Kehamilan & Parenting

Lobak Untuk Ibu Hamil: Manfaat – Efek Samping

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Lobak merupakan salah satu sayuran yang cukup lezat untuk dikonsumsi. Selain itu sayuran satu ini juga dipercaya memiliki beragam nutrisi dan kandungan mineral yang sangat baik untuk tubuh.

Lobak sendiri memiliki beragam bentuk dan warna meskipun sebagian besar yang beredar di pasaran merupakan jenis lobak dengan warna putih. Makanan ini sangat cocok untuk dikonsumsi dengan beragam cara, baik mentah, dikukus, digoreng atau bahkan dipanggang [1].

Mari kita kenali apakah lobak bisa menjadi alternatif sayuran dan penganan yang cocok untuk kita konsumsi, termasuk bagi ibu hamil. Simak ulasan kami berikut ini!

Bolehkah Ibu Hamil Makan Lobak?

Pada periode kehamilan, umumnya ibu hamil tidak diperkenankan untuk sembarangan mengkonsumsi makanan. Ada beberapa asupan makanan yang harus dibatasi bahkan sama sekali dihindari.

Bahaya dari lobak sendiri saat dikonsumsi ibu hamil cenderung secara tidak langsung, sehingga secara garis besar konsumsi lobak bagi ibu hamil masih diperbolehkan asal sesuai dengan panduan tenaga kesehatan atau dokter [1].

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat ibu hamil mengkonsumsi lobak :

  • mencuci lobak mentah dengan bersih dan menggosoknya untuk menghilangkan kotoran yang mungkin tertinggal harus dilakukan sebelum lobak siap disajikan [3].
  • memasak lobak terlebih dahulu sangat disarankan pada ibu hamil, karena dapat mencegah infeksi atau serangan bakteri yang mungkin masih tertinggal pada lobak mentah meskipun sudah dicuci bersih [2].
  • memasak lobak dengan cara dipanaskan sangat disarankan karena hal ini memungkinkan mengurangi patogen yang dapat menyebabkan infeksi [3].
  • melakukan pemeriksaan ke dokter kandungan atau tenaga kesehatan penting untuk anda lakukan selama kehamilan. Jadi meskipun anda mengkonsumsi lobak dan terkena dampak negatif, hal tersebut dapat segera terindentifikasi dan ditangani dengan baik [4].

Lobak yang tumbuh di tanah memang rentan terkontaminasi bakteri dan juga patogen lainnya. Bahkan bakteri juga dapat menyerang janin yang sedang di kandung. Oleh karena itu penyajian yang bersih dan seksama perlu dilakukan agar bahaya dari lobak dapat dihindari dan manfaatnya dapat dirasakan oleh ibu hamil [4].

Manfaat Lobak Untuk Ibu Hamil

Lalu apa saja sebenarnya manfaat lobak untuk ibu yang sedang hamil? Berikut beberapa ringkasan terkait manfaat lobak untuk ibu hamil diantaranya [1, 2, 3]:

  • Dapat mengatur dan mengurangi asupan kalori yang berlebihan. Lobak juga memiliki kandungan kalori serta gula cukup rendah dan mengandung serat makanan dalam jumlah tinggi sehingga cocok untuk mencegah konstipasi yang mungkin dialami ibu hamil.
  • Dengan kemampuan tersebut lobak juga dapat digunakan untuk mengatur berat badan selama fase kehamilan yang sangat mungkin melonjak dan justru menyebabkan obesitas yang tidak sehat baik bagi ibu dan janin.
  • Lobak dapat dikonsumsi untuk mencegah kanker, karena memiliki anti-karsinogenik yang cukup kuat seperti isothicyanate dan sulforaphane.
  • Jumlah kalium yang cukup berlimpah pada lobak diketahui dapat mencegah penyakit kardiovaskular karena mampu mengurangi tekanan darah dan juga meningkatkan sirkulasi darah. Selain kalium, zat antioksidan yang terdapat pada lobak (anthocyanin) diketahui juga dapat menurunkan risiko terkena penyakit kardiovaskular.
  • Lobak memiliki beragam kandungan vitamin dan juga mineral yang baik untuk kesehatan janin, terutama kandungan kalsium di dalamnya yang berperan untuk pertumbuhan gigi, tulang, dan juga otot bayi nantinya.
  • Kandungan vitamin C, kalium, serta zat besi pada lobak juga memegang peranan penting untuk membentuk fungsi kekebalan tubuh serta meningkatkan resitensi bayi terhadap penyakit.
  • Efek anti-hipertensi yang terdapat pada lobak juga dapat mencegah dan mengobati hipertensi yang dialami ibu hamil.
  • Lobak sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi pada trimester kedua dan ketiga kehamilan karena mengandung asam folat dalam jumlah tinggi.
  • Asam folat sangat penting dikonsumsi ibu hamil untuk mencegah kelahiran prematur serta adanya cacat lahir pada bayi.
  • Kandungan gula yang rendah pada lobak dapat mencegah ibu hamil terkena diabetes dan membantu orang untuk mengatur kadar gula dalam darah.
  • Ibu hamil sering mengalami gangguan diuretik atau masalah buang air kecil. Konsumsi lobak dapat membantu mengatasi hal tersebut dan anti-peradangan yang terdapat pada lobak juga dapat membantu mengatasi pembengkakan, infeksi serta kondisi yang menimbulkan peradangan lainnya.

