Penyakit & Kelainan

Cara Mengatasi Ruam Cukur Pada Pria Secara Alami

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Ruam cukur pada pria atau yang disebut juga sebagai razor burn merupakan iritasi yang diakibatkan setelah bercukur. Iritasi ini dapat terjadi dikarenakan sejumlah faktor, seperti cara mencukur yang kurang tepat atau penggunaan pisau cukur yang tidak layak pakai.

Gejala awal ruam cukur pada pria ialah kulit menjadi kemerahan yang muncul bersamaan dengan gejala lainnya, seperti gatal, kulit terasa perih, muncul warna merah, terbakar dan bengkak [1,2].

Cara Mengatasi Ruam Cukur pada Pria Secara Alami

Ruam cukur termasuk iritasi yang terjadi sementara dan akan hilang seiring waktu. Namun, bukan berarti iritasi yang satu ini tidak segera diatasi.

Hal tersebut dikarenakan ruam cukur dapat menimbulkan rasa tidak nyaman sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Penanganan tersebut dapat dilakukan secara alami di rumah. Adapun berikut di bawah ini sejumlah cara mengatasi ruam cukur pada pria secara alami:

Lidah buaya mengandung glukomanan yang dapat membantu proses penyembuhan pada luka. Penelitian membuktikan bahwa tumbuhan yang satu ini juga dapat mengurangi peradangan pada kulit yang teriritasi.

Untuk mengatasi ruam cukur pada pria, oleskan tipis gel lidah buaya ke kulit yang mengalami iritasi. Cara mendapatkan gel lidah buaya yaitu dengan memerasnya langsung atau menggunakan produk yang telah dijual di pasaran [2,3].

  • Cairan Astrigen

Cara mengatasi ruam pada pria selanjutnya dapat menggunakan astrigen alami. Astrigen merupakan zat yang biasanya terdapat di sebagian produk perawatan kulit.

Selain itu, zat tersebut juga dipercaya mampu mengurangi kemerahan atau peradangan pada ruam cukur yang dialami kebanyakan pria. Beberapa bahan alami yang mengandung astrigen dan cara mengaplikasikannya ke kulit yang teriritasi, yaitu [2,3]:

  1. Cuka Sari Apel

Cuka sari apel mengandung asam asetat sehingga memiliki sifat sebagai anti-inflamasi. Bahan yang satu ini juga dipercaya mampu mengurangi pembengkakan pada ruam cukur pada pria. Cara pengaplikasiannya cukup mudah, dengan mengencerkan dan mengoleskannya secara tipis ke area yang teriritasi [2,3].

  1. Witch Hazel

Witch hazel merupakan tanaman yang biasanya digunakan untuk mengobati iritasi ringan. Kandungan tannin di dalamnya, membuat tumbuhan ini memiliki sifat anti-inflamasi. Cara mengatasi ruam cukur pada pria dengan Witch Hazel ialah oleskan ke kulit yang mengalami ruam cukur menggunakan kapas [2,3].

  1. Teh Hitam

Salah satu gejala ruam cukur pada pria ialah kulit yang meradang dan terasa seperti terbakar. Untuk mengatasi gejala tersebut, oleskan kantong teh hitam yang telah dibasahi ke area ruam cukur. Diamkan sekitar 5 menit dan bilas [2,3].

  • Minyak Alami

Minyak alami seringkali digunakan untuk mengobati berbagai jenis iritasi, termasuk ruam cukur pada pria. Minyak ini mengandung berbagai sifat di dalamnya, seperti anti-inflamasi, antiseptik, dan antibakteri.

Hal inilah yang membuat minyak alami kaya akan manfaat. Sejumlah minyak alami yang dapat digunakan untuk mengatasi razor burn pada pria ialah:

Berbagai minyak alami tersebut diterapkan ke area yang mengalami ruam cukur secara tipis. Selain meredakan gejala iritasi, minyak alami ini mampu membuat kulit lebih lembut dan lembab [2,3].

  • Oatmeal

Oatmeal dikenal sebagai bahan yang dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai masalah kulit, salah satunya ruam cukur yang terjadi pada pria. Oatmeal juga memiliki efektivitas yang cukup baik dalam menyembuhkan iritasi.

Hal tersebut dikarenakan bahan ini kaya akan antioksidan sekaligus anti-inflamasi. Gunakan oatmeal yang telah digiling sehingga teskturnya menjadi halus. Bubuk tersebut digunakan untuk berendam atau mandi selama 10 hingga 15 menit dan dilakukan sebanyak sehari sekali [2,3].

  • Mengompres Area yang Teriritasi

Cara lain untuk mengatasi ruam cukur pada pria juga dapat dilakukan dengan kompres dingin menggunakan es batu atau air dingin yang dibalut handuk. Tindakan ini dilakukan kurang lebih selama 3-5 menit. Kompres dingin bertujuan untuk mengurangi gejala iritasi, seperti gatal dan peradangan [1,3].

Krim hidrokortison merupakan salah satu steroid tropikal yang memiliki dosis rendah sehingga aman digunakan tanpa resep dokter. Akan tetapi, tetap ikuti aturan pemakaian yang tertera di kemasan agar tidak menimbulkan efek samping bagi tubuh.

Oleskan krim tersebut sebanyak 1-2 kali sehari. Hentikan penggunaan obat ini apabila gejala iritasi semakin memburuk [2,3].

Kapan Harus ke Dokter?

Ruam cukur merupakan kondisi yang wajar dialami oleh sebagian besar pria. Akan tetapi, kondisi ini tidak dapat disepelakan jika ruam kemerahan pada kulit tidak kunjung menghilang.

Tanda lainnya yang harus diwaspadai ialah gejala awal ruam cukur semakin parah, seperti gatal dan bengkak. Jika tanda-tanda yang disebutkan di atas muncul, segera konsultasikan ke dokter umum atau spesies kulit [1,3].

Hal tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa kondisi ini tidak berefek negatif. Dokter juga akan mendiagnosis penyebab dari masalah iritasi tersebut dari gejala-gejala yang muncul di kulit yang mengalami ruam.

Dengan begitu, dokter dapat memberikan penanganan yang tepat dan ruam akibat cukur pada pria dapat diatasi dengan baik. Ikuti anjuran dan saran dari dokter untuk meredakan gejala ruam cukur dengan cepat [2,3].

1. Adebola Ogunbiyi. Pseudofolliculitis barbae; current treatment options. 12: 241–247. Clinical Cosmetic and Investigational Dermatology; 2019.
2. K. Cowley, K. Vanoosthuyze. Insights Into Shaving and Its Impact on Skin. 166 Suppl 1(s1):6-12. British Journal of Dermatology; 2012.
3. Jayne Leonard. Nine Ways to Treat and Prevent Razor Burn. Medical News Today; 2017.

Share