Kehamilan & Parenting

Covid-19 Pada Ibu Hamil dan Menyusui

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Tinjauan Medis : dr. Jessica S. Raditia, MDCH, RPSGT
Ibu hamil dan menyusui merupakan kelompok yang perlu nutrisi dan daya tahan tubuh ekstra tidak hanya saat pandemi COVID-19 saja. Di saat seperti ini, ibu hamil dan menyusui tidak perlu panik berlebihan,

Dengan dinyatakannya Covid-19 sebagai pandemi, semua orang diwajibkan untuk berhati-hati dan menjaga kesehatan diri dan lingkungan.

Beberapa orang dengan kondisi tertentu harus lebih waspada, termasuk ibu hamil dan menyusui.

Penularan dan Risiko

Ibu Hamil

Hingga saat ini, data yang terkumpul mengenai covid-19 tidak menunjukkan bahwa ibu hamil lebih berisiko tertular virus korona. Namun, ibu hamil telah diketahui rentan mengalami kematian dari infeksi pernafasan lain seperti influenza dan SARS. [1]

Ini sebabnya ibu hamil harus diperlakukan sebagai populasi yang berisiko dalam kasus covid-19, karena penyakit ini menyerang pernafasan. [1, 2]

Selain itu, beberapa kasus kelahiran prematur juga dilaporkan terjadi pada bayi yang ibunya positif covid-19. Tetapi, informasi ini hanya berdasarkan data yang terbatas dan masih belum jelas apakah kejadian ini diakibatkan oleh infeksi virus corona. [1]

Saat ini, masih belum bisa dipastikan apakah covid-19 bisa ditularkan pada janin melalui plasenta, meskipun ada kasus bayi baru lahir yang positif terinfeksi. Masih belum bisa dipastikan apakah bayi tersebut terinfeksi saat masih dalam kandungan atau ketika sudah lahir. [1, 3, 4]

Ibu Menyusui

Sama seperti ibu hamil, ibu yang masih menyusui juga tidak terbukti lebih berisiko tertular namun harus dimasukkan ke dalam kelompok prioritas karena harus selalu dalam jarak dekat dengan bayinya. [1]

Semua ibu menyusui yang ada dalam area terdampak atau berisiko tinggi kemudian menunjukkan gejala seperti demam, batuk atau kesulitan bernafas, harus segera ditangani dan mengikuti arahan dari pihak tenaga medis.

Mengingat manfaat dan pentingnya menyusui, ibu yang sudah terlanjur terinfeksi bisa tetap menyusui bayinya. Tidak ada data yang menunjukkan bahwa virus bisa ditularkan melalui ASI. Namun, ibu harus tetap berhati-hati dan melakukan langkah pencegahan agar bayinya tidak tertular saat menyusui. [1, 3]

Untuk ibu yang terinfeksi namun masih bisa menyusui, wajib menggunakan masker saat berada dekat bayinya. Termasuk saat menyusui, mencuci tangan sebelum dan setelah melakukan kontak dengan bayinya, dan membersihkan semua permukaan yang tersentuh atau terkontaminasi. [1,3]

Semua langkah-langkah pengamanan yang harus dilakukan oleh ibu hamil dan menyusui yang sudah terinfeksi atau diduga terinfeksi covid-19 pada dasarnya sama dengan semua pasien lain yang terinfeksi ketika harus berinteraksi dengan orang lain, termasuk anak-anak.

Jika ibu terlalu sakit untuk menyusui, maka diusahakan untuk tetap memerah ASI untuk diberikan kepada bayinya melalui botol atau sendok steril, semua tetap harus dilakukan melalui langkah-langkah pencegahan yang sudah ditetapkan. [1, 3]

Penanganan untuk Ibu Hamil yang Terinfeksi

Sudah ada ketetapan mengenai fasilitas dan pelayanan kesehatan yang disediakan untuk ibu hamil yang sudah positif terinfeksi maupun yang masih suspect. Fasilitas dan pelayanan ini termasuk prioritas bagi ibu hamil, persalinan dan kelahiran, pemulihan dan perawatan pasien pasca persalinan.

