Makanan, Minuman dan Herbal

Aralia Elata: Manfaat – Efek Samping dan Tips Konsumsi

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Sekilas Tentang Aralia Elata

Aralia elata merupakan nama latin dari tumbuhan japanese angelica tree yang termasuk ke dalam keluarga Araliaceae. Aralia elata merupakan jenis tanaman yang berasal dari Asia, lebih tepatnya di daerah Jepang, Korea dan China.

Aralia elata memiliki beberapa nama lain di beberapa daerah, seperti tara-noki dari Jepang, atau chinesse angelica tree dan dureup namu dari korea. Aralia elata banyak digunakan sebagai makanan di beberapa negara termasuk negara Jepang dan Korea.

Bagian ujung dari cabang aralia elata dapat digunakan sebagai masakan yang lezat, seperti tempura di negara Jepang [1,5].

Karakteristik Aralia Elata

Aralia elata memiliki beberapa karakteristik yang dapat membuat tumbuhan ini mudah dikenali dan dibedakan dengan jenis tanaman yang lainnya. Salah satu karakteristiknya yaitu pada bagian batangnya memiliki kulit yang berwarna abu-abu dan banyak terdapat duri pada bagian batangnya.

Aralia Elata

Selain itu, aralia elata ini merupakan tumbuhan semak yang dapat tumbuh hingga mencapai 10 meter dengan lebar 30 kaki dengan tangkai yang cukup banyak dan menyebar. Kemudian, aralia elata juga memiliki daun yang berseling yaitu besar dan kecil yang berwarna hijau.

Daun dari aralia elata ini pada musim gugur akan berwarna kuning atau ungu kemerahan dan kemudian akan merontok. Aralia elata juga memiliki bunga yang berwarna putih dan hanya akan mekar pada ujung musim panas yaitu bulan juli-agustus [1,5].

Kandungan Gizi Pada Aralia Elata

Berikut ini kandungan gizi pada aralia elata:

NamaJumlahUnit
Pinene41.0%
Myrcene1.8%
Limonene0.2%
Borneol1.6%
Verbetone2.0%
Sineol1.2%
charmpor0.2%
linalool0.5%
Saponin
Serat
Protein

Menurut data pada tabel diatas aralia elata memiliki kandungan protein di dalamnya yang memiliki manfaat kompleks, seperti membangun jaringan otot, tulang dan berbagai macam manfaat lainnya [2].

Kandungan Senyawa Pada Aralia Elata

Beberapa kandungan senyawa penting banyak terdapat di dalam tumbuhan aralia elata yang memiliki berbagai macam fungsi dan peranan baik bagi tubuh. Salah satu kandungan senyawa pada batang aralia elata yang masih muda yaitu flavonoid diketahui memiliki kemampuan dalam menurunkan kadar kolesterol di dalam tubuh.

Selain itu, kandungan flavonoid pada batang muda aralia elata ini juga dapat berguna sebagai senyawa antioksidan di dalam tubuh yang dapat menangkal efek dari radikal bebas di dalam tubuh.

Selain senyawa flavonoid, aralia elata juga memiliki kandungan senyawa fenolik yang penting bagi tubuh untuk menunjang kesehatan [1,3].

Aralia elata merupakan salah satu sayuran yang banyak mengandung senyawa baik untuk kesehatan tubuh

Manfaat Aralia elata Untuk Kesehatan

Aralia elata merupakan sayuran yang seringkali dikonsumsi oleh masyarakat Asia, terutama di negara jepang sayuran ini dapat diolah menjadi makanan yang lezat dan juga bermanfaat untuk kesehatan.

Berikut ini beberapa manfaat aralia elata untuk kesehatan:

  • Kaya Akan Serat

Bagian yang sering kali dimanfaatkan untuk dikonsumsi dari tumbuhan aralia elata ini adalah tunas muda atau batang mudanya yang masih lembut yang mana bagian ini memiliki kandungan serat yang amat tinggi di dalamnya.

Kandungan serat yang tinggi dapat bermanfaat dalam menjaga kesehatan organ pencernaan sekaligus dapat mencegah terjadinya sembelit pada seseorang. Hal ini dikarenakan serat merupakan karbohidrat kompleks yang berguna sebagai makanan bagi bakteri baik di dalam usus.

Selain itu, serat juga dapat melembutkan feses sehingga dapat mempermudah seseorang untuk buang air besar [1,6]

Serat juga dapat membuat perut lebih lama merasa kenyang dikarenakan tubuh membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mencerna serat
  • Dapat Mencegah Kanker

Aralia elata sering kali digunakan dan dikonsumsi oleh orang-orang Jepang dan Korea dikarenakan memiliki manfaat dalam mencegah timbulnya kanker di dalam tubuh. Hal ini dikarenakan terdapat beberapa kandungan senyawa yang bersifat melawan dan mencegah sel kanker timbul di dalam tubuh.

