Makanan, Minuman dan Herbal

Cabai Carolina Reaper: Manfaat – Efek Samping dan Tips Konsumsi

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Sekilas Tentang Cabai Carolina Reaper

Cabai carolina reaper merupakan salah satu golongan cabai dengan nama ilmiah Capsicum chinense”Caroline reaper”. Cabai carolina reaper merupakan cabai terpedas yang ada di dunia.

Hal ini dinobatkan oleh Guiness World Record yang menyatakan bahwa cabai carolina reaper memiliki tingkat kepedasan yang lebih tinggi daripada jenis cabai lainnya.

Cabai carolina reaper pertama kali tumbuh di negara Amerika serikat tepatnya di negara bagian carolina selatan. Cabai carolina reaper merupakan hasil persilangan antara cabai ghost papper dan red habanero [1].

Karakteristik Cabai Carolina Reaper

Cabai carolina reaper memiliki karakteristik yang mudah dikenali dan dibedakan dari jenis cabai yang lainnya. Salah satu yang mudah dikenali adalah ciri fisiknya yang gemuk dan berekor.

Cabai Carolina Reaper

Cabai carolina reaper memiliki ukuran yang sama dengan cabai rawit, namun cabai carolina reaper bagian atasnya berbentuk kotak besar dengan bagian ujung yang kecil seperti ekor.

Selain itu, cabai carolina reaper memiliki warna merah yang menyala dan memiliki tingkat kepedasan yang mencapai 1,569,300 SHU. Dengan tingkat kepadasan seperti itu, menjadikan cabai carolina reaper menjadi yang terpedas di dunia.

Sedangkan pada bagian kulit, cabai carolina reaper memiliki tekstur yang kasar dan tidak beraturan [1].

Kandungan Gizi Pada Cabai Carolina Reaper

Kandungan gizi pada 100 gram cabai carolina reaper mentah :

NamaJumlahUnitKebutuhan Harian
Energi40kcal2%
Karbohidrat7,3g6%
Gula4g9%
Protein2g4%
Serat2g4%
Zat Besi1mg10%
Niasin1.2mg8%
Riboflavin0.1mg8%
Vitamin C143mg130%
Vitamin B-60.5mg30%
Vitamin K14µg12%
Vitamin A48µg6%
Folat23µg6%
Mangan1mg10%
fosfor43mg7%
Kalium322mg7%
Lutein dan Zeaxanthin709µg36%

Cabai carolina reaper memiliki kandungan antioksidan yang sangat tinggi yang bermanfaat dalam menjaga tubuh dari efek radikal bebas yang dapat menyebabkan berbagai penyakit berbahaya [6].

Kandungan Senyawa Pada Cabai Carolina Reaper

Cabai carolina reaper memiliki berbagai macam kandungan senyawa yang sangat baik untuk menunjang kesehatan tubuh, salah satunya adalah kapsaisin

Kapsaisin adalah senyawa yang terdapat pada semua jenis cabai yang memiliki peranan yang sangat banyak dalam menyembuhkan atau mencegah penyakit tertentu.

Selain itu, cabai carolina juga memiliki senyawa beta-karoten di dalamnya yang berguna sebagai antioksidan yang baik bagi tubuh. Salah satu manfaat beta-karoten yaitu untuk menjaga organ mata dari kerusakan yang diakibatkan oleh efek radikal bebas [2,3].

Cabai carolina reaper memiliki senyawa yang juga terdapat disemua jenis cabai, yaitu kapsaisin yang banyak memiliki manfaat untuk kesehatan.

Manfaat Cabai Carolina Reaper Untuk Kesehatan

Walaupun menjadi yang terpedas di dunia, cabai carolina reaper juga memiliki beberapa manfaat kesehatan bagi tubuh apabila dikonsumsi dengan cara dan jumlah yang sesuai.

Berikut ini beberapa manfaat pada cabai carolina reaper :

  • Menyembuhkan Penyakit Pilek

Kapsaisin merupakan senyawa yang terdapat di dalam cabai carolina reaper memiliki sifat iritasi yang dapat menyebabkan selaput lendir pada hidung menjadi meradang apabila dikonsumsi.

