Obat

Echinocandins : Manfaat – Cara Kerja, dan Efek Samping

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Infeksi jamur yang disebabkan oleh ragi atau sejenis jamur yang disebut dengan candida adalah kandidisis. Beberapa jenis dari candida ini dapat menyebabkan infeksi pada tubuh manusia, contoh yang paling umumnya yaitu candida albicans[1].

Jamur candida hidup di kulit dan di dalam tubuh, seperti dimulut, di tenggorokan, di usus, dan termasuk di vagina, tanpa menimbulkan masalah[1].

Jenis jamur ini akan menyebabkan infeksi jika tumbuh dan masuk jauh ke dalam tubuh misalnya masuk ke dalam aliran darah atau organ dalam seperti pada ginjal, jantung dan otak[1].

Fungsi Echinocandins

Echinocandins merupakan sekelompok obat antijamur yang digunakan untuk menargetkan dinding sel jamur. Juga merupakan lipopeptida yang secara nonkompetitif menghambat enzim sintase beta-d-glukan. Dan enzim ini akan membentuk glukan, yaitu komponen utama bagi dinding sel jamur[2].

Echinocandins digunakan untuk[3,4,5]:

  • Mengobati infeksi jamur pada perut, paru-paru, kerongkongan, atau area tubuh internal lainnya.
  • Mengobati infeksi kandida (ragi) dalam darah atau lambung pada dewasa dan anak-anak minimal 1 bulan.
  • Mengobati infeksi kandida kerongkongan hanya pada orang dewasa.
  • Mengobati infeksi yang disebabkan oleh jamur Candida.
  • Mencegah infeksi jamur Candida pada pasien transplantasi sel induk.

Penyakit yang Diatasi dengan Echinocandins

Terdapat beberapa penyakit yang di atasi dengan Echinocandins. Echinocandins diberikan untuk[2]:

  • Aspergillosis, Invasif
  • Kandidemia
  • Kandidiasis esofagus
  • Neutropenia demam
  • Profilaksis Infeksi Jamur

Cara Kerja Echinocandins

Echinocandins bekerja dengan cara menghambat sintesisnya dinding sel jamur mengalami kerusakan[2,6].

Dengan obat caspofungin, antijamur echinocandin semisintetik, dengan menunjukan aktivitas melawan jamur aspergillus dan candida. Yaitu dengan menghambat sintesis beta-d-glukan, yang merupakan komponen penting dari dinding sel jamur yang tidak terdapat dalam sel mamalia.

Obat ini di distribusikan ke hati, paru-paru, limfa, dan saluran GI. Lalu dengan secara perlahan dimetabolisme dihati melalui hidrolisis dan N-asetilasi.

Dan akan mengalami degradasi kimiawi spontan menjadi peptida cincin terbuka. Pengeluaran obat ini melalui urin kisaran 41% dan melalui feses kira-kira 35%, dengan paruh waktu antara 9-11 jam.

Contoh Obat Echinocandins

Echinocandins tersedia dalam bentuk bubuk intravena untuk injeksi. Beberapa jenis obat ini hanya bisa didapatkan dengan resep dokter. Beberapa contoh Echinocandins dengan resep dokter termasuk[2]:

Efek Samping Echinocandins

Echinocandins dapat menyebabkan beberapa efek samping yang tidak di inginkan. Beberapa efek samping umum dari Echinocandins termasuk[3,4,5]:

Gunakan pengencer cair untuk dicampurkan dengan caspofungin. Jangan gunakan cairan yang mengandung dekstrosa atau glukosa[3].

Jika Anda alergi terhadap anidulafungin atau obat serupa seperti caspofungin atau micafungin, dan jika memiliki intoleransi fruktosa herediter, kondisi yang membuat Anda sulit mencerna gula fruktosa seperti pada buah atau jus tertentu.

Anda tidak boleh menggunakan anidulafungin juga obat yang serupa. Beritahu dokter Anda jika Anda mengalami penyakit hati. Juga katakanlah bila Anda sedang hamil atau menyusui[4].

Jangan lupa katakan pada dokter tentang semua kondisi medis Anda serta semua obat yang sedang Anda gunakan. Jika Anda akan menggunakan echinocandins. Ikuti semua petunjuk pada label pada obat[5].

1) Anonim. cdc.gov. Candidiasis. 2020
2) Anonim. Drugs.com. Echinocandins. 2021
3) Cerner Multum. Drugs.com. Caspofungin. 2020
4) Cerner Multum. Drugs.com. Anidulafungin. 2020
5) Cerner Multum. Drugs.com. Micafungin. 2020
6) Anonim. Mims.com. Caspofungin. 2020

Share