Senyawa-senyawa tersebut, seperti flavonoid, fenolik, saponin dan beberapa senyawa lain yang memiliki peranan yang berbeda dalam melawan sel kanker di dalam tubuh. Salah satu peranan senyawa tersebut, yaitu saponin dapat merusak sel kanker dan membunuhnya.

Flavonoid dan fenolik juga dapat berperan dalam menghentikan proses poiferasi pada sel kanker, sehingga sel kanker tidak dapat berkembang lebih jauh [7].

Dengan mengonsumsi aralia elata dengan porsi yang cukup dapat menghindarkan tubuh dari penyakit kanker yang berbahaya

Salah satu manfaat lain dari aralia elata yaitu dapat menjaga kesehatan tulang. Hal ini dikarenakan di dalam tunas muda atau batang muda aralia elata terdapat kandungan kalsium dan fosfor yang cukup banyak.

Senyawa kalsium dan fosfor diketahui merupakan senyawa yang sangat penting dan sangat dibutuhkan oleh tulang untuk menjaga kepadatannya. Hal ini dikarenakan kalsium dapat meningkatkan produksi zat osteocalcin di dalam tubuh yang merupakan senyawa yang dapat mengganti sel tulang yang mati.

Selain itu, senyawa fosfor juga dapat menguatkan tulang melalui proses mineralisasi tulang muda menjadi tulang keras [3,8].

  • Sumber Protein

Batang muda dari aralia elata merupakan salah satu makanan dengna sumber protein yang cukup tinggi di dalamnya. Hal ini sangat bermanfaat untuk kesehatan mengingat senyawa protein merupakan gizi yang sangat penting dan sangat diperlukan oleh tubuh.

Protein merupakan senyawa dengan peranan yang cukup komplek di dalam tubuh, salah satu nya dapat memperbaiki jaringan tubuh yang rusak. Selain itu, protein juga dapat membantu tubuh mengkordinasikan antara organ satu dengan yang lainnya [1,3].

  • Baik Bagi Ibu Hamil

Tunas muda aralia elata juga memiliki fungsi yang sangat baik apabila dikonsumsi bagi ibu hamil. Hal ini dikarenakan di dalam tunas muda aralia elata terdapat kandungan folat yang cukup banyak yang sangat dibutuhkan oleh ibu hamil dan janin yang dikandungnya

Senyawa folat merupakan senyawa paling dibutuhkan oleh janin terutama dalam masa 3 bulan pertama atau trisemester pertama dikarenakan janin sedang gencar-gencarnya dalam mebangun sistem jaringan saraf terutama membangun jaringan saraf pada otak [9].

Kekurangan senyawa folat pada ibu hamil dapat berefek pada janin yang dikandung dan dapat menimbulkan bayi terlahir dengan kecacatan 

Efek Samping Aralia Elata Pada Kesehatan

Aralia elata selain dapat memberikan manfaat baik juga dapat menimbulkan efek samping pada tubuh. Berikut ini beberapa efek samping yang ditimbulkan oleh aralia elata pada kesehatan:

  • Tinggi Asam Oksalat

Salah satu efek samping dari aralia elata pada kesehatan disebabkan karena tingginya kandungan asam oksalat di dalamnya. Tingginya kadar asam oksalat ini sangat tidak baik apabila dikonsumsi secara terus menerus dengan porsi yang cukup banyak karena dapat menyebabkan timbulnya penyakit batu ginjal.

Hal ini dikarenakan kadar asam oksalat yang tinggi di dalam tubuh dapat menyebabkan pengikatan pada senyawa lain dan akan membentuk senyawa yang tidak dapat dicerna dan dikeluarkan sehingga akan mengendap pada organ ginjal. Endapan ini lah yang nantinya akan menimbulkan penyakit batu ginjal [10].

Bagi yang pertama mengonsumsi sayuran aralia elata ini, ada kemungkinan dapat menimbulkan alergi. Hal ini dikarenakan terdapat kesalah pahaman sistem imunitas tubuh yang menganggap senyawa di dalam aralia elata berbahaya bagi tubuh.

Akibat kesalah pahaman tersebut menimbulkan efek samping berupa gatal-gatal pada kulit, mual ataupun pusing. Efek samping alergi ini mungkin jarang terjadi namun bisa saja terjadi pada beberapa orang yang baru pertama kali mengonsumsi aralia elata [1,3].

Aralia elata yang dikonsumsi secara berlebihan dapat menimbulkan berbagai macam efek samping dan tentunya akan menimbulkan ganguan kesehatan

Tips Menyimpan Aralia Elata

Aralia elata merupakan tumbuhan yang sering digunakan pada bagian tunas mudanya karena dapat menjadi makanan yang lezat dan sehat. Namun, tunas muda ini mudah sekali mengalami pembusukan karena banyak mengandung air.

