Makanan, Minuman dan Herbal

Ketahui 9 Manfaat Okra Hijau bagi Kesehatan

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Okra (Abelmoschus esculentus (L.) Moench) adalah anggota keluarga Malvaceae dan merupakan kerabat dekat dari tumbuhan kapas (Gossypium hirsutum L.) [2]. Tanaman sayuran ini umumnya dibudidayakan di wilayah beriklim tropis dan sub-tropis di seluruh dunia [1, 3].

Okra diyakini berasal dari Ethiopia, tapi ada pula yang mengidentifikasi asalnya dari India [2]. Tumbuhan ini pertama kali dibudidayakan oleh masyarakat Mesir pada tahun 1216 setelah masehi. Ia akhirnya menyebar ke wilayah Mediterania dan ke negara-negara Barat [2].

Okra adalah tumbuhan yang serbaguna karena memiliki beragam manfaat dari daun, bunga, kuncup, polong, batang, hingga bijinya. Buah okra dapat diolah menjadi hidangan berbentuk salad, sup, makanan rebusan, goreng-gorengan, dan lain sebagainya [1]. Selain itu, Okra juga mengandung zat-zat seperti serat, magnesium, mangan, potasium, vitamin K, B1, B6 yang baik bagi tubuh. Di Asia, tumbuhan ini biasa dimanfaatkan sebagai obat-obatan herbal. [4]

Manfaat Okra Hijau

Dalam sebuah penelitian, lendir okra serta ekstrak air dan etanol dari polongnya dilaporkan mampu menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes. Eksrak biji dan kulit okra diketahui menghambat aktivitas enzim αamylase and αglucosidase [3].

Kedua enzim tersebut terlibat dalam pencernaan karbohidrat dan pembuatan glukosa. Keduanya punya pengaruh yang signifikan terhadap penyakit yang berkaitan dengan gula darah. Proses penghambatan enzim di atas dapat terjadi karena okra mengandung senyawa aktif bernama proanthocyanidins oligomer.[6]

  • Khasiat Antioksidan

Antioksidan adalah substansi alami yang mampu mencegah dan menghambat kerusakan sel. Tubuh manusia bisa menghasilkan zat ini. Buah-buahan dan sayur-sayuran juga diyakini menjadi sumber antioksdian yang baik bagi tubuh. Polong okra yang belum matang diketahui memiliki potensi antioksidan. [7]

Khasiat tersebut berasal dari kandungan besar polifenol (29.5%) yang ada di dalam biji-biji polong okra yang belum matang. Polifenol tersebut melaksanaan aktivitas antioksidan dengan cara menurunkan kadar MDA serta meningkatkan SOD (Superoksida Dismutase) dan GPX (Glutathine Peroksidase) yang mampu membantu kita agar terhindar dari kanker dan tubuh kita lebih kebal penyakit. [3]

  • Khasiat Anti Kanker

Bunga okra mengandung sejumlah besar flavonoid dan fenol. Dalam sebuah penelitian terbaru, dikatakan bahwa fraksi flavonoid murni dari bunga tanaman okra memiliki efek antitumor yang signifikan [3]. Dalam sebuah penelitian yang melibatkan pasien penderita kanker hati, ektrak polisakarida mentah tumbuhan okra dilaporkan mampu mengurangi aktivitas metabolisme sel kanker. Dan pada dosis tertinggi, ia mampu menhambat pertumbuhan sel hingga 15%. [8]

Polifenol yang terkandung di dalam tanaman okra juga berkhasiat dalam pencegahan stroke dan gangguan jantung. Polifenol dapat mencegah pembekuan darah dan mengurangi kerusakan yang disebaban oleh radikal bebas. Selain itu, antioksidan yang dimiliki okra bermanfaat dalam mengurangi inflamasi otak. Ditambah, lendir okra diketahui dapat mengikat kolestrol selama pencernaan sehingga kolestrol dapat terbawa keluar tubuh dan kesehatan jantung pun terjaga. [9]

  • Memperkuat Sistem Imun Tubuh

Sistem kekebalan tubuh berperan sebagai tameng yang menjaga tubuh manusia dari campur tangan agen-agen/zat-zat berbahaya dari dalam dan luar tubuh yang tidak baik bagi kesehatan. Jika imun tubuh melemah, penyakit akan lebih mudah menyerang manusia. [3]

Okra sendiri mengandung zat yang mampu memperkuat sistem imun tubuh. Dalam sebuah penelitian yang memakai tikus sebagai sampelnya, ditemukan bahwa pemberian estrak etanol dari tumbuhan okra mampu meredakan peradangan pada tikus yang mengalami cedera lambung akut. [3]

