Makanan, Minuman dan Herbal

Salvia Elegans: Manfaat – Efek Samping dan Tips Penggunaan

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Sekilas Tentang Salvia Elegans

Salvia elegans merupakan tumbuhan satu dari sekitar 700 spesies dan termasuk ke dalam golongan famili Lamiaceae dan masuk dalam genus Salvia. Tumbuhan tersebut bisa jadikan sebagai tanaman hias dan obat herbal bagi tubuh. Sehingga biasanya tumbuhan tersebut hidup di daerah yang dataran tinggi.

Tumbuhan tersebut masuk dalam golongan semak belukar, semi-kayu hingga herba dan berasal dari Mexico dan Guatemala. Salvia elegans tumbuhan dari 2 negara tersebut yang tumbuh di hutan-hutan pinus dengan suhu yang cocok untuk pertumbuhan Salvia elegans. Tumbuhan Salvia elegans memang sudah diperkenalkan sejak lama di 2 daerah tersebut sekitar tahun 1870.

Nama spesies dari Salvia elegans yaitu nanas sage atau tangerine sage. Dikenal sebagai tumbuhan tersebut karena memiliki aroma yang khas pada bagian daunnya ketika dihancurkan atau direbus pada saat ingin dikonsumsi. Hal ini juga ternyata tergantung dari cuaca dan tingkat kelembapannya [2,3].

Karakteristik Salvia Elegans

Salvia elegans tumbuh secara tegak ke atas dan batangnya bercabang sehingga ditutupi oleh daun berwarna kuning kehijauan. Batangnya cukup tinggi akan tetapi bentuk dan teksturnya tidak terlalu tebal sehingga mudah terkena angin dan sering patah.

Slavia Elegans

Daun berbentuk bulat seperti telur dengan tepi yang berbentuk bergerigi. Permukaan daun diselimuti oleh bulu-bulu halus yang cukup kecil apabila di rasakan atau di raba. Pertumbuhan Salvia elegans bisa sampai sekitar 3-5 kaki dari permukaan tanah.

Selain itu Salvia elegans memiliki bentuk dan warna bunga yang cukup memikat, seperti bentuknya yang menyerupai tabung dan warnanya merah tua. Bunga bermekaran di akhir musim dingin. Akan tetapi terkadang bunga tersebut belum tentu secara keseluruhan dapat bermekaran pada msuim tersebut [2,3].

Kandungan Gizi Pada Salvia Elegans

Berikut ini kandungan gizi pada salvia elegans:

NamaJumlahUnit
Pinene0.7%
Terpinene0.1%
Limonene1.1%
Sineol0.4%
Geraniol6.5%
Elemene0.4%
Viridiflorol
Cardinol0.9%
Fenolic0.7%
Sesquiterpene20.9%

Menurut data pada tabel diatas menyatakan bahwa salvia elegans memiliki kandungan sesquiterpene yang cukup tinggi. Sesquiterpene merupakan senyawa yang dapat digunakan untuk membunuh sel kanker pada tubuh [1].

Kandungan Senyawa Pada Salvia elegans

Salvia elegans tentunya memiliki kandungan senyawa yang baik bagi kesehatan tubuh. Senyawa yang ada di dalam tumbuhan tersebut yaitu polifenol. Hal ini karena senyawa tersebut baik untuk kesehatan tubuh dan bisa meringankan beberapa penyakit yang terdapat di dalam tubuh.

Selain kandungan senyawa polifenol, juga terdapat senyawa fenoli. Senyawa fenoli merupakan senyawa anti oksidan yang ada di dalam tubuh sebagai melawan efek radikal bebas yang mampu menyerang tubuh [2].

Kemudian, pada bagian daun salvia elegans terdapat kandungan senyawa limonene yang dapat berfungsi sebagai senyawa pelawan sel kanker di dalam tubuh. Limonene akan mencegah sel kanker untuk berkembang atau menyebar keseluruh jaringan tubuh [2,3].

Limonene merupakan senyawa yang banyak terdapat pada beberapa tanaman herbal yang sering kali digunakan dalam bentuk minyak.

