Penyakit & Kelainan

6 Makanan Yang Harus Dihindari Setelah Operasi Mata

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Makanan yang harus dihindari setelah operasi mata harus diketahui oleh anda yang akan melakukan operasi mata. Hal ini bertujuan untuk mempercepat proses penyembuhan dan menghindari hal-hal yang tidak di inginkan akibat dari makanan yang seharusnya anda hindari. Operasi mata merupakan operasi yang dilakukan pada mata atau adneksanya yang biasanya dilakukan oleh dokter mata.[1]

Ada beberapa macam operasi yang dilakukan pada mata. Operasi mata laser merupakan prosedur medis yang menggunakan laser untuk membentuk kembali permukaan mata untuk mengoreksi miopia atau rabun jauh, hipermetropia, dan astigmatisme yaitu kelengkungan permukaan mata yang tidak rata.[2]

Laser dalam hal ini digunakan untuk mengobati kondisi non-refraksi misalnya menutup robekan retina.[3] Operasi glaukoma terdapat jenis dan variasi operasinya yang dapat memfasilitasi keluarnya humor aquos yang berlebihan dari mata atau menurunkan tekanan intraokular dan beberapa yang menurunkannya dengan menurunkan produksi humor aquos.[3]

Operasi katarak yaitu kekeruhan dari mata lensa kristal akibat penuaan, penyakit atau trauma yang mencegah cahaya dari pembentukan gambar yang jelas pada retina. Jika kehilangan signifikan, operasi pengangkatan lensa mungkin diperlukan dengan kehilangan daya optik biasanya diganti dengan intraokular plastik.[4] Macam operasi lainnya adalah operasi kornea, operasi refraktif, operasi otot mata. bedah okuloplastik, bedah vitreoretina dan lain sebagainya.

Dalam proses penyembuhan setelah operasi mata, berikut beberapa makanan yang sebaiknya dihindari agar tidak memperlambat penyembuhan dan menghindari komplikasi.

1. Makanan Yang Mengandung Lemak

Salah satu contoh dari makanan berlemak adalah daging merah dan sosis yang tinggi lemak sehingga dapat menyebabkan kolestrol tinggi. Jika makanan berlemak dikonsumsi setelah operasi dan secara terus menerus, hasilnya adalah adanya tumpukan plak yang menumpuk pada bagian pembuluh makula mata. Tumpukan plak ini dapat menyebabkan terhambat nya aliran darah ke mata.[5]

Oleh karena itu, jika mengkonsumsi daging berlemak secara verlebihan, dapat meningkatkan risiko mengembangkan degenerasi makula. Hal ini merupakan suatu kondisi yang mempengaruhi retina dan menyebabkan kehilangan penglihatan.[5]

2. Makanan Cepat Saji

Sebuah studi menunjukkan bahwa lemak nabati, tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda terkandung dalam makanan cepat saji. Apabila dikonsumsi dalam jumlah yang tidak wajar, dapat menempatkan mereka yang mengonsumsinya pada risiko penyakit mata yang lebih tinggi. Makanan ini yaitu makanan ringan seperti keripik, kue kering, permen, dan lain sebagainya.[5]

Apabila dikonsumsi dalam jumlah besar dan bahkan kadang-kadang dalam jumlah sedang memiliki efek buruk terhadap penglihatan anda. Selain lemak yang tidak sehat, banyaknya garam dan gula yang terkandung dalam makanan ini mempengaruhi kesehatan keseluruhan organ tubuh dan sistem peredaran darah, menghambat aliran darah dan oksigen ke mata. Oleh karena itu,sebaiknya hindari makanan cepat saji setelah operasi mata.[5]

3. Mengkonsumsi Gula

Mengkonsumsi gula dalam jumlah besar secara teratur dapat meningkatkan gula darah anda. Hingga dapat menyebabkan pembengkakan pada lensa mata dan mengganggu penglihatan anda. Banyaknya efek negatif dari konsumsi gula dengan berlebihan tersebut, sebaiknya hindari konsumsi gula setelah operasi mata.[5]

Banyak gula dalam makanan juga dapat menyebabkan seseorang terkena diabetes, yang pada akhirnya dapat menyebabkan pembuluh darah bocor di mata, pendarahan mata, dan bahkan kehilangan penglihatan mata permanen.[5]

4. Mengkonsumsi Gorengan

Pemanasan dan pemanasan ulang minyak yang digunakan untuk menggoreng makanan menyebabkan minyak mengubah struktur molekulnya. Hal ini berdampak buruk bagi tubuh, termasuk mata. Oleh karena itu, hindari konsumsi gorengan setelah operasi mata.[5]

Makanan yang digoreng akan menghilangkan nutrisi dan menyebabkan radikal bebas di dalam tubuh yang merusak sel-sel mata. Tidak hanya itu, mengkonsumsi gorengan secara terus menerus dan dalam jumlah yang banyak juga dapat melemahkan jantung dan mengganggu sirkulasi darah, kedua hal tersebut mempengaruhi suplai darah ke mata dan karena itu dapat menyebabkan penurunan penglihatan.[5]

5. Makanan Yang Mengandung Alkohol

Hal yang harus anda perhatikan setelah melakukan operasi adalah kandungan yang ada pada makanan, seperti kandungan alkohol. Setelah melakukan operasi mata, sebaiknya anda harus menghindari konsumsi makanan yang mengandung alkohol. [6]

Alkohol tidak baik untuk anda konsumsi saat masa pemulihan. Karena kandungan nya yang dapat membuat tubuh melemah secara terus menerus. Apabila daya tahan tubuh lemah, maka infeksi dapat menyerang tubuh dengan mudah.[6]

6. Makanan Pedas

Makanan yang harus anda hindari setelah operasi mata. Makanan pedas jika di konsumi dalam jumlah banyak dapat menyebabkan masalah pada lambung. Selain itu jika anda mengkonsumsi makanan pedas anda akan berkeringat di sekitar kening dan wajah. Produksi air dalam hal ini adalah keringat tersebut dapat berisiko masuk ke dalam mata yang baru saja di operasi.

Setelah mengetahui makanan yang harus dihindari setelah operasi mata, terdapat beberapa makanan yang dapat mencegah membantu penyakit mata. Makanan tersebut seperti[5].

Jika saat ini penglihatan anda terasa berbeda (seperti merasa buram), sebaiknya segera diperiksa ke dokter. Selain itu, jika anda telah melakukan operasi mata perhatikan segala bentuk perawatan seperti mengkonsumsi obat dan tetes yang diberikan dokter, dan pantangan yang diintruksikan.

1) Anonim. surgeryencyclopedia.com. Ophthalmologic Surgery. 2010.
2) Anonim, opticalexpress.co.uk. Am I suitable for laser eye surgery?. 2017.
3) Anonim. en.m.wikipedia.org. Eye surgery. 2011.
4) Barry W, Uhr. ncbi.nlm.nih.gov. History of opthalmology at Baylor University Medical Center. 2003.
5) Anonim. kinglasik.com. Want healthy eyes? avoid these bad food habits. 2015.
6) Mares, Julie A., et al. ncbi.nlm.nih.gov. Healthy diets and the subsequent prevalence of nuclear cataract in women. 2010.

Share