  • Berguna bagi Ibu Hamil

Okra mengandung folat atau vitamin B9 yang sangat berguna bagi ibu hamil. Vitamin ini mampu mengurangi resiko cacat tabung saraf yang dapat memengaruhi otak dan tulang belakang dari janin yang sedang berkembang. Kadar folat yang rendah dapat mengakibatkan keguguran atau gangguan pada bayi yang lahir. Dokter biasanya memberi nasehat agar mengonsumsi lebih banyak folat saat hamil atau menyusui. Mengonsumsi okra akan membantu memenuhi kebutuhan harian folat pada ibu hamil. [9, 10, 11]

  • Baik untuk Tulang

Okra adalah sumber yang bagus guna memeroleh vitamin K dan kalsium. Kedua nutrisi ini tentunya sangat bermanfaat bagi kesehatan tulang. Vitamin K memainkan peran penting dalam pembentukan tulang serta pembekuan darah. Mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin K dan kalsium seperti okra bisa membantu menguatkan tulang dan mencegah osteoporosis. [10]

  • Baik untuk Pencernaan

Serat merupakan salah satu kandungan dari tanaman okra. Serat diketahui bagus dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan. Serat juga mampu mencegah sembelit/konstipasi. Serat bisa menjadi alternatif makanan bila Anda sedang diet karena sifatnya yang mengurangi rasa ingin makan. [10]

Sebuah penelitian menemukan bahwa semakin banyak serat yang kita makan, semakin kecil kemungkinan kita terkena kanker usus. Selain itu, diketahui bahwa sebagian orang Asia menambahkan ekstrak okra pada makanan mereka untuk melawan iritasi dan penyakit radang lambung. [10]

  • Manfaat Lain

Dalam pengobatan, okra punya kelebihannya tersendiri. Ekstrak okra bisa digunakan untuk mengikat senyawa dalam tablet, memperbesar volume darah, suspending agent, pengganti plasma darah, dan lain-lain. Selain itu, okra bisa menjadi sumber minyak dan protein. Beberapa orang mengolah okra menjadi minyak dalam skala yang kecil. Buah okra juga menyediakan protein yang tinggi untuk dikonsumsi. [10]

Kesimpulan

Okra adalah tanaman yang kaya akan manfaat. Okra bisa diolah menjadi makanan atau dijadikan sebagai obat herbal. Okra mengandung sejumlah zat yang baik bagi kesehatan tubuh. Okra mampu menurunkan gula darah, mencegah kanker, memperkuat imun tubuh, serta menjaga kesehatan jantung, otak, tulang, dan pencernaan. Okra juga berguna bagi ibu hamil. Mengonsumsi okra ketika masa kehamilan akan mengurangi resiko keguguran dan cacat pada janin. Selain itu, okra juga mampu menjadi sumber minyak dan protein.

1. Habtamu F. G., Negussie R., Gulelat D. H., & Ashagrie Z. Nutritional Quality and Health Benefits of Okra (Abelmoschus
Esculentus): A Review. Global Journal of Medical Research: K Interdisciplinary; 2014.
2. William James Lamont, Jr. Okra—A Versatile Vegetable Crop. HortTechnology;1999.
3. Abd Elmoneim O. E., Eyad A.,1 Mohd Adnan, Jerold C. A., Amir M. A., Nagat E. E., Khalid M., Bibhu P. P., & Syed A. A. Okra (Abelmoschus Esculentus) as a Potential Dietary Medicine with Nutraceutical Importance for Sustainable Health Applications. Molecules; 2021.
4. Sa’eed Halilu Bawa, Neela Badrie. Nutrient profile, bioactive components, and functional properties of okra (Abelmoschus esculentus (L.) Moench). Fruits, Vegetables, and Herbs; 2016.
5. V. Sabitha, S. R.,K. R. Naveen, & K. Panneerselvam. Antidiabetic and antihyperlipidemic potential of Abelmoschus esculentus (L.) Moench. in streptozotocin-induced diabetic rats. J Pharm Bioallied Sci; 2011.
6. Sindhu. S. Nair, Vaibhavi Kavrekar and Anshu Mishra. In vitro studies on alpha-amylase and alpha-glucosidase inhibitory activities of selected plant extracts. European Journal of Experimental Biology; 2021.
7. Anonim. Antioxidants: In Depth. National Center for Complementary and Integrative Health; 2013.
8. Suhailah Hayaza, Sri Puji Astuti Wahyuningsih, Raden Joko Kuncoroningrat Susilo, Adita Ayu Permanasari, Saikhu Akhmad Husen, Dwi Winarni, Hunsa Punnapayak, Win Darmanto. Anticancer activity of okra raw polysaccharides extracts against human liver cancer cells. Tropical Journal of Pharmaceutical Research; 2019.
9. Dan Brennan. Health Benefits of Okra. WebMD; 2020.
10. Natalie Olsen, R.D. & Megan Ware, RDN, L.D. Benefits and uses of okra. Medical News Today; 2019.
11. Natalie Rizzo. 7 Nutrition and Health Benefits of Okra. Healthline; 2019.

Share