mengerti keadaan tubuh.

Berikut efek samping dari tumbuhan tersebut :

  • Mual

Mengonsumsi obat herbal dari tumbuhan tersebut apabila secara berlebihan atau tidak mengetahui keadaan tubuh maka bisa menyebabkan terjadinya interaksi yang kurang mengenakan bagi tubuh. Lobelia siphilitica juga mempunyai senyawa kimia yang aktif sehingga harus lebih berhati-hati.

Senyawa kimia aktif tersebut sangat beragam sehingga terkadang pada seseorang saat mengonsumsinya tidak didukung oleh keadaan tubuh. Sehingga secara tidak sengaja orang tersebut mengalami gejala mual-mual dan lebih baik untuk tidak lagi mengonsumsinya [2,4].

  • Mengonsumsi Secara Bersama Obat Lain

Segala obat herbal ataupun obat kimia sangat disarankan untuk tidak dikonsumsi secara bersamaan. Hal ini dikarenakan senyawa yang ada di dalamnya berbeda dan dosis yang dipunyai juga berbeda.

Apabila ingin mengonsumsi obat herbal maka lebih baik untuk tidak meminum obat kimia yang lainnya untuk sementara waktu dan sebaliknya. Akan tetapi jika ingin mengonsumsi kedua maka lebih baik untu diberikan jedah waktu selang antara keduanya agar tidak mengalami gangguan yang tidak diinginkan [2,4].

Efek samping yang diberikan oleh tumbuhan tersebut harus diketahui terlebih dahulu agar tidak terjadi hal yang membahayakan 

Tips Penggunaan Dari Lobelia siphilitica

Penggunaan yang tepat untuk tumbuhan Lobelia siphilitica sebagai obat herbak sebelum dikonsumsi harus diketahui terlebih dahulu agar kandungan yang di dalan dapat berefek baik bagi kesehatan tubuh.

Berikut tips penggunaan yang baik untuk Lobelia siphilitica :

Cara membuat teh dari tumbuhan tersebut cukup mudah sekali. Hal ini karena supaya kandungan yang ada di dalamnya dapat berkontraksi baik bagi kesehatan tubuh. Cara yang dilakukan pertama siapkan bagian daun yang sudah dikeringkan secukupnya saja.

Siapkan air panas yang sudah dipanaskan agar keringan daun tersebut dapat diserap lebih oleh air panas itu. Masukkan keringan daun ke dalam gelas secukupnya saja dan tuangkan secara perlahan lahan air panas tersebut.

Tunggu hingga semuanya tercampur dengan baik. Lalu saringlah teh tersebut menggunakan saringan agar air dan ampsnya daun terpisahkan secara perlahan lahan. Teh herbal dari daun Lobelia siphilitica sudah siap untuk diminum dan lebih baik diminum dalam keadaan hangat [7].

  • Air Rebusan

Rebusan dari Lobelia siphilitica juga bisa dilakukan, hal ini bertujuan sebagai mematikan beberapa bakteri untuk dihindari dari tubuh agar tidak masuk ke dalam tubuh. Cara yang dilakukan siapkan bahannya terlebih dahulu seperti yang digunakan yaitu bagian bunga ataupun daunnya.

Cuci bersih menggunakan air yang mengalir agar bakteri atau kuman yang menempel dipermukaan daun atau bunganya hilang. Siapkan air yang sudah dituangkan ke dalam panci lalu panaskan sejenak saja. Masukkan bagian daun atau bunganya ke dalam panci yang sudah dipanaskan dan tunggu hingga beberapa menit saja.

Selanjutnya tiriskan sejenak dan tuangkan secara perlahan lahan ke dalam gelas yang diatas permukaannya sudah di letakkan dengan penyaring teh. Hal ini bertujuan untuk memisahkan dari ampasnya dari air rebusan tersebut

Setelah itu air rebusan Lobelia siphilitica sudah siap untuk dikonsumsi dan boleh juga ditambahkan dengan rasa pemanis sesuai dengan selera [7].

Cara mengolah yang baik untuk tumbuhan tersebut sangat diperlukan agar dapat dikonsumsi dan masuk dalam tubuh

Tips Penyimpanan Dari Lobelia siphilitica

Jika ingin dikonsumsi dengan jangka waktu yang lama bisa juga disimpan dengan cara yang tepat dan baik. Sehingga dapat membuat kondisi dari obat herbal tersebut bisa tetap digunakan.

Simpan Dalam Kondisi Kering

Penyimpanan dengan kondisi kering pada beberapa bagian Lobelia siphilitica ternyata sangat baik dan bisa juga untuk dilakukan. Hal yang perlu dilakukan siapkan bahan-bahannya terlebih dahulu dari salah satu bagian tumbuhan tersebut seperti pada daunnya.

Ambillah daun yang masih segar dan berwarna hijau, lalu cuci bersih menggunakan air mengalir secara perlahan. Lalu tiriskan sejenaknya agar tidak terlalu banyak mengandung air bekas cucian tersebut.

Selanjutnya letakkan di wadah yang lebar seperti tempeh dan rata kan agar semua bagian bisa terkena dengan sinar matahari. Keringkan selama kurang lebih 2-4 hari saja agar mendapatkam hasil yang maksimal.

Apabila sudah kering maka masukkan ke dalam toples atau plastik ziplock dan tutup secara rapat. Hal ini supaya tidak dapat masuknya udara dan simpan di dalam suhu ruangan yang tidak terlalu lembab dan terjaga dari benda-benda yang lainnya [7].

Kondisi kering untuk tumbuhan Lobelia siphilitica sangat baik untuk dilakukan dengan proses penyimpanan jangka waktu lama 

1. Siviwe Stolom, Idris A Oyemitan, Reuben Matewu, Opeoluwa O Oyedeji, Samuel O Oluwafemi. Chemical and biological studies of Lobelia Shiphilitica (C. Presl) A.DC leaf: a medicinal plant used by traditional healers in Eastern Cape, South Africa. Tropical Journal of Pharmaceutical Research; 2015.
2. Susan Wysocki Thompson and Thomas G. Lammers. Phenetic Analysis of Morphological Variation in the Lobelia cardinalis Complex (Campanulaceae: Lobelioideae). 22(2): 315-331. Systematic Botany. 1997.
3. Christina M. Caruso. Plasticity Of Inflorescence Traits In Lobelia Siphilitica (Lobeliaceae) In Response To Soil Water Availability. 93(4): 531–538. American Journal of Botany. 2006.
4. Julie R. Kesting., Inge-Lise Tolderlund., Anders F. Pedersen., and Matthias Witt. Piperidine and Tetrahydropyridine Alkaloids from Lobelia siphilitica and Hippobroma longiflora. 72(2). Journal of Natural Products. 2009.
5. Aleksandra Kozłowska, Dorota Szostak-Wegierek. Flavonoids--food sources and health benefits. 68(2):79-85. Roczniki Państwowego Zakładu Higieny; 2014.
6. Hélio Nitta Matsuura and Arthur Germano Fett-Neto. Plant Alkaloids: Main Features, Toxicity, and Mechanisms of Action. 1-15. Plant Toxin. 2015.
7. Siva Krishnan. Traditional Herbal Medicines - A Review. Volume 5, Issue 4. International Journal of Research and Analytical Reviews; 2018

Share