Penyakit & Kelainan

Efek Makan Pedas Saat Perut Kosong

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Makanan pedas merupakan salah satu makanan yang menjadi favorite banyak orang. Rasa pedas yang kita dapatkan saat mengonsumsi makanan makanan pedas disebabkan oleh adanya zat capsaicin merupakan zat aktif utama yang terkandung didalam cabai, merica, dan makanan pedas lainnya. [1]

Menurut data epidemologi dan hasil studi penelitian dasar menunjukan bahwa capsaisin memiliki manfaat yang dapat bertindak sebagai karsinogen, agen pencegah kanker, atau promotor tumor. Banyak orang awam menganggap bahwa memakan makanan yang pedas hanya akan merugikan diri kita karena efek yang ditimbulkan, seperti menyebabkan maagh dan diare. [2]

Berikut ini beberapa efek makan pedas dalam keadaan perut kosong :

Menyebabkan Iritasi Fisura Anus

Dalam sebuah penelitian tahun 2008 menunjukan bahwa makanan yang pedas dapat mempengaruhi bahkan memperburuk gejala yang berhubungan dengan fisura anus. Penelitian tesebut, meneliti pasien yang secara acak diberi plasebo dan kapsul cabai masing-masing selama satu minggu. Dari sini mereka harus melacak gejala fisura anus yang terjadi pada masa studi. Hasilnya delapan puluh satu persen dari mereka merasa lebih baik dengan plasebo. [3]

Menyebabkan atau Memicu terjadinya GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)

Penyakita GERD biasa kita kenal juga dengan sebutan asam lambung naik. Hal ini terjadi ketika apabila makanan dan asam lambung naik lagi ke kerongkongan melewati katup yang berada di atas lambung. Sehingga menyebabkan sensasi yang dinamakan heartburn atau nyeri pada ulu hati. [3]

Dapat Menyebabkan Iritasi Pada Lambung

Jika hal ini terjadi secara terus menerus maka akan berdampak pada pengikisan mukosa lambung yang pada akhirnya akan memicu ulkus atau tukak pada bagian permukaan dalam lambung. [3]

Menyebabkan Rasa Perih dan Sakit Pada Perut

Memakan makanan pedas saat perut kosong bisa memicu sakit perut. Makanan pedas bisa menyebabkan dispepsia atau gangguan pencernaan seperti diare. Sebuah studi mengungkapkan bahwa seseorang yang memakan makanan pedas lebih dari 10 kali dalam seminggu akan lebih rentan terkena dan memicu gejala IBS atau Irritable bowel syndrome (IBS). Aturlah tingkat kepedasan makanan yang kamu konsumsi agar terhindar dari berbagai gangguang pencernaan. [3]

Memicu Perforasi Kerongkongan

Tingkat kepedasan setiap makanan berbeda-beda. Jika kita memakan makanan yang terlalu pedas saat perut kita masih kosong, akan membuat kita menjadi mual dikarenakan efek cabai yang terlalu pedas. [3]

Menyebabkan Bau Mulut

Selain bawang-bawangan, makanan pedas juga mengakibatkan bau mulut. Hal ini dikarenakan adanya gangguan pencernaan yang diakibatkan oleh konsumsi makanan pedas yang berlebihan. Ketika diare dan kita merasa mulas, maka gas dari makanan yang ada di perut kita naik menuju kerongkongan sehingga nafas yang kita keluarkan memiliki bau yang kurang sedap. [4]

Mengakibatkan Insomnia

Efek insomnia berhubungan dengan gangguan pencernaan yang bisa kita alami setelah mengonsumsi makanan pedas. Gangguan pencernaan akan membuat kita tidak bisa tidur dengan tenang. Hal ini biasa dialami oleh sebagian orang yang baru mencoba makanan yang pedas atau yang tidak terbiasa makan pedas. [4]

Mengurangi Nafsu makan Anda

Sebuah penelitian menyatakan bahwa makanan pedas akan menyebabkan kita merasa puas dan merasa tidak nafsu makan lagi. Karena zat capsaicin yang terkandung mengakibatkan efek kenyang lebih cepat. Hal ini membuat makanan pedas menjadi salah satu alternatif untuk diet. [4]

Cara Mengatasi Efek Yang Terjadi

Banyak cara mengatasi efek yang terjadi saat makan makanan pedas. berikut ini beberapa cara mengatasi efek makan makanan pedas supaya dapat di kontrol[3].

