Penyakit & Kelainan

Bau Mulut dan Sakit Tenggorokan – Penyebab dan Penanganan

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Bau mulut adalah kondisi yang umum terjadi, terutama ketika seseorang tidak menjaga kebersihan mulut dengan benar [1].

Sakit tenggorokan juga bisa terjadi, khususnya jika seseorang sedang batuk dan pilek [2].

Namun bila keduanya terjadi bersamaan, berikut ini adalah sejumlah kemungkinan faktor penyebab dibaliknya yang perlu diketahui agar bisa segera mengatasi.

1. Faringitis

Faringitis atau radang tenggorokan yang disebabkan oleh virus ini biasanya ditandai dengan rasa sakit di tenggorokan [3,4].

Ketika tenggorokan terasa sakit, hal ini kemudian bisa menyebabkan bau nafas juga ikut menjadi tidak sedap [3,4].

Beberapa keluhan umum lainnya yang menandakan bahwa seseorang mengalami faringitis adalah [5] :

  • Disfagia atau sulit menelan
  • Tenggorokan gatal dan terasa mengganjal
  • Pembengkakan kelenjar getah bening di leher
  • Mual dan muntah
  • Sakit kepala
  • Demam
  • Tubuh terasa pegal
  • Perubahan suara menjadi lebih parau (biasanya hal ini disertai dengan batuk)
  • Peradangan amandel (hanya ketika infeksi virus menyebar ke amandel)

Penanganan: Faringitis pada dasarnya dapat sembuh dengan sendirinya asalkan penderita beristirahat cukup, banyak minum air putih, mengonsumsi makanan dan minuman ramah tenggorokan, serta tidak banyak bicara atau mengeluarkan suara [6].

Namun bila gejala tidak membaik dalam 1 minggu, obat pereda nyeri dan obat antivirus perlu dikonsumsi (dokter akan meresepkannya) [5].

Bila faringitis disertai demam, maka obat penurun demam juga perlu dikonsumsi oleh penderita [5].

Pada masa Covid-19 seperti saat ini, sakit tenggorokan dikaitkan dengan virus Sars-CoV-2 sehingga untuk memastikan bahwa kondisi ini merupakan gejala Covid-19, lakukan tes antigen cepat atau tes usap [7,8].

2. Strep Throat

Strep throat juga merupakan kondisi radang pada tenggorokan, bedanya dari faringitis adalah bahwa strep throat disebabkan oleh bakteri Streptococcus [9].

Sakit tenggorokan dan bau mulut dapat menjadi gejala umum dari strep throat [9,10].

Selain kedua gejala, keluhan umum lainnya pada kondisi strep throat antara lain adalah [9,10] :

  • Tenggorokan sakit saat digunakan menelan
  • Tenggorokan terasa mengganjal dan sulit menelan
  • Sakit kepala
  • Tubuh pegal
  • Demam
  • Kelenjar getah bening di leher membengkak
  • Pembengkakan dan kemerahan pada amandel

Infeksi bakteri penyebab strep throat dapat menyebabkan penyakit-penyakit radang lainnya, yaitu [9] :

  • Arthritis reaktif postreptokokus
  • Demam berdarah
  • Demam rematik
  • Radang ginjal

Penanganan: Karena sakit tenggorokan kini berkaitan dengan Covid-19 dan dapat dicurigai sebagai salah satu gejalanya, tes antigen cepat dan tes usap sangat diperlukan.

Istirahat, banyak minum air putih, tidak banyak bicara, dan makan makanan bertekstur lembut akan mempercepat pemulihan [10].

Selain itu, jika gejala tidak kunjung sembuh, pemeriksaan ke dokter bisa dilakukan di mana dokter biasanya meresepkan obat antibiotik [9,10].

Antibiotik adalah obat yang tepat untuk strep throat karena kondisi ini disebabkan oleh bakteri [9,10].

Obat pereda nyeri dan penurun demam juga akan diberikan oleh dokter apabila tubuh terasa pegal-pegal disertai dengan demam [9,10].

3. Sinusitis

Sinusitis dapat menjadi alasan lain dibalik kondisi bau mulut dan sakit tenggorokan [3,11].

Sinusitis merupakan radang yang terjadi pada lapisan sinus dan umumnya menyebabkan hidung tersumbat, pilek, serta wajah nyeri [12].

Namun selain gejala-gejala yang telah disebutkan, sinusitis juga ditandai dengan sejumlah kondisi sebagai berikut [12] :

  • Demam
  • Sakit kepala
  • Pilek lebih dari 1 minggu
  • Fungsi penciuman menurun
  • Gigi terasa sakit
  • Warna cairan atau lendir dari hidung tampak kuning kehijauan
  • Area mata membengkak (terutama saat pagi)

Penanganan: Gejala pilek yang sudah lebih dari 10 hari dan demam yang lebih dari 3 hari sebaiknya segera diperiksakan ke dokter [12].

