Penyakit & Kelainan

Cara Mencegah Ruam Setelah Mencukur Bulu Tubuh

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Ruam adalah kondisi berubahnya warna dan tekstur kulit yang ditandai dengan munculnya warna kemerahan, gatal, bersisik, dan menonjol. Kondisi ini terjadi karena beberapa faktor, yaitu terpapar alergi, obat-obatan tertentu, infeksi, sinar matahari, dan lain sebagainya.

Salah satu yang dapat menjadi sebab munculnya ruam yaitu mencukur rambut di tubuh. Umumnya seseorang mengalami ruam di kulit setelah mereka mencukur rambut di bagian-bagian tubuh tertentu.

Bagian tubuh yang sering mengalami ruam setelah dicukur adalah kaki, wajah, ketiak, dan daerah sekitar kemaluan. Oleh karena itu untuk menghindari ruam setelah bercukur, harus dilakukan menggunakan teknik tertentu [1,2].

Ruam setelah bercukur dapat dicegah dengan beberapa cara. Berikut ini cara-cara yang dapat dilakukan untuk mencegah adanya ruam setelah mencukur rambut di tubuh, antara lain:

  • Menggunakan Krim, Minyak, atau Gel Sebagai Pelumas

Ketika akan mencukur rambut sebaiknya gunakan krim, minyak, atau gel sebagai pelumas. Dengan menggunakan pelumas tersebut maka rambut akan lebih lembut sehingga mudah dicukur.

Selain itu, pelumas tersebut juga berfungsi sebagai pelindung antara kulit dan pisau cukur sehingga akan terhindar dari risiko ruam kulit[1,2].

  • Mencukur Searah dengan Tumbuhnya Rambut

Setiap mencukur rambut, itu mudah dan dilakukan dengan sembarangan yang penting rambut sudah tidak ada di kulit. Alhasil banyak orang mengalami ruam dan iritasi setelah mencukur rambut.

Oleh karena itu, mencukur rambut tidak bisa dilakukan dengan sembarangan, tetapi harus menggunakan teknik tertentu untuk diterapkan. Salah satu teknik yang harus diterapkan ketika mencukur rambut adalah mencukur searah dengan tumbuhnya rambut.

Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi terjadinya iritasi dan ruam pada kulit[1,2].

  • Merawat dan Menjaga Kebersihan Alat Cukur

Menjaga kebersihan alat cukur adalah kewajiban yang harus dilakukan. Hal ini dikarenakan alat cukur yang tidak dijaga kebersihannya dapat menjadi sarang bakteri.

Bakteri inilah yang menyebabkan iritasi kulit dan pada akhirnya kulit mengalami ruam. Maka dari itu, menjaga dan merawat kebersihan alat cukur sangat penting dilakukan untuk mencegah terjadinya ruam setelah mencukur rambut[1,2].

  • Mencukur Setelah Mandi

Mencukur rambut disarankan untuk dilakukan setelah mandi. Hal ini dikarenakan setelah mandi kulit akan lembap dan bersih sehingga rambut akan menjadi lembut.

Rambut yang lembut akan lebih mudah untuk dicukur dan dapat terhindar dari kemungkinan ruam di kulit. Selain itu, kulit yang bersih ketika akan dicukur juga dapat mengurangi risiko terkena iritasi[1].

  • Memilih Pisau Cukur dengan Kualitas Terbaik

Untuk menghindari terjadinya ruam kulit akibat mencukur rambut, maka pisau cukur juga harus diperhatikan. Sebelum mencukur rambut pastikan bahwa pisau cukur yang digunakan memiliki kualitas yang baik dan tajam.

Apabila pisau cukur tajam maka proses mencukur rambut akan lebih mudah. Selain itu, mencukur menggunakan alat cukur berkualitas dapat terhindar dari ruam kulit[1].

  • Membersihkan Kulit Setelah Dicukur

Membersihkan kulit setelah mencukur adalah cara berikutnya yang dapat dilakukan untuk mencegah ruam setelah bercukur. Untuk itu pastikan bahwa keadaan kulit selalu bersih, baik sebelum maupun sesudah bercukur.

Pastikan untuk membilas kulit dengan air dan oleskan losion, gel, atau pelembab untuk menenangkan kulit setelah dicukur. Hindari pemakaian losion, gel, atau pelembab yang mengandung parfum, alkohol, atau warna karena dapat meningkatkan risiko iritasi[1].

  • Tidak Memakai Pakaian Ketat

Setelah mencukur rambut, kulit akan jadi lebih sensitif. Kulit yang sensitif ini apabila tidak dirawat dengan baik dapat menyebabkan iritasi.

Oleh karena itu, kulit harus dirawat dengan hati-hati setelah dicukur agar terhindar dari iritasi. Salah satu cara merawat kulit setelah dicukur adalah dengan tidak memakai pakaian ketat.

Pakaian yang ketat dapat memicu gesekan, baik antara kulit dengan kulit maupun antara kulit dengan pakaian. Oleh karena itu hal inilah yang dapat meningkatkan risiko iritasi[1].

  • Melakukan Eksfoliasi Kulit

Eksfoliasi kulit adalah proses perawatan kulit yang bertujuan untuk mengangkat sel kulit mati serta kotoran yang menempel pada permukaan kulit. Setelah mencukur rambut, kulit juga perlu untuk dieksfoliasi.

Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya rambut yang tumbuh ke dalam kulit. Rambut yang tumbuh ke dalam inilah yang bisa menyebabkan munculnya ruam di kulit dengan rasa gatal sekaligus perih[1].

  • Mengoleskan Minyak Alami

Minyak alami memiliki fungsi untuk melembutkan dan melembapkan kulit. Selain itu, minyak alami dapat digunakan untuk mengurangi rasa gatal, nyeri, dan terbakar akibat dari mencukur rambut.

Oleh karena itu, mengoleskan minyak alami ke kulit yang baru dicukur dapat mencegah ruam. Minyak alami yang dapat digunakan untuk mencegah ruam diantaranya adalah minyak kelapa, minyak zaitun, minyak alpukat, dan minyak almond manis[1].

Gel lidah buaya dapat digunakan untuk menenangkan kulit setelah mencukur rambut. Selain itu, gel lidah buaya juga memiliki fungsi untuk mengobati luka, melembapkan kulit, dan mengurangi peradangan.

Oleh karena itu, gel lidah buaya dapat mencegah ruam sekaligus memperbaiki tekstur kulit. Cara menggunakan lidah buaya ini cukup mudah, yaitu dengan cara mengambil langsung dari tanaman lidah buaya kenudian dioleskan pada kulit yang sudah dicukur dan dibersihkan[1].

1. Jayne Leonard and Carissa Stephens, RN, CCRN, CPN. Nine Ways to Treat and Prevent Razor Burn. Medical News Today; 2017.
2. Dan Brennan, MD. Remedies for Razor Burn. WebMD; 2020.

Share