Hidup Sehat

Daftar Cara Mencuci Sayuran yang Benar agar Terhindar dari Penyakit

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Mengonsumsi sayuran merupakan cara sehat untuk memeperoleh vitamin, mineral, serat, dan antioksidan. Sebelum memakan sayuran segar, dianjurkan untuk membilas sayuran dengan air agar residu yang tak diinginkan hilang dari atas permukaan sayuran. [1]

Mencuci sayuran adalah sangat penting bagi keamanan makanan. Bila memakan sayuran secara mentah Anda harus mencucinya secara menyeluruh untuk menyingkirkan kontaminan dan menghindari penyakit yang disebarkan melalui makanan. [2]

Saat ini belum ada bukti yang memperlihatkan bahwa COVID-19 dapat menyebar melalui makanan seperti buah-buahan dan sayuran. Meskipun begitu, ada beberapa perhatian dan panduan umum yang dapat Anda ikuti untuk membuat Anda aman dari kuman. [3]

1. Cuci Tangan Sebelum Mencuci Sayur

Mencuci tangan penting untuk mencegah penyebaran COVID-19. Bahkan bila Anda berencana untuk membilas sayuran, Anda harus memastikan tangan dalam keadaan bersih. Cucilah tangan Anda selama 20 detik sebelum mencuci buah dan sayuran. Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) juga menganjurkan untuk mencuci tangan setelah mencuci sayur. [3]

Anda tentunya tidak akan ingin mencemari sayuran dengan kuman yang berasal dari tangan Anda. Oleh sebab itu, Anda harus mencuci tangan terlebih dahulu. Jika tangan Anda bersih dari kotoran yang dapat dilihat, Anda bisa membersihkan tangan menggunakan hand sanitizer berbasis alkohol. [2]

2. Jangan Gunakan Sabun

Menurut FDA, mencuci sayuran menggunakan sabun, deterjen, atau sabun pencuci sayur komersil bukanlah suatu anjuran. Hal ini disebabkan karena residu sabun atau deterjen dapat tertinggal di atas sayuran yang dicuci. Keamanan residu sabun atau deterjen yang tertinggal pun belum dievaluasi. [4]

Jika Anda mencuci sayuran dengan cairan pembersih, terdapat potensi tinggi adanya resapan bahan yang tidak diinginkan ke dalam sayuran Anda. Hal ini akan mempengaruhi sayuran dan dapat memberikan bahaya tambahan. [2]

3. Gunakan Larutan Cuka

Cuka merupakan disinfektan bagus dan dapat digunakan secara aman untuk membunuh bakteri. Harganya murah, banyak tersedia, dan tidak mengandung bahan kimia berbahaya. Caranya campur 1 bagian cuka ke dalam 3 bagian air. Rendam sayur selama 10 menit lalu cuci sayur dengan air dingin. [5]

Cuka yang Anda gunakan bisa cuka putih biasa atau cuka apel. Atau cuka yang tersedia di dapur Anda. Penambahan cuka saat mencuci sayuran mampu mempengaruhi rasa sayuran sedikit. Jadi, pastikan Anda membilasnya secara menyeluruh. [6]

4. Gunakan Baking Soda

Untuk membersihkan sayuran dari pestisida, Anda bisa menggunakan baking soda. Caranya letakkan sayuran yang akan dicuci ke dalam semangkuk besar air. Tambahkan 1 sendok teh baking soda dan biarkan selama 2 menit. Selanjutnya sikat dengan penyikat dan bilas menyeluruh dengan air bersih. [6]

5. Cuci Seluruh Sayur

Cuci seluruh produk sayur dan buah setelah sampai rumah sekembali dari berbelanja. Jangan biarkan satu jenis sayuran tidak dicuci jika Anda berencana menyimpannya dalam lemari pendingin yang sama. Sebab ada kemungkinan penyebaran kuman dari sayuran yang tidak dicuci tersebut. [2]

Mencuci sayuran sekaligus dalam jumlah banyak membantu Anda dalam menghemat air dan juga waktu. Untuk sayuran berdaun hijau, cuci kemudian keringkan sebelum menyimpannya ke dalam lemari pendingin Anda. [5]

6. Bilas dengan Air Mengalir

Semua produk sayuran yang dibeli dari pasar dapat dibilas dengan air mengalir. Setelahnya, Anda menggosok sayur dengan tangan. Kebanyakan sayuran dapat dicuci dengan cara seperti ini. FDA menganjurkan mencuci sayuran sebelum mengupasnya agar kotoran dan bakteri tidak berpindah. [3]

