Penyakit & Kelainan

Plak Gigi: Penyebab dan Cara Membersihkan

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Tinjauan Medis : drg. Jefrianto Wololy
Mengenai plak gigi, anda sebaiknya hanya melakukan usaha pembersihan seperti menyikat gigi dengan baik dan benar disertai dengan flossing (benang gigi). Hindari berusaha membersihkan plak yang sulit dijangkau

Apa itu Plak Gigi?

plak gigi

Plak adalah lapisan biofilm di gigi yang disebabkan oleh bakteri yang menempel. Plak tidak bisa hilang atau lepas hanya dengan berkumur. [3]

Bila dibiarkan menumpuk dan tidak dibersihkan secara menyeluruh, plak bisa mengakibatkan gingivitis atau peradangan gusi serta karies. [1, 2, 3]

Plak bisa terbentuk bila sisa makanan yang mengandung karbohidrat menempel di gigi. Plak susah untuk dilihat karena hampir tidak berwarna, kadang kuning pucat. [1, 2]

Namun, plak bisa dirasakan bila disentuh dengan lidah – permukaan gigi akan terasa kasar. Selain itu, bila dikikis dengan kuku, plak yang belum mengeras akan terlepas. [5]

Efek dari Plak Gigi

Bila plak gigi tidak dibersihkan secara efektif, pertumbuhan bakteri dan biofilm yang dihasilkannya akan menyebar. Ketika bakteri memakan kotoran gigi, mereka menghasilkan asam yang akan mengikis enamel gigi dan membuat plak mengeras. [1, 3, 5]

Dalam jangka waktu tertentu, bila tidak segera dibersihkan, plak gigi akan menyebabkan beberapa masalah seperti: [5]

Plak yang tidak dibersihkan dalam beberapa jam saja bisa mulai mengeras dan susah untuk disikat. Setelah beberapa hari akan mulai menyerap mineral dari ludah dan membentuk zat padat yang disebut tartar atau karang gigi. [1, 2, 3]

Karang gigi biasanya ada di celah antara gigi, di sekitar dasar gigi, dan di balik garis batas gusi. Jika plak sudah berubah menjadi tartar, maka harus dibawa ke dokter gigi untuk dibersihkan karena membutuhkan alat khusus. [5]

Cara Membersihkan Plak Gigi

Secara Non Medis

Sebenarnya, cara terbaik untuk membersihkan plak secara rutin adalah hanya dengan menyikat gigi secara benar dan menyeluruh, serta menggunakan dental floss untuk sela-sela gigi setiap pagi dan malam. [4, 5]

Berikut adalah beberapa langkah dasar untuk membersihkan plak gigi sebelum berubah menjadi karang yang mengeras: [4, 5]

  • Sikat gigi dua kali sehari, sekali setelah sarapan dan sekali sebelum tidur, selama minimal dua menit
  • Gunakan sikat gigi yang bulunya lembut dan hindari menekan terlalu keras
  • Miringkan sikat sekitar 45 derajat ke arah gigi agar sela antara gigi dengan gusi juga bisa dibersihkan
  • Pastikan seluruh permukaan gigi disikat
  • Gunakan dental floss untk membersihkan sela-sela gigi sebelum atau sesudah menyikat
  • Jangan langsung berkumur dengan air atau mouthwash setelah menyikat, karena bisa membilas bahan-bahan penting di pasta gigi yang sedang bekerja

Secara Medis

Tidak seperti plak, kita akan tahu bila tartar mulai terbentuk di batas gigi dan gusi. Warnanya mulai mengelap dari kuning ke coklat hingga menghitam. Bila plak sudah terlanjur mengeras menjadi tartar, maka harus dibawa ke dokter gigi untuk dibersihkan.

Dokter gigi membersihkan plak yang mengeras dengan dua cara: [5]

  • Teeth scaling: membersihkan plak dari gigi dengan mengeruknya. Peralatan yang digunakan untuk scaling bisa bermacam-macam.
  • Teeth polishing: setelah gigi bersih, setiap permukaannya akan dipoles agar halus. Langkah ini bukan hanya untuk memperbaiki penampilan gigi, namun juga menghilangkan tekstur kasar di gigi yang lebih rentan menjadi tempat menumpuknya plak.

Namun, tergantung dari kondisi kesehatan gigi, dokter bisa hanya melakukan pembersihan gigi rutin dan menggunakan scale serta polish bila dibutuhkan, atau bisa juga melakukan deep cleaning atau pembersihan yang lebih mendalam atau kompleks.

