Makanan, Minuman dan Herbal

Mentimun Suri: Manfaat – Efek Samping dan Tips Konsumsi

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Tentang Mentimun Suri

Mentimun Suri

Timun suri adalah buah yang banyak ditemukan di daerah Sumatera Selatan [1]. Buah ini biasanya sering digunakan sebagai minuman buka puasa di bulan ramadhan.

Timun suri sering dikaitkan dengan buah blewah karena rasanya yang hampir sama. Kedua buah ini diketahui memiliki kandungan air yang sangat tinggi.

Sehingga cairan dalam tubuh dapat terganti seketika ketika kita meminum minuman olahan dari timun suri atau blewah.

Timun suri termasuk kedalam keluarga labu-labuan (Cucurbitaceae). Namun bentuk buah ini seperi melon dan nama ilmiah buah ini juga Cucumis melo L yang sejenis dengan melon [1].

Fakta Menarik tentang Mentimun Suri

Berikut adalah beberapa fakta menarik tentang mentimun suri yang mungkin belum kita tahu [1, 2] :

  • Timun suri adalah buah yang mirip dengan melon dan timun. Sehingga bisa dibilang bahwa timun suri berada di antara buah melon dan timun.
  • Timun suri memiliki kemiripan yang lebih dekat dengan melon sehingga buah ini termasuk spesies Cucumis melo L namun memiliki kultivar berbeda.
  • Timun suri berasal dari benua Asia, tepatnya berasal dari negara India.
  • Tidak hanya daging buahnya saja yang memiliki kandungan nutrisi, biji buah timun suri juga memiliki kandungan nutrisi. Diantaranya adalah lemak, protein dan vitamin C.
  • Mentimun suri biasanya laris dan muncul pada saat bulan Ramadhan saja karena biasanya diolah sebagai minuman saat berbuka puasa.
  • Mentimun suri dapat diminum tanpa diberi campuran air tambahan karena kandungan air dalam buah ini mencapai 90%.

Kandungan Gizi Mentimun Suri

Selain kaya akan rasa, mentimun suri juga kaya akan nutrisi yang sangat baik untuk tubuh. Banyak manfaat yang dapat Anda rasakan ketika rutin mengkonsumsi 100g mentimun suri.

Tabel di bawah ini akan menunjukkan kandungan nutrisi dalam mentimun suri mentah per 100 gram [5] :

Komponen GiziJumlahUnit
Air 96,32gram
Protein1,26gram
Lemak0,04gram
Karbohidrat2,09gram
Serat0,89gram
Abu2,90gram
Kalsium768miligram
Fosfor422miligram
Kalium1008miligram
Vitamin C24,86miligram
Kandungan Gizi Mentimun Suri per 100g

Kelebihan dari kandungan gizi mentimun suri :

  • Sebagian besar dari kandungan gizi mentimun suri adalah air yang artinya sangat cocok untuk diolah sebagai minuman.
  • Mentimun suri mengandung serat yang baik juga untuk digunakan sebagai buah untuk melakukan diet.
  • Mentimun suri juga mendandung antioksidan dan vitamin C yang baik untuk kesehatan manusia.

Manfaat Mentimun Suri

Buah ini kaya akan nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh manusia seperti vitamin C, kalium, fosfor, protein, dan kalsium.

Berikut adalah beberapa manfaat buah mentimun suri untuk kesehatan tubuh manusia :

Penyakit divertikular adalah penyakit yang diakibatkan oleh peradangan usus yang cukup menyakitkan untuk manusia.

Beberapa studi menunjukkan hasil yang beragam pada manfaat serat untuk mencegah divertikulitis.

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa serat dari buah-buahan dan sayuran, seperti mentimun suri, dapat menurunkan kemungkinan untuk terkena divertikulitis [6].

Secara jelas, jika tubuh manusia mendapatkan tambahan 8,5 gram serat per hari dari buah-buahan dan sayuran dapat menurunkan risiko sebanyak 30% [6].

  • Mengurangi Risiko Terkena Kanker

Cucurbitacins merupakan senyawa alami yang dapat ditemukan dalam mentimun suri dan beberapa sayuran lainnya [7].

Beberapa jenis cucurbitacins dapat bekerjasama untuk menghambat pertumbuhan kanker dan terlebih kanker payudara tampak sangat sensitif terhadap efek dari cucurbitacis [7].

Selain itu, mentimun suri mengandung flavonoid fisetin, yang menunjukkan sifat antioksidan dan anti-kanker [8].