Maka dari itu diperlukan beberapa tips menyimpan yang benar agar tunas muda ini dapat bertahan lebih lama, seperti berikut ini:

  • Siapkan tunas muda aralia elata yang akan disimpan
  • Pastikan tunas muda tersebut dalam keadaan yang masih benar-benar segar.
  • Siapkan klap plastik atau penutup plastik yang biasa digunakan oleh supermarket untuk menutupi buah atau sayuran.
  • Letakkan tunas muda tersebut pada piring kemudian tutupi dengan klap plastik tersebut hingga benar-benar rapat.
  • Masukkan tunas muda tersebut ke dalam kulkas pada bagian freezer untuk dibekukan.

Tunas muda arelia elata yang disimpan dengan cara dibekukan dapat bertahan lebih lama dikarenakan dapat menghentikan proses pembusukan di dalam tunas muda tersebut [5].

Tunas muda aralia elata mudah sekali membusuk apabila tidak disimpan dengan benar, namun dengan proses pembekuan seperti diatas membuat tunas muda tersebut bertahan lebih lama

Tips Mengonsumsi Aralia Elata

Aralia elata dapat diolah menjadi berbagai macam makanan yang tidak hanya nikmat namun juga sehat. Berikut ini beberapa tips dalam mengonsumsi arelia elata:

Tempura Tunas Aralia Elata

  • Siapkan beberapa batang dari tunas muda aralia elata
  • Bersihkan tunas muda tersebut menggunakan air yang mengalir.
  • Lubangi bagian batang tunas tersebut untuk diisi adonan dari tempura.
  • Siapkan adonan tempura yang berasal dari daging ayam, bawang putih, bawang merah, daun bawang, lada, penyedap, garam, gulan dan telur yang telah dihaluskan.
  • Masukkan adonan tempura tersebut ke dalam tunas muda aralia elata sebagai isian.
  • Setelah semuanya terisi, kukus terlebih dahulu batang agar adonan lebih matang.
  • Setelah dikukus, tiriskan dan baluti dengan telur kemudian goreng hingga terlihat matang dan sedikit krispi.
  • Sajikan tempura tunas muda aralia elata bersama dengan saus sambal agar lebih nikmat [1,3].

Dijadikan Salad

  • Siapkan beberapa batang dari tunas muda aralia elata
  • Cuci bersih tunas muda tersebut menggunakan air bersih yang mengalir.
  • Potong-potong tunas muda tersebut menjadi beberapa bagian kecil.
  • Kemudian, tambahkan sedikit perasan air lemon pada tunas muda tersebut untuk menambah rasa.
  • Tambahkan juga sedikit lada dan garam kemudian aduk hingga tercampur seluruhnya.
  • Pindahkan pada piring dan tuangkan saus mayoinaise khusus untuk sayuran
  • Hidangkan salad tunas muda aralia elata tersebut dalam keadan yang masih segar

Tunas muda aralia elata memiliki tekstur yang cukup lembut sehingga dapat digunakan dan diolah menjadi berbagai macam makanan yang nikmat dan juga sehat [1,3].

Aralia elata merupakan sayuran yang sehat untuk dikonsumsi oleh berbagai kalangan dengan porsi yang cukup dan tidak berlebih

1. Jason A Clement, Ella S H Clement. The medicinal chemistry of genus Aralia. 14(24):2783-801. Current Topics in Medicinal Chemistry; 2015.
2. R. S. Verma, R. Padalia. Essential oil composition of Aralia cachemirica from Uttarakhand, India. 4:3 163-166. Record of Nautral Products; 2010
3. Kyung-A Hwang, Yu-Jin Hwang, Ga Ram Kim and Jeong-Sook Choe. Extracts from Aralia elata (Miq) Seem alleviate hepatosteatosis via improving hepatic insulin sensitivity. 15:347. Complementary and Alternative Medicine; 2015.
4. Mingquan Guo, Lei Zhang. Analysis of Saponins From Leaves of Aralia elata by Liquid Chromatography and Multi-stage Tandem Mass Spectrometry. Vol. 25. Analytical Science; 2009.
5. Gerry Moore, Steve D. Glen. Distribution of The Native Aralia Spinosa And Non-Native Aralia Elata (Araliaceae) In The Northerastern United States. Vol. 111 no.946 pp.145-154. New England Botanical Club; 2009.
6. Yao Olive Li, Andrew R. Komarek. 2017. Food Quality and Safety 1, 47–59. Dietary fibre basics: Health, nutrition, analysis,
and applications.
7. Aleksandra Kozłowska, Dorota Szostak-Wegierek. Flavonoids--food sources and health benefits. 68(2):79-85. Roczniki Państwowego Zakładu Higieny; 2014.
8. Piste Pravina, Didwagh Sayaji, Mokashi Avinash. Calcium and its Role in Human Body. Vol. 4 (2). International Journal of Research in Pharmaceutical and Biomedical Sciences; 2013.
9. halini S Pavarya,, K. Pavitra. Folate: its health benefit. vol.3 no.24. Agro Food Industry Hi Tech; 2014.
10. Susan R Marengo, Andrea MP Romani. Oxalate in renal stone disease: The terminal metabolite that just won't go away. vol 4 no 7. Nature Clinical Practice Nephrology; 2015.

Share