Manfaat Salvia elegans Untuk Kesehatan

Salvia elegans juga memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh. Bagian yang bisa digunakan yaitu pada daunnya, akan tetapi untuk bagian bunga juga dapat dimanfaatkan sebagai obat herbal.

Berikut ini beberapa manfaat dari Salvia elegans yang mudah untuk dilakukan :

  • Mengurangi kolesterol

Salah satu manfaat yang dapat diketahui dari Salvia elegans untuk obat herbal yaitu sebagai mengurangi kolesterol. Kolesterol yang jahat di tubuh apabila secara berlebihan dapat menyebabkan menghambat peredaran darah. Maka dari itu perlu mengkonsumsi Salvia elegans untuk mengurangi adanya kolesterol jahat di tubuh.

Kandungan yang baik untuk mengurangi kolesterol pada tubuh di tumbuhan tersebut yaitu carbazole alkaloid. Senyawa tersebut berguna untuk melarutkan lemak yang ada di tubuh dan dapat merangsang usus agar kerja usus dapat menetralisasi pada kandungan lemak jahat di dalam makanan secara tidak berlebihan. Sehingga kandungan lemak yang di dapatkan hanya untuk memanfaatkan cadangan sebagai sumber energi [2,3,6].

Kandungan kolesterol jahat atau LDL (Low Density Lipoprotein) yang terlalu tinggi dapat menimbulkan penyakit berbahaya pada tubuh

Alzheimer merupakan penyakit yang terjadi karena pengendapan protein di dalam otak, sehingga dapat menghalangi nutrisi yang akan masuk ke dalam sel-sel otak dan membuat otak tidak berkerja dengan baik atau seperti biasanya. Senyawa yang baik pada Salvia elegans yaitu polifenol.

Senyawa polifenol merupakan senyawa yang dapat mengikat racun dan melindungi sel-sel otak. Hal ini karena senyawa tersebut mampu membantu meningkatkan suatu konsentrasi daya ingat secara sedikit demi sedikit. Sehingga membuat daya ingat tersebut kembali seperti semula dan dibantu dengan beberapa alat bantu yang bisa mengingatkannya [3].

  • Sebagai menjaga kesehatan rambut

Tidak hanya sebagai obat herbal untuk bagian dalam tubuh, akan tetapi juga bisa digunakan pada bagian luar tubuh seperti menjaga kesehatan rambut. Senyawa yang baik untuk menjaga kesehatan rambut pada Salvia elegans yaitu 5-alpha reductase dan beta-sitosterol.

Senyawa keduanya tersebut merupakan senyawa yang aktif pada tumbuhan Salvia elegans. Hal ini karena senyawa keduanya dapat memperkuat akar rambut, sehingga tidak mudah mengalami kerontokkan secara terus menerus. Tidak hanya itu saja, melainkan juga dapat merangsang pertumbuhan rambut, sehingga rambut yang tumbuh semakin cepat [3,4,5].

Salvia elegans ternyata baik juga untuk menjaga kulit dari penuaan dini dan menjaga kulit menjadi kering. Hal ini karena tumbuhan tersebut mengandung vitamin dan tanin yang bagi untuk kesehatan kulit.

Senyawa tersebut baik untuk meminimalisir penyakit yang diakibatkan oleh efek radikal bebas. Sehingga menjaga kulit agar tetap terjaga dari efek-efek bakteri yang menempel. [2].

Penyakit diare disebabkan adanya infeksi kuman yang terjadi pada saluran pencernaan khususnya. Hal tersebut disebabkan karena adanya kesalahan dalam pola makan atau mengkonsumsi makanan yang tidak begitu sehat bagi tubuh secara terud menerus. Sehingga bisa membuat hasil pembuangan feses tidak begitu sepertinya biasanya atau tidak normal.

Senyawa yang ada pasa Salvia elegans untuk obat anti diare yaitu zerumbone. Hal ini karena senyawa tersebutu dapat meringankan terjadi diare dan merubah bentuk serta tekstur dari pembuangan feses [2,3,5].

