Makanan, Minuman dan Herbal

Buah Kenitu: Manfaat – Efek Samping dan Tips Konsumsi

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Tentang Buah Kenitu

Kenitu

Buah kenitu, beberapa daerah di Indonesia ada yang menyebutnya buah genitu, kernatu atau manecu. Buah kenitu adalah salah satu buah yang berasal dari suku sawo-sawoan atau Sapotaceae, bahkan beberapa orang menyebutnya sawo ijo.

Buah yang memiliki rasa manis dan bentuk bulat ini banyak dijumpai di pasar-pasar tradisional. Warna kulit buah kenitu beragam, ada yang berwarna hijau, hijau kecoklatan dan ungu.

Buah dengan kulit yang mengkilap ini harganya sangat terjangkau. Buah kenitu memiliki nama ilmiah Chrysophyllum cainito.

Tanaman buah kenitu dapat tumbuh di negara yang memiliki iklim tropis, dengan suhu yang panas atau hangat. Akan tetapi buah ini juga sudah banyak dikenal di beberapa wilayah benua Amerika.

Fakta Penting Buah Kenitu

  • Kenitu berasal dari Karibia.
  • Ditemukan sekitar 1500 tahun yang lalu oleh pelaut dari Spanyol.
  • Disebut Star Apple dalam bahasa Inggris.
  • Orang Spanyol menyebutnya Caimito
  • Di Indonesia kenitu dikenal juga dengan sebutan sawo duren atau sawo apel.
  • Chrysophyllum (nama ilmiah kenitu) diambil dari ciri-ciri daun tumbuhan sawo-sawoan, artinya memiliki daun tunggal yang berwarna coklat-keemasan, seperti ciri-ciri daun pohon kenitu.
  • Memiliki biji kecil di dalam daging buah, biasanya berjumlah 6 sampai 8 butir.
  • Pesebaran tanaman buah kenitu melintasi hampir seluruh benua termasuk di Asia Tenggara.
  • Batang pohon dan buah kenitu muda mengeluarkan getah pekat berwarna putih.
  • Pohon buah kenitu dapat tumbuh hingga 30 meter.

Kandungan Gizi Buah Kenitu

Selain memiliki rasa manis dan lezat, kenitu memiliki berbagai macam kandungan penting yang menyehatkan tubuh. Berikut kandungan gizi pada buah kenitu.

Kandungan GiziJumlah/100 gram
Kandungan air78.4–85.7%
Kalori 67.2 kcal
Protein 0.72–2.33 gram
Karbohidrat 14.65 gram
Gula Total8.45–10.39 gram
Serat 0.55–3.30 gram
Kalsium 7.4–17.3 mg
Fosfor15.9–22.0 mg
Zat Besi 0.30–0.68 mg
Vitamin A 0.004–0.039 mg
Vitamin B10.018–0.08 mg
Vitamin B20.013–0.04 mg
Vitamin B30.935–1.340 mg
Vitamin C 3.0–15.2 mg
Triptofan (asam amino)4 mg
Metionina (asam amino)2 mg
Lisina (asam amino)22 mg
Total Fenol217.0–387.1 mg
Tabel Kandungan Gizi Buah Kenitu dalam 100gram

Keistimewaan buah kenitu adalah pada kandungan vitaminnya yang beragam. Antara lain vitamin C dan vitamin B yang cukup lengkap.

Vitamin C pada 100 gram buah kenitu sebesar 3,0–15,2 mg. Sedangkan vitamin B1 sejumlah 0,018–0,08 mg/100 gram, Vitamin B2 sebesar 0,013–0,04 mg/100 gram dan Vitamin B3 sejumlah 0,935–1,340 mg/100 gram.

Selain vitamin C dan B, kenitu juga memiliki kandungan Viatmin A atau karoten yang juga memberikan manfaat bagi kesehatan yaitu sebesar 0,004–0,039 mg/100 gram.

Kenitu memiliki daging buah lembut yang mengandung banyak air, di dalam 100 gram-nya mengandung 78,4–85,7% air.

Buah kenitu juga memiliki kandungan karbohidrat dan protein yang bermanfaat bagi tubuh. Jumlah karbohidrat per 100 gram yaitu 14,65 gram dan protein sejumlah 0,72–2,33 gram.

Kenitu memiliki kadar gula yang cukup yaitu sebesar 8.45–10.39 gram per 100 gram buah. Sedangkan konsumsi gula harian yang disarankan maksimal 50 gram.

Buah kenitu juga memiliki serat yang dibutuhkan tubuh, di dalam 100 gram kenitu terdapat 8.45–10.39 gram serat pangan.

