Makanan, Minuman dan Herbal

Passiflora: Manfaat – Efek Samping dan Tips Penggunaan

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Sekilas Tentang Passiflora

Passiflora merupakan nama kelompok genus yang ditemukan oleh Spanyol. Tumbuhan tersebut digunakan sebagai simbol “Passion of Christ” Passiflora merupakan tumbuhan terbesar dari famili Passifloracea. Tumbuhan tersebut dapat ditemukan Amerika Selatan, Asia Timur dan Pulau Papua.

Passiflora biasa digunakan sebagai tanaman hias dan makanan oleh masyarakat. Setiap spesies tumbuhan tersebut biasanya bagian yang digunakan berbeda-beda mulai dari bunga, buah, bijinya, daun dan akar. Akan tetapi masyarakat sering mengkonsumsi bagian buah dan bijinya.

Salah satu jenis passiflora yang paling dikenal dan sering kali digunakan, yaitu jenis Passiflora edulis atau yang dikenal dengan nama markisa [3,5].

Karakteristik Passiflora

Passiflora mempunyai karakteristik yang mudah untuk dikenali yaitu bagian bunga dan memiliki sulur. Bunga Passiflora sangat beragam warnanya dengan bentuk seperti cawan.

Passiflora

Pada bagian buah terdapat biji yang sering dikonsumsi dalam bentuk segar maupun bentuk olahan, karena pada biji terdapat pembungkus seperti berdaging yang mengandung cairan (sari buah) dengan rasa manis atau asam.

Selain itu, passiflora juga dapat tumbuh setinggi 1,5 meter dan merupakan tumbuhan terna yang dapat tumbuh secara tegak. [3,5].

Kandungan Gizi Pada Passiflora

Berikut ini kandungan gizi yang terdapat pada passiflora:

Nama JumlahUnit
Linalool0.89%
Terpineol1.69%
Lonol12.10%
Tricosane 1.36%
Palmitaldehyde0.51%
Pentacosane 1.74%
Docosane1.29%
Flavonoid
Alkaloid
Vitamin A1272IU
Vitamin C30mg
Kalium 348mg
Protein2.2g

Menurut data pada tabel diatas diketahui bahwa kandungan gizi pada buah passiflora cukup banyak, salah satunya adalah kandungan vitamin A yang memiliki peranan sangat baik dalam menjaga kesehatan mata [1,2].

Kandungan senyawa pada Passiflora

Dari genus Passiflora diketahui mempunyai beragam kandungan senyawa untuk mengobati dan metabolisme pada tubuh yang mengalami gangguan. Senyawa yang dikenal dalam genus tersebut adalah alkaloid dan flavonoid.

Senyawa tersebut terdapat di bagian biji buah dan bunga terutama alkaloid. Alkaloid merupakan senyawa yang dapat memacu sistem saraf, menaikkan atau menurunkan tekanan darah dan melawan infeksi mikrobia.

Terdapat senyawa flavonoid yang juga dapat mengurangi rasa nervous atau menenangkan syaraf. Sehingga senyawa tersebut sering digunakan saat sebelum operasi dimulai [1,3].

Senyawa yang terkandung dalam Passiflora hanya bersifat sementara dalam kesehatan tubuh atau pun sebagai pencegahan saja. 

Manfaat Passiflora Untuk Kesehatan

Passiflora dimanfaatkan karena adanya kandungan senyawa yang ada didalamnya mulai dari buah hingga bagian bunga. Sehingga memberikan manfaat baik untuk kesehatan tubuh.

Berikut merupakan beberapa manfaat dari Passiflora untuk kesehatan :

  • Sebagai Penenang Pikiran

Bagian bunga Passiflora diketahui dapat digunakan untuk meringankan insomnia dan gangguan kecemasan. Hal ini karena bunga Passiflora terkandung senyawa untuk meringankan insomnia dan gangguan kecemasan pada aktivitas otak agar tidak mengalami kecemasan secara berlebihan

Khasiat ini di dapatkan oleh passiflora dikarenakan terdapat beberapa senyawa, seperti sineol dan linalool yang diketahui dapat membuat saraf pada otak menjadi tenang. Sineol dan linalool merupakan senyawa yang dapat menimbulkan aroma dan sensasi hangat ketika dikonsumsi ataupun di hirup.

