Penyakit & Kelainan

11 Makanan Agar Luka Cepat Kering

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Makanan agar luka cepat kering penting untuk diketahui, karena ini berkaitan dengan penyembuhan luka agar cepat dan efektif. Setiap orang mungkin pernah mengalami luka seperti goresan atau sayatan. Sebagian luka dapat diobati sendiri di rumah dan sembuh dengan cepat bila bersih dan bebas dari infeksi[1].

Namun, untuk luka lainnya perlu perawatan yang lebih serius dengan memerlukan tenaga medis. Luka terbuka adalah salah satu luka yang mencakup kerusakan internal atau eksternal pada jaringan tubuh, bisanya melibatkan kulit[1]. Dalam proses penyembuhan anda perlu metode pengobatan yang efektif dan juga sangat penting untuk memerhatikan kandungan makanan yang dikonsumsi.

Jika anda baru saja mengalami luka tertentu, terdapat beberapa makanan yang sebaiknya anda konsumsi untuk membantu mempercepat luka kering. Banyak makanan, termasuk buah-buahan, sayuran, lemak sehat, sumber vitamin dan sumber protein, yang telah terbukti mengurangi peradangan, meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, meningkatkan penyembuhan, dan menyediakan bahan bakar untuk memulihkan diri[2]. Beberapa makanan tersebut adalah sebagai berikut.

1. Sayuran Berdaun Hijau

Dalam proses penyembuhan luka agar luka anda cepat kering, anda dapat mengkonsumsi sayuran seperti kangkung, bayam, sawi, aragula, dan lobak swiss[2]. Sayuran mengandung vitamin C, provitamin A, magnesium dan folat untuk funsi kekebalan dan kesehatan secara keseluruhan[3][4][5]. Sayuran berdaun hijau juga kaya akan antioksidan polfenol yang memiliki sifat anti-inflamasi dan kekebalan yang kuat[5][6].

2. Buah-buahan

Makanan yang sebaiknya anda konsumsi adalah buah-buahan. Salah satunya buah berry yang penuh dengan nutrisi dan senyawa tanaman yang dapat membantu mendukung pemulihan tubuh anda[2]. Menyediakan banyak vitamin C yang mendorong penyembuhan luka dengan merangsang produksi kolagen-protein paling melimpah di tubuh anda[7]. Buah-buahan lainnya yang dapat anda konsumsi adalah buah jeruk, pepaya, dan kiwi.

3. Lemak Sehat

Lemak sehat menjadi hal penting untuk tubuh anda. Tidak semua lemak itu buruk, contoh dari lemak sehat adalah minyak zaitun, biji-bijian, kacang-kacangan dan alpukat. Lemak sehat memberikan energi dan mengandung vitamin E. Lemak sehat ini juga memperkuat sistem kekebalan tubuh dan mengurangi kemungkinan terkena infeksi[8].

4. Kaldu Ayam

Ayam adalah salah satu protein daging yang paling sehat. Selain itu ayam merupakan makanan serbaguna yang dapat disiapkan dengan hampir semua cara yang memungkinkan. Ayam dapat digunakan dalam sup, semur, atau disiapkan sebagai hidangannya sendiri. Beberapa kandungan dari kaldu ayam adalah mineral seperti magnesium, kalsium, fosfor[9]. Kaldu ayam juga kaya akan kolagen (baik untuk kesehatan sendi). Sehingga dapat membantu dalam penyembuhan luka lebih cepat dan membuat sistem kekebalan tubuh kita kuat[8]. Anda juga dapat membeli beberapa dada ayam tanpa tulang, panggang dalam oven, dan hasilkan makanan berprotein tinggi dengan mudah[9].

5. Kacang-kacangan dan biji-bijian

Makanan selanjutnya yang sebaiknya anda makan untuk membantu penyembuhan luka lebih kering adalah kacang-kacangan dan biji-bijian, seperti almond, walnut, pecan, biji matahari, dan bunga matahari. Kacang-kacangan dan biji-bijian menyediakan protein nabati, vitamin, mineral dan lemak sehat yang mendukung penyembuhan. Jenis makanan ini juga mengandung vitamin E, seng, mangan dan magnesium. Sebagai antioksidan dan memberikan perlindungan terhadap kerusakan sel dalam tubuh[8].

6. Telur

Telur adalah salah satu makanan yang merupakan sumber protein yang sangat mudah diserap. Selain itu, telur utuh mengandung vitamin A dan B12 serta seng, zat besi, dan selenium yang semuanya memiliki peran kekebalan yang vital[3]. Selain itu, anda juga dapat mengkonsumsi susu yang kaya protein dan berguna mempercepat penyembuhan luka. Makanan lain yang mengandung protein seperti taco kacang hitam, yogurt dan keju[10].

7. Ubi Jalar

Penting dalam penyembuhan luka dengan mengkonsumsi makanan tinggi karbohidrat yang sehat, seperti ubi jalar. Ubi jalar adalah sumber karbohidrat bergizi yang dikemas dengan senyawa tanaman anti-inflamasi, vitamin, dan mineral termasuk vitamin C, kartenoid dan mangan yang dapat mengoptimalkan kekebalan tubuh dan membantu anda pulih[2].

