Penyakit & Kelainan

9 Penyebab Tulang Rusuk Sakit Saat Hamil dan Cara Mengatasi

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Kehamilan membuat beberapa bagian tubuh mengalami perubahan, termasuk dalam hal ini tulang rusuk. Alhasil, tulang rusuk mungkin akan terasa nyeri, pegal atau sakit selama hamil [1].

Penyebab tulang rusuk sakit saat hamil sendiri mungkin akan meliputi [2, 3]:

1. Tekanan Dari Janin

Janin dalam kandungan, seiring berjalannya proses tumbuh kembangnya akan membuat tekanan hingga menyebabkan nyeri pada tulang rusuk ibu.

Hal ini juga berkaitan dengan posisi janin sendiri, di mana pada trimester kedua dan ketiga rahim mengembang ke atas. Jika ukuran janin semakin besar, maka janin akan mulai menekan tulang rusuk ibunya.

Janin yang berukuran lebih besar umumnya akan membuat otot-oto di sekitar perut menjadi lebih tegang hingga menyebabkan tekanan pada otot-otot tulang rusuk.

2. Posisi Dan Gerakan Kaki Janin

Posisi kepala janin menjelang akhir trimester kedua umumnya akan menghadap ke bawah dengan kaki akan mengarah ke tulang rusuk.

Dengan kata lain, pada posisi ini, tulang rusuk ibu akan lebih rentan mengalami sakt karena gerakan kaki janin tersebut.

Nyeri akibat gerakan maupun tendangan kaki janin ini umumnya akan terasa khususnya di tulang rusuk yang dekat dengan bagian bawah payudara.

3. Nyeri Ligamen Bulat

Tulang rusuk sakit saat hamil mungkin juga merupakan bentuk gejala dari kondisi yang disebut dengan nyeri ligamen bulat.

Nyeri ligament bulat ini merupakan suatu kondisi yang memang umum terjadi pada saat hamil. Perlu diketahui bahwa, ligamen bulat sendiri merupakan sepasang tali jaringan fibrosa penghubung bagian depan rahim dan selangkangan.

Ligamen bulat ini dapat mengalami tekanan seiring dengan pertumbuhan rahim. Akibatnya rasa sakit mungkin akan terasa khususnya ketika bergerak.

4. Batu Empedu

Batu empedu mungkin juga dapat menjadi penyebab tulang rusuk sakit saat hamil. Mengingat, wanita hamil memang lebih berisiko mengalami batu empedu. Hal ini tidak terlepas dari meningkatnya estrogen dan kesulitan mengosongkan kantong empedu saat hamil.

5. Infeksi Saluran Kemih

Batu empedu bukan satu-satunya kondisi yang lebih berisiko terjadi ketika hamil, melainkan infeksi saluran kemih juga. Mengingat, kehamilan dapat mengubah bakteri di saluran kemih.

Nyeri yang ditimbulkan oleh infeksi saluran kemih umumnya akan terasa pada bagian ginjal, namun dapat terasa juga hingga tulang rusuk. Jika gejala berikut ini juga terjadi, maka sebaiknya segera memeriksakan diri kedokter [2]:

  • Sensasi terbakar saat buang air kecil
  • Peningkatan frekuensi buang air kecil
  • Aliran urin yang buruk
  • Demam atau kedinginan
  • Nyeri di kandung kemih atau di dekat ginjal

6. Maag

Maag mungkin juga dapat menjadi penyebab tulang rusuk sakit saat hamil. Relaksin yang merupakan hormon alami dalam mempersiapkan kelahiran diketahui dapat menyebabkan kerongkongan melemas hingga asam lambung naik lebih jauh dari biasanya.

7. Sembelit

Sembelit membuat proses buang air besar menjadi lebih sulit dan tidak jarang membuat perut terasa sakit. Pada ibu hamil, sembelit mungkin juga akan menyebabkan perut bagian atas di bawah tulang rusuk terasa sakit. Oleh karena itu, banyak yang menganggap seperti yang terasa sakit atau nyeri yaitu tulang rusuknya, bukan perutnya.