Pembilasan sayuran dengan air dingin merupakan cara yang dianjurkan. Hal ini bertujuan agar menjaga sayuran Anda tetap dalam keadaan segar dan baik. Kecuali bawang merah dan bawang putih, Anda tidak perlu melakukan pencucian terhadap keduanya. Sebab kulit tipis bawang tidak tahan terhadap kelembaban dan akan cepat membusuk bila terkena air. [5]

7. Jangan Gunakan Larutan Pemutih

Larutan pemutih dapat menghancurkan mikroorganisme berbahaya namun larutan ini tidak boleh ditelan. Jangan pernah mencuci sayuran menggunakan pemutih atau larutan pemutih yang diencerkan. [4]

8. Kupas Sayuran

Anda bisa mengupas kulit sayuran setelah membilasnya. Langkah ini merupakan hal penting lain dalam menjaga keamanan makanan. Mengupas kulit sayuran dilakukan setelah mencucinya terlebih dahulu sebab kulit sayuran memiliki banyak manfaat salah satunya adalah bertindak sebagai penghalang. [5]

9. Gosok Sayuran dengan Sikat

Rendam sayuran dalam air bersih dingin selama 2 menit. Gunakan sikat yang agak lunak untuk menggosok sela-sela akar tanaman yang kasar. Setelah itu, Anda bisa membilas sayuran secara menyeluruh menggunakan air bersih. [6]

10. Cuci Secara Menyeluruh

Mencuci dengan air dingin cukup untuk menghilangkan kontaminan dari sayuran Anda. Akan tetapi, Anda harus mencucinya secara menyeluruh. Jika Anda akan mencuci sayuran seperti kol, selada, dan sayuran berdaun hijau lainnya ambil lapisan luar daun sebelum mencucinya kemudian bersihkan lapisan dalam dengan benar. [2]

11. Keringkan dengan Benar

Jika Anda berencana menyimpan sayuran setelah mencucinya, Anda harus mngeringkan sayuran tersebut dengan benar. Sebab kelambaban memberikan tempat perlindungan pada bakteri dan menyediakan lingkungan yang sesuai untuk tumbuh. [2]

12. Jangan Cuci Bersama dengan Makanan Mentah

Kontaminasi silang merupakan peristiwa yang umum terjadi di dapur. Peristiwa ini terjadi ketika makanan mentah seperti ikan, daging, daging unggas, berkontak dekat dengan sayuran, bahkan pada saat mencucinya. Hal ini beresiko besar terhadap keamanan makanan. [2]

13. Cuci dengan Air Dingin

Mencuci sayuran segar dengan air dingin sebelum memakannya merupakan hal baik terkait keamanan makanan dan kesehatan dan kebersihan. Selain itu, sebelum mencuci sayuran pastikan terlebih dahulu peralatan dapur, bak cuci, dan permukaan yang akan Anda gunakan untuk menyiapkan sayuran telah dibersihkan secara menyeluruh. [1]

Manfaat Mencuci Sayuran dengan Benar

Sayuran mengalami perjalan lumayan panjang dari daerah pertanian untuk sampai ke tangan Anda. Dan, sayuran tersebut berkontak dengan kontaminan berbeda seperti tanah, debu, lilin, bakteri, virus, dan lain sebagainya.

Seluruh kontaminan ini berpotensi menimbulkan penyakit dan beberapa di antaranya dapat menyebabkan penyakit yang disebarkan melalui makanan seperti diare, keracunan makanan, dan lain-lain. [2]

Beberapa manfaat yang diperoleh dari mencuci sayuran dengan benar adalah: [2]

  • Menyingkirkan kontaminan yang terdapat di atas sayuran
  • Menghindari penyakit yang disebarkan melalui makanan
  • Menjaga sayur tetap segar dalam waktu yang lama

1. Lauren Panoff & Kathy W. Warwick. How to Wash Fruits and Vegetables: A Complete Guide. Healthline; 2020.
2. Anonim. 8 Tips To Properly Wash Fruit And Vegetable Produce Before Consumption. Training Express; 2021.
3. Aditi Ahuja. Covid-19: 5 Tips To Properly Wash Fruit And Vegetable Produce Before Consumption. Food NDTV; 2020.
4. Toby Amidor. 3 Myths About Washing Fruits and Veggies — and How to Do it Right. Food Network; 2020.
5. Anonim. How to Wash Vegetables Properly - A Quick Guide. My Food Story; 2020.
6. Caroline DiNicola Fawley. Are you washing your fruits and vegetables properly? These are the best practices you need to know. Mama Sezz; 2021.

Share