4 Manfaat Bakuchiol untuk Kesehatan Kulit

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by redaction team, read our quality control guidelance for more info

Akhir-akhir ini, bakuchiol menjadi salah satu bahan produk perawatan kulit yang sedang digemari. Bakuchiol merupakan bahan alamiah yang berasal dari tumbuhan, dimana tergolong senyawa kimia berbahan dasar vitamin A yang dapat memberikan banyak manfaat kulit. Bakuchiol sering disebut sebagai pengganti retinoid atau retinol. [3]

Walaupun bakuchiol belum terbukti memiliki efektivitas yang lebih tinggi dari retinol, bakuchiol tidak mengiritasi kulit. Bakuchiol dapat menjadi opsi alterantif bagi pemilik kulit sensitif yang ingin merasakan efek yang sama seperti retinol. [2]

Awalnya, bakuchiol merupakan turunan dari biji tumbuhan Psoralea corylifolia, atau yang dikenal dengan tumbuhan babchi. Tumbuhan ini memang sering digunakan pada pengobatan Ayuverda dan Timur selama berabad-abad. Menurut Nazarian, bakuchiol dahulu digunakan sebagai bahan alami untuk mengatasi vitiligo. [2,3]

Bakuchiol dapat menjadi salah satu bahan pilihan perawatan kulit anda karena memberikan banyak manfaat, mirip dengan retinol. Bahkan, bakuchiol dapat digunakan pada seluruh jenis kuli dengan efek samping yang minimal. [1]

Berikut adalah beberapa manfaat bakuchiol yang dapat anda peroleh. [1,2,3]

1. Meratakan Warna Kulit

Bakuchiol dapat berpenetrasi mendalam pada kuli untuk membantu mengurangi bintik hitam dan area hiperpigmentasi. Bakuchiol tidak mengecilkan ukuran kelenjar minyak, menyebabkan kemungkinan iritasi dan kulit kering menjadi lebih kecil. Hal ini secara langsung akan mengurangi kemerahan akibat kulit mengelupas yang dapat meningkatkan ketidakrataan warna kulit. [2]

Menurut sebuah penelitian dalam British Journal of Dermatology, penggunaan bakuchiol selama 12 minggu memberikan hasil yang memuaskan pada kerutan, pigmentasi, elastisitas, dan kerusakan kulit lainnya akibat paparan matahari. Bakuchiol juga dikatakan membantu mengurangi sensitivitas kulit terhadap radiasi matahari yang berbahaya. [2]

Walaupun masih memerlukan penelitian lebih lanjut, Dermatologis di Texas, Amerika, mengatakan bahwa ada kemungkinan bakuchiol dapat mencerahkan kulit. [3]

2. Mengurangi Garis Halus dan Kerutan

Bakuchiol dapat mengurangi garis halus dan kerutan pada wajah. Salah satu penelitian yang melibat 44 partisipan mengataka bahwa penggunaan bakuchiol dapat mengurangi kerutan dan hiperpigmentasi kulit. [1]

Studi tahun 2019 mengatakan bahwa tidak ada perbedaan hasil yang signifikan antara penggunaan bakuchiol dan retinol dalam mengatasi kerutan dan hiperpigmentasi. [2]

Studi lainnya mengatakan bahwa penggunakan krim bakuchiol 5% dapat mengurangi kerutan dan hiperpigmentasi. Hasil tersebut dikatakan sama efektifnya dengan penggunaan krim retinol 5% dan memberikan efek samping pengelupasan dan kemerahan yang lebih sedikit. [3]

Bakuchiol dapat memicu alur genetik dari kulit untuk membuat kolagen tertentu. Seperti yang telah diketahui, kolagen sangat berguna untuk menjaga kesehatan kulit dan penuaan dini. [2]

3. Mengatasi Jerawat

Bakuchiol juga dapat efektif dalam mengatasi masalah jerawat. Salah satu studi mengatakan bahwa krim bakuchiol 5% dapat mengurangi lesi inflamasi dan perubahan warna akibat jerawat. Hal tersebut menandakan bahwa bakuchiol sangat efektif untuk digunakan pada jerawat ringan hingga moderat. [3]

Bakuchiol telah sejak lama dikenal sebagai bahan antioksidan, anti inflamasi, dan anti bakterial. Ketiga faktor tersebut sangat diperlukan guna mengatasi jerawat. [1]

