Penyakit & Kelainan

Penyebab Gigi Anak Tumbuh Berantakan dan Cara Mengatasinya

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Jika seorang bayi atau balita yang memiliki gigi yang bengkok, pada umumnya gigi dewasanya nanti akan mengelami kesulitan untuk menyesuaikan posisi pada ruang tersedia. [1]

Hal ini dikarenakan anak mewarisi ciri-ciri kerangka serta gigi dari orang tua dan keluarga mereka. [1]

Terkadang gigi akan diwarisi dari salah satu keluarga dan struktur rahang dari keluarga lainnya, alhasil akan menyebabkan ketidakcocokan ukuran gigi dan ukuran rahang. [1]

Hal ini dapat menyebabkan sedikitnya ruang yang tersedia untuk gigi dewasa. Hal ini juga tidak akan terlihat sampai tahap perkembangan gigi. [1]

Melakukan pemeriksaan ortodontik pada anak yang berusia tujuh atau delapan tahun sering dilakukan agar dilakukan beberapa perawatan sejak dini. [1]

Beberapa dokter gigi umum dan dokter gigi spesialis anak kemungkinan memiliki pengetahuan ortodontik, tetapi hanya untuk permasalahan pada gigi yang lebih kompleks. [1]

Fakta Gigi Anak Tumbuh Berantakan

Tumbuh dengan gigi yang bengkok merupakan pengalaman yang sering dialami oleh kebanyakan orang, hal ini bukanlah hal yang baik. [2]

Memiliki gigi yang bengkok atau berantakan tidak hanya mempengaruhi rasa percaya diri, tetapi dapat menyebabkan masalah kesehatan gigi lainnya. [2]

Seperti terjadinya gigi berlubang dan penyakit gusi, hingga kesulitan saat berbicara. Berikut ini terdapat beberapa hal yang dapat membantu pertembuhan gigi anak agar lebih kuat, sehat, dan rapih, yaitu [2]:

  • Hindari Menghisap Jempol

Salah satu hal untuk mencegah gigi yang tumbuh berantakan dan bengkok yaitu dengan memastikan tidak ada tekanan secara terus menerus pada gusi.

Menghisap jempol atau dot, menjulurkan lidah, memberi susu dalam botol lebih lama, dan masalah mulut pada bayi dapat menyebabkan gigi dan rahang tumbuh tidak sesuai dengan bentuknya.

Menyapih anak agar tidak menghisap berbagai macam benda lebih awal dapat mengurangi risiko agar gigi menjadi bengkok atau gigitan menjadi tidak sejajar.

Kemungkinan rahang akan tumbuh secara natural tanpa adanya paksaan.

  • Memulai Kebiasaan Kebersihan yang Sehat

Kebersihan gigi yang buruk dianggap sebagai penyebab dari gigi bengkok. Ketika seorang anak mengalami penyakit gusi, maka pembusukan dan bakteri akan menembus gusi.

Hal ini dapat mempengaruhi gigi dewasa yang menjadi tidak aktif. Gigi dan gusi yang sehat dapat berkembang dengan benar.

Bagian yang paling penting dalam membantu pertumbuhan gigi anak yaitu dengan menjaga kebiasaan kebersihan gigi sejak dini.

Menyikat gusi dengan lembut saat gigi baru mulai tumbuh merupakan salah satu cara untuk membiasakan anak dalam menjaga kebersihan.

Hal ini juga akan memberikan dampak positif dalam masalah kesehatan gigi yang kemungkinan akan terjadi nantinya.

  • Hindari Peri Gigi

Kehilangan gigi sejak dini dapat menyebabkan gigi di sekitarnya akan tumbuh ke dalam, hal ini akan membut mulut anak bermasalah saat gigi dewasanya tumbuh.

Jika seorang kehilangan gigi sejak dini, pastikan untuk segera berkujung ke dokter gigi. Dokter akan membantu untuk mengawasi gigi disekitarnya untuk melihat tanda-tanda kerusakan tambahan.