Tak kalah penting, kenitu juga memiliki kandungan mineral yang dibutuhkan tubuh antara lain kalsium, fosfor dan zat besi. Kalsium memiliki jumlah yang cukup tinggi yaitu sejumlah 7,4–17,3 mg/100 gram.

Manfaat Buah Kenitu

  • Sebagai Sumber Antioksidan

Buah kenitu adalah buah-buahan dengan antioksidan tinggi, antioksidan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. [4]

Antioksidan memiliki peranan penting untuk menjaga tubuh dari segala macam infeksi, kelainan fungsi organ dan segala macam penyakit. [12]

Antioksidan sangat dibutuhkan tubuh di masa Pandemi covid-19 yang sedang kita hadapi saat ini.

Mengkonsumsi kenitu dapat membantu tubuh untuk mendapatkan asupan antioksidan alami.

  • Mengendalikan Kadar Gula Di Dalam Darah

Buah kenitu dapat berfungsi sebagai anti diabetes alami, fungsi ini didapatkan dari sifat antioksidan pada vitamin C. [2, 3]

Selain itu kenitu memiliki kandungan senyawa yang bernama aloksan yang dapat menurunkan kadar gula di dalam darah [3]

Mengkonsumsi kenitu dalam takaran atau porsi yang disarankan dapat bermanfaat untuk membantu mengendalikan kadar gula di dalam darah.

  • Menyehatkan Kulit

Kenitu memiliki kadar air dan sejumlah kandungan vitamin yang dapat menutrisi kulit dari dalam.

Vitamin C memiliki peranan penting sebagai antioksidan yang dapat melindungi kulit dari radikal bebas serta mencegah penuaan pada sel kulit.

Sedangkan karoten atau vitamin A juga turut memberikan manfaat membantu meregenerasi sel kulit [6, 7]

Zat besi memiliki peranan penting bagi pembentukan sel darah merah. Kandungan zat besi dapat ditemukan juga pada beberapa buah, termasuk buah kenitu.

Kekurangan zat besi dapat menimbulkan anemia atau kekurangan sel darah merah. Anemia sering terjadi pada perempuan yang sedang mensturasi dan ibu hamil. [8]

Kenitu dapat dijadikan pilihan konsumsi agar tubuh terhindar dari anemia. Karena di dalam 100 gram buah kenitu memiliki 0,68 mg zat besi.

  • Memberi Manfaat Pada Imunitas Tubuh

Imunitas tubuh menjadi perhatian penting di masa pandemi covid-19 seperti saat ini. Asupan vitamin dan antioksidan menjadi perhatian nomor satu saat ini.

Imunitas tubuh yang baik didukung oleh asupan vitamin dan antioksidan yang didapatlan dari makanan. Kedua kandungan tersebut dimiliki oleh buah dan sayuran.

Kenitu termasuk buah-buahan dengan antioksidan tinggi, sifat antioksidan ini didapatkan dari kandungan vitamin C tinggi dan polifenol pada buah kenitu. [4, 5]

Mengkonsumsi buah kenitu dapat memberi manfaat terhadap daya tahan tubuh. Kandungan vitamin C memberikan manfaat antioksidan dan juga sebagai tameng agar tubuh terhindar dari penyakit. [6]

  • Mencegah Kanker

Di dalam buah kenitu, terdapat kandungan antiinflamasi alami yang bermanfaat mencegah infeksi. Infeksi yang terjadi di dalam organ tubuh dapat memberi efek jangka pendek maupun jangka panjang.

Efek infeksi tersebut dapat mengakibatkan tubuh terinfeksi berbagai macam penyakit termasuk tumor dan kanker. [2]

Ekstrak daun bahkan kandungan di dalam buah kenitu menunjukkan aktivitas anti-kanker alami, terutama untuk mencegah osteosarcoma (tumor tulang). [2, 9]

  • Menyehatkan Tulang

Kalsium sangat dibutuhkan tubuh untuk kekuatan dan kesehatan tulang.

Tulang dan gigi adalah tempat satu-satunya di dalam tubuh yang dapat menyimpan kalsium yang juga dibutuhkan sebagai asupan tubuh. [10]

Mengkonsumsi kenitu baik bagi kesehatan tulang karena memiliki kandungan mineral terutama kalsium yang turut menyumbang kebutuhan tubuh akan kalsium.

  • Membantu Menurunkan Berat Badan

Kenitu memiliki kandungan serat tinggi yang dapat membantu menurunkan berat badan.

