Penyakit & Kelainan

Apa Perbedaan Gangguan Cemas dan Gangguan Panik?

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Meskipun memiliki gejala yang hampir mirip, anxiety dan panic attack adalah gangguan yang berbeda. Lalu apa yang menjadi perbedaan gangguan cemas dan gangguan panik? [1]

Kedua gangguan ini memiliki intensitas dan durasi yang berbeda. Gangguan panik umumnya terjadi lebih intens daripada gangguan kecemasan. Keduanya muncul tiba-tiba, namun gangguan kecemasan sering dikaitkan sebagai pemicu utamanya. [1]

Gangguan kecemasan ini berkaitan dengan berbagai kondisi kesehatan mental, termasuk gangguan obsesif kompulsif dan trauma. Sedangkan gangguan panik mempengaruhi mereka yang terutama kerap mengalami serangan panik. [1]

Pengertian Gangguan Cemas

Adalah hal yang normal jika setiap orang merasa cemas akan sesuatu hal, mulai dari ketika mengikuti ujian atau memulai pekerjaan baru. Meski jenis kecemasan ini dirasa tidak menyenangkan, tetapi di sisi lain dapat memotivasi seseorang untuk bekerja lebih keras dan mengerjakan sesuatu dengan lebih baik. [2]

Perasaan cemas yang dapat mengganggu kegiatan sehari-hari adalah ketika seseorang memiliki perasaan takut yang menyertai di sepanjang waktu. Dengan bentuk yang paling umum, yakni gangguan emosional yang dapat menyerang siapa saja dan pada usia berapa pun. [2]

Penyebab Gangguan Cemas

Para peneliti tidak memiliki keyakinan dengan penyebab pasti dari kecemasan. Akan tetapi, ada beberapa faktor yang berperan, termasuk dengan faktor genetik dan lingkungan yang merangsang kimia otak. Para peneliti percaya bahwa area otak adalah yang paling bertanggung jawab untuk mengendalikan rasa takut. [2]

Gejala Gangguan Cemas

Gangguan kecemasan terasa berbeda-beda, tergantung pada orang yang mengalaminya. Perasaan yang biasa dirasakan berkisar dari nyeri perut hingga jantung yang berdebar kencang. Anda mungkin merasa di luar kendali, seperti pikiran dengan tubuh yang seolah tidak terkoneksi. [2]

Gejala lain yang termasuk seperti mengalami mimpi buruk, serangan kecemasan, serta memiliki pikiran atau ingatan menyakitkan yang tidak dapat dikendalikan. Kemungkinan Anda bisa memiliki perasaan takut dan khawatir secara umum dan takut pada tempat atau peristiwa tertentu. [2]

Sementara gejala gangguan kecemasan umum yang akan sering mencakup: [3]

  • Kegelisahan dan perasaan seperti berada “di ujung”.
  • Perasaan khawatir yang tidak bisa terkendali.
  • Terlalu sensitif.
  • Sulit untuk konsentrasi.
  • Sulit untuk tidur.

Gejala-gejala ini mungkin normal untuk dialami dalam kehidupan sehari-hari, namun orang-orang dengan gangguan kecemasan atau Generalized Anxiety Disorder (GAD) akan mengalaminya hingga tingkat yang persisten atau ekstrim. GAD dapat muncul sebagai kekhawatiran yang tidak jelas dan meresahkan atau kecemasan yang lebih parah yang mengganggu kehidupan sehari-hari. [3]

Pengertian Gangguan Panik

Gangguan panik terjadi ketika seseorang mengalami serangan panik yang tidak terduga. Serangan panik seperti gelombang ketakutan atau ketidaknyamanan yang terjadi tiba-tiba dan memuncak dalam beberapa menit. Orang dengan gangguan ini hidup dalam ketakutan akan serangan panik. [4]

Penyebab Gangguan Panik

Serangan panik sering terjadi dalam situasi tertentu yang memicu peningkatan stres. Beberapa orang mungkin mengalami serangan panik berulang kali, tanpa pemicu yang jelas. Dalam hal ini, orang tersebut mungkin mengalami gangguan panik. [5]

Seseorang mungkin mengalami serangan panik ketika pernah merasakan teror yang tiba-tiba dan luar biasa serta tidak memiliki penyebab yang jelas. Gangguan panik ini ditandai dengan perasaan takut secara terus-menerus. Setidaknya Anda bisa mengalami kekhawatiran yang terus-menerus atau kekhawatiran tentang serangan panik tambahan yang berulang. [4]

