Penyakit & Kelainan

Phasmophobia: Gejala – Penyebab dan Pengobatan

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Phobia yang merupakan gangguan psikis dapat terwujud dalam bentuk apapun. Ada beberapa phobia yang diketahui memiliki ciri khas dan juga spesifikasi tersendiri. Contohnya saja takut akan ketinggian, hantu, dan juga hal-hal yang berbau supranatural [1,2].

Kenyataannya kondisi gangguan panik tersebut dapat muncul karena hal-hal yang berbau supernatural atau lebih spesifik hantu. Mulai dari ketika mendengar cerita tentang hantu atau melihat film yang menampilkan sosok hantu dan sebagainya [2].

Gejala Phasmophobia

Phasmophobia merupakan kondisi yang cukup sulit untuk didiagnosis karena kondisi ini juga memiliki kemiripan dengan phobia lainnya seperti Thanatophobia [2].

Untuk mengetahui apakah anda menderita gangguan panik atau phobia, berikut beberapa gejalanya [4]:

  • Keringat dingin yang keluar secara berlebihan diikuti dengan perasaan cemas, panik, gelisah dan gemetar.
  • Kesulitan bernafas dan juga nafas yang tersengal bisa menjadi gejala yang paling mudah untuk diidentifikasi.
  • Rasa seperti tercekat atau tercekik.
  • Detak jantung yang tidak beraturan dan juga rasa sakit serta rasa sesak di area dada.
  • Rasa mual ingin muntah, pusing dan juga sakit kepala.
  • Rasa ingin pingsan dan mati rasa serta mulut terasa kering.
  • Ada dengungan dalam telinga.
  • Bingung dan muncul disorientasi.

Gejala lain dari phobia diantaranya juga menyerang kondisi psikologis penderita seperti [1,4]:

  • Tidak bisa mengontrol diri sendiri
  • Perasaan takut seolah-olah akan pingsan
  • Perasaan yang dihantui rasa takut dan juga ketakutan akan mati atau sekarat
  • Rasa panik dan takut yang menyerang dapat membuat penderita bahkan menutup diri dari lingkungan sosial dan memilih berdiam di dalam kamar.
  • Adanya bayang-bayang melihat hantu atau hal supranatural lainnya.
  • Kesulitan untuk tidur atau beristirahat karena muncul bayang-bayang dan hal-hal lainnya yang selalu mengikuti dan membuat takut atau cemas.

Penyebab Phasmophobia

Pada dasarnya phobia secara umum dapat muncul karena beberapa hal diantarnaya:

  • Kejadian atau situasi yang pernah dialami di masa lalu. Misalnya kondisi yang mencekam dan menimbulkan trauma atau kejadian yang menimbulkan rasa sedih dan rasa kehilangan di masa lalu [4].
  • Namun ada yang berpendapat untuk kasus phasmophobia disebabkan adanya pikiran tentang dunia magis. Hal ini termasuk kepercayaan bahwa hal-hal ghaib dan magis tersebut ada dan nyata [2].
  • Studi menunjukkan kepercayaan terhadap hal-hal magis tersebut berhubungan dengan psikosis, gangguan kepribadian schizotypal, dan juga kondisi mental serius lainnya [2].
  • Phasmophobia juga dikategorikan sebagai pemikiran yang berlebihan (extreme overthinking) terhadap hal yang berbau magis [2].

Kapan Anda Harus ke Dokter?

Jika anda sudah mulai menunjukkan gejala-gejala di atas, dan dirasa sudah sangat mengganggu kondisi kesehatan mental dan fisik anda, maka sangat dianjurkan untuk segera menemui dokter [1,4].

Terutama jika kondisi tersebut berkembang menjadi lebih ekstrim seperti pikiran yang terlalu berlebihan, rasa dihantui dan ketakutan yang berlebihan. Hal ini perlu diwaspadai dan mendapatkan diagnosis dokter atau tenaga medis yang tepat karena bisa saja kondisi anda sudah berkembang menjadi serius dan phobia anda termasuk phobia kompleks [2].

