Penyakit & Kelainan

Amankah Bedak Dingin untuk Bayi? – Fakta, Manfaat dan Cara Pembuatan

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Produk perawatan kecantikan dan kesehatan kulit kini tersedia dalam berbagai pilihan, mulai dari tradisional hingga modern.

Salah satu produk tradisional yang terkenal adem bagi kulit wajah dan sudah cukup umum digunakan oleh masyarakat Indonesia adalah bedak dingin [1,2].

Seperti namanya, bedak dingin yang diterapkan pada kulit memberi efek adem dan nyaman [1,2].

Oleh karena itu, banyak orang memakainya untuk mengatasi berbagai masalah kulit, mulai dari gatal-gatal hingga jerawat [3,4].

Namun jika bedak dingin adalah produk kecantikan sekaligus kesehatan, apakah bayi boleh menggunakannya?

Amankah bedak dingin untuk bayi?

Aman, bedak dingin atau bedak dingin beras adalah bedak yang aman bagi bayi karena terbuat dari bahan alami tradisional [1,2,3,4,5].

Sekalipun bedak dingin adalah untuk kecantikan, manfaatnya bagi kulit bayi cukup besar, terutama jika kulit bayi bermasalah [1,2,3,4,5].

Umumnya, bedak dingin untuk bayi bermanfaat menyembuhkan biang keringat atau ruam kulit [4,5].

Jadi, bedak dingin yang dioleskan ke kulit bayi tergolong aman karena mampu mengatasi gangguan kesehatan kulit apapun [4,5].

Biang keringat sendiri adalah kondisi umum yang kerap bayi alami, terutama jika produksi keringat berlebihan sementara saluran kelenjar keringatnya tersumbat [4,5].

Bayi yang berada di tempat dengan tingkat kelembapan tinggi dapat menyebabkan mudah timbulnya biang keringat [6].

Jika area tempat tinggal sangat lembap, ditambah dengan udara panas dan kurang ventilasi, kulit bayi akan terancam [6].

Tidak hanya cuaca dan kelembapan tinggi tempat tinggal, bayi juga mudah mengalami ruam atau biang keringat saat demam [7].

Bayi dalam kondisi demam atau cuaca panas dan dipakaikan baju ketat atau tebal juga mampu memicu biang keringat [6,7].

Area tubuh bayi yang rentan mengalami biang keringat adalah punggung, bokong, dada, dan leher [6,7].

Bagian tubuh yang tertutup pakaian akan lebih gampang muncul ruam dan gatal [6,7].

Namun, tidak menutup kemungkinan area kepala dan dahi juga menjadi sasaran timbulnya biang keringat [6,7].

Biang keringat biasanya perlu diatasi dengan memandikan si kecil secara teratur, lalu mengelap kering seluruh bagian kulit agar tidak lembap [6,7].

Sering-sering mengganti pakaian si kecil dengan pakain bersih di kala cuaca panas atau di saat baju bayi basah juga dapat menurunkan risiko dan mengatasi biang keringat [6,7].

Meski demikian, bedak dingin juga bisa menjadi solusi cepat apabila ingin bayi bebas dari ruam dalam waktu singkat [4,5].

Bedak dingin bahkan tidak memicu reaksi alergi pada bayi, terutama jika para ibu dapat meramunya sendiri dengan benar [4,5].

Apa saja manfaat bedak dingin untuk bayi?

Bedak dingin aman bagi kulit bayi dan menawarkan manfaat-manfaat sebagai berikut [4,5] :

  • Menyegarkan kulit bayi
  • Mendinginkan/menyejukkan kulit bayi di saat cuaca panas dan gerah
  • Melembutkan kulit bayi
  • Melindungi dan menenangkan kulit bayi yang terpapar sinar matahari
  • Menghilangkan ruam kemerahan dan bintik-bintik putih pada kulit bayi
  • Meredakan demam dan memudarkan ruam

Bagaimana cara membuat bedak dingin sendiri?

Bedak dingin adalah bedak yang dapat dibuat sendiri oleh siapa saja karena resep pembuatannya pun cenderung sederhana.