Faktanya, kekurangan asupan karbohidrat yang tidak memadai dapat mengganggu penyembuhan luka dan menunda pemulihan[11]. Karbohidrat tidak hanya menyediakan energi yang dibutuhkan sel untuk penyembuhan, tetapi juga enzim seperti heksokinase dan sitrat sintase yang membantu perbaikan luka[12].

8. Kerang

Kerang seperti tiram, remis, dan kerang sarat dengan nutrisi terutama seng yang dapat mendorong pemulihan[2]. Seng berperan penting untuk fungsi kekebalan tubuh yang sehat. Selain itu, mineral juga dapat membantu mempercepat penyembuhan luka. Sehingga membuat kerang bagus untuk memulihkan diri pasca operasi[13,14,15].

9. Salmon

Kandungan dalam salmon adalah protein, vitamin B, selenium, zat besi, seng dan lemak omega-3[2]. Lemak omega-3 dapat meningkatkan penyembuhan luka, meningkatkan respons kekebalan dan mengurangi peradangan saat dikonsumsi dalam bentuk suplemen[16]. Namun penelitian terbaru menunjukkan bahwa suplemen ini tidak meningkatkan risiko pendarahan, tetapi beberapa ahli bedah tetap menyarankan untuk tidak menggunakan minyak ikan[17].

10. Sayuran Silangan

Sayuran silangan adalah seperti kembang kol, brokoli, kubis brussel dan kangkung. Sayuran silangan ini mengandung berbagai macam vitamin, mineral dan antioksidan[2]. Sehingga sayuran silangan dapat mendukung dalam penyembuhan luka sehingga cepat kering.

11. Daging Organ

Daging organ merupakan beberapa makanan paling bergizi yang dapat anda makan. Terdapat banyak nutrisi yang dikandungnya untuk kekebalan, termasuk vitamin A, zat besi, seng, vitamin B dan tembaga. Ini dibutuhkan untuk produksi jaringan ikat dan kolagen[2][18]. Selain itu, daging organ merupakan sumber protein yang sangat baik dan diperlukan untuk pemulihan setelah operasi dan penyakit[2].

Saat anda pulih dari penyakit atau operasi, anda harus mengisi tubuh anda dengan makanan yang tinggi nutrisi dan senyawa untuk penyembuhan anda[2]. Selain itu, anda juga harus mengubah gaya hidup lainnya untuk mendukung penyembuhan. Misalnya dengan istirahat yang cukup, hindari konsumsi alkohol dan merokok.

1) Mazzei, S. drsergiomazzei.health. Major vitamins that facilitates the wound healing process. 2019.
2) Kubala, J. healthline.com. 10 of the best foods to help you heal. 2020.
3) Maggini, S., Pieree, A., & C, Philip. ncbi.nlm.nih.gov. Immune function and micronutrient requirements change over the life course. 2018
4) Moores, Jane. pubmed.ncbi.nlm.nih.gov. Vitamin C: a wound healing perspective. 2013.
5) Hossain, A., et al. ncbi.nlm.nih.gov. Encahnment of antioxidant quality of green leafy vegetables upon diffrent cooking method. 2017.
6) Davison, G., Kehaya, C., & Jones, A. W. ncbi.nlm.nih.gov. Nutritional and physical activity intervetions to improve immunity. 2014.
7) Stuetz, W., et al. ncbi.nlm.nih.gov. Consumption of dark green leafy vegetables predicts vitamin A and iron intake and status among female small-scale farmers in Tanzania. 2019.
8) Bhardwaj, N. healthshots.com. Make not 9 superfoods that can help to heal ypur wounds faster. 2021.
9) Anonim. advancedtissue.com. The 6-high protein foods best for wound healing. 2016.
10) Grieger, L. eatright.org. Five nutrition tips yo promote wound healing. 2019.
11) Regan,J. P., et al. ncbi.nlm.nih.gov. Wound healing. 2021.
12) Robert,H., Demling,M.D. ncbi.nlm.nih.gov. Nutrition, anabolism and the wound healing process: an overview. 2009.
13) Prasad, A.S. ncbi.nlm.nih.gov. Zinc in human health: effect of zinc on immune cells. 2008.
14) Weesels, I., et al. ncbi.nlm.nih.gov. Zinc as a gatekeeper of immune function. 2017.
15) Lin, Pei-Hui, et al. ncbi.nlm.nih.gov. Zinc in wound healing modulation. 2017.
16) Yu, Jing., et al. ncbi.nlm.nih.gov. Effect ofomega-3 fatty acids on patients undergoing sugery forgastrointestinal malignancy: a systematic review and meta analysis. 2014
17) Akintoye, E., et al. ncbi.nlm.nih.gov. Fish oil and peri-operative bleeding: insight from the omega-3 fatty acids for prevention of postoperative atrial fibrillation (OPERA) randomized Trial. 2018.
18) Wu, M., et al. ncbi.nlm.nih.gov. Biochemistry, collagen synthesis. 2020

Share