8. Preeklamsia

Preeklamsia merupakan suatu kondisi yang juga dapat menyebabkan tulang rusuk sakit saat hamil, khususnya daerah di bagian bawah tulang rusuk. Preeklamsia ini umumnya dapat terjadi pada trimester kedua dan ketiga.

Perlu diketahui juga bahwa, preeklamsia ini merupakan suatu kondisi yang dapat membahayakan nyawa ibu maupun janinnya. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui gejala agar segera mendapatkan penanganan yang tepat. Adapun untuk gejalanya sendiri, mungkin akan termasuk [2]:

  • Ditemukan protein dalam urin
  • Tekanan darah tinggi
  • Sakit kepala yang tidak berespons terhadap pengobatan
  • Mual
  • Sakit maag parah
  • Kesulitan buang air kecil
  • Bengkak di tangan dan wajah
  • Kenaikan berat badan secara tiba-tiba
  • Gangguan penglihatan, termasuk melihat bintik-bintik yang disebut eye floaters
  • Nyeri di kuadran kanan atas perut

9. Tumor

Bagian bawah tulang rusuk kanan yang terasa sakit saat hamil mungkin dapat disebabkan oleh tumor. Mengingat, tumor ini dapat menyebabkan hati naik ke tulang rusuk. Rasa sakit pada tulang rusuk akan cenderung lebih parah jika disebabkan oleh tumor.

Untuk itu, rasa sakit atau nyeri tulang rusuk yang parah sebaiknya tidak didiamkan, melainkan harus segera memeriksakan diri kedokter. Hal ini tidak lain untuk mencegah keadaan semakin memburuk.

Kapan Harus Kedokter ?

Memeriksakan diri kedokter menjadi suatu hal yang harus dilakukan ketika nyeri tulang rusuk parah disertai dengan gejala berikut ini [2]:

  • Pusing
  • Adanya bintik-bintik atau floaters di mata anda
  • Pendarahan
  • Sakit kepala
  • Mual dan muntah

Diagnosa Tulang Rusuk Sakit Saat Hamil

Diagnosa terhadap tulang rusuk yang sakit saat hamil mungkin akan dilakukan dengan beberapa tahapan oleh dokter, termasuk [2]:

  • Pemeriksaan fisik untuk mengetahui penyebab nyeri tulang rusuk
  • Mengidentifikasi gejala dengan menanyakan beberapa pertanyaan terkait gejala yang dialami
  • Mengidentifikasi waktu atau jadwal kelahiran dan faktor lain yang mungkin berkaitan
  • Melakukan pemeriksaan terhadap tekanan darah
  • Memeriksa kondisi janin berdasarkan tahap kehamilan, khususnya detak jantungnya
  • Melalukan pemeriksaan dengan uji tes urin jika ada tanda-tanda infeksi saluran kemih yang menjadi penyebabnya
  • Melakukan tes darah jika dokter belum benar-benar yakin penyebab yang mendasari

Cara Mengatasi Tulang Rusuk Sakit Saat Hamil

Untuk mengatasi tulang rusuk sakit saat hamil tidak harus menunggu hingga waktu melahirkan tiba. Beberapa cara berikut ini mungkin dapat dilakukan untuk meredakan tulang rusuk [1]:

  • Gunakan Pakaian Yang Longgar

Pakaian yang terlalu ketat dapat memberikan tekanan tambahan pada tulang rusuk. Oleh karena karena itu, menggunakan pakaian yang longgar akan dapat membantu meredakan sakit di tulang rusuk atau setidaknya tidak memperparah rasa sakitnya.

