Kehamilan & Parenting

Ibu Hamil Makan Pare, Bolehkah?

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Pare adalah sayuran yang mudah ditemukan di sekitar kita, baik di pasar tradisional maupun di supermarket. Pare memiliki rasa yang pahit, sayur yang mirip dengan mentimun namun kulitnya memiliki tonjolan-tonjolan tumpul dan daging di dalamnya berwarna putih.

Pare di dalam bahasa Inggris disebut bitter cucumber atau artinya timun pahit dan ada juga yang menyebutnya bitter melon. Meskipun pahit, pare dapat diolah menjadi berbagai masakan sehingga rasa pahitnya tidak terasa. Anda mungkin sudah pernah merasakannya atau sudah terbiasa memasak pare, karena memang pare banyak dijadikan berbagai masakan di Indonesia.

Namun apakah anda tahu jika pare menyimpan banyak kandungan gizi yang baik bagi kesehatan karena memiliki kandungan antioksidan yang dapat meringankan faktor risiko berbagai penyakit. Ibu hamil juga baik mengkonsumsi pare, meskipun mitos berkata sebaliknya. Berikut manfaat dan efek samping pare bagi ibu hamil. [1]

Bolehkah Ibu Hamil Makan Pare

Anda mungkin bertanya-tanya, apakah ibu hamil boleh mengkonsumsi pare? karena meskipun memiliki nutrisi yang baik bagi tubuh, banyak yang tidak menyarankan ibu hamil untuk menghindai mengkonsumsi pare. Namun faktanya pare aman dikonsumsi oleh ibu hamil, namun tentu ada batasannya, karena ada faktor risiko dan efek samping yang juga penting untuk diketahui. [4]

Jika anda ibu hamil yang baru pertama kali mencoba mengkonsumsi pare, bisa jadi dapat menyebabkan kram perut atau terlalu banyak mengkonsumsi pare dapat menyebabkan terlalu banyak gas serta kram pada perut. Kuncinya adalah di jumlah konsumsi yang aman. [4]

Manfaat Pare Untuk Ibu Hamil

Asam folat adalah mineral penting pada masa kehamilan, asam folat dapat mencegah kelainan saraf pada bayi baru lahir. Pare memiliki kandungan asam folat yang tinggi dan dapat mencukupi seperempat dari kebutuhan asam folat harian ibu hamil. [2]

Pare memiliki kandungan serat yang tinggi, sedangkan ibu hamil membutuhkam kandungan serat untuk menjaga kesehatan sistem pencernaannya. Ambeien dan sembelit adalah kondisi yang sering dialami oleh ibu hamil, di sinilah peranan serat dapat mencegahnya. Selain itu, serat juga memberi efek kenyang, sehingga ibu hamil tidak makan berlebihan. [2, 4]

Hal yang istimewa dari pare adalah memiliki anti diabet alami yang baik bagi wanita yang rentan mengalami diabetes gestasional. Kandungan polipeptide yang ditemukan di dalam pare memberikan manfaat anti diabetes alami. [4]

  • Antioksidan

Siapa yang menyangka dibalik rasanya yang pahit, ternyata pare memiliki kandungan vitamin C yang bermanfaat sebagai antioksidan. Ibu hamil membutuhkan antioksidan yang dapat mencegah infeksi bakteri yang dapat membuat sakit. [2, 4]

  • Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Antioksidan yang terdapat di dalam pare tak hanya mencegah infeksi bakteri namun juga memberi dampak pada pembentukan daya tahan tubuh pada ibu hamil. Dengan daya tahan tubuh yang kuat maka ibu hamil dapat terlindungi dari berbagai macam penyakit. [4]

  • Membantu Mengkontrol Buang Air Besar

Pare dapat memberi manfaat baik pada gerakan usus dan juga pada sistem pencernaan ibu hamil sehingga tidak mengalami berbagai masalah pada sistem pencernaan dan juga buang air besar. [2, 4]

  • Menyimpan Berbagai Macam Kandungan Gizi Esensial

Pertumbuhan janin dan kesehatan ibu hamil yang optimal bisa didapatkan jika kandungan penting yang dibutuhkan terpenuhi. Vitamin, mineral dan zat penting lainnya sangat dibutuhkan ibu hamil agar bayi di dalam kandungan dapat tumbuh optimal dan kesehatan ibu hamil tetap terjaga.