Gejala Gangguan Panik

Gejala gangguan panik ini biasanya mulai muncul pada remaja dan usia 25 tahun-an. Jika Anda dirasa pernah mengalami lebih dari empat kali serangan panik, atau merasa hidup dalam ketakutan, kemungkinan akan mengalami serangan panik lagi setelah mengalaminya. Anda mungkin saja mengalami gangguan panik. [4]

Serangan panik ini dapat menghasilkan ketakutan hebat secara tiba-tiba dan seringkali tanpa peringatan. Paling umum, serangan ini biasanya berlangsung selama 10 sampai 20 menit, tetapi dalam kasus yang ekstrim, gejala dapat berlangsung selama lebih dari satu jam. Pengalaman dan gejalanya berbeda untuk setiap orang. [4]

Gejala umum yang terjadi saat seseorang mengalami gangguan panik meliputi: [5]

  • Nyeri dada serta perasaan tidak nyaman.
  • Menggigil atau merasa demam.
  • Pusing atau sakit kepala ringan.
  • Perasaan takut mati.
  • Merasa takut kehilangan kendali atau merasa bisa “menjadi gila”.
  • Jantung terasa berdebar dan detak jantung tidak teratur.
  • Mati rasa atau kesemutan.
  • Gemetar dan berkeringat
  • Kesulitan untuk bernafas dan terasa seperti tersedak.
  • Merasa lari dari kenyataan.
  • Mual serta sakit perut.

Perbedaan antara Gangguan Cemas dan Gangguan Panik

Perbedaan gangguan cemas dan panik secara menyeluruh kemungkinan sangat sulit dibedakan karena memiliki gejala yang hampir sama. Berikut perbedaan yang mendasar dari kedua gangguan ini yang perlu diketahui:[1]

  • Gangguan panik biasanya terjadi tanpa pemicu. Kecemasan menjadi respons terhadap stresor atau ancaman yang dirasakan.
  • Gejala gangguan panik sangat intens dan mengganggu. Gangguan ini sering melibatkan rasa “tidak nyata”. Sedangkan gejala kecemasan lebih bervariasi dalam intensitas, dari ringan hingga berat.
  • Serangan panik dapat muncul tiba-tiba, sedangkan gejala kecemasan menjadi lebih intens secara bertahap selama beberapa menit, jam, atau hari.
  • Serangan panik biasanya mereda setelah beberapa menit, sementara gejala gangguan kecemasan dapat bertahan untuk waktu yang lama.

Ganguan cemas biasanya terkait dengan sesuatu yang dianggap sebagai stres atau mengancam. Sedangkan gangguan panik tidak selalu disebabkan oleh stresor. Gejala ini paling sering terjadi tiba-tiba. Gangguan kecemasan bisa ringan, sedang, atau berat. Misalnya, kecemasan mungkin terjadi saat Anda melakukan aktivitas sehari-hari. Lain hal dengan serangan panik yang sebagian besar melibatkan gejala yang parah dan mengganggu. [5]

Selama serangan panik, seringkali diambil alih oleh tubuh dengan gejala fisik seringkali lebih intens daripada gejala kecemasan. Sementara gangguan kecemasan dapat meningkat secara bertahap dan serangan panik biasanya datang tiba-tiba. [5]

Penutup

Serangan panik dan serangan kecemasan tidak sama. Gangguan cemas dan gangguan panik memiliki gejala, penyebab, dan faktor risiko yang serupa. Namun, serangan panik cenderung lebih intens dan sering disertai dengan gejala fisik yang lebih parah. [5]

Anda harus menghubungi dokter jika gejala yang berhubungan dengan kecemasan atau panik mempengaruhi kehidupan sehari-hari Anda. Semakin cepat seseorang mencari bantuan, semakin baik hasilnya. [1]

1. Jayne Leonard & Timothy J. Legg, PhD., CRNP. How do you know if you're having a panic or anxiety attack?. Medical News Today; 2021.
2. Kimberly Holland & Timothy J. Legg, PhD., CRNP. Everything you need to know about anxiety. Healthline; 2020.
3. Adam Felman & Dillon Browne, Ph.D. What to know about anxiety. Medical News Today; 2020.
4. Darla Burke & Timothy J. Legg, PhD., CRNP. Panic Disorder. Healthline; 2018.
5. Rachel Nall, MSN, CRNA & Alex Klein. PsyD. What to know about panic attacks and panic disorder. Medical News Today; 2020.
6. Carly Vandergriendt & Janet Brito, PhD., LCSW, CST. What’s the difference between a panic attack and anxiety attack?. Healthline; 2019.

Share