Hal ini akan memicu selaput lendir untuk menghasilkan lendir yang encer yang berguna untuk mengeluarkan benda asing yang menyebabkan terjadinya penyakit pilek [2,7].

  • Anti-Inflamasi

Salah satu senyawa yang kompleks yang terdapat pada cabai carolina reaper, yaitu kapsaisin memiliki fungsi sebagai obat anti-inflamasi atau peradangan.

Hal ini dikarenakan kapsaisin dapat mengurangi rasa nyeri pada bagian tubuh yang mengalami pembengkakan dengan cara merelaksasi otot-otot atau saraf-saraf pada bagian tersebut.

Proses relaksasi ini akan dikirim kepada otat dan akan menstimulasi rasa nyaman dan nyeri yang mereda pada bagian tubuh yang mengalami pembengkakan [2,5,7].

Cara kerja kapsaisin dengan fosfor hampir sama, sehingga tak jarang banyak yang menggunakan senyawa ini sebagai krim pereda nyeri.
  • Anti-Kanker

Kapsaisin merupakan senyawa anti kanker yang dapat menghambat dan menghancurkan sel kanker. Kapsaisin dapat mencegah terjadinya perpindahan sel kanker dan juga dapat membunuhnya.

Kapsaisin diketahui dapat menghambat pertumbuhan sel kanker dengan cara menginduksi siklus sel, apoptosis dan menghambat metabolisme sel. Aksi ini dilakukan oleh kapsaisin pada sel yang terindikasi mengalami pertumbuhan abnormal dan tidak pada sel yang normal [4,5,7].

Kapsaisin dapat mengetahui sel-sel yang berkembang secara abnormal dan akan menjadi sel kanker sehingga dapat mencegah penyebaran sel kanker yang lebih luas.
  • Antioksidan

Cabai carolina reaper juga diketahui memiliki kandungan antioksidan di dalamnya. Sala satu kandungan antioksidan tersebut adalah kapsaisin yang bermanfaat sebagai penangkal efek buruk dari radikal bebas.

Selain itu, cabai carolina reaper juga memiliki kandunga lutein dan zeaxanthin yang memiliki banyak pranan bagi kesehatan tubuh. Salah satu peranannya adalah menjaga organ mata dari cahaya matahari yang dapat merusak kornea mata dan mengakibatkan kebutaan [5,7].

Kemudian, cabai carolina reaper juga memiliki kandungan senyawa beta-karoten di dalamnya yang bermanfaat sebagai provitamin A di dalam tubuh.

  • Meningkatkan Imunitas Tubuh

Cabai carolina reaper memiliki kandungan vitamin C yang sangat tinggi di dalamnya. Vitamin C merupakan salah satu senyawa yang dibutuhkan oleh tubuh yang berguna dalam meningkatkan imunitas pada tubuh.

Vitamin C akan merangsang tubuh untuk lebih banyak memproduksi sel darah putih yang berperan sebagai pelindung tubuh dari berbagai macam pantogen asing yang masuk ke dalam tubuh [4,5].

Cabai carolina reaper yang merupakan cabai terpedas bukan berarti tidak memiliki manfaat bagi kesehatan, asalkan dikonsumsi secara proporsional.

Efek Samping Cabai Carolina Reaper

Cabai carolina reaper merupakan cabai terpedas yang ada di dunia dan pastinya apabila mengonsumsi terlalu banyak dapat menyebabkan efek samping yang berbahaya bagi tubuh.

Bahkan terdapat kasus yang menyatakan bahwa seseorang yang baru memakan cabai carolina reaper mengalami kepala pusing yang terus menerus dan masih banyak lagi gejala lainnya.

Berikut ini beberapa efek samping yang ditimbulkan oleh cabai carolina reaper :

  • Masalah Pada Organ Pencernaan

Cabai carolina reaper apabila dikonsumsi terlalu banyak dapat menimbulkan masalah pada organ pencernaan. Hal ini dikarenakan sifat dari kapsaisin yang dapat menyebabkan iritasi dan bersifat sebagai pencahar.

Sifat sebagai pencahar ini lah yang menyebabkan organ pencernaan akan berkontraksi lebih banyak dan menyebabkan diare yang berkenpanjangan disertai dengan rasa panas dan mulas pada perut [7].