Tenaga medis yang menangani kasus ibu hamil yang terinfeksi maupun suspect disarankan untuk melakukan langkah-langkah berikut: [1]

  • Tenaga medis harus segera memberi tahu petugas pengontrol infeksi yang ada di fasilitasnya masing-masing, menjelang kedatangan ibu hamil yang terinfeksi maupun suspect.
  • Pasien yang diketahui terinfeksi maupun suspect harus dirawat di ruangan terpisah, untuk satu orang, dengan pintu tertutup. Ruang isolasi untuk pencegahan infeksi melalui udara (airborne) harus digunakan untuk pasien yang akan melakukan prosedur aerosol-generating.
  • Masker adalah alternatif yang bisa digunakan jika suplai respirator tidak bisa memenuhi jumlah permintaan. Namun, jika jumlah respirator mencukupi, maka harus diprioritaskan untuk pasien covid-19.
  • Bayi yang lahir dari ibu yang positif terinfeksi virus corona harus dianggap sebagai suspect. Artinya, bayi tersebut harus segera diisolasi.
  • Untuk menekan risiko penularan virus dari ibu ke bayi yang baru dilahirkannya, rumah sakit maupun fasilitas kesehatan lain harus mempertimbangkan untuk memisahkan sementara ibu yang terinfeksi maupun suspect dari bayinya hingga ibu dianggap sudah tidak dalam tahap bisa menulari lagi.
  • Ibu yang baru melahirkan hanya boleh pulang dari rumah sakit bila sudah memenuhi semua persyaratan yang sudah ditetapkan oleh Badan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi.

Karena masih terbatasnya data mengenai covid-19, langkah-langkah yang disarankan di atas dibuat berdasarkan pencegahan infeksi atas virus lain yang menyerang pernafasan seperti influenza, SARS, MERS dan akan terus diberlakukan sambil para ahli terus mempelajari virus korona ini.

Pencegahan Covid-19 pada Ibu Hamil

Sama seperti orang-orang lain pada umumnya, ibu hamil dan menyusui harus melakukan tindakan pencegahan secara rutin untuk menghindari infeksi oleh virus corona yang baru ini.

Langkah-langkah pencegahan ini sejalan dengan yang disarankan oleh WHO, yaitu: [2, 3]

  • Rutin mencuci tangan dengan benar (sesuai standar WHO)
  • Menghindari kontak dengan orang-orang yang menunjukkan gejala flu
  • Menutup mulut dan hidung saat batuk dan bersin dengan tissu atau lengan tangan
  • Memasak daging dan telur sampai benar-benar matang
  • Segera menghubungi rumah sakit atau dokter jika mengalami gejala seperti demam, batuk, atau kesulitan bernafas.

Sejauh ini, yaitu hingga tanggal 19 Maret 2020, jumlah pasien positif corona di Indonesia mencapai 227 orang. Dari angka tersebut, dua diantaranya adalah anak-anak berusia 2 dan 3 tahun. [5]

Namun, data masih belum menunjukkan adanya ibu hamil, menyusui, maupun bayi baru lahir yang terinfeksi.

1) Anonim. 2020. The American College of Obstetricians and Gynecologists. Practice Advisory: Novel Coronavirus 2019 (COVID-19)
2) Anonim. 2020. United Nations Populated Fund. As COVID-19 continues to spread, pregnant and breastfeeding women advised to take precautions
3) Anonim. 2020. UNICEF. Coronavirus disease (COVID-19): What parents should know.
4) Simon Murphy. 2020. The Guardian. Newborn baby tests positive for coronavirus in London
5) Anonim. 2020. KawalCovid19. Statistik Harian Covid-19.

Share