Makanan, Minuman dan Herbal

5 Vitamin Untuk Darah Rendah yang Wajib di Konsumsi

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Darah rendah atau hipotensi merupakan salah satu gangguan kesehatan yang terjadi pada seseorang, khususnya orang dewasa yang dimana tekanan darahnya kurang dari 90/60. Sementara tekanan darah normalnya berada pada angka 120/80. [1]

Darah rendah terbagi menjadi dua jenis yakni; [1]

  • Hipotensi ortostatik atau postural adalah kondisi yang terjadi saat seseorang tiba-tiba berdiri dari posisi tidur atau duduk. Hal ini dapat terjadi karena gravitasi menyebabkan darah berkumpul pada kaki saat berdiri dan dapat membuat penderita darah rendah kesulitan untuk menyesuaikan sirkulasi darah dalam tubuh. [1]
  • Hipotensi Neurally Mediated merupakan kondisi dimana tekanan darah rendah karena adanya gangguan pada otak saat menerima sinyal. Hal ini dapat dipicu ketika seseorang berdiri teralu lama. [1]

Darah rendah dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti usia, keturunan, sedang hamil, atau adanya gangguan kesehatan lainnya seperti diabetes. [2]

Penderita darah rendah yang tidak menunjukkan gejala serius, biasanya tidak menimbulkan kekhawatiran dan tidak membutuhkan perawatan apapun. [1]

Berbeda dengan penderita yang memiliki gejala, utamanya pada orang tua. Karena hal ini dapat menyebabkan beberapa masalah lainnya pada tubuh seperti kurangnya aliran darah yang menuju ke jantung, otak dan organ vital lainnya. [1]

Gejala-gejala darah rendah dapat berupa: [2]

  • Sering merasa pusing.
  • Merasa mual.
  • Penglihatan kabur.
  • Sering merasa lemas.
  • Sering jatuh pingsan.

Aktifitas yang terganggu karena adanya gejala darah rendah dapat diatasi dengan mengonsumsi obat atau vitamin yang dapat meningkatan tekanan darah. [2] Berikut vitamin untuk darah rendah :

1. Vitamin B12

Vitamin B12 adalah salah satu vitamin penting yang sangat diperlukan tubuh untuk berfungsi dengan baik seperti memproduksi DNA dan sel darah merah. [3]

Kekurangan asupan vitamin B12 dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan yang salah satunya adalah darah rendah. [3]

Vitamin B12 dapat didapatkan dari makanan yang dikonsumsi di antaranya daging, susu, keju, telur. Seseorang juga dapat mengonsumsi supplemen atau multivitamin yang mengandung vitamin B12. [3]

2. Vitamin B9 (Asam Folat)

Vitamin B9 atau juga dikenal sebagai asam folat adalah vitamin B kompleks yang dapat ditemukan pada sayuran hijau, buah-buahan atau kacang-kacangan. Vitamin ini berfungsi untuk memproduksi sel darah merah dan sel darah putih dalam tubuh. [4]

Beberapa peneliti mengatakan bahwa asam folat ini dapat menurunkan resiko darah rendah tinggi dengan membantu pembuluh darah menjadi relaks dan melancarakan peredaran darah. [4]

Kurangnya asupan asam folat juga dapat menyebabkan anemia atau berkurangnya sel darah merah dalam tubuh. [5]

3. Vitamin C

Vitamin untuk darah rendah yang dapat dikonsumsi adalah vitamin C. Vitamin ini berperan penting dalam proses metabolisme, menurunkan kadar kolestrol dan juga dapat bekerja sebagai antioksidan yang melindungi tubuh dari radikal bebas dan racun. [6]

Kekurangan vitamin dapat menimbulkan masalah bagi kesehatan, salah satunya adalah menyebabkan anemia. [6]

Penderita darah rendah disarankan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C seperti jeruk, stroberi, tomat, brokoli, atau sayuran daun lainnya. [6]

4. Vitamin B2 (Riboflavin)

Salah satu vitamin yang berperan dalam memproduksi sel darah merah adalah vitamin B2. Vitamin ini dapat ditemukan pada makanan seperti susu, telur, sayuran hijau, daging, kacang, dan lain-lain. [7]

Kekurangan vitamin B2 dapat membuat seseorang kurang darah atau anemia yang nantinya juga akan beresiko munculnya gejala darah rendah. [7]