Bahkan ketika gejala sudah sempat membaik namun tiba-tiba memburuk kembali pun perlu segera ditangani oleh dokter.

Jika sakit kepala semakin berat disertai dengan kekakuan di leher, penglihatan memburam, area mata merah dan nyeri, serta demam tinggi, pastikan berkonsultasi langsung dengan dokter [12].

Pada sinusitis akut, penanganan biasanya meliputi penggunaan antibiotik, penggunaan kortikosteroid (yang disemprotkan ke hidung, penggunaan kortikosteroid, dan penggunaan obat pereda nyeri [12].

Selain itu, penderita sinusitis akut perlu menempuh prosedur imunoterapi dan irigasi hidung [12].

Bila obat dan prosedur terapi tidak bekerja secara efektif, prosedur bedah seperti FESS (functional endoscopic sinus surgery) akan dokter rekomendasikan kepada pasien [12].

4. Tonsilitis

Tonsilitis atau radang amandel juga menjadi kemungkinan penyebab sakitnya tenggorokan diikuti dengan bau mulut [13].

Radang pada amandel dapat disebabkan baik oleh infeksi virus maupun infeksi bakteri [14].

Radang amandel juga merupakan jenis penyakit menular yang penularananya bisa terjadi baik secara langsung maupun tidak langsung [14].

Sakit tenggorokan serta bau nafas tak sedap memang salah dua gejala tonsilitis, namun keluhan-keluhan lain berikut juga perlu diwaspadai [14].

  • Batuk
  • Suara berubah parau
  • Tubuh lemas
  • Demam tinggi
  • Sakit kepala
  • Kekakuan pada leher
  • Sakit perut
  • Telinga terasa sakit
  • Pembengkakan kelenjar getah bening di leher
  • Timbul bercak putih di bagian amandel
  • Amandel membengkak

Penanganan: Radang amandel biasanya bisa sembuh sendiri asalkan penderita banyak beristirahat, minum air putih lebih banyak, tidak terpapar asap rokok dan polusi, dan makan permen pelega tenggorokan [15].

Jika penanganan mandiri tidak membuahkan hasil dan gejala tetap menjadi lebih buruk, penderita perlu minum antibiotik [14].

Dan jika gejala semakin lebih buruk karena obat dan istirahat tidak cukup, dokter kemungkinan merekomendasikan operasi pengangkatan amandel [14].

Jika bau mulut dan sakit tenggorokan terasa begitu mengganggu berikut segala keluhan lain yang menyertai, segera ke dokter untuk mengidentifikasi penyebab dan segera menyembuhkannya.

1. Cleveland Clinic medical professional. Bad Breath (Halitosis). Cleveland Clinic; 2022.
2. Centers for Disease Control and Prevention. Cold Versus Flu. Centers for Disease Control and Prevention; 2022.
3. Uditi Kapoor, Gaurav Sharma, Manish Juneja, & Archna Nagpal. Halitosis: Current concepts on etiology, diagnosis and management. European Journal of Dentistry; 2016.
4. Mount Sinai. Pharyngitis - sore throat. Mount Sinai; 2022.
5. Robert W. Wolford; Amandeep Goyal; Shehla Yasin Belgam Syed; & Timothy J. Schaefer. Pharyngitis. National Center for Biotechnology Information; 2022.
6. Cleveland Clinic. 6 Sore Throat Remedies That Actually Work. Cleveland Clinic; 2022.
7. Mount Sinai. Throat swab culture. Mount Sinai; 2022.
8. Jérémie F Cohen, Nathalie Bertille, Robert Cohen, Martin Chalumeau, & Cochrane Acute Respiratory Infections Group. Rapid antigen detection test for group A streptococcus in children with pharyngitis. Cochrane Library; 2016.
9. John V. Ashurst & Laura Edgerley-Gibb. Streptococcal Pharyngitis. National Center for Biotechnology Information; 2022.
10. Kristin Hayes, RN & John Carew, MD. Frequent and Rare Strep Throat Symptoms. Verywell Health; 2022.
11. Kaplan Sinus Relief. Does a Sinus Infection Cause Sore Throat?. Kaplan Sinus Relief; 2020.
12. Amanda S. Battisti; Pranav Modi; & Jon Pangia. Sinusitis. National Center for Biotechnology Information; 2022.
13. Melissa Conrad Stöppler, MD. Bad Breath And Sore Throat. MedicineNet; 2020.
14. Jackie Anderson & Elizabeth Paterek. Tonsillitis. National Center for Biotechnology Information; 2022.
15. Daniel Murrell, M.D. & Ana Gotter. Home Remedies for Tonsillitis. Healthline; 2019.

Share