  • Menyebabkan Penyakit Maag

Mengonsumsi cabai carolina reaper secara terus menerus setiap harinya dapat menyebabkan penyakit maag akut pada seseorang. Hal ini dikarenakan sifat kapsaisin yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit apabila terlalu banyak.

Kapsaisin akan mengikis bagian dalam lambung dan akan menimbulkan rasa nyeri yang hebat. Selain itu, kapsaisin juga dapat meningkatkan jumlah produksi asam lambung yang juga dapat membahayakan bagi kesehatan lambung [5,7].

Kapsaisin selain memberikan manfaat yang begitu banyak, juga dapat mengakibatkan beberapa efek samping apabila penggunaan dan terlalu banyak mengonsumsinya

Tips Menyimpan Cabai Carolina Reaper

Cabai carolina reaper dapat bertahan lama apabila disimpan dengan cara yang tepat. Selain itu, jika cara penyimpanannya yang tidak benar dapat membuat cabai carolina reaper lebih cepat mengalami pembusukan.

Berikut ini langkah-langkah dan tips dalam menyimpan cabai carolina reaper :

  • Siapkan cabai carolina reaper yang akan disimpan.
  • Pastikan bahwa cabai carolina reaper yang dipilih masih segar dan tangkai pada cabai tidak patah atau tidak terpotong. Cabai carolina reaper yang tidak memiliki tangkai lebih cepat mengalami pembusukan daripada yang memiliki tangkai.
  • Jangan cuci cabai carolina reaper yang hendak disimpan. Pencucian dengan air hanya dilakukan apabila cabai carolina reaper akan digunakan.
  • Cukup bersihkan cabai carolina reaper dengan tisu.
  • Jangan pisahkan tangkai cabai dengan buahnya. Hal ini dikarenakan tangkai cabai dapat menahan aroma dari barang yang lain ketika pada masa penyimpanan.
  • Bungkus cabai carolina reaper dengan bungkus kertas.
  • Kemudian simpan cabai carolina reaper di dalam kulkas pada bagian rak kulkas yang digunakan sebagai penyimpanan sayur.

Membungkus cabai carolina reaper dengan kertas bertujuan agar menyerap embun yang dihasilkan oleh cabai pada masa penyimpanan. Embun yang tidak diserap dibiarkan menempel pada cabai carolina reaper dapat memicu dan mempercepat proses pembusukan [1].

Umumnya cabai carolina reaper disimpan dalam kondisi yang masih segar dan sangat jarang cabai ini dikeringkan untuk disimpan dalam waktu yang lama.

Tips Dalam Mengonsumsi Cabai Carolina Reaper

Cabai carolina reaper biasanya diolah menjadi berbagai macam saus yang sangat pedas dan menantang. Namun, tak jarang bagi yang menyukai rasa pedas membuat cabai carolina reaper sebagai bahan masakan.

Berikut ini beberapa tips dalam mengolah cabai carolina reaper :

Membuatnya Menjadi Saus

  • Siapkan cabai carolina reaper yang akan digunakan sebagai saus.
  • Bersihkan cabai dengan air bersih dan pisahkan cabai dengan tangkainya.
  • Siapkan bahan yang lain, seperti bawang putih, bawang merah, cuka, garam dan sedikit lada.
  • Panggang cabai carolina reaper, bawang putih dan bawang merah yang telah dibersihkan selama 15 menit.
  • Siapkan food processor untuk menghaluskan adonan.
  • Setelah 15 menit, tiriskan dan diamkan bahan hingga dingin.
  • Masukkan cabai carolina reaper, bawang putih dan bawang merah ke dalam food processor, tambahkan cuka dan sedikit air kedalamnya.
  • Haluskan sampai benar-benar halus.
  • Setelah itu, tuangkan ke dalam penggorengan dan tambahkan sedikit minyak.
  • Tumis saus sampai berbau harum.
  • Setelah selesai masukkan ke dalam botol dan saus cabai carolina reaper siap dicoba.

Karena level pedasnya yang begitu tinggi sangat tidak disarankan bagi anak-anak, kecuali jika saus pedas ini ditambahkan gula yang dapat mengurangi rasa pedas sehingga anak-anak juga dapat mengonsumsinya [1].

