Ketolides : Manfaat – Cara Kerja, dan Efek Samping

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by redaction team, read our quality control guidelance for more info

Peradangan yang terjadi pada paru-paru yang disebabkan oleh infeksi disebut dengan pneumonia. Pneumonia dikenal juga dengan paru-paru basah. Yaitu terjadinya peradangan pada kantong-kantong udara pada paru-paru[1].

Gejala yang dapat muncul yaitu batuk berdahak, demam, dan sesak napas. Penyakit ini disebabkan dari infeksi virus, bakteri, atau jamur.

Fungsi Ketolides

Ketolides merupakan antibiotik makrolida generasi baru, yang digunakan pada makrolida untuk mengatasi masalah resistensi bakteri. Yang berasal dari eritromisin (antibiotik makrolida) sebagai antibiotik semi-sintetik dan memberi ketolida spektrum aktivitas yang lebih luas dengan perubahannya[2].

Aktivitas ketolides yaitu sebagai antibakteri baik pada bakteri Gram-positif dan dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan. Ketolides digunakan untuk mengobati infeksi paru-paru yang disebut pneumonia yang didapat komunitas (CAP)[3].

Penyakit yang Diatasi dengan Ketolides

Terdapat beberapa penyakit yang di atasi dengan ketolides, yaitu[2]:

Cara Kerja Ketolides

Ketolides bekerja dengan mengikat subunit ribosom 50S bakteri dan sintesis protein yang bergantung pada RNA akan terhambat. Pada konsentrasi rendah dan pada konsentrasi tinggi merupakan bakteriostatik, dengan bergantung pada konsentrasi akan menunjukan pembunuhan[2].

Melalui obat telithromycin penyerapan kan dilakukan dengan cepat dari saluran gastrointestinal dengan ketersediaan hayati kisaran 57% dan plasma puncaknya antara 1-3 jam. Dengan tersebar luas di dalam cairan juga pada jaringan tubuh termasuk saluran pernapasan[4].

Obat ini bermetabolisme dihati oleh isoenzim dan non-isoenzim menjadi 4 metabolit utama. Pengeluarannya melalui urin kisaran 13% dan feses 7% dengan paruh waktu antara 2-3 jam.

Contoh Obat Ketolides

Ketolides tersedia dalam bentuk tablet. Ketersediaan jenis obat ini dihentikan. Contoh ketolides yang dihentikan termasuk[2]:

  • Telithromycin

Efek Samping Ketolides

Ketolides dapat menyebabkan beberapa efek samping yang tidak di inginkan. Beberapa efek samping umum dari ketolides termasuk[3]:

Beritahu dokter apabila muncul gejala seperti pingsan, penglihatan kabur, atau masalah penglihatan lainnya. Bila salah satu dari hal tersebut terjadi, jangan mengemudi, menggunakan mesin juga keadaan apapun yang dapat membahayakan[3].

Katakan pada dokter jika memiliki gejala penyakit hati, karena dapat membuat hati menjadi rusak dengan cepat, hanya dengan beberapa dosis telitromisin[3].

Setelah berhenti mengkonsumsi telitromisin hingga 2 bulan atau lebih, efek samping yaitu diare akan tetap menjadi masalah dari ringan hingga semakin parah. Periksakan diri ke dokter, sebelum mengkonsumsi obat apapun[3].

Tetaplah minum telitromisin dengan perawatan penuh untuk membantu membersihakan infeksi sepenuhnya. Jangan berhrnti terlalu cepat dalam mengkonsumsinya, karena mungkin akan menimbulkan gejala kembali[3].

fbWhatsappTwitterLinkedIn

Add Comment