Resep tradisional satu ini bisa digunakan untuk kulit bayi secara aman maupun untuk merawat kecantikan.

Berikut ini adalah cara membuat bedak dingin mulai dari bahan-bahan alami hingga langkah pembuatannya.

Bahan yang perlu disiapkan antara lain [5] :

  • Air
  • Beras
  • Kencur
  • Bunga mawar
  • Daun mangkoan
  • Bunga kenanga

Jika sudah menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan tersebut, begini cara pembuatan bedak dingin yang benar [5] :

  1. Siapkan air secukupnya untuk merendam beras lebih dulu.
  2. Lakukan perendaman beras 3 hari 3 malam dengan tujuan melunakkan beras tersebut.
  3. Untuk beras yang sudah lunak, gunakan cobek bersih untuk menghaluskan beras lunak dan beri air setelahnya.
  4. Setelah dihaluskan, siapkan penyaring dalam bentuk kain bersih dan kering untuk menyaring beras lunak.
  5. Jika setelah disaring masih menemukan bagian yang kasar, haluskan sekali lagi sampai benar-benar merata dan halus.
  6. Tumbuk kencur dan ambil perasannya untuk dicampur bersama dengan beras lunak yang sudah dihaluskan tadi.
  7. Bentuk beras halus dan perasan kencur bulat-bulat atau dengan bentuk lain sesuai selera; hal ini perlu dilakukan hanya agar pemakaiannya lebih gampang.
  8. Setelah membentuk, jemur di bawah sinar matahari selama 2 jam.
  9. Siapkan irisan bunga mawar, daun mangkoan dan bunga kenanga; tambahkan irisan ketiganya sebagai pengharum.
  10. Setelah dicampurkan dengan pengharum-pengharum tersebut, jemur lagi sampai bedak kering dan bisa dipakai.
  11. Jika sudah kering, simpan bedak dingin yang sudah jadi di tempat yang aman, kering dan rapat supaya tetap segar. Penyimpanan yang baik dan benar tidak akan dengan mudah mengubah bentuk, warna dan aroma bedak dingin.
  12. Saat ingin menggunakan, ambil secukupnya gumpalan bedak (menurut yang sudah dibentuk sesuai keinginan), tambahkan sedikit air untuk menjadikannya bentuk pasta.
  13. Bedak kemudian siap dibalurkan ke bagian kulit bayi yang mengalami ruam atau biang keringat; lakukan setiap sehabis memandikan bayi.
  14. Lakukan perawatan dengan bedak dingin ini sampai ruam, gatal dan gejala biang keringat lainnya hilang.

Bedak dingin bahkan juga efektif untuk menghilangkan bekas luka pada kulit anak maupun orang dewasa.

Namun jika terjadi reaksi tak normal dari kulit, seperti bintik-bintik atau ruam yang semakin parah, segera hentikan pemakaian bedak dingin dan bawa anak ke dokter untuk diperiksakan.

1. Haris Fadillah. Pupur Dingin Sebagai Perawatan Wajah Khas Masyarakat Banjar. OSF; 2021.
2. Syafira Az Zahra & Mari Okatini Armandari. Pengembangan E-Modul Pembuatan Bedak Dingin Dengan Bahan Dasar Beras Dan Ekstrak Singkong. Jurnal Tata Rias; 2022.
3. Reska Ayu Novitasari & Trisnani Widowati. Efektivitas Bedak Dingin dari Saripati Temulawak dan Tepung Beras dalam Mengurangi Flek Hitam. Beauty and Beauty Health Education Journal; 2018.
4. Neneng Siti Silfi Ambarwati. Pelatihan Pembuatan Bedak Dingin di Kelurahan Kalisari Kecamatan Pasar Rebo Jakarta Timur. Sarwahita; 2013.
5. Bianca R. Delima. Hilangkan Biang Keringat Pada Bayi dengan Bedak Dingin Buatan Sendiri. Mommy Asia; 2019.
6. Icahn School of Medicine at Mount Sinai. Babies and heat rashes. Mount Sinai; 2023.
7. Raising Children Network. Heat Rash. Raising Children Network; 2021.

Share