Obat

Magnesium Laktat: Manfaat – Dosis dan Efek Samping

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Magnesium laktat adalah suplemen makanan. Magnesium laktat adalah mineral alami yang dibutuhkan oleh tubuh untuk membantu fungsi jantung, sistem saraf, dan sistem pencernaan. [1,2,3,4,5]

Apa itu Magnesium Laktat?

Informasi lebih detail mengenai indikasi Magnesium laktat hingga peringatan obat, berikut adalah data detailnya [2]:

Indikasi Suplemen makanan
Kategori Obat Bebas
Konsumsi Dewasa
Kelas Elektrolit
Bentuk Tablet oral rilis diperpanjang
Peringatan→ Risiko hipermagnesemia pada pasien dengan gangguan ginjal.
→ Perhatian pada miastenia gravis.
→ Konsumsi dengan makanan untuk mengurangi kejadian diare.

Manfaat Magnesium Laktat

Magnesium laktat adalah mineral alami yang penting bagi tubuh dalam mendukung fungsi jantung, serta sistem saraf dan pencernaan. Magnesium laktat digunakan sebagai suplemen mineral untuk mengatasi kekurangan magnesium [1,2,3,4,5].

Dosis Magnesium Laktat

Magnesium laktat diberikan sesuai dengan indikasi pasien [2]:

Oral/Diminum
⇔ Suplemen makanan
→ Disesuaikan dengan kebutuhan individu, RDA (magnesium elemental) untuk umur 19-30 tahun: Wanita: 310 mg per hari, wanita hamil: 350 mg/hari, pria: 400 mg per hari.
→ ≥31 tahun: Wanita: 320 mg per hari, wanita hamil: 360 mg per hari, pria: 420 mg per hari.

Efek Samping Magnesium Laktat

Walaupun jarang terjadi, penggunaan Magnesium laktat dapat menyebabkan efek samping yang sangat merugikan. Segera dapatkan bantuan medis jika memiliki salah satu dari reaksi merugikan ini terjadi selama penggunaan Magnesium laktat [1,2,3,4,5]:

  • Iritasi gastrointestinal, diare berair, suara serak.
  • Gatal, susah bernapas, pembengkakan di beberapa area tubuh seperti wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.
  • Kembung, gas, sakit perut, muntah.

Detail Magnesium Laktat

Informasi lebih detail mengenai penyimpan hingga overdosis dari Magnesium laktat tercantum dalam tabel berikut ini [2]:

Penyimpanan Simpan dibawah suhu 30oC
Cara Kerja Deskripsi: Magnesium penting dalam mendukung reaksi enzimatik dalam tubuh. Obat ini bertindak sebagai kofaktor dalam sintesis protein dan metabolisme karbohidrat. 8,33 g Magnesium laktat (anhidrat) setara dengan sekitar 1 g magnesium. Setiap g Magnesium laktat (anhidrat) mewakili sekitar 4,9 mmol magnesium.
Farmakokinetik:
Penyerapan: Dalam pengobatan oral, sekitar sepertiga diserap dari usus kecil, namun berbanding terbalik dengan jumlah yang dicerna.
Distribusi: Pengikatan protein plasma sekitar 25-30%. Magnesium melintasi plasenta.
Ekskresi: Diekskresikan oral melalui urin (fraksi terserap); feses (fraksi yang tidak terserap).
Interaksi dengan obat lain → Garam magnesium oral menyebabkan penurunan absorpsi bifosfonat, antibiotik kuinolon dan turunan tetrasiklin
→ Produk yang mengandung magnesium dapat mengurangi penyerapan eltrombopag hingga 70%; pisahkan admin setidaknya 4 jam.
Kalsitriol dapat meningkatkan konsentrasi serum garam Magnesium.
→ Garam magnesium dapat menurunkan konsentrasi mikofenolat dalam serum dan pantau efek yang berkurang dari mikofenolat.
→ Penggunaan garam trientin bersama magnesium dapat mengurangi konsentrasi serum dari kedua agen tersebut.
Overdosis Setelah pemberian obat secara oral, hypermagnesemia jarang terjadi kecuali pada pasien gangguan ginjal.
⇔ Gejala hipermagnesemia: Timbulnya depresi pernapasan dan hilangnya refleks tendon dalam karena terhalangnya neuromuskular; mual, muntah, kemerahan, hipotensi, mengantuk, bradikardia dan kelemahan otot.

⇔ Cara Mengatasi: Pada pasien dengan fungsi ginjal normal, cairan intravena atau furosemid dapat diberikan untuk meningkatkan ekskresi Magnesium. Injeksi intravena kalsium glukonat lambat untuk pasien hipermagnesemia, digunakan dalam melawan efek jantung dan neuromuskuler dari magnesium.

Pertanyaan Seputar Magnesium Laktat

Apa yang harus saya perhatikan saat menggunakan Magnesium laktat?

Dokter atau apoteker harus mengetahui jika pasien sedang alergi atau memiliki kondisi medis lain, seperti penyakit ginjal, penyakit jantung, alergi terhadap hewan, pewarna makanan, atau obat-obatan lain, mengambil obat pengencer darah, atau bahkan minum antibiotik (sipro, levaquin, penicillamine, cuprimine, dan lain-lain) [4].

Bagaimana saya harus mengonsumsi Magnesium laktat?

Magnesium laktat dapat dikonsumsi dengan makanan jika perut tidak nyaman atau menyebabkan diare. Jangan menghancurkan atau mengunyah tablet rilis panjang [5].

Makanan apa yang harus dikonsumsi saat mengonsumi obat ini?

Selain mengonsumsi Magnesium laktat, biasakan diri dengan makan sayuran berdaun hijau, kacang polong, buncis, kacang-kacangan, dan sereal gandum utuh [2].

Apa yang harus saya hindari saat mengonsumsi Magnesium laktat?

Hindari makan makanan yang tinggi lemak sebab akan mempersulit tubuh untuk menyerap Magnesium laktat. Kemudian, jangan mengonsumsi suplemen vitamin atau mineral lain yang mengandung magnesium kecuali jika dokter menyuruhnya [3].

Instruksi diet apa yang harus saya ikuti?

Hindari alkohol [2].

Contoh Obat Magnesium Laktat (Merek Dagang)

Obat bermerek yang mengandung Magnesium laktat adalah [2]:

Brand Merek Dagang
Mag-Tab SR

1. Anonim. Magnesium lactate. Drugs; 2020
2. Anonim. Magnesium lactate. Mims Indonesia; 2020
3. Anonim. Magnesium lactate. Healthline; 2020
4. Anonim. Magnesium lactate. Webmd; 2020
5. Anonim. Magnesium lactate. Nihgov; 2020

Share