Efek Samping Lobak Untuk Ibu Hamil

Meskipun terbilang memiliki banyak manfaat bagi ibu hamil, namun lobak juga sangat berpotensi untuk menimbulkan efek samping. Diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Lobak yang tidak dibersihkan dengan baik, seperti yang disampaikan sebelumnya sangat berpotensi untuk memicu infeksi pada ibu hamil dan hal tersebut sangat berbahaya [1, 3].
  • Infeksi seperti salmonellosis, toxoplasmosis, dan shigellosis yang dapat menyebabkan demam tinggi, dehidrasi, tubuh pegal-pegal dan gejala lainnya sangat berdampak pada kehamilan [1, 3].
  • Infeksi akibat bakteri dan zat berbahaya pada lobak juga berpotensi memicu serangkaian kelahiran prematur, keguguran dan bayi lahir mati [1, 3].
  • Konsumsi makanan apapun termasuk lobak yang tidak dikontrol dengan baik juga dapat menyebabkan komplikasi pada kehamilan [2].

Tips Mengkonsumsi Lobak Untuk Ibu Hamil

Lalu apa saja tips yang harus kita perhatikan untuk mengkonsumsi lobak terutama saat kehamilan? Berikut beberapa tips untuk memastikan keamanan dan efek negatif dari konsumsi lobak [2, 3, 4]:

  • Bersihkan lobak dengan seksama karena sangat mungkin tanah maupun kotoran lain melekat pada kulit lobak, hal ini dapat membantu menghilangkan sebagian patogen pada lobak.
  • Jika perlu anda bisa menyikat lobak untuk menghilangkan kotoran yang melekat.
  • Setelah memotong lobak, pastikan untuk mencuci tangan dengan air dan juga membersihkan kembali lobak yang sudah anda potong-potong.
  • Selain itu pastikan untuk membersihkan pisau dan tempat memotong lobak, karena sangat mungkin mikroorganisme dan juga kotoran melekat di kedua alat tersebut saat digunakan untuk memotong lobak.
  • Untuk memastikan mikroorganisme, bakteri dan patogen pada lobak tidak menyebabkan infeksi maka sangat disarankan untuk menyajikan lobak dalam keadaan matang.
  • Menu matang seperti sup lobak maupun lobak rebus yang divariasikan dengan sayuran lain dapat menjadi cemilan dan penganan sehat bagi ibu hamil.
  • Selain direbus, lobak juga dapat dikonsumsi hangat dengan dikukus, dan hal ini juga lebih sehat karena dapat mempertahankan nutrisi di dalamnya dengan lebih baik.

Selain cara di atas, mengkonsumsi lobak dengan cara ditumis juga dapat dilakukan. Pastikan agar ibu hamil selalu berkonsultasi dengan dokter, sehingga jika terjadi sesuatu yang berdampak negatif pada kehamilan dapat segera ditangani.

1. Dr. Rima Sonpal. Eating Radish During Pregnancy. First Cry Parenting; 2019.
2. Pramod Kerkar, MD, FFARCI, DA. Radish During Pregnancy: Benefits of Radish & How to Eat Radish During Pregnancy? Pain Assist; 2020.
3. Enozia Vakil. Is It Safe to Eat Radish During Pregnancy? Mom Junction; 2021.
4. Sharon Perkins. Can Pregnant Women Eat Radishes? Healthy Eating SF Gate; 2018.

Share