Mengonsumsi vitamin B2 juga dapat menurunkan kadar asam amino dalam tubuh. Kadar asam amino yang tinggi dapat memicu penyakit berbahaya seperti penyakit jantung. [8]

5. Vitamin A

Sebuah survey epidomiological menunjukkan bahwa anemia disebabkan oleh kekurangan vitamin A. Peningkatan asupan vitamin A pada umumnya telah terbukti dapat mengatasi anemia. [9]

Pernyataan tersebut masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk menguraikan secara jelas hubungan antara vitamin A dengan anemia itu sendiri. [9]

Penelitian lainnya telah membuktikan bahwa kurangnya vitamin memang dapat menjadi salah satu resiko terjadinya anemia, khususnya pada anak-anak [10]

Vitamin dapat dikonsumsi melalui makanan atau minuman seperti keju, telur, minyak ikan, susu, keju atau hati. [9]

Vitamin A juga dapat diperoleh dari mengonsumsi makanan yang mengandung beta-karoten sebab tubuh dapat mengubah ini menjadi retinol atau vitamin A. [9]

Cara Konsumsi Vitamin untuk Darah rendah

  • Minum Setiap Hari

Bagi penderita darah rendah, sangat dianjurkan untuk meminum vitamin untuk darah rendah setiap hari sebab vitamin-vitamin tersebut mudah larut dalam air dan tidak dapat diproduksi oleh tubuh. [15]

Mengonsumsi vitamin untuk darah rendah dapat didapatkan dari makanan atau minuman serta vitamin yang berbentuk supplemen. [15]

  • Konsumsi Sebelum atau Sesudah Makan

Vitamin untuk darah rendah dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Vitamin B-12 lebih mudah diserap oleh tubuh setelah makan. Jadi, akan lebih baik apabila minum vitamin setelah makan. [15]

  • Minum Yang Berbeda Setelah 2 Jam

Jika meminum vitamin yang berbeda-beda maka berikanlah jeda waktu selama dua jam sebelum meminum vitamin lainnya. Sebab, beberapa vitamin dapat mencegah vitamin lainnya bekerja dalam tubuh seperti vitamin C dan vitamin B-12. [15]

Sebelum mengonsumsi vitamin, seorang penderita darah rendah sebaiknya meminta resep atau konsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk mengetahui dosis yang tepat. [15]

Saat ingin memilih vitamin, pastikan membaca label pada vitamin untuk mengetahui bahan-bahan yang terkandung di dalam suplemen vitamin, manfaat, efek samping dan tanggal kadaluarsa. [15]

1. James Beckerman, MD. Wembd.com. Understanding Low Blood Pressure. 2021
2. Anonim. nhs.uk. Low Blood Pressure (Hypotension). 2020
3. Brunilda Nazario, MD. webmd.com. Vitamin B1: What to Know. 2021
4. Anonim. webmed,com. Folid Acid May Fight High Blood Pressure. 2005
5. anonim. nhs.uk Vitamin B12 or Folate Deficiency Anaemia. 2019
6. Shailja Chambial, Shailendra Dwivedi, Kamla Kant Shukla, et al. ncbi.nlm.nih.gov. Vitamin C in Disease Prevention and Cure. 2013
7. Meagan Bridges RD, David Zieve, MD, MHA. Medlineplus.gov. Riboflavin. 2022
8. Anonim. Medlineplus.gov. Homocysteine test. 2020
9. R.D Semba et al. Pubmed.ncbi.nlm.nih.gov. The anemia of Vitamin A deficiency: Epidemiology and pathogenesis. 2002
10. M V Gamble et al. Eur J Clin Nutr. Pubmed.ncbi.nlm.nih.gov. Relationship of vitamin A deficiency, iron deficiency, and inflammation to anemia among preschool children in the republic of the Marshall Islands. 2004.
11. Anonim. Medlineplus.gov. Iron. 2015
12. Anonim. nhs.uk. Iron Deficency Anaemia. 2021
13. Anonim. cdc.gov. Sodium. 2021
14. Sarah Tasnim, Chantel Tang, Vijaya M Musini, James M Wright. ncbi.nlm.nih.gov. Effect of Alcohol on Blood Pressure. 2020
15. Anonim. webmd.com. Supplement Smarts: Best Ways to Take DIfferent Vitamins. 2022

Share