Senyawa ini dapat menahan pelepasan hormon bahagia sekaligus penyebab munculnya emosi atau perasaan gelisah pada seseorang. Akibat tertahannya pelepasan hormon ini, membuat pikiran dan emosi menjadi lebih rileks dan mencegah terjadinya insomnia [1,4].

Insomnia merupakan kondisi dimana sesorang mengalami susah tidur pada malam hari dikarenakan beberapa kondisi pada tubuh
  • Menangkal Radikal Bebas

Salah satu manfaat dari passiflora yaitu dapat menangkal efek dari radikal bebas yang berbahya. Hal ini dikarenakan di dalam buah ataupun bunga passiflroa terdapat berbagai macam kandungan gizi yang memiliki sifat sebagai antioksidan.

Salah satu kandungan senyawa passiflora, yaitu vitamin C dapat bertindak dalam mencegah sebagai efek radikal bebas terutama cahaya matahari yang apabila terpapar secara berlebihan maka akan meningkatkan terjadinya menopause.

Oleh karena itu senyawa dari Passiflora baik itu meringankan dan melindungi sel-sel tubuh dari efek buruk radikal bebas tersebut. [4].

  • Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Manfaat lain dari tumbuhan passiflora juga bisa sebagai menjadi daya tahan tubuh sama seperti tanaman lainnya. Hal ini dikarenakan di dalam passiflora mengandung beberapa senyawa dan vitamin yang dapat bertindak dalam meningkatkan imunitas pada tubuh.

Beberapa kandungan vitamin yang dapat bertindak dalam meningkatkan sitem imunitas tubuh yaitu, vitamin C dan vitamin A yang mana kedua vitamin ini dapat meningkatkan produksi sel darah putih di dalam tubuh seseorang.

Selain itu, vitamin C juga dapat meningkatkan responsensitivitas pada imunitas di dalam tubuh yang dapat membuat sistem imunitas lebih cepat menyadari adanya pantogen berbahaya di dalam tubuh [3,8].

Vitamin C dan dan vitamin A merupakan vitamin yang sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk meningkatkan kemampuan imunitas tubuh dalam menghadapi berbagai macam penyakit

Bagian buah dan bunga passiflora juga banyak mengandung akan senyawa kalium dan mineral. Yang mana membuat passiflora dapat digunakan dalam menstabilkan tekanan darah tinggi pada seseorang.

Kalium akan berperan dalam menstabilkan kadar cairan atau elektrolit di dalam tubuh yang merupakan salah satu penyebab timbulnya darah tinggi. Kalium akan menarik keluar cairan yang tidak dibutuhkan melalui organ ginjal agar kadar cairan di dalam tubuh tidak terlalu tinggi dan menyebabkan hipertensi atau tekanan darah tinggi [3,9].

  • Baik Bagi Jantung

Passiflora juga baik dikonsumsi untuk menjaga kesehatan jantung dikarenakan memiliki beberapa senyawa yang sangat baik untuk jantung. Salah satu senyawa tersebut yaitu kalium dapat menghancurkan lemak yang menempel pada dinding pembuluh darah.

Lemak atau kolesterol yang menempel pada dinding pembuluh darah darah dapat menyebabkan terjadinya penyumbatan aliran darah yang akan membuat jantung bekerja lebih keras dan mempercepat kerusakan pada jantung.

Namun, dengan mengonsumsi passiflora yang kaya akan kalium dapat menghilangkan risiko penyumbatan pada pembuluh darah dan membuat jantung lebih sehat [4,5,9].

Kegunaan yang mungkin jarang diketahui yaitu sebagai radikal bebas dan daya tahan tubuh. 

Efek Samping Dari Passiflora

Banyak pandangan atau pendapat terkait tentang efek samping apabila mengkonsumsi obat herbal seperti Passiflora. Setiap obat herbal pasti memiliki efek samping apabila mengkonsumsi nya secara berlebihan dan digunakan pada kondisi yang tidak tepat.

