Obat

Ergotamine + Caffeine + Cyclizine: Manfaat – Dosis dan Efek Sampingnya

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Tinjauan Medis : dr. Maria Arlene, Sp.Ak
Kombinasi ergotamine, cyclizine, dan kafein adalah obat yang digunakan untuk mengatasi migren. Walaupun penyebab pasti migren belum diketahui dengan jelas, namun diduga bahwa migren disebabkan oleh adanya

Kombinasi obat Ergotamine, Caffeine dan Cyclizine merupakan obat yang sangat ampuh untuk mengatasi sakit kepala. Ergotamine merupakan obat alkaloid ergot, dan biasa digunakan dalam pengobatan migrain.[1]

Apa itu Ergotamine + Caffeine + Cyclizine?

Berikut ini beberapa informasi mengenai Ergotamine + Caffeine + Cyclizine:[2]

Indikasi Persiapan anti migrain, Serangan migrain akut
Kategori Obat Bebas
Konsumsi Dewasa
Kelas Persiapan anti migrain
Bentuk Tablet
Kontraindikasi Tidak untuk digunakan dengan inhibitor poten CYP3A4 dan inhibitor protease. Hipertiroidisme, gangguan ginjal atau hati. Orang yang pernah mengidap penyakit jantung, angina, iskema perifer, dan hipertensi. Tidak untuk digunakan ketika sepsis. Ibu hamil dan menyusui
PeringatanTidak untuk digunakan secara teratur ataupun digunakan untuk profilaksis migrain. Meningkatkan risiko penyempitan arteri dan gejala ergotisme lainnya. Hentikan penggunaan obat ketika terjadi gejala oklusi arteri, seperti mati rasa. Penggunaan obat cyclizine dapat memperburuk kondisi pasien yang memiliki penyakit jantung atau anemia, glaukoma, infeksi hepatitis, dan retensi prostat. Dapat meningkatkan risiko fibrosis retroperitoneal atau pleuropulmonary. Tidak direkomendasikan untuk digunakan dengan vasokonstriktor lain. Obat ini sebaiknya juga jangan diberikan kepada orang yang sudah tua.

Manfaat Ergotamine + Caffeine + Cyclizine

Ergotamine + Caffeine + Cyclizine bukan hanya dapat digunakan untuk meredakan sakit kepala, namun obat ini juga mampu mengatasi beberapa penyakit lain seperti: [1]

  • Meredakan serangan migrain akut
  • Meredakan gejala-gejala sakit kepala

Dosis Ergotamine + Caffeine + Cyclizine

Dosis Ergotamine + Caffeine + Cyclizine hanya boleh digunakan untuk orang dewasa. Berikut detail dosisnya :[2]

Oral/Diminum:
⇔ Setiap tablet mengandung Ergotamine Tartrate 2 mg, Cyclizine HCl 50 mg, dan Caffeine Hydrate 100 mg.
→Awalnya berikan 1 tablet lalu dapat dilanjutkan lagi dengan pemberian ½-1 tablet dalam jangka waktu 30 menit jika diperlukan
→ 325 mg hingga 1 g setiap 4 hingga 6 jam
→ Dosis sekali minum Maksimum: 4 tablet pada saat mengalami migrain.
→ Dosis Maksimum: 3 tablet / 24 jam dan 6 tablet / minggu

Efek Samping Ergotamine + Caffeine + Cyclizine

Hal penting lainnya yang perlu anda ketahui tentang obat Ergotamine + Caffeine + Cyclizine adalah mengenai efek sampingnya. Pasalnya, obat ini juga memilki berbagai efek samping yang berbahaya.

Pengetahuan tentang efek negatif yang dapat timbul dari penggunaan obat ini tentunya dapat anda manfaatkan untuk mengedukasi orang-orang terdekat.

Agar lebih jelas, berikut mengenai efek samping Ergotamine + Caffeine + Cyclizine: [1]

  • Sakit kepala
  • Demam
  • Mual
  • Muntah
  • Nyeri pada bagian sendi
  • Mati rasa
  • Diare

Efek samping yang berbahaya: [1]

  • Pembekuan pada arteri tubuh atau otak
  • Penyumbatan arteri di jantung
  • Peningkatan atau penurunan tekanan darah
  • Gangren

Detail Ergotamine + Caffeine + Cyclizine

Supaya anda dapat lebih mengetahui obat Ergotamine + Caffeine + Cyclizine, kami akan memberikan informasi mengenai obat ini secara lebih mendalam. Berikut detail informasinya: [2]

