4 Jenis Infeksi Gigi Disebabkan Oleh Bakteri

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by redaction team, read our quality control guidelance for more info

Abses gigi merupakan jenis infeksi gigi yang terbentuk karena adanya penumpukan nanah yang ada di dalam gigi ataupun gusi. Abses ini biasanya dari adanya infeksi ataupun bakteri yang sering ada di bagian pulpa lunak gigi dan semakin hari semakin menumpuk. Bakteri tersebut berada di plak, produk sampingan yang berasal dari makanan, bakteri di dalam mulut ataupun air liur. Dengan demikian mengalami penumpukan dan menempel di gigi hingga merusak sampai ke gusi.[1]

Apabila plak yang ada pada gigi tersebut tidak segera dihilangkan maka bakterinya akan cepat menyebar ke bagian yang lainnya. Cara menghilangkannya dengan sikat gigi ataupun flossing secara teratur. Sehingga tidak terkena abses yang membuat penderita sangat tidak nyaman. [1]

Dengan tidak menjaga kebersihan yang ada pada gigi maka akan timbul plak dari bakteri penyebab infeksi. Inilah beberapa penyebab dari abses gigi:

  • Tidak menjaga kebersihan mulut dan banyak plak menumpuk pada bagian gigi karena tidak menggunakan benang untuk membersihkan gigi
  • Konsumsi makanan yang memiliki kandungan manis cukup tinggi ataupun bertepung. Hal ini tentunya menimbulkan bakteri yang membusuk dan menimbulkan abses
  • Cedera ataupun operasi pada gigi maupun gusi dan bakterinya masuk di gigi yang rusak sebelumnya
  • Mempunyai kekebalan tubuh yang cukup lemah seperti halnya penderita diabetes, seseorang yang melakukan perawatan yakni kemoterapi atau obat steroid. [2]

berikut ini beberapa jenis dari infeksi gigi yang sering terjadi pada orang dewasa:

1.Abses Gingiva

Salah satu jenis dari infeksi gigi yang dinamakan abses Gingiva ini hanya ada di jaringan gusi dan tidak memberikan pengaruh banyak pada gigi ataupun ligamen periodontal. Meskipun demikian, jangan lengah untuk selalu membersihkannya karena bakteri bisa menyebar kapan saja. [1]

Infeksi ini bisa saja berkembang dan menyerang bagian gusi. Sehingga penting sekali bagi yang sudah mengalaminya untuk selalu waspada pada jenis infeksi yang satu ini agar tidak berdampak parah pada bagian gigi dan gusi.

Pada jenis infeksi yang terjadi pada bagian gigi ini dipastikan karena ada sesuatu yang tersangkut di gigi. Hal itu biasa terjadi ketika selesai mengonsumsi makanan dan tersangkut pada sela-sela gigi. Seperti halnya partikel makanan ataupun gigi yang sudah patah. [3]

2. Abses Periodental

Jenis dari infeksi Periodental biasanya karena adanya periodontitis ataupun sejenis penyakit gusi dan sangat sering dialami oleh sebagian besar orang dewasa. Jenis yang satu ini yakni abses Periodental ada dengan dimulai dari struktur jaringan tulang yang fungsinya mendukung gigi.

Penyakit periodental atau gusi ini berpengaruh pada jaringan yang ada disekeliling atau mendukung gigi. Tanda terkena penyakit jenis ini yakni adanya pendarahan pada bagian gusi hingga pembengkakan atau gingivitis. Selain itu juga ditandai dengan bau mulut dan nyeri. [4]

Untuk bentuknya yang lebih parah pada abses periodental bisa membuat gusi terlepas dari gigi itu sendiri serta tulang penyangga. Dengan demikian akan membuat gigi menjadi lebih longgar dan bahkan parahnya bisa rontok.

Periodental dengan tingkat yang parah bisa berpengaruh sampai 10 persen dari populasi secara global. Penyebab utama pada penyakit abses periodental yakni kebersihan mulut sangat buruk karena tidak terjaga dan menggunakan tembakau terlalu sering. [4]

Cara pengobatannya dengan mengeringkan abses dan kantong periodontal juga dibersihkan terlebih dahulu. Pada permukaan akar gigi ini akan dihaluskan menggunakan scaling serta planning di bagian bawah garis lurus. Hal ini tentunya akan membantu untuk mencegah datangnya infeksi lagi. [1]

3. Abses Periapikal

Infeksi yang bisa terjadi pada gigi dan dimulai dari pulpa lunak gigi. Infeksi gigi jenis ini bisa timbul pada ujung akar. Dengan begitu membuat bakteri yang ada pada gigi bisa menyebar ke bagian dalam gigi sampai ke pulpa. Cara bakteri masuk dengan melewati faktur ataupun rongga.[1]

Sementara itu untuk pulpa merupakan bagian terdalam yang ada pada gigi. Pulpa memiliki kandungan saraf serta pembuluh darah. Apabila bakteri yang ada pada gigi ini menyerang maka tentunya akan menyebar ke akar gigi bahkan tulang dan membuat abses.[1]

Penyakit ini datang dan menyerang bagian rongga gigi karena tidak dilakukan perawatan dengan benar. Selain itu abses periapikal bisa dikarenakan akibat cidera dan perawatan gigi yang telah dilakukan sebelumnya. Cara mengobatinya dengan melakukan perawatan pada saluran akar.[1]

Ada bor yang digunakan untuk melubangi gigi yang telah mati agar nanahnya bisa keluar. Jaringan yang sudah rusak akan dikeluarkan dari pupa. Dengan demikian bisa mengurangi infeksi untuk selanjutnya. [1]

4. Karies Gigi

Penyakit lain yang disebabkan oleh infeksi yakni karies gigi karena adanya plak yang terbentuk pada permukaan gigi. Dalam hal ini mengubah gula bebas yakni semua gula yang telah ditambahkan pada makanan ataupun minuman baik secara alami ataupun tidak. Seiring berjalannya waktu perubahan dari manis menjadi asam membuat kerusakan pada gigi. [4]

Asupan gula bebas yang terbilang cukup tinggi dan dilakukan secara terus menerus akan memperparah kondisi gigi. Penyebab lainnya yakni paparan fluroide yang tidak memang tidak memadai serta kurang dalam membersihkan plak pada gigi karena penumpukan bakteri.

Jarangnya menyikat gigi membuat penyakit baru yaitu karies, nyeri atau bahkan kehilangan gigi dan terjadi infeksi. Pemahaman seperti ini harus diketahui oleh banyak orang untuk menjaga kesehatan pada gigi agar tidak terserang bakteri yang menyebabkan kerusakan.

fbWhatsappTwitterLinkedIn

Add Comment