Kehamilan & Parenting

Daftar Manfaat Vitamin C Untuk Ibu Menyusui

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Di musim pandemi seperti seperti sekarang ini, kondisi kesehatan ibu menyusui merupakan hal yang sangat penting untuk dijaga, baik bagi ibu itu sendiri maupun bagi bayinya [1].

Untuk menjaga nutrisi tubuh, hal pertama yang dilakukan umumnya yaitu dengan mengonsumsi diet seimbang menggunakan berbagai sumber makanan bergizi.

Namun, karena mungkin kesibukan dan lain hal, ibu menyusui mungkin akan mengalami kendala dalam menjaga asupan gizinya [1].

Oleh karena itu, tidak sedikit diantaranya yang mempertimbangkan untuk mengonsumsi suplemen tambahan seperti vitamin C [1].

Berikut ini merupakan beberapa manfaat dari vitamin C bagi ibu menyusui [2, 3, 4]:

1. Meningkatkan Pasokan Susu

Vitamin C diketahui dapat memberikan manfaat berupa peningkatan pasokan atau suplai ASI dari ibu menyusui.

Dengan vitamin C yang cukup, aliran ASI akan jadi lebih stabil sehingga produksi susu untuk bayinya menjadi lancar.

Oleh karena itu, ibu menyusui yang mengalami kesulitan atau masalah dalam pasokan ASI mungkin dapat berkonsultasi dengan dokter terkait penambahan asupan vitamin C untuknya.

2. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Setelah melahirkan, ibu harus benar-benar memperhatikan sistem kekebalan tubuhnya. Mengingat, kesehatan ibu akan sangat berpengaruh pada bayinya yang juga masih membutuhkan ASI dan perawatan ibunya.

Vitamin C ini, dinilai dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh ibu yang menyusui. Dengan vitamin C yang cukup, ibu akan terhindar dari terkena penyakit tertentu karena sistem kekebalan tubuhnya telah meningkat.

Selain meningkatkan sistem kekebalan ibu, ternyata vitamin C ini juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi melalui pemberian ASI.

Dengan kata lain, kandungan vitamin C yang cukup pada ibu menyusui akan menurunkan risiko ibu dan bayi terkena penyakit tertentu.

3. Memperkuat Tulang Dan Gigi

Jika ibu menyusui ingin bayinya memiliki tulang dan gigi yang sehat, maka asupan vitamin C ibu harus benar-benar dijaga.

Mengingat, selain memperkuat tulang dan gigi ibu, kandungan vitamin C yang tersalurkan ke bayi melalui ASI juga dapat memberikan manfaat yang sama kepada bayi.

4. Menurunkan Risiko Bayi Terkena Alergi

Ibu yang memiliki asupan vitamin C yang cukup akan dapat menyalurkan vitamin C yang baik untuk bayinya melalui ASI.

Dengan vitamin C yang cukup maka bayi akan dapat terhindar atau setidaknya menurunkan risiko terkena alergi.

Adapun alergi yang mungkin dapat diturunkan risikonya beragam, termasuk seperti penyakit asma maupun penyakit kulit eksim.

5. Membantu Menyerap Zat Besi

Vitamin C ternyata juga dapat berfungsi untuk membantu penyerapan zat besi dari makanan yang dikonsumsi. Dengan kata lain, vitamin C ini sangat berguna untuk membantu tubuh mendapatkan zat besi yang cukup.

Dengan demikian, jika zat besi dari makanan dapat terserap oleh tubuh dengan baik maka secara tidak langsung, vitamin C membantu tubuh mendapatkan manfaat dari zat besi secara efektif.

Berapa Banyak Vitamin C Yang Dibutuhkan Ibu Menyusui ?

Menurut National Institutes of Health Office of Dietary Supplements, ibu menyusui yang berusia di bawah 18 tahun disarankan untuk mengonsumsi 115 mg vitamin C setiap harinya [2].

Sedangkan untuk ibu menyusui yang berusia diatas 19 tahun disarankan untuk mengonsumsi 120 mg vitamin C per harinya [3].

Namun, untuk suplementasi vitamin C tambahan hanya dapat diberikan kepada ibu menyusui yang mengalami kekurangan asupan vitamin C dari makanan yang dikonsumsinya [3].

Efek Samping Kelebihan Vitamin C Saat Menyusui

Jika ibu menyusui telah mendapatkan asupan vitamin C dari makanan yang dikonsumsinya secara cukup lalu kandungan vitamin C nya menjadi berlebihan karena penambahan suplementasi vitamin C maka efek samping tertentu mungkin akan terjadi [4].

Adapun efek samping yang mungkin timbul karena kandungan vitamin C dalam tubuh yang berlebih (melebihi batas yang disarankan) antara lain [4]:

Pengaruh Vitamin C Bagi ASI

Ibu menyusui yang sedang mengikuti diet seimbang sebagaimana dianjurkan dokter berupa buah, sayuran dan susu, kemungkinan besar akan memiliki asupan vitamin C yang cukup [4].

Asupan vitamin C ibu menyusui ini yang kemudian juga akan menjadi bagian dalam nutrisi dalam ASI yang dikonsumsi oleh bayinya. Penelitian menyebutkan bahwa, vitamin C kandungannya dapat meningkat di ASI setelah 30 menit ibu mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C [2].

Dengan demikian, vitamin C dalam ASI juga akan dapat memberikan manfaat bagi bayi. Selain itu, ibu yang memiliki asupan vitamin C yang cukup akan memiliki aliran ASI yang cenderung stabil [2].

Jika, vitamin C dan vitamin E saling bekerja sama, maka kadar antioksidan dalam ASI akan meningkat sehingga dapat diteruskan ke bayi [2].

Vitamin C ini sangat penting dan memberikan banyak pengaruh pada ASI. Oleh karena itu, ibu menyusui sangat disarankan untuk benar-benar menjaga asupan nutrisinya, salah satunya vitamin C ini.

Namun, sekali lagi diingatkan bahwa, untuk suplementasi vitamin C tambahan, hanya dapat dilakukan atas persetujuan dokter maupun ahli kesehatan. Mengingat, suplementasi vitamin C hanya boleh dilakukan pada ibu yang kekurangan gizi, dan ada dosis yang tidak boleh dilampaui [4].

Adanya dokter maupun ahli kesehatan akan membantu dalam memantau perkembangan kebutuhan vitamin C pada ibu menyusui [4].

Meskipun tubuh akan mengatur berapa banyak vitamin C yang masuk ke dalam ASI, namun pengontrolan terhadap kandungan vitamin C agar tidak berlebih adalah hal yang penting [4].

1. Sara Lindberg & Fernando Mariz, MD. Boosting Immunity While Breastfeeding: Vitamins and Their Safety. Healthline; 2020.
2. Mrunal. Should You Take Vitamin C While Breastfeeding?. Parenting First Cry; 2018.
3. Philippa Pearson-Glaze. Vitamin C and Breastfeeding. Breastfeeding Support; 2019.
4. Michelle Roth IBCLC. Taking Vitamin C While Breastfeeding. Mom Love Best; 2021.

Share