Penyimpanan Tablet:
→ Simpan pada ruangan yang memiliki suhu dibawah 25°C.
Cara Kerja Deskripsi: Ergotamine adalah pemblokir α-adrenergik yang memberikan efek stimulasi langsung kepada otot polos pembuluh darah perifer dan kranial. Selain itu, Ergotamine juga dapat menekan bagian vasomotor pusat. Kafein merupakan vasokonstriktor kranial. Cyclizine merupakan obat penenang antihistamin piperazine dengan aktivitas antimuskarinik. Obat ini umumnya digunakan sebagai antiemetik
Interaksi dengan obat lain → Kafein dapat meningkatkan pembersihan lithium
→ Meningkatkan efek sedatif ketika digunakan bersamaan dengan alkohol
→ Pembersihan kafein dapat dikurangi ketika digunakan bersamaan dengan progesteron, estrogen, fluvoxamine, mexiletine, dan disulfiram
→ Kadar serum obat yang mengandung Ergotamine dapat ditingkatkan jika digunakan bersamaan dengan antibakteri makrolida
→ Penggunaan obat bersamaan dengan MAOI atau TCA dapat meningkatkan efek sedatif dan antimuskarink dari siklizin.
→ Meningkatkan pembersihan kafein oleh fenitonin
→ Meningkatkan risiko terjadinya oklusi arteri dengan methysergide dan vasopasme dengan agonis 5-HT1
→ Hindari penggunaan Ergotamine selama 6 jam setelah mengkonsumsi sumatriptan, almotriptan, dan zolmitriptan
→ Efek sedatif meningkat ketika digunakan dengan ansiolitik dan hipnotik.
→ Meningkatkan risiko vasokonstriksi jika digunakan bersamaan dengan β-blocker atau nikotin
→ Dapat meningkatkan kadar teofilin dalam plasma
Berpotensi Fatal:
→ Meningkatkan risiko terjadinya ergotisme jika digunakan bersamaan dengan HIV-protease yang merupakan inhibitor poten CYP3A4, seperti indinavir, amprenavir, dan ritonavir
Overdosis ⇔ Overdosis Akut
⇔ Gejala: Mual, muntah, diare, gatal-gatal pada kulit, hipotensi, syok, denyut nadi melambat atau bertambah cepat, kejang-kejang, dan dapat menyebabkan kematian.
⇔ Cara Mengatasi: Penggunaan arang aktif untuk mengurangi penyerapan. IV vasodilator seperti pemberian infus natrium nitroprusside mungkin diperlukan untuk meredakan vasospasme. Untuk menghilangkan Ergotamine dalam tubuh dapat digunakan dialisis peritoneum dan diureksis paksa.
⇔ Overdosis Kronis
⇔ Gejala: Gangren dapat berkembang pada jari tangan ataupun kaki. Nyeri anginal, takikardia atau bradikardia. Penggunaan obat secara berlebihan juga dapat menyebabkan fibrosis peritoneum dan fibrosis pleura. Sakit kepala yang timbul kembali merupakan gejala utama dari perkembangan ketergantungan Ergotamine.
⇔ Cara Mengatasi: Untuk membangun kembali agar aliran darah menjadi normal dapat digunakan vasodilator IV, seperti nitroprusside dan nitrogliserin. Untuk membalikkan efek overdosis kronis dari ergotamine dapat menggunakan kaptopril.

Pertanyaan seputar Ergotamine + Caffeine + Cyclizine

Hal apa yang perlu disampaikan kepada dokter sebelum menggunakan Ergotamine + Caffeine + Cyclizine?

Agar anda dapat terhindar dari efek negatif Ergotamine + Caffeine + Cyclizine, kami sarankan supaya anda menyampaikan kepada dokter mengenai alergi yang dimiliki terhadap obat-obatan ataupun makanan. Selain itu, beritahukan juga kepada dokter jika anda pernah mengidap penyakit ginjal ataupun hati [1].

Apa saja yang perlu dihindari ketika mengkonsumsi Ergotamine + Caffeine + Cyclizine?

Ketika mengkonsumsi Ergotamine + Caffeine + Cyclizine, anda harus menghentikan konsumsi jeruk bali atau jus jeruk bali untuk sementara. Selain itu, kami juga menyarankan agar anda menghentikan kegiatan merokok ataupun minum-minuman beralkohol. Hal ini dimaksudkan agar anda terhindar dari efek negatif yang dapat muncul dari penggunaan obat ini[1].

Apa yang harus saya lakukan jika saya melewatkan satu dosis Ergotamine + Caffeine + Cyclizine?

Hal yang perlu dilakukan adalah setelah anda ingat bahwa telah melewatkan satu dosis Ergotamine + Caffeine + Cyclizine, konsumsi obat tersebut sesegera mungkin. Namun, yang perlu diperhatikan adalah, jika waktu pemberian dosis selanjutnya sudah dekat, anda dapat melewatkan dosis tersebut. Selanjutnya, anda dapat kembali pada jadwal pemberian obat seperti biasanya[1].

Contoh Obat Ergotamine + Caffeine + Cyclizine (Merk Dagang) di Pasaran

Berikut ini nama obat bermerek yang mengandung Ergotamine + Caffeine + Cyclizine: [1]

Brand Merek Dagang
Migril

1) Anonim. diakses 2020. Drugs.com. Migril Tablets.
2) Anonim. diakses 2020. Mims.com. Ergotamine + Caffeine + Cyclizine.

Share