  • Meningkatkan Kontrol Gula Darah

Mentimun suri merupakan buah non-tepung, yang termasuk kategori makanan terbaik untuk mengelola diabetes [9].

The American Diabetes Association merekomendasikan manusia mengkonsumsi minimum tiga hingga lima porsi buah non-tepung per hari.

Ketika Anda terasa lapar, mengkonsumsi banyak buah non-tepung dapat membantu memuaskan nafsu makan tanpa meningkatkan kadar gula darah.

Kandungan serat dan air mentimun suri menjadikannya pilihan yang tepat untuk mengontrol glikemik.

  • Dapat Meningkatkan Hidrasi

Hidrasi sangat berpengaruh pada kerja otak. Jika manusia terkena dehidrasi ringan saja, fungsi otak dapat tidak berjalan dengan baik.

Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa kehilangan hampir 2% kandungan air dalam tubuh dapat mengakibatkan beberapa dampak yang buruk bagi tubuh [3, 4].

Dampak yang ditimbulkan diantaranya adalah peningkatan perasaan cemas, mudah lelah, sakit kepala, dan mood yang tidak stabil [3, 4].

Seperti yang kita tahu, sebagian besar kandungan buah ini adalah air. Hal ini efektif untuk meningkatkan hidrasi dan membantu memenuhi cairan harian [5].

Mentimun suri adalah cara yang tepat ketika Anda ingin menambahkan lebih banyak serat dan kalium ke dalam tubuh Anda.

Serat dalam timun suri dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh dan kalium pada buah ini dapat mengurangi tekanan pada darah.

Mentimun suri juga mengandung folat dan vitamin B yang dapat mengurangi risiko terkena stroke [11].

Sudah menjadi rahasia umum, bahwa mengkonsumsi beragam buah dan sayuran setiap hari adalah merupakan cara yang efektif untuk mencegah penyakit jantung.

  • Dapat Membantu dalam Menurunkan Berat Badan

Dengan melakukan diet dengan menggunakan timun suri, Anda akan merasakan cara yang unik dalam menurunkan berat badan.

Buah ini memiliki kandungan kalori yang rendah sehingga Anda bisa memakan banyak mentimun suri tanpa menyebabkan kenaikan berat badan.

Mentimun suri memiliki kandungan air yang tinggi dan dapat membantu juga untuk menurunkan berat badan.

Terdapat analisis yang mengamati 3.628 orang berusia 18 – 66 tahun dan mengungkapkan makanan dengan kepadatan energi rendah dapat menyebabkan pengurangan pada berat badan [12].

  • Mengandung Anti-Oksidan

Buah ini sangat kaya akan antioksidan karena mengandung vitamin C di dalamnya, bermanfaat untuk mengurangi risiko kanker dan penyakit autoimun [13].

Terdapat penelitian yang telah dilakukan, menunjukkan aktivitas antioksidan yang kuat dan stabil pada membran sel darah manusia [14].

Hal ini membuktikan bahwa kandungan timun suri dapat dijadikan sebagai obat tradisional dan bisa dikembangkan sebagai agen antioksidan dan agen antiinflamasi [14].

Antioksidan pada buah ini mengandung flavonoid dan tanin yang dapat berfungsi sebagai pencegah radikal bebas yang berbahaya bagi tubuh manusia [15].

  • Dapat Meningkatkan Kesehatan Pencernaan

Mengkonsumsi mentimun suri dapat membantu buang air besar secara teratur.

Dehidrasi merupakan faktor risiko utama untuk konstipasi karena dapat mengubah keseimbangan air dan mempersulit buang air besar [20].

Mentimun suri kaya akan air dan meningkatkan hidrasi. Menjaga kondisi tubuh terhidrasi dapat membantu sistem pencernaan bekerja dengan baik [21].

Timun suri memiliki serat yang dapat larut, bermanfaat untuk membantu proses buang air besar agar dapat bekerja dengan lancar dan pergerakan usus agar bekerja dengan baik.

Satu penelitian didapati 80 peserta mengkonsumsi suplemen dengan pektin [22].

Ditemukan bahwa pektin mempercepat pergerakan otot-otot usus, sambil memberi makan bakteri bermanfaat dalam usus yang meningkatkan kesehatan pencernaan [22].