Sambal Carolina Reaper

  • Siapkan cabai carolina reaper yang akan digunakan sebagai sambal
  • Bersihkan cabai carolina reaper menggunakan air yang mengalir dan pisahkan dengan tangkainya.
  • Siapkan bahan yang lain, seperti tomat, terasi, bawang putih, bawang merah, garam, gula, dan jeruk limau.
  • Tumis terlebih dahulu bawang merah, bawang putih dan tomat.
  • Setelah terlihat layu tiriskan bahan tersebut.
  • Siapkan alat untuk menghaluskan bahan seperti cobek.
  • Masukkan bawang putih, bawang merah, cabai carolina reaper garam dan juga terasi.
  • Haluskan bahan tersebut.
  • Setelah halus, masukkan tomat dan gula lalu haluskan lagi sampai tercampur.
  • Terakhir, tambahkan irisan jeruk limau dan penyet jeruk limau sampai keluar airnya.
  • Aduk rata sambal, setelah selesai sambal carolina reaper siap disantap bersama dengan lauk [5].
Kebanyakan cabai carolina reaper diolah menjadi berbagai macam saus olahan yang dapat dinikmati sebagai pelengkap makan.

Pertanyaan Umum Mengenai Cabai Carolina Reaper

Apakah cabai carolina aman dikonsumsi bagi anak-anak?

Tergantung bagaimana cara mengolah cabai tersebut, apabila cabai ini diolah dengan cara yang dapat mengurangi rasa pedasnya, seperti menggunakan telur atau susu maka akan aman dikonsumsi oleh anak-anak.

Apa mungkin mengonsumsi cabai carolina reaper bisa menyebabkan seseorang tidak sadarkan diri?

Bisa saja kondisi tersebut terjadi apabila seseorang tersebut mengonsumsi cabai carolina secara langsung dan terlalu banyak. Tingkat kepedasan yang tinggi pada cabai carolina dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah otak yang berakhir dengan pingsannya seseorang ataupun mengalami kejang-kejang [7].

Apakah cabai carolina reaper memiliki racun di dalamnya?

Tidak ada penelitian yang menyebutkan bahwa cabai carolina reaper memiliki kandungan racun di dalanya. Hal itu juga dikuatkan bahwa cabai carolina reaper juga aman dikonsumsi. Hanya saja jika terlalu banyak mengonsumsinya dapat memunculkan gejala seperti orang yang sedang keracunan, misalnya kepala pusing, mual dan lain-lain [7].

1. Liliana Sarai Muñoz-Ramirez, Laura Peña, Susana A. Avilés-Viñas. Behavior of the Hottest Chili Peppers in the World Cultivated in Yucatan, Mexico. 53(12):1772-1775. a publication of the American Society for Horticultural Science; 2018.
2. Morrine A Omolo, Zen-Zi Wong, Amanda K Mergen, Jennifer C Hastings, Nina C Le, Holly A Reiland, Kyle A Case. Antimicrobial Properties of Chili Peppers. Volume 2 Issue 4. Journal of Infectious Diseases & Therapy; 2014.
3. Brhan Khiar Saleh, Abdella Omer, Belay Teweldemedhin. Medicinal uses and health benefits of chili pepper (Capsicum spp.): a review. Volume 6 Issue 4. MOJ Food Processing & Technology; 2018.
4. Antonella Della Badia, Anna Antonella Spina, and Giuseppe Vassalotti. Capsicum annuum L.: An Overview of Biological Activities and Potential Nutraceutical Properties in Humans and Animals. Vol. 4, 1–11. Journal of Nutritional Ecology and Food Research; 2017.
5. Swapan Chakrabarty, A K M Mominul Islam and A K M Aminul Islam. Nutritional Benefits and Pharmaceutical Potentialities of Chili: A Review. 2(2): 227 232. Fundamental and Applied Agriculture; 2017.
6. Anonym. Carolina Reaper Chili Nutrition. Check Your Food, The Health Science Academy; 2019.
7. Mark Hayman, Peter C Kam. Capsaicin: A review of its pharmacology and clinical applications. 19(5):338-343. Current Anaesthesia and Critical Care; 2008.

Share