Berikut merupakan efek samping dari mengkonsumsi Passiflora :

  • Masalah pada kehamilan dan menyusui

Bagi ibu-ibu hamil atau menyusui tidak disarankan untuk mengkonsumsi obat herbal ini, dikarenakan ada beberapa senyawa kimia yang dapat menyebabkan kontraksi pada janin dan mengganggu perkembangan tubuh janin saat di dalam kandungan.

Selain itu, obat-obat herbal masih belum teruji sepenuhnya apakah berefek banyak pada ibu hamil dan menyusui atau tidak. Maka dari itu akan lebih baik jika bagi ibu-ibu hamil dan menyusui akan lebih baik tidak mengonsumsinya [3,5]

  • Rasa mengantuk berlebihan

Mengkonsumsi obat herbal yang berasal dari pasiflora secara berlebihan dapat menyebabkan rasa kantuk yang terjadi secara terus menerus. Hal ini dikarenakan terlalu banyak kandungan senyawa yang dapat membuat saraf ataupun hormon penenang pada tubuh.

Maka dari itu, akan lebih baik jika passiflora tidak dikonsumsi terlalu banyak dan hal ini dapat dikonsultasikan lebih lanjut kepada ahli medis ataupun kepada dokter [5].

  • Kebingungan

Salah satu efek samping dari passiflora yang lainnya adalah kebingungan. Hal ini dapat terjadi apabila mengkonsumsi passiflora secara berlebihan, dikarenakan passiflora biasanya digunakan sebagai obat penenang sementara pada syaraf saat sebelum operasi. Oleh karena itu apabila berlebihan bisa menyebabkan gangguan syaraf yang tidak stabil [5].

Jangan terlalu sering mengkonsumsi Passiflora karena bisa menyebabkan efek samping yang memungkinkan tidak stabil dalam tubuh. 

Tips penggunaan Passiflora

Tips penggunaan pada tumbuhan obat herbal seperti passiflora perlu dilakukan secara tidak asal-asalan. Hal ini bertujuan untuk kondisi dari senyawa dan kandungan yang penting tidak hilang begitu saja atau pun mengurangi kandungan tersebut.

Berikut ini merupakan tips penggunaan Passiflora :

  • Air Rebusan Bunga Passiflora

Keringkan bunga tersebut kurang lebih 5 hari. Bagian bunga yang dikeringkan seluruhnya. Setelah dikeringkan masukkan ke dalam wadah dan campurkan sedikit dengan teh.

Lalu tambahkan air panas dan apabila ingin rasa manis tambahkan gula sesuai selera. Tunggu hingga meresap dan di saring, sisakan hanya air seduhan saja. Air siap untuk di konsumsi dan diminum baik sebelum tidur.

Air rebusan dari bunga passiflora dapat berguna dalam menenangkan stres sekaligus dapat mencegah timbulnya insomnia pada seseorang [3,5].

  • Daging Buah dan Biji

Buah dari passiflora dapat di konsumsi secara langsung artinya dapat dimakan dari kulitnya atau diletakkan di dalam mangkuk dengan menambahkan krim sebagai rasa manis. Bentuk buah dalamnya seperti agar-agar dan berwarna putih.

Pada bagian biji juga dapat di konsumsi akan tetapi memiliki rasa asam, berbeda dengan buahnya. Rasa buah terkadang asam-asam manis dan mengkonsumsi nya di sarankan tidak setiap hari.

Buah dan biji dari passiflora dapat digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh dikarenakan memiliki kandungan vitamin C yang cukup banyak di dalamnya [3,5,7].

  • Sari Buah

Tidak hanya dimakan secara langsung, melainkan buahnya dapat diolah. Buah tersebut diolah seluruh bagian menjadi sari buah. Cukup direbus buah tersebut hingga menjadi lunak. Setelah lunak disaring dan dicampurkan dengan menambahkan pemanis buatan seperti gula sesuai selera [5,6]

Diatas berikut merupakan tips penggunaan passiflora. Diharapkan dapat memaksimalkan proses penggunaan manfaat yang ada di dalam passiflora tersebut.