4. Mempercepat Regerenasi Sel Kulit

Dengan meningkatkan dan mempercepat regenerasi kulit sehat, bakuchiol dapat membantu menenangkan dan menyembuhkan kulit dari dalam. Bakuchiol dapat mengirimkan sinyal ke sel kulit untuk memproduksi kolagen dan mempercepat pertumbuhal sel kulit baru. [2]

Banyak studi yang telah membuktikan bahwa penggunaan bakuchiol dapat meningkatkan elastisitas kulit, mengecilkan pori-pori, mengencangkan, dan memperhalus tekstur kulit. [1,2]

Bolekah Ibu Hamil Menggunakan Bakuchiol?

Salah satu masalah utama dari retinol adalah tidak dapat digunakan pada ibu hamil dan menyusui. Acuan dari European Medicines Agency menyarankan setiap ibu hamil untuk menghindari penggunaan retinoid. Hal ini perlu diperhatikan pada penggunaan seluruh jenis retinoid, termasuk asam retinoic dan Retin-A. [1,3]

Beberapa studi mengatakan bahwa menggunakan vitamin A dalam dosis tinggi (hipervitaminosis A) selama kehamilan dapat berbahaya bagi janin. Asupan retinoid secara oral dapat menyebabkan cacat lahir. Walaupun penggunaan retinol secara topikal belum terbukti dapat menyebabkan gangguan kehamilan, dokter selalu melarang penggunaannya demi pencegahan cacat lahir. [1]

Bagaimana dengan bakuchiol? Walaupun belum ada studi yang membuktikan keamanan bakuchiol pada wanita hamil dan menyusui, bakuchiol memiliki hasil yang menjanjikan. Kemungkinan besar bakuchiol dapat digunakan dengan aman pada ibu hamil dan menyusui karena efek sampingnya yang sedikit, bahkan tidak ada. [1]

Anda tetap disarankan untuk mengonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan bakuchiol selama kehamilan dan menyusui. Masih ada kemungkinan risiko buruk pada penggunaan bakuchiol, terutama mengenai sensitivitas, termasuk kemerahan dan kulit kering (xerosis). [1]

Tips Menggunakan Bakuchiol

Bakuchiol hadir di pasaran dalam bentuk serum atau losion yang dapat anda oleskan langsung ke kulit. Gunakanlah bakuchiol sebelum anda menggunakan pelembab atau krim. [2]

Tidak ada aturan yang baku saat anda ingin mulai menggunakan bakuchiol. Untuk mengurangi risiko yang tidak diinginkan, anda dapat memulai penggunaan bakuchiol secara bertahap. Gunakanlah 2 sampai 3 kali pada minggu pertama. Jika kulit anda telah menyesuaikan, anda dapat meningkatkan frekuensi penggunaan bakuchiol hingga 2 kali sehari. [1,3]

Tidak seperti retinol, bakuchiol tidak akan membuat sensitivitas kulit anda meningkat saat terkena sinar UV. Anda dapat menggunakan bakuchiol dengan aman di pagi dan malam hari. [1]

Pengguaan bakuchiol dengan bahan aktif lainnya disarankan untuk dihindari. Walaupun tidak menyebabkan kulit kering dan mengelupas, beberapa ahli menyarankan penghindaran campuran bakuchiol dengan eksfoliator dan beberapa bahan aktif, termasuk alpha-hydroxy acids (AHA) ataupun vitamin C. Penggunaan bakuchiol juga tidak disarankan dengan asam glikolat karena dapat menurunkan fungsi kerja bakuchiol. [1,2]

Anda dapat menggabungkan bakuchiol dengan bahan yang membantu melembapkan kulit anda. Pada penelitian mengenai jerawat, bakuchiol dikatakan dapat bekerja dengan maksimal jika disertai dengan benzoyl peroxide dan asam salisilat (salicylic acid). Bahan hidrasi lainnya, seperti squalane dan PHA, juga dapat anda gunakan bersamaa dengan bakuchiol. [1,2]

Walaupun bakuchiol dapat membuat kulit kurang sensitif terhadap paparan sinar matahari, anda tetap disarankan untuk menggunakan tabir surya di pagi hari. Gunakanlah tabir surya dengan SPF yang cukup memadai untuk melindungi kulit dari sinar UV. [2]

fbWhatsappTwitterLinkedIn

Add Comment