  • Mandi Air Hangat

Mandi air hangat mungkin akan dapat membantu meringankan banyak rasa sakit maupun nyeri pada tulang rusuk saat hamil. Selain itu, penggunaan bantal pemasan mungkin juga dapat menjadi alternatif lain.

  • Mengubah Posisi

Posisi janin diketahui dapat menyebabkan tekanan pada tulang rusuk. Untuk itu, mengubah posisi ibu hamil ketika tidur ke posisi yang lebih nyaman mungkin akan dapat mengubah posisi janin.

  • Melakukan Gerakan-Gerakan Tertentu

Gerakan-gerakan tertentu mungkin dapat membantu meredakan sakit pada tulang rusuk saat hamil. Adapun gerakan tersebut mungkin termasuk gerakan dengan bola latihan maupun gerakan memiringkan panggul. Tanyakan pada dokter untuk lebih jelasnya.

  • Gunakan Penopang Perut

Penopang perut yang dirancang untuk membantu mendistribusikan kembali berat badan mungkin juga akan membantu meredakan nyeri ligament bulat.

Jika tulang rusuk sakit disebabkan oleh nyeri ligament bulat, maka penggunaan penopang perut dapat disarankan. Mengingat, penopang perut dapat menghilangkan tekanan dari perut tegang yang menarik tulang rusuk.

  • Penggunaan Tylenol

Tylenol mungkin akan disarankan sebagai salah satu pengobatan rumahan untuk mengatasi nyeri pada tulang rusuk saat hamil. Untuk penggunaan selengkapnya, dokter akan memberikan penjelasan lebih rinci.

Cara Mencegah Tulang Rusuk Sakit Saat Hamil

Tulang rusuk sakit saat hamil mungkin dapat dicegah dengan melakukan beberapa hal berikut ini [4]:

Postur tubuh yang tidak tepat mungkin menjadi salah satu faktor risiko tulang rusuk sakit. Oleh karena itu, memperbaiki postur tubuh misal dengan duduk tegak dengan posisi bahu yang tepat akan mengurangi risiko nyeri tulang rusuk.

Selain itu, memperbaiki postur tubuh juga akan mengurangi rasa sakit di punggung bagian atas maupun area leher.

  • Menggunakan Bra Yang Tepat

Bra yang ketat akan membuat tekanan pada tulang rusuk dan tentu tidak akan nyaman. Untuk itu, menggunakan bra dengan ukuran yang tepat akan dapat mengurangi tekanan pada tulang rusuk.

Jika tekanan dihindari maka risiko tulang rusuk terasa sakit atau nyeri juga dapat dikurangi.

  • Melakukan Yoga

Yoga kehamilan dan pilates merupakan salah satu cara yang mungkin dapat membantu memperbaiki kekuatan dan kelenturan otot.

Oleh karena itu, yoga kehamilan maupun pilates dapat disarankan untuk mencegah rasa nyeri atau sakit yang berhubungan dengan otot selama masa kehamilan.

  • Melakukan Latihan Pernapasan

Latihan pernapasan dalam mungkin juga akan dapat membantu mencegah tulang rusuk sakit saat hamil. Adapun waktu yang disarankan yaitu pada siang hari maupun sebelum tidur.

  • Menggunakan Bantal Tidur Yang Tepat

Penggunaan bantal tidur yang tepat dapat membuat ibu hamil merasa nyaman, dan tentu akan dapat mengurangi risiko kekakuan maupun rasa nyeri pada bagian tubuh tertentu.

1. Maria Masters & James Greenberg, M.D. How to Relieve Rib Pain During Pregnancy. What To Expect; 2021.
2. Jenna Fletcher & Deborah Weatherspoon, Ph.D., R.N., CRNA. What to know about rib pain during pregnancy. Medical News Today; 2019.
3. Chaunie Brusie & Katie Mena, M.D. Pregnancy Rib Pain: Causes, Prevention, Remedies. Healthline; 2019.
4. Anonim. Sore ribs in pregnancy. HSE; 2021.

Share