Penyebab Gigi Anak Tumbuh Berantakan

Gigi susu dan gigi permanen dapat tumbuh menjadi bengkok. Gigi bayi sering berpindah posisi menjadi bengkok dikarenakan oleh ruang gusi yang tersedia terlalu kecil. [3]

Anak yang memiliki kebiasaan menghisap empeng atau ibu jari dapat menyebabkan gigi bayi menjadi terdorong keluar atau bengkok. Serta keturunan dan genetika juga berperan dalam hal ini. [3]

Jika seorang anak memiliki gigi susu yang bengkok, bukan berarti mereka akan memiliki gigi permanen yang bengkok juga. [3]

Jika gigi susu tumbuh secara penuh dan berdesakan, kemungkinan gigi permanen juga dapat tumbuh dengan penuh dan berdesakan. [3]

Bila seseorang memiliki trauma pada mulut atau kerusakan gigi, hal ini dapat menyebabkan satu atau lebih dari gigi susu lebih cepat lepas. [3]

Gigi permanen yang mengikuti dapat tumbuh dari gusi secara miring, bukan lurus. [3]

Cara Mengatasi Gigi Anak Tumbuh Berantakan

Untuk mengatasi gigi anak yang tumbuh berantakan yaitu dengan memberikan solusi dalam memperbaiki kebiasaan buruk mereka sejak dini. [4]

Misalnya, empeng bagus untuk anak-anak, tetapi jika anak tetap menggunakan empeng saat usia dua tahun dan tidak melalui sapih, maka gigi yang bengkok akan lebih berkembang. [4]

Selain itu, ketika gigi bayi baru tumbuh, buatlah jadwal untuk mengunjungi dokter gigi. Dokter gigi akan membantu untuk memastikan bahwa gigi anak akan tetap bersih dan sehat. [4]

Serta dokter juga akan memantau gigi dewasa yang tumbuh, sehingga masalah yang disebabkan oleh gigi dewasa dapat terdeteksi sejak dini. [4]

Jika dokter gigi menyarankan untuk ortodontis, maka segeralah melakukannya. Semakin awal melaksanakan pemeriksaan dan memulai perawatannya, maka akan semakin mudah untuk memperbaiki masalahnya. [4]

Masalah ortodontik yang minor lebih mudah diperbaiki daripada masalah besar di usia yang lebih tua. [4]

Dalam beberapa kasus, perawatan ortodontik akan memiliki dua fase resep, fase pertama akan dimulai saat anak masih memiliki sebagian besar gigi susu. Kemungkinan akan menggunakan kawat gigi. [4]

Fase kedua, perawatan akan dilakukan setelah gigi permanen dicabut. Kawat gigi akan digunakan untuk memperbaiki gigi yang bengkok dan akan berlangsung selama 18-36 bulan. [4]

Cara Mencegah Gigi Anak Tumbuh Berantakan

  • Rajin Periksa ke Dokter Gigi

Pastikan seorang anak untuk rutin melakukan pemeriksaan ke dokter gigi agar dapat diperiksa perkembangan gigi dan memastikan bawah proses pertumbuhan gigi berjalan dengan baik. [5]

Perawatan kesehatan mulut merupakan salah satu bagian dari kehidupan anak yang penting, agar dapat menghentikan perkembangan masalah dan memastikan bahwa kesehatan anak berjalan dengan baik. [5]

  • Perhatikan Gigi yang Hilang

Jika seorang anak kehilangan giginya yang lepas, segera kunjungi dokter gigi. Hal tersebut dapat mempengaruhi gigi disekitarnya. [5]

Tanpa adanya pemeriksaan dari dokter, kemungkinan akan menyebabkan gigi menjadi bengkok dan dapat bergeser. [5]

Dalam mencegah hal tersebut terjadi, pastikan untuk mengajarkan anak kebiasaan menjaga mulut agar tetap bersih dengan menyikat gigi secara teratur. [5]

  • Ajarkan Anak Kebesihan Mulut

Mengajarkan anak mengenai cara merawat gusi dan gigi akan membuat gigi tetap sehat dan akan menjadi kebiasaan baik untuk melindungi mereka kedepannya. [5]

Saat gigi anak-anak berkembang, maka kunjungi dokter gigi untuk memastikan pertumbuhan gigi anak baik-baik saja. [5]

Biasanya dokter gigi akan memberikan tips tentang praktik kebersihan mulu sesuai usia yang dilakukan di rumah. [5]

1. Kids Spot Staff. This is what causes crooked teeth in kids. Kid Spot; 2018.
2. TIndale Admin. 5 Facts To Preventing Crooked Teeth In Children. Tindale Dental; 2017.
3. Christine Frank, DDS, & Corey Whelan. What Causes Crooked Teeth and How to Straighten Them. Healthline; 2019.
4. Dr. Brian Thurman. Crooked Teeth in Kids? Here’s What You Can Do. Thurman Orthodontics; 2018
5. iSmiles Kids Dentistry & Orthodontics Staff. Preventing Children From Having Crooked Teeth. iSmile Corona; 2021.

Share