Diagnosis Phasmophobia

Diagnosis phobia pada umumya termasuk phasmophobia diantaranya adalah sebagai berikut [1,5] :

  • Adanya ketakutan yang berlebihan dan cukup persisten atau muncul secara terus menerus terutama jika terpapar oleh objek yang membuat phobia tersebut muncul. Dalam kasus ini jika penderita terpapar hal-hal yang berhubungan dengan hantu dan hal supranatural.
  • Sesuatu yang bersinggungan dengan hal supranatural juga akan membawa rasa cemas bahkan kepanikan dan histeris. Dimana pada kasus anak akan diekspresikan melalui menangis, tantrum, dan syok.
  • Penderita dewasa umumnya paham bahwa ketakutannya tidak nyata atau tidak semengerikan yang dibayangkan namun tidak dapat menghindar.
  • Rasa takut yang muncul ini juga dapat bertahan dalam hitungan bulan.
  • Rasa takut dan panik yang muncul sangat mengganggu aktivitas normal dan menyebabkan stress berkepanjangan.
  • Phobia ini dapat dikategorikan phobia yang spesifik sehingga biasanya penderita tidak akan mengalami gangguan jika terpapar hal yang lain seperti ruangan gelap, adegan tragis, bencana alam, atau melihat darah dan hal seram lainnya.

Diagnosis untuk phobia yang spesifi ini memang membutuhkan wawancara dan juga melibatkan beberapa pertanyaan. Termasuk dibutuhkan obat, riwayat sosial dan juga psikiatrik [3].

Diagnosis biasanya dilakukan dengan berhati-hati yakni dengan memperhatikan gejala serta riwayat sebelumnya, karena setiap kasus cenderung berbeda [1].

Phasmophobia vs Thanatophobia

Jika phasmophobia adalah phobia yang lebih berkaitan dengan hantu atau hal-hal yang berbau mistis dan juga supranatural. Thantophobia sendiri merupakan bentuk phobia terhadap ketakutan akan kematian [2].

Meskipun kedua phobia ini memiliki kemiripan dan sering dikaitkan namun Thanatophobia lebih universal. Dan phobia ini berhubungan dengan kebudayaan serta agama atau kepercayaan seseorang.

Pencetus dari phobia ini bisa saja dari kepercayaan terhadap agama atau kepercayaan tertentu dan juga ketakutan akan hal-hal yang tidak diketahui secara ilmiah misal kehidupan setelah kematian dan sebagainya [2].

Dampak Dalam Kehidupan Sehari-hari?

Phobia dalam bentuk apapun jika sudah tidak dapat dikontrol tentu akan sangat menganggu kehidupan penderita sehari-hari.

  • Kualitas hidup seseorang akan menurun dan tidak dapat berkembang karena adanya keterbatasan yang disebabkan oleh phobia tersebut [3].
  • Reaksi yang muncul jika terpapar pada pencetus phobia, rasa cemas, takut dan juga panik dapat mengganggu aktivitas anda [3].
  • Faktor biologis juga akan dipengaruhi oleh phobia ini termasuk aktivitas otak, pembentukan kortisol, insulin dan juga hormon pertumbuhan [5].
  • Selain itu ada kemungkinan terjadinya peningkatkan pada tekanan darah dan juga detak jantung [5]

Oleh karena itu sangat dibutuhkan terapi dan juga pengobatan agar phobia tersebut tidak terlalu mengganggu aspek kehidupan sehari-hari anda.

Phobia Terkait Phasmophobia

Ada beberapa phobia yang kerap dikaitkan dengan phasmophobia karena dapat saling mempengaruhi, diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Thanatophobia, adalah phobia atau rasa takut akan kematian dan hal-hal yang berhubungan dengan kematian tersebut (kuburan dan sebagainya) [2].
  • Autophobia, adalah kondisi dimana seseorang merasa takut untuk sendiri atau kesepian. Hal ini juga sangat erat kaitannya dengan ketakutan akan hantu dan hal-hal supranatural [6].
  • Calustrophobia, yang merupakan rasa takut terhadap ruangan tertutup juga bisa dikaitkan dengan phasmophobia [4].
  • Nyctophobia, yakni kondisi dimana seseorang merasa takut akan kegelapan pada kondisi tertentu hingga menyebabkan orang tersebut menderita insomnia [7].

1. Ricardo de Oliveira-Souza1, Phobia of the Supernatural: A Distinct but Poorly Recognized Specific Phobia With an Adverse Impact on Daily Living. National Center for Biotechnology Information; 2018.
2. Daniel B. Block, MD. Coping With Phasmophobia or the Fear of Ghosts. Verry Well Mind; 2020.
3. Anonim. Specific phobias. Mayo Clinic; 2021.
4. Anonim. Phobias. NHS UK; 2018.
5. Anonim. Specific Phobias. Perelman School of Medicine; 2021.
6. Anonim. Autophobia. Foundations Recovery Network; 2021.
7. Colleen E. Carney, Taryn G. Moss, Molly E. Atwood, Brian M. Crowe, BA, and Alex J. Andrews. Are Poor Sleepers Afraid of the Dark? A Preliminary Investigation. Journal of Experimental Psychopathology; 2013.

Share