Tips penyimpanan passiflora

Penyimpanan pada tanaman perlu dilakukan dengan baik dan tepat agar kualitas dari tanaman tersebut bisa di konsumsi. Pada Passiflora bagian yang sering digunakan seperti buah atau pun bunga. Bunga passiflora tersendiri apabila dibiarkan dan tidak dipetik tersendiri nya akan berubah menjadi buah, dan apabila jika sudah dipetik dan tidak segera digunakan pastinya akan menjadi layu.

Untuk bagian buahnya sendiri apabila tidak digunakan dalam jangka waktu yang sangat panjang juga dan saat penyimpanan tidak tepat maka akan berubah menjadi busuk.

Oleh karena itu perlu beberapa tips penyimpanan agar sebelum mengkonsumsi bisa benar dan tepat. Berikut tips-tips penyimpanan passiflora dalam bentuk buah dan bunga :

  • Apabila mengkonsumsi bagian buahnya, alangkah baiknya menyimpan di tempat terbuka terlebih dahulu agar matang secara sendiri.
  • Buah ditunggu matang hingga bagian kulit menjadi keriput, karena jika keriput rasa buah akan semakin manis daging buahnya.
  • Setelah matang buah dapat disimpan di lemari es apabila ingin dimakan dalam jangka waktu lama. Akan tetapi jika terlalu lama tidak di konsumsi buah akan berubah menjadi busuk dan tidak layak untuk dimakan.
  • Untuk bagian bunganya sendiri harus dikeringkan terlebih dahulu.
  • Lalu disimpan di wadah tertutup dengan rapat, agar tidak terlalu layu apabila di konsumsi jangka panjang.

Penyimpanan pada bagian buah kalau tidak benar bisa menyebabkan terjadi pembusukan dan tidak baik digunakan, begitu juga dengan bagian bunga apabila tidak benar dalam penyimpanan pada waktu bunga masih segar, maka menyebabkan kerusakan seperti layu atau kering dengan sendirinya lalu tidak dapat digunakan kembali [3,5].

Informasi lebih lanjut apabila ingin mengkonsumsi bagian bunga passiflora alangkah baiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau ahli medis terdekat. 
Untuk mengonsumsi atau penggunaan obat herbal yang berasal dari bagian tumbuhan passiflora akan lebih baik jika berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter atau ahli medis terdekat.

1. Ivan Chóez-Guaranda, Arnold Ortega, Migdalia Miranda, Patricia Manzano. Chemical composition of essential oils of Passiflora edulis f. flavicarpa agroindustrial waste. 29(6): 458-462. Emirates Journals of Food And Agriculture; 2017.
2. Anonym. Markisa. United State Department of Agriculuture; 2018.
3. S.W.Wijeratnam. Passion Fruit. Pages 230-234. Encyclopedia of Food and Health; 2016.
4. Shiamala Devi Ramaiya, Japar Sidik Bujang, andMuta Harah Zakaria. Assessment of Total Phenolic, Antioxidant, and Antibacterial Activities of Passiflora Species. Page 10. The Scientific World Journal; 2014.
5. Sita Sharan Patel. Morphology and pharmacology of Passiflora edulis: a review. 3 (1) 1-6. Journal of Herbal Medicine and Toxicology; 2009.
6. G.S. Taïwe, V. Kuete. Passiflora edulis. Chapter 24. Medicinal Spices and Vegetables from Africa; 2017.
7. Shiamala Devi Ramaiya, Japar Sidik Bujang and Muta Harah Zakar. Nutritive Values of Passion Fruit (Passiflora Species) Seeds and Its Role in Human Health. 4, 23-30. Journal of Agriculture Food and Development; 2018.
8. Giuseppe Grosso, Roberto Bei, Stefano Marventano. Effects of vitamin C on health: A review of evidence. 18(3):1017-29. Frontiers in Bioscience; 2013.
9. Feng J He, Graham A MacGregor. Beneficial effects of potassium on human health. 133(4):725-35. Physiologia Plantarum; 2008.

Share