Kenitu juga dapat dijadikan menu diet pengganti gula, karena kandungan fruktosa pada buah kenitu dapat memberikan jumlah kadar gula yang baik bagi tubuh. [11, 14]

Selain mengandung serat, buah kenitu juga memiliki kandungan antioksidan yang dapat memberi manfaat pada metabolisme tubuh. [2]

  • Mencegah Hipertensi

Sebagai buah antioksidan tinggi, kenitu bukan hanya bermanfaat bagi daya tahan tubuh saja. Senyawa-senyawa pada sifat antioksidan pada kenitu juga dapat membantu mencegah lonjakan tekanan darah.

Kenitu memiliki kandungan anti inflamasi dan antioksidan alami yang dapat mencegah terjadinya tekanan darah tinggi. Bahkan sejak lama ekstrak daun tumbuhan kenitu telah digunakan sebagai obat tradisional untuk mengobati hipertensi. [1, 2]

  • Membantu Menyembuhkan Luka

Buah kenitu memiliki sejumlah kandungan kolagen yang dapat membantu proses penyembuhan luka.

Kandungan yang paling efektif untuk menyembuhkan luka terdapat pada daun tumbuhan kenitu, ekstraknya telah terbukti efektif untuk menyembuhkan luka. [2]

  • Menyehatkan Sistem Pencernaan

Buah kenitu memiliki enzim yang dapat memberikan manfaat bagi kesehatan pencernaan serta melindungi pencernaan dari bakteri.

Kandungan serat pada kenitu juga turut melancarkan proses pencernaan. [2, 11, 13]

Mengkonsumsi kenitu dalam jumlah yang disarankan sangat bermanfaat untuk kesehatan saluran pecernaan.

  • Penghilang Rasa Nyeri

Kenitu memberi manfaat untuk meredakan rasa nyeri perut, buah ini baik dikonsumsi wanita yang sedang mengalami nyeri karena haid. [2]

Buah kenitu memiliki kandungan antinociceptic, yaitu suatu zat sejenis analgesik yang dapat memberikan efek meredakan nyeri. [19]

Efek Samping Mengkonsumsi Buah Kenitu

  • Menyebabkan Sakit Perut dan Diare

Mengkonsumsi kenitu dalam jumlah yang berlebihan justru tidak memberi manfaat yang baik bagi tubuh terutama bagi pencernaan.

Buah kenitu memiliki kandungan serat yang cukup tinggi dan rasa yang manis. Kandungan serat dan rasa manis yang didapatkan dari fruktosa jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan dapat mengakibatkan sakit perut bahkan diare. [15]

  • Menambah Berat Badan

Rasa buah kenitu yang manis sering kali membuat kita sulit berhenti mengkonsumsinya. Hal ini membuat kita tidak dapat mengukur porsi kenitu yang kita konsumsi.

Meskipun buah kenitu dapat membantu program diet penurunan berat badan, tetapi jika dikonsumsi dengan berlebihan atau tidak sesuai jumlah yang disarankan justru dapat menaikkan berat badan.

Kenitu memiliki kandungan karbohidrat dan gula, jika keduanya dikonsumsi berlebihan atau dijadikan camilan dengan jumlah yang tidak terukur maka dapat menaikkan berat badan. [16]

Bagi sebagian orang, mengkonsumsi kenitu dapat menimbulkan reaksi alergi. Reaksi alergi ini dapat menimbulkan gatal dan merah pada kulit. Alergi juga dapat diakibatkan karena buah kenitu memiliki getah. [18]

Diare yang terjadi setelah mengkonsumsi kenitu juga dapat diakibatkan karena alergi.

Tips Konsumsi dan Penyimpanan Kenitu

Tips Konsumsi

  • Pilih buah kenitu yang sudah matang, warna kulitnya hijau kecoklatan dan jika dipegang buahnya lunak.
  • Kenitu dapat dimakan langsung dengan cara membelahnya
  • Daging buah kenitu memiliki rasa manis cocok dijadikan pilihan untuk membuat sop buah bersama varian buah yang lain.
  • Kenitu juga dapat dikonsumsi dengan dijadikan sari buah atau jus.

Tips Penyimpanan

  • Buah kenitu yang sudah matang dapat disimpan di suhu ruang 2-3 hari.
  • Buah kenitu mentah dapat disimpan di lemari pendingin agar cepat matang (suhu 15°C)
  • Kenitu yang sudah dikupas sebaiknya disimpan di dalam freezer atau lemari pendingin dengan suhu 0°C untuk menjaga kesegarannya.
  • Simpan daging buah kenitu di dalam wadah tertutup sebelum disimpan di dalam lemari pendingin.
  • Buah kenitu matang dapat disimpan di dalam freezer selama 7-10 hari.
  • Jangan menyimpan buah kenitu lebih dari 15 hari, karena dapat mengurangi manfaat dari kandungannya. [17]