Kandungan-kandungan penting ini dapat anda temukan di dalam pare, diantaranya zinc, kalium, mangan, magnesium, niasin, pantotenat dan piridoksin. Kandungan tersebut sangat penting terutama pada fase penting pertumbuhan janin. [4]

  • Membantu Mengendalikan Berat Badan

Serat tinggi yang dimiliki pare dapat membantu membantu mengenyangkan perut ibu hamil, idealnya ibu hamil tidak membutuhkan berat badan yang berlebihan.

Ibu hamil sebaiknya mencapai berat badan hamil yang ideal dan mencukupi nutrisi yang dibutuhkan. Mengkonsumsi pare dapat membantu anda agar tidak makan berlebihan sehingga tidak mengalami berat badan berlebihan. [4]

  • Memberikan Kebutuhan Vitamin Penting

Ibu hamil tentu membutuhkan vitamin yang dapat membantu menjaga kesehatan serta dapat menunjang pertumbuhan bayi di dalam kandungan. Mengkonsumsi pare dapat mencukupi kebutuhan vitamin B2, B3 dan B1 yang tak kalah pentingnya dengan mineral. [4]

Efek Samping Ibu Hamil Mengkonsumsi Pare

Pare memang memiliki banyak sekali manfaat baik dibalik rasanya yang pahit, namun selain mengetahui manfaatnya, ibu hamil sebaiknya juga memahami kemungkinan efek samping mengkonsumsi pare.

Anemia adalah efek samping pertama yang mungkin terjadi jika ibu hamil makan pare dalam jumlah yang berlebih. Anemia yang dialami ibu hamil tidak boleh disepelekan, karena dapat berisiko pada kelahiran prematur, berat badan bayi kurang dan kematian bayi di dalam kandungan maupun saat dilahirkan.

Hal ini karena anemia membuat jaringan tubuh ibu hamil mengalami kekurangan oksigen karena kerusakan sel darah merah. [3]

  • Keracunan

Keracunan juga dapat terjadi pada ibu hamil sebagai efek samping mengkonsumsi pare, karena meskipun memiliki banyak kandungan bermanfaat, pare juga memiliki zat seperti kina,momordica dan glikosida yang dapat meracuni tubuh. Mual, muntah, usus melilit, masalah pengelihatan dan produksi air liur berlebih. [3]

  • Perdarahan

Ibu hamil sebaiknya waspada, agar memahami kondisi dan mengukur porsi konsumsi pare, karena mengkonsumsi pare dapat memicu kontraksi bahkan perdarahan. [3]

Berapa Banyak Jumlah Konsumsi Yang Disarankan

Setelah mengetahui apa saja manfaat mengkonsumsi pare yang mencenggangkan di balik rasanya yang pahit, perlu juga anda mengerti efek sampingnya. Hal paling penting adalah mengetahui kondisi kehamilan anda dan berkonsultasi dengan dokter kandungan anda jika ingin mengkonsumsi pare.

Jika anda memiliki riwayat atau mengalami defisiensi enzim G6PD, yaitu enzim yang menjaga sel darah merah, sebaiknya anda menghindari mengkonsumsi pare selama kehamilan. Jika kehamilan anda sehat, anda dapat mengkonsumsi pare sekali atau dua kali dalam seminggu,dengan takaran setara dengan 1 mangkuk untuk 1 porsi. [3]

Anda juga dapat mengkonsumsi pare dengan mencampurnya dengan sayuran lainnya, agar tidak terlalu banyak mengkonsumsi pare. Salah satu masakan yang dapat menggunakan pare sebagai bahan bakunya salah atunya adalah kari, pare dapat lebih nikmat jika dimasak bersama santan dan baha yang lain. [3]

1. Dan Brennan, MD. Bitter Gourd: Health Benefits, Nutrition, and Uses. Web MD; 2020.
2. Tanya Choudhary. 8 Benefits Of Eating Bitter Gourd During Pregnancy. Stylecraze; 2021.
3. Longjam Dineshwori. Why pregnant women should avoid eating bitter gourd or karela?. Health Site; 2020.
4. Anonim. Bitter Gourd During Pregnancy – Benefits, And Risks. Being The parent; 2019.

Share