Dengan kandungan gizi dan senyawa yang terdapat di dalamnya, salvia elegans dapat memberikan manfaat yang cukup banyak untuk kesehatan tubuh

Efek Samping Salvia elegans

Meskipun termasuk dalam obat herbal yang mudah untuk dikonsumsi dan secara alami, akan tetapi hal ini ternyata terdapat efek samping terhadap kesehatan tubuh.

Berikut ini beberapa efek samping dari Salvia elegans :

  • Tidak disarankan bagi ibu hamil

Salvia elegans meskipun bermanfaat bagi kesehatan tubuh, akan tetapi juga memiliki efek samping yang cukup tidak disarankan, terutama pada ibu-ibu hamil. Hal tersebut karena juga dapat menimbulkan berbagai macam efek samping bagi ibu-ibu hamil tersebut.

Senyawa yang terkandung pada tumbuhan tersebut sangatlah bermacam-macam sehingga dapat membahayakan janin yang ada di kandungan seng ibu. Salah satu senyawa yang berbahaya, yaitu alkaloid atau isoflavon dikarenakan dua senyawa tersebut dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan sang janin pada saat di kandungan sang ibu [2,3].

Efek samping yang biasanya sering terjadi pada saat mengkonsumsi obat herbal yaitu alergi. Alergi biasanya terjadi apabila terdapat senyawa yang berbahaya oleh sistem imunitas tubuh pada kandungan tumbuhan Salvia elegans, karena dianggap sebagai patogen asing.

Efek samping yang dapat ditimbulkan pada alergi bisa mengganggu kesehatan yaitu seperti gatal-gatal, ruam merah dan mual pada penderita. Apabila terdapat gejala seperti yang diatas pada saat mengkonsumsi tumbuhan Salvia elegans, maka lebih baik jika menghentikan konsumsi obat herbal tumbuhan tersebut dan konsultasikan kepada dokter untuk kelanjutannya[2,3].

Efek samping pada setiap obat herbal tentunya pasti ada, oleh karena itu harus berhati-hati dalam mengkonsumsi berbagai obat herbal, apalagi khususnya untuk ibu hamil atau pada yang alergi terhadap obat herbal apa saja. 

Tips Penggunaan Salvia elegans

Dalam mengkonsumsi Salvia elegans harus melakukan tips-tips yang baik, agar menggunakannya dapat secara maksimal. Hal ini dikarenakan agar kandungan yang ada di dalam tumbuhan tersebut tidak berkurang. Oleh sebab itu perlu adanya bebarapa tips untuk penggunaan pada Salvia elegans.

Berikut dibawah ini beberapa tips penggunaan untuk Salvia elegans :

  • Air rebusan daun Salvia elegans

Air rebusan yang menggunakan salvia elegans ternyata bisa meringankan penyakit diare dan kolesterol yang terjadi pada tubuh. Hal ini karena terdapat kandungan senyawa yang bisa meringankan penyakit tersebut.

Cara untuk membuat air rebusan tersebut sangatlah cukup mudah. Pertama siapkan beberapa helai daun Salvia elegans, ambil sesuai selera atau secukupnya. Selanjutnya cuci bersih dengan air yang mengalir, dan tambahkan air minum pada panci secukupnya saja. Lalu masukkan daun tumbuhan tersebut dan panaskan di kompor dan tunggu hingga mendidih.

Setelah mendidih saring air rebusan tersebut dan tuangkan ke dalam gelas secukupnya saja. Apabila dirasa ingin menambahkan rasa manis, silahkan secukupnya saja. Akan tetapi lebih baik tidak memakai perasa apapun [3].

  • Teh Salvia elegans

Selain hanya digunakan sebagai air rebusan, ternyata juga bisa digunakan dengan membuat teh dari tumbuhan Salvia elegans. Langkah pertama pastinya siapkan daun atau bagian bunga dari tumbuhan tersebut secukupnya saja. Lalu jangan lupa selalu membersihkannya dengan air yang mengalir.

Selanjutnya siapkan panci yang berisi air matang dan masukkan ke dalam panci tersebut dan letakkan semuanya di kompor. Tunggulah hingga sampai mendidih dan air berubah warna. Setelah mendidih dan berubah warna, saring hasil tersebut agar tidak ada ampas yang mengikuti ke dalam gelas.

