Daftar isi
Penurunan fungsi kognitif (PFK) adalah sebuah kondisi dimana seseorang mengalami gangguan ringan dengan kognitifnya. Kognitif sendiri adalah sebuah kemampuan mental seseorang, termasuk daya ingat atau pemikiran. Penderita PFK mengalami penurunan kognitif daripada orang sehat seusianya. [1]
Diestimasikan sekitar 5-20% orang yang berusia diatas 65 tahun memiliki PFK. Walaupun bukan tergolong dalam tipe demensia, penderita PFK lebih mudah untuk mengalami demensia. [1]
Beberapa contoh gangguan daya ingat dan berpikir yang dapat terlihat pada penderita PFK adalah [2] :
Penderita PFK juga mungkin mengalami [3] :
Semua kemungkinan yang dapat menyebabkan PFK belum sepenuhnya diketahui. Pada beberapa kasus kecil, kondisi lain dapat menyebabkan munculnya gejala PFK. Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan PFK adalah [2] :
Tidak ada penyebab tunggal yang mendasari penyakit PFK. Gejala PFK dapat bertahan selama beberapa tahun, menyebabkan penyakit Alzheimer atau tipe demensia lainnya, ataupun membaik. [3]
Beberapa bukti mengindikasikan bahwa PFK terbentuk dari penurunan derajat otak seperti penderita Alzeimer. Jika dilakukan autopsi, penderita PFK dapat mengalami perubahan berikut, yaitu [3] :
Beberapa tes penggambaran otak menunjukkan adanya perubahan yang berhubungan dengan PFK, diantaranya adalah [3] :
Faktor risiko terkuat dari PFK adalah peningkatan usia dan mengalami bentuk spesifik dari gen APOE e4, sebuah gen yang selalu dihubungkan dengan penyakit Alzheimer. Walaupun demikian, jika anda memiliki gen tersebut, tidak berarti anda mengalami PFK selamanya.
Kondisi medis lainnya dan faktor gaya hidup juga memiliki hubungan dengan peningkaran risiko PFK, antara lain [3] :
Penderita PFK mengalami peningkatan yang signifikan terhadap demensia, walaupun tidak semua penderita PFK mengalami demensia. Secara umum, sekitar 1-3% orang dewasa mengalami demensia setiap tahunnya. Studi mengatakan bahwa sekitar 10-15% penderita PFK mengalami demensia setiap tahunnya. [3]
Pertama, dokter akan melakukan evaluasi riwayat medis yang anda alami, termasuk mengenai riwayat penyakit saat ini, penyakit yang pernah diderita, riwayat kesehatan keluarga, dan pengobatan yang pernah dilakukan. Dokter juga dapat bertanya kepada orang terdekat anda mengenai ada tidaknya perubahan gaya hidup dan aktivitas. [2]
Dokter akan mencari penyebab dari gejala PFK yang anda alami. Mencari tahu penyebab utama dapat dilakukan dengan dukungan pemeriksaan darah dan tes penggambaran otak, termasuk pencitraan resonansi magnetik atau MRI. [2]
Tes status mental jangka pendek juga dapat dilakukan untuk menguji fungsi daya ingat, atensi, ingatan jangka pendek, dan fungsi otak lainnya. Beberapa tes pemikiran yang lebih dalam, atau disebut juga dengan tes neuropsikologikal, juga dapat dilakukan. [2]
Faktor risiko tertinggi dari penyakit PFK adalah sama seperti demensia yaitu penambahan usia, riwayat keluarga demensia, hipertensi, kolesterol tinggi, diabetes, obesitas, dan stroke. Jika anda berisiko tinggi, American Academy of Neurology’s Practice menyarankan untuk menjaga kesehatan otak dengan melakukan olahraga sebanyak 2 kali seminggu. [2]
Berikut adalah beberapa rekomendasi yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh, termasuk [2] :
Sampai saat ini, tidak ada satu pengobatan yang disetujui oleh Food and Drug Administration untuk mengatasi PFK. Walaupun demikian, beberapa studi klinis dan penelitian memiliki beberapa opsi pengobatan yang dapat dilakukan untuk mengurangi gejala dan memperlambat progres PFK. [4]
Dokter dapat menggunakan obat penghabat kolinesterase, sebuah obat yang digunakan untuk penyakit Alzheimer. Namun, kolinesterase tidak terlalu direkomendasikan karena belum terbukti dapat memberikan dampak terhadap proges demensia dan PFK. [4]
Beberapa obat lainnya juga dapat digunakan dokter sesuai dengan kondisi yang anda alami. Pastikan anda menggunakan obat berikut dibawah pengawasan dokter. Obat-obatan tersebut antara lain [4] :
Penderita PFK juga harus melakukan beberapa perubahan gaya hidup, termasuk [3] :
1. Anonim. Mild Cognitive Impairment (MCI). Alzheimer's Society; 2022.
2. Cleveland Clinic Medical Professional. Mild Cognitive Impairment. Cleveland Clinic; 2019.
3. Mayo Clinic Staff. Mild Cognitive Impairment (MCI): Symptoms and Causes. Mayo Clinic; 2022.
4. Mayo Clinic Staff. Mild Cognitive Impairment (MCI): Diagnosis and Treatment. Mayo Clinic; 2022.