1) Nicole Anzanelo Meira, Lilian W Rocha, Gislaine F da Silva, Zhelmy Martin Quintal, Franco Delle Monache, Valdir Cechinel Filho, Nara Lins Meira Quintão. 2016. National Library Of Medicine-National Center Of Biotechnology Information. Chrysophyllum Cainito Leaves Are Effective Against Pre-Clinical Chronic Pain: Analysis of Crude Extract, Fraction and Isolated Compounds in Mice.
2) Hau V Doan, Thao P Le. 2020. National Library Of Medicine-National Center Of Biotechnology Information. Chrysophyllum cainito: A Tropical Fruit With Multiple Health Benefits.
3) Hau Van Doan, Siriporn Riyajan, Roongtip Iyara, Nuannoi Chudapongse. 2018. Library Of Medicine-National Center Of Biotechnology Information. Antidiabetic Activity, Glucose Uptake Stimulation and α-Glucosidase Inhibitory Effect of Chrysophyllum Cainito L. Stem Bark Extract.
4) Xiao-Dong Luo, Margaret J Basile, Edward J Kennelly. 2002. National Library Of Medicine-National Center Of Biotechnology Information Polyphenolic Antioxidants From the Fruits of Chrysophyllum Cainito L. (Star Apple)
5) Víctor Ermilo Arana-Argáez, Ivan Chan-Zapata, Jaqueline Canul-Canche, Karla Fernández-Martín, Zhelmy Martín-Quintal, Julio Cesar Torres-Romero, Tania Isolina Coral-Martínez, Julio Cesar Lara-Riegos, Mario Alberto Ramírez-Camacho. 2016. National Library Of Medicine-National Center Of Biotechnology Information. IMMUNOSUPPRESIVE EFFECTS OF THE METHANOLIC EXTRACT OF CHRYSOPHYLLUM CAINITO LEAVES ON MACROPHAGE FUNCTIONS
6) Anonim. 2019. National Institute Of Health- Office Of Dietary Supplements. Fact Sheet for Health Professionals: Vitamin C
7) Anonim. 2019. National Institute Of Health- Office Of Dietary Supplements. Fact Sheet for Health Professionals: Vitamin A
8) Anonim. 2019. National Institute Of Health- Office Of Dietary Supplements. Fact Sheet for Health Professionals: Iron
9) Amirhossein Misaghi, Amanda Goldin, Moayd Awad, Anna A Kulidjian. 2018. US National Library Of Medicine-National Institue Of Health. Osteosarcoma: a comprehensive review
10) Anonim. 2019. National Institute Of Health- Office Of Dietary Supplements. Fact Sheet for Consumers: Calcium
11) James M. Lattimer, Mark D. Haub. 2010. US National Library Of Medicine-National Institue Of Health Effects of Dietary Fiber and Its Components on Metabolic Health
12) Mark L Wahlqvist. 2013. National Library Of Medicine-National Center Of Biotechnology Information. Antioxidant Relevance to Human Health.
13) Roseane Leandra da Rosa, Camila Leandra de Almeida, Lincon Bordigon Somensi, Thaise Boeing, Luisa Nathália Bolda Mariano, Clarissa de Medeiros Amorim Krueger, Priscila de Souza, Valdir Cechinel Filho, Luisa Mota da Silva, Sérgio Faloni de Andrade. 2017. National Library Of Medicine-National Center Of Biotechnology Information. Chrysophyllum Cainito (Apple-Star): A Fruit With Gastroprotective Activity in Experimental Ulcer Models
14) Salwa W Rizkalla. 2010. US National Library Of Medicine-National Institue Of Health. Health implications of fructose consumption: A review of recent data
15) Karolin Ebert, Heiko Witt. 2016. National Library Of Medicine-National Center Of Biotechnology Information. Fructose Malabsorption
16) Joanne Slavin, Justin Carlson. 2014. US National Library Of Medicine-National Institue Of Health. Carbohydrates
17) Joseph H. Y. Galani, Jalpesh S. Patel, Nilesh J. Patel, Jayant G. Talati. 2017. US National Library Of Medicine-National Institute Of Health. Storage of Fruits and Vegetables in Refrigerator Increases their Phenolic Acids but Decreases the Total Phenolics, Anthocyanins and Vitamin C with Subsequent Loss of their Antioxidant Capacity.
18) Montserrat Fernández-Rivas, Cristina Benito, Eloína González-Mancebo, Dolores Alonso Díaz de Durana. 2008. National Library Of Medicine-National Center Of Biotechnology Information. Allergies to Fruits and Vegetables.
19) S Gorzalczany, C Marrassini, J Miño, C Acevedo, G Ferraro. 2011. National Library Of Medicine-National Center Of Biotechnology InformationAntinociceptive Activity of Ethanolic Extract and Isolated Compounds of Urtica Circularis.

Share