Penyakit & Kelainan

Dequalinium: Manfaat – Dosis – Efek Samping

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Dequalinium merupakan bahan aktif yang digunakan sebagai obat antiseptik untuk pereda rasa sakit pada mulut dan tenggorokan seperti faringitis, sakit tenggorokan, radang amandel, stomatitis, borok aphthous,
sariawan, dan glositis.[1]

Apa Itu Dequalinium?

Berikut ini info mengenai dequalinium, mulai dari indikasi hingga peringatannya:[2]

Indikasi Obat antiseptik pereda sakit tenggorokan
Kategori Obat bebas
Konsumsi Anak-anak dan dewasa
Kelas Oral
Bentuk Tablet
Kontraindikasi Anak di bawah 6 tahun dan perempuan yang belum menstruasi pertama.
. Peringatan → Pasien yang memiliki alergi terhadap dequalinium wajib berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
→ Pasien dengan usia di bawah 6 tahun.
→ Hindari berkendara setelah menggunakan obat ini.
→ Bila dalam 3 hari tidak membaik, segera periksakan diri ke dokter.
→ Ibu hamil dan menyusui.
Kategori Obat Pada Kehamilan & Menyusui Cara Pemberian Obat:
↔ Melalui PO/Vaginal (dihisap/dari vagina):
Kategori B: Studi pada reproduksi hewan tidak menemukan risiko pada janin. Belum ada studi yang memadai dan terkontrol pada wanita hamil.

Manfaat Dequalinium

Obat dequalinium memiliki manfaat antara lain:[2,3]

  • Mengobati infeksi mulut dan tenggorokan, seperti sariawan dan radang amandel. Obat pelega tenggorokan membantu meredakan sakit tenggorokan, mulut, atau lidah.
  • Mengobati vaginosis bakterialis (penyakit vagina yang disebabkan oleh jumlah bakteri yang terlalu berlebih di vagina).

Dosis Dequalinium

Pemberian dequalinium dapat dibagi menjadi 2 bagian utama yaitu untuk dewasa dan anak-anak.[2]

Dosis Dewasa

Dihisap
⇔ Infeksi kecil pada mulut dan tenggorokan:
→ 250 mcg.
→ 1 tablet tiap 2-3 jam.
→ Maksimal 8 tablet/hari tidak boleh lebih.
Vaginal
Vaginosis bakterialis:
→ 10 mg.
→ Masukkan ke dalam vagina sekali sehari selama 6 hari.

Dosis Anak-Anak

Dihisap
⇔ Infeksi kecil pada mulut dan tenggorokan:
→ Di atas 10 tahun.
→ 1 tablet tiap 2-3 jam.
→ Maksimal 8 tablet/hari tidak boleh lebih.

Efek Samping Dequalinium

Pada umumnya tidak ada efek samping yang ditimbulkan oleh obat ini. Tapi dari beberapa kasus, ada yang alergi terhadap obat ini sehingga mengakibatkan peradangan yang cukup parah.[3] Bila ditemukan demikian diharapkan segera berkonsultasi dengan dokter.

Detail Dequalinium

Berikut dipaparkan detail obat dequalinium:[2]

Penyimpanan Simpan di bawah 25°C.
Cara Kerja Deskripsi: Dequalinium adalah agen anti-infeksi kuinolinium bisquanternary terhadap bakteri gram-positif dan gram-negatif, jamur, protozoa, dan ragi. Obat ini meningkatkan permeabilitas sel bakteri dan mengurangi aktivitas enzimatik, sehingga menyebabkan kematian sel.
Onset: Dalam 30-60 menit.
Overdosis ⇔ Gejala: Ketidaknyamanan gastrointestinal (oral); ulserasi vagina (vagina).
⇔ Cara Mengatasi: Pengobatan simtomatik dan suportif (oral); bilas vagina (vagina).

Pertanyaan Seputar Dequalinium

Apakah dequalinium boleh digunakan oleh ibu hamil dan menyusui?

Ya, namun tetap konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.[3]

Apakah dequalinium boleh digunakan bersamaan dengan obat lain?

Ya, saat ini tidak ditemukan pengaruh dengan obat lain.[3]

Apakah dequalinium dapat menyebabkan kantuk?

Ya, sebaiknya hindari berkendara selama mengonsumsi obat ini.

Contoh Obat Dequalinium (Merek Dagang) di Pasaran

Brand Merek Dagang
Strepsil
Degirol
Troches Meiji
Efisol

1. Anonim. Diakses 2020. Drugs.com Dequadin (Dequalinium Chloride).
2. Anonim. Diakses 2020. Mims.com. Dequalinium.
3. Anonim. Diakses 2020. Netdoctor.co.uk. Dequalinium.

Share