Air tersebut bisa dikonsumsi apabila dalam keadaan hangat karena dapat menyegarkan tubuh terasa lebih hangat juga. Boleh ditambahkan rasa pemanis sesuai selera [2].

Dengan tips penggunaan salvia elegans diatas dimaksukan agar manfaat yang di dapatkan agar lebih maksimal serta meminimalisir risiko pada obat herbal yang berasal dari salvia elegans

Tips Menyimpan Salvia elegans

Penyimpanan pada tumbuhan herbal memang perlu dilakukan, agar kondisi kandungan yang ada di dalam tumbuhan tersebut tidak berkurang. Tidak hanya kandungan saja melainkan juga dpat dikonsumsi sewaktu-waktu jika diperlukan.

Sehingga perlu adanya tips-tips untuk proses penyimpanan yang diperlukan pada tumbuhan Salvia elegans. Berikut dibawah ini merupaka beberapa tips penyimpanan pada tumbuhan tersebut :

Simpan dalam kondisi segar

  • Pertama siapkan terlebih dahulu bagian dari tumbuhan tersebut, seperti daun atau bunganya
  • Siapkan juga plastik ziplock sebagai tempat penyimpanan bagian tumbuhan tersebut
  • Setelah semuanya sudah siap, maka masukkan bagian tumbuhan tersebut ke dalam plastik ziplock
  • Setelah masuk jangan lupa tutup rapat plastik tersebut sehingga tidak terdapat udara yang masuk pada plastik tersebut. Atau juga bisa menggunakan alat pengepres jika ada
  • Selanjutnya apabila sudah masuk semua, letakkan di dalam kulkas pada bagian rak yang khusus untuk penyimpanan sayuran yang lainnya. Hal itu bisa menjaga kealamian dari bagian tumbuhan tersebut [2].
Proses penyimpanan pada obat herbal tentunya yang perlu diperhatikan adalah mempertahankan kandungan gizi yang terdapat di dalam Salvia elegans tersebut 
Untuk mengonsumsi atau penggunaan obat herbal yang berasal dari bagian salvia elegans akan lebih baik jika berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter atau ahli medis terdekat.

1. Laura De Martino, Graziana Roscigno, Emilia Mancini, Enrica De Falco. Chemical Composition and Antigerminative Activity of the Essential Oils from Five Salvia Species. 15(2): 735–746. Molecules; 2010.
2. Orhan I, Kartal M, Naz Q, Esaz A, Yimaz G, Kan Y, Konuklugil B, Sener B, Choudary MI. Antioxidant and anticholinesterase evaluation of selected Turkish Salvia species. 103:1247-1254. Food Chem. 2007
3. Ruiz H M, Beltran G Y, Mora S, Veliz D G, Viana B S G, Tortoriello J, Ramirez G. Antidepressant and anxiolytic effects hydroalcoholic extract from Salvia elegans. 107: 53-58. Journal Ethnopharcology. 2006.
4. Olívia R. Pereira, Marcelo D. Catarino, Andrea F. Afonso. Salvia elegans, Salvia greggii and Salvia officinalis Decoctions: Antioxidant Activities and Inhibition of Carbohydrate and Lipid Metabolic Enzymes. 23(12): 3169. Molecules; 2018.
5. S. Moraa, R. Mill´an a, H. Lungenstrass. The hydroalcoholic extract of Salvia elegans induces anxiolytic- and antidepressant-like effects in rats. 06 76–81. Journal of Ethnopharmacology; 2006.
6. Hélio Matsuura, Arthur G Fett-Neto. Plant Alkaloids: Main Features, Toxicity, and Mechanisms of Action. (pp.1-15). Plan Toxins; 2015.
7. Abd. Malik. Skrining Fitokimia Dan Penetapan Kandungan Flavonoid Total Ekstrak Metanolik Herba Boroco ( (Celosia argentea L.). Volume 1 No.1. Journal Fitorfarma Indonesia; 2014
8. Siva Krishnan. Traditional Herbal Medicines - A Review. Volume 5, Issue 4. International Journal of Research and Analytical Reviews; 2018.

Share