Pemeriksaan dan Pengangkatan Plak Gigi

Pasien bisa langsung datang ke klinik untuk memeriksakan kondisi gigi sekaligus membersihkan plak yang sudah menumpuk.

Jika jumlah plak yang menumpuk sudah berlebihan dan sudah menyebabkan penyakit gusi, maka dokter akan menganjurkan pembersihan lebih dalam. Pembersihan ini biasanya untuk pasien yang sudah mulai mengalami penyakit gusi dan kantung gusi yang semakin dalam. Dokter bukan hanya akan melakukan scaling tapi juga root planing. [4, 5]

Menggunakan scaler manual yang berbentuk batang dengan ujung seperti kail ikan, dokter gigi akan mengeruk plak yang mengeras. Langkah-langkah umumnya adalah sebagai berikut: [5]

  • Plak dan tartar dibersihkan dari bagian atas dan bawah batas gusi (di kanting dimana gusi tidak menempel pada gigi).
  • Akar gigi dihaluskan untuk membantu proses menempelnya gusi ke gigi agar tidak goyang (root planing).
  • Pada beberapa kasus, laser juga mungkin digunakan untuk membunuh bakteri yang sudah masuk jauh ke kantung gusi.
  • Enamel yang baru dibersihkan akan menjadi agak kasar, untuk itu dokter akan memolesnya agar halus lalu menggunakan pasta gigi khusus untuk menyelesaikan proses pembersihan.

Proses scaling dan polishing untuk pasien yang kondisi mulutnya cukup baik biasanya hanya membutuhkan waktu sekitar 15-30 menit, dengan waktu total seluruh pemeriksaan selama 30-45 menit.

Jika kondisi plak sudah cukup parah dan membutuhkan pembersihan yang mendalam, maka waktu yang dibutuhkan bisa jauh lebih lama – bisa berjam-jam – dan mungkin membutuhkan lebih dari satu kali pemeriksaan.

Kisaran Biaya Pengangkatan Plak

Tergantung dimana prosedur pengangkatan plak gigi dilakukan, biayanya bisa bermacam-macam. Bila dilakukan di puskesmas, klinik gigi, atau rumah sakit dengan biaya mandiri maka pasien bisa langsung datang dan melakukan pembersihan. Kisarannya antara 100 hingga 800 ribu.

Bila menggunakan asuransi BPJS, maka pasien perlu melakukan temu janji lebih dulu sebelum prosedur pemeriksaan dan pengangkatan plak bisa dilakukan. Dengan asuransi ini, seluruhnya gratis, namun hanya bisa dilakukan satu kali dalam setahun.

Cara Mencegah Plak Menumpuk Kembali

Setelah pemeriksaan dan pengambilan plak, dokter akan memberi tahu apa saja yang harus dilakukan pasien untuk mencegah plak menumpuk kembali. [3, 4, 5]

  • Sikat gigi minimal dua kali sehari dengan sikat yang bulunya lembut dan ujung-ujunya membulat. Perhatikan sela antara gusi dan gigi, serta gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride.
  • Gunakan dental floss untuk membersihkan sela-sela gigi setidaknya sehari sekali agar sisa makanan dan bakteri terangkat tuntas.
  • Gunakan mouthwash yang mengandung antibakteri untuk menekan jumlah bakteri yang bisa menyebabkan plak dan penyakit gusi.
  • Pergi ke dokter gigi untuk pemeriksaan dan pembersihan rutin setiap 6 bulan.
  • Batasi mengonsumsi cemilan tinggi karbohidrat yang cenderung menyebabkan plak. Ganti dengan cemilan bergizi seperti yogurt tawar, keju, buah-buahan, atau sayuran mentah seperti seledri yang bisa mengangkat sisa makanan dan membantu ludah menetralkan asam penyebab plak.

1) The Dental Department. 2017. Great Ormond Street Hospital for Children. Tooth plaque
2) Michael Friedman, DDS. 2019. American Dental Association. Plaque and Your Teeth
3) Teughels W, Godts C, Quirynen M, Jakubovics N. 2015. Medline Plus. Biofilm and periodontal microbiology
4) Candice Abellon, Christine Frank, DDS. 2019. HealthLine. How to Remove Plaque and Tartar
5) Oral Health Foundation. 2019. Dentaly. Teeth Cleaning: Guide to Professional Tartar Removal at the Dentist

Share