Efek Samping Mentimun Suri

Mentimun suri memiliki beberapa efek samping yang jika dikonsumsi secara berlebihan, berikut adalah efek sampingnya [23] :

  • Dapat Menyebabkan Keracunan

Buah ini memiliki kandungan racun cucurbitacins dan triterpenoid tetrasiklik yang menimbulkan rasa pahit ketika Anda mengkonsumsinya.

  • Efek Samping Mengkonsumsi Vitamin C Berlebihan

Vitamin C dikenal memiliki fungsi yang sangat baik bagi tubuh. Begitu juga dikenal sebagai komponen yang memiliki sifat antioksidan.

Namun, jika Anda mengkonsumsi vitamin C melampaui batas wajar maka akan mendatangkan efek berbahaya bagi tubuh.

Ketika vitamin C dicerna dalam tubuh manusia dalam jumlah yang melebih batas akan memicu pertumbuhan dan penyebaran radikal bebas pada tubuh manusia.

Seperti yang sudah diketahui, mentimun mengandung senyawa cucurbitacins. Senyawa ini dapat berdampak negatif terhadap beberapa orang.

Dampak yang bisa terjadi adalah gangguan pencernaan yang dapat memicu pembentukan gas perut yang menyebabkan perut Anda kembung.

Jika Anda sedang menderita sinusitis atau penyakit pernapasan, disarankan untuk tidak mengkonsumsi mentimun suri.

Seperti Anda ketahui, bagian dalam mentimun suri memiliki suhu lebih dingin dibandingkan suhu luar, hal ini dapat memperburuk kondisi Anda.

  • Awasi Kondisi Hati Anda

Mentimun suri kaya akan kandungan air. Sehingga ketika kita mengkonsumsi buah ini secara berlebih akan membahayakan kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Jantung dan pembuluh darah akan mengalami kerusakan karena volume darah yang terlalu tinggi akibat mengkonsumsi air secara berlebih.

Mengkonsumsi air berlebih juga dapat menyebabkan ketidak seimbangan tingkat elektrolit yang dapat menyebabkan sakit kepala dan kesulitan bernapas.

Bagaimana Cara Menyimpan Timun Suri

Karena bentuk buah seperti buah melon, maka tips penyimpanan ini akan disesuaikan dengan penyimpanan buah melon.

Berikut adalah beberapa tips dan informasi tentang penyimpanan buah mentimun suri [24] :

  • Jangan kupas mentimun suri jika belum dimakan dalam waktu segera.
  • Tinggal terlebih dahulu buah mentimun suri dalam waktu 3 sampai 4 hari di ruangan terbuka.
  • Jika ingin disimpan di dalam lemari es, maka tinggal dalam waktu kurang lebih seminggu.
  • Namun jika Anda sudah membeli mentimun suri dalam keadaan yang sudah dipotong, maka bisa Anda langsung simpan di dalam lemari es.

Tips Konsumsi Mentimun Suri

Berikut adalah beberapa tips bagaimana mengolah buah mentimun suri sebagai bahan konsumsi [16, 17, 18] :

  • Anda dapat menikmati buah timun suri suri secara langsung, cukup potong timun suri, cuci, dan makan dengan menggunakan tangan.
  • Timun suri juga dapat Anda olah sebagai salad yang dapat dicampur dengan beberapa buah segar lainnya.
  • Buat timun suri menjadi olahan minuman dengan tambahan es akan menciptakan sensasi minuman yang manis dan menyegarkan.
  • Tambahkan timun suri dalam campuran sup buah yang dingin dan manis akan membuat rasa sup buah sempurna.
  • Potong buah timun suri dan tambahkan gula sedikit. Simpan potongan buah dalam freezer, tunggu hingga menjadi beku. Kemudian kikis menjadi es halus dan campur dalam creamier.
  • Timun suri juga dapat diolah menjadi smoothies yang dicampur dengan jeruk nipis, yoghurt, dan daun mint.
  • Koktail juga dapat Anda buat dengan timun suri serta campuran jeruk nipis dan sirup agar menambah rasa manis pada koktail.