  • Meminum Susu sebagai pereda sensasi membakar di mulut dan bisa mengurangi efek panas di perut Anda. Sangat direkomendasikan jenis susu murni atau plan.
  • Kebanyakan orang mengira saat kita merasa kepedasan solusi yang terbaik adalah meminum air dingin atau air es. Namun hal itu kurang tepat, faktanya air es malah menambah sensasi panas dan terbakar di mulut Anda. Sebaiknya, Minumlah air hangat, saat meminum air hangat dalam keadaan kepedasan awalnya memang berasa sangat panas di mulut. Setelah itu, sensasi pedas membakar yang ada di mulut perlahan mulai hilang.
  • Mengonsumsi madu, seperti yang kita tahu madu memiliki rasa yang manis dan bisa meresakan sensasi pedas yang kita rasakan.
  • Mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat. Makanan berkarbohidrat dapat membantu menghalangi penyebaran zat capsaicin di mulut Anda. Karbohidrat mengandung banyak serat dan mengenyangkan bisa menetralisir rasa pedas dalam mulut Anda.

Cara Makan Makanan Pedas Yang Tepat

Ada beberapa hal harus diperhatikan saat makan makanan pedas, diantaranya adalah[5,6]:

  • Pastikan bahwa perut kita tidak dalam keadaan kosong atau makanlah makanan lain terlebih dahulu agar perut kita jadi terisi.
  • Ketahui level kemampuan kita dalam memakan makanan yang pedas. Kebanyakan orang terkesan memaksakan kemampuan diri mereka, karena level kepedasan masing-masing orang berbeda dan tergantung pada kondisi kesehatan masing-masing.
  • Konsumsi susu atau plan yogurt sebelum makan pedas, susu bermanfaat untuk melapisi perut sebelum makan pedas. Karena susu mengandung protein yang bisa menghilangkan efek pedas capcaisin.
  • Bagi yang belum terbiasa makan pedas sangat dianjurkan untuk makan dengan perlahan untuk membiasakan diri terlebih dahulu dengan rasa pedas selain itu juga untuk menghindari agar tidak tersedak.
  • Gunakan sendok atau sarung tangan jika akan makan pedas, agar tangan kita tidak panas karena efek capsaicin. Pastikan jangan sampai mengenai mata Anda.

Sebagian orang yang menyukai makanan pedas seringkali tidak memperhatikan keadaan perut kita saat memakannya. Kondisi perut yang masih kosong sangat sensitive terhadap rasa makanan yang masuk, ibaratnya belum ada makanan yang bersentuhan dengan lapisan di perut kita.

Makanan yang terlalu pedas atau asam yang kita makan saat perut kita masih kosong akan meningkatkan kemungkinan anda terkena iritasi perut. Waktu paling baik untuk memakan hidangan pedas saat perut kita sudah terisi terlebih dahulu dengan makanan lain yang tidak pedas.

1) Anonim. Pubmed.gov. Effects of Spicy Stimulation and Spicy-Food Consumption on Human Pain Sensitivity: A Healthy Volunteer Study. 2019
2) Anonim. Ncbi.nlm.nih.gov. Capsaicin may have important potential for promoting vascular and metabolic health. 2015
3) Anonim. Ncbi.nlm.nih.gov. Gastroprotection induced by capsaicin in healthy human subjects. 2005 & Anonim. pubmed.ncbi.nlm.nih.gov. Effects of Spicy Stimulation and Spicy-Food Consumption on Human Pain Sensitivity: A Healthy Volunteer Study. 2019
4) Edwin McDonald, MD. Uchicagomedicine.org. A hot topic: Are spicy foods healthy or dangerous?. 2018
5) Anonim. Uchicagomedicine.gov. A hot topic: Are spicy foods healthy or dangerous?. 2018
6) Anonim. wikihow.com. How adapt to spicy food. 2021

Share