1. Risma Nurul Arifa, Merynda Indriyani Syafutri & Eka Lidiasari. Perbedaan Umur Panen Buah Timun Suri (Cucumis Melo l.) Serta Formulasi Santan Kelapa dan Susu Terhadap Karakteristik Es Krim. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan; 2014.
2. A Hayati, E Lidiasari & P Parwiyanti. Komposisi Kimia Timun Suri (Cucumis melo L). Repository Unsri; 2009.
3. Lawrence E Armstrong, Matthew S Ganio, Douglas J Casa, Elaine C Lee, Brendon P McDermott, Jennifer F Klau, Liliana Jimenez, Laurent Le Bellego, Emmanuel Chevillotte & Harris R Lieberman. Mild Dehydration Affects Mood in Healthy Young Women. National Center for Biotechnology Information; 2011.
4. Matthew S Ganio, Lawrence E Armstrong, Douglas J Casa, Brendon P McDermott, Elaine C Lee, Linda M Yamamoto, Stefania Marzano, Rebecca M Lopez, Liliana Jimenez, Laurent Le Bellego, Emmanuel Chevillotte & Harris R Lieberman. Mild Dehydration Impairs Cognitive Performance and Mood of Men. National Center for Biotechnology Information; 2011.
5. Drs. H. Hendro Sunarjono, APU (Purn.) & Rita Ramayulis, DCN., M.Kes. Timun Suri dan Blewah. Google Books; 2012.
6. Mahmood W. Mahmood, Mirna Abraham-Nordling, Niclas Håkansson, Alicja Wolk & Fredrik Hjern. High intake of dietary fibre from fruit and vegetables reduces the risk of hospitalisation for diverticular disease. SpringerLink; 2018.
7. Abdulrhman Alsayari, Lucas Kopel, Mahmoud Salama Ahmed, Hesham S. M. Soliman, Sivakumar Annadurai & Fathi T. BMC Complementary Medicine and Therapies. Isolation of anticancer constituents from Cucumis prophetarum var. prophetarum through bioassay-guided fractionation. Halaweish; 2018.
8. Naghma Khan, Deeba N. Syed, Nihal Ahmad & Hasan Mukhtar. Fisetin: A Dietary Antioxidant for Health Promotion. Mary Ann Liebert, Inc publisher; 2013.
9. Anonim. Non-starchy Vegetables. American Diabetes Association; 2020.
10. Anonim. Cucumber. University of Illinois Extension; 2020.
11. Anonim. Folate. National Institutes of Health Office of Dietary Supplements; 2020.
12. Marta Stelmach-Mardas, Tomasz Rodacki, Justyna Dobrowolska-Iwanek, Anna Brzozowska, Jarosław Walkowiak, Agnieszka Wojtanowska-Krosniak, Paweł Zagrodzki, Angela Bechthold, Marcin Mardas & Heiner Boeing. Link between Food Energy Density and Body Weight Changes in Obese Adults. National Center for Biotechnology Information; 2016.
13. Lien Ai Pham-Huy, Hua He & Chuong Pham-Huy. Free Radicals, Antioxidants in Disease and Health. National Center for Biotechnology Information; 2008.
14. Muruganantham, S Solomon & M M Senthamilselvi. ANTI-OXIDANT AND ANTI-INFLAMMATORY ACTIVITY OF CUCUMIS SATIVAS (CUCUMBER) FLOWERS. International Journal Of Pharmaceutical Sciences and Research; 2016.
15. D Kumar, S Kumar, J Singh, Narender, Rashmi, BD Vashistha & N Singh. Free Radical Scavenging and Analgesic Activities of Cucumis sativus L. Fruit Extract. National Center for Biotechnology Information; 2010.
16. Anonim. Top 10 Ways to Enjoy Honeydew Melon. Fruit and Veggies; 2020.
17. Kristin Donnelly. 9 Ways to Use Melon. Food&Wine; 2017.
18. Rabi Abonour. 12 Melon Recipes to Cool Off Your Summer. Serious Eats; 2016.
19.Gabriela Montenegro-Bethancourt, Simone A Johner & Thomas Remer. Contribution of Fruit and Vegetable Intake to Hydration Status in Schoolchildren. Silverchair Information Systems; 2013.
20. M J Arnaud. Mild Dehydration: A Risk Factor of Constipation?. Nature Publishing Group, Ovid Technologies Inc; 2003.
21. Barry M Popkin, Kristen E D’Anci & Irwin H Rosenberg. Water, Hydration and Health. National Center for Biotechnology Information. 2011.
22. Lin Xu, Wenkui Yu, Jun Jiang & Ning Li. Clinical Benefits After Soluble Dietary Fiber Supplementation: A Randomized Clinical Trial in Adults With Slow-Transit Constipation. National Center for Biotechnology Information; 2013.
23 .Nithya Shrikant. 10 Strange Side Effects Of Cucumber. Stylecraze; 2019.
24 .Cynthia David. Hami melon adds sweet crunch to your summer: Fresh Bites. The Star; 2017.

Share