Kenali 3 Manfaat Menggunakan Krim Mata

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by redaction team, read our quality control guidelance for more info

Kulit perlu dirawat dengan baik untuk memeroleh kulit yang sehat. Tanpa perawatan yang tepat—apalagi bila tidak dirawat sama sekali—, kulit akan lebih mudah mengalami masalah; terutama kulit wajah. Kulit wajah yang bermasalah akan mengganggu aktivitas sehari-hari, karena hal ini bisa berdampak pada kepercayaan diri seseorang. Masalah kulit wajah yang seringkali mengganggu sebagian orang di dunia, antara lain: jerawat, kulit kusam, penuaan, dsb.

Perawatan kulit dibutuhkan untuk mengatasi kondisi-kondisi semacam ini. Pelaksanaannya pun terbagi menjadi beberapa jenis, menyesuaikan masalah yang dihadapi. Salah satu masalah yang cukup meresahkan banyak orang adalah penuaan kulit. Penuaan kulit ditandai dengan munculnya kerutan, hilangnya elastisitas kulit, tampilan kendur, dan tekstur kasar di kulit. [1]

Penuaan memang tidak bisa dihindari. Namun ada faktor-faktor yang membuat penuaan kulit tersebut datang lebih cepat dari yang sepatutnya. Penuaan kulit adalah hasil dari proses intrinsik dan ekstrinsik sseorang individu. Selain dipengaruhi oleh faktor genetik dan kadar estrogen(khusus wanita), faktor lingkungan juga ternyata ikut andil dalam kemunculan tanda-tanda penuaan, seperti paparan sinar matahari. [2]

Salah satu perawatan kulit yang sering dipakai untuk mengatasi penuaan kulit adalah krim mata. Menurut Patricia Farris, seorang lektor kepala klinis di Fakultas Kedokteran Universitas Tulane, krim mata adalah krim yang diformulasikan secara khusus untuk membantu mengatasi munculnya garis-garis halus, kerutan, bengkak, dan lingkaran hitam di sekitar mata. Produk ini memiliki banyak bahan aktif yang ditujukan untuk masalah-masalah yang telah disebutkan di atas. [3]

Manfaat Krim Mata

Mata panda, atau lingkaran hitam di sekitar mata, biasanya diasosiasikan dengan kelelahan atau kurang tidur. Hal tersebut adalah salah satu penyebabnya. Walau begitu, dalam beberapa kesempatan, kondisi mata panda ini juga bisa dipengaruhi oleh proses penuaan. Lingkaran gelap tersebut memiliki warna yang bervariasi tergantung kulit si pemiliknya. Ada kondisi mata panda yang berwarna keunguan, kebiruan, coklat tua, atau kehitaman. [3]

Penyebab lain munculnya mata panda antara lain: dehidrasi, kebiasaan merokok, paparan sinar matahari, anemia, faktor genetik, dermatitis, gangguan tiroid, dan lain. Individu yang lebih tua diketahui lebih beresiko mengalami kondisi ini. Hal itu karena semakin berumur, seseorang semakin kehilangan jaringan lemak di sekitar mata dan mengalami penipisan kulit di area tersebut yang mana berakibat pada munculnya lingkaran hitam di sekeliling mata. [3]

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi kondisi mata panda ialah dengan mengaplikasikan krim mata. Pilih produk krim mata yang mengandung antioksidan seperti vitamin C dan vitamin E. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa antioksidan berguna dalam meningkatkan kesehatan kulit dan mencegah penuaan serta lingkaran hitam di sekitar mata. [4]

  • Mengatasi Kantong Mata

Kantong mata timbul seiring bertambahnya usia. Keadaan ini terjadi karena jaringan di sekitar mata melemah ketika seseorang menua. Jaringan yang lemah tersebut membuat lemak yang membantu menopang mata berpindah ke area kelopak mata bagian bawah. Hal ini menyebabkan bagian bawah mata terlihat bengkak atau berkantong. Selain itu, cairan juga bisa menumpuk di area bawah mata yang menyebabkan bertambahnya pembengkakan. [5]

Beberapa faktor yang menyebabkan munculnya kantong mata, di antaranya: kurang tidur, alergi, kebiasaan merokok, faktor genetik, dan penumpukan cairan. Penumpukan cairan di sini biasanya muncul setelah seseorang mengonsumsi makanan mengandung banyak garam, bangun tidur, atau menangis. [5]

Ada beberapa cara untuk mengatasi kantong mata. Seseorang sebaiknya memperbaiki gaya hidup untuk menghindari kondisi tersebut. Ini bisa dimulai dengan tidur yang cukup dan teratur, minum air putih yang cukup, menghindari konsumsi alkohol, dan mengurangi makan makanan mengandung banyak garam. [6]

Krim mata diketahui mampu meredakan kondisi bengkak tersebut. Pilih produk krim mata mengandung bahan-bahan seperti chamomile, mentimun, dan arnica. Mereka diyakini dapat mengurangi inflamasi serta mengencangkan kulit. [6]

  • Mengatasi Kerutan dan Garis Halus

Kerutan dan garis halus di sekitar mata adalah kondisi yang wajar dalam proses penuaan. Ketika seseorang bertambah tua, kemampuan kulit untuk meregenerasi diri semakin berkurang. Area di bawah mata diketahui memiliki kulit yang tipis, sehingga lebih rentan terhadap proses penuaan. Area ini cenderung menunjukkan tanda-tanda penuaan dini. [7, 8]

Selain karena faktor penuaan, kerutan di bawah mata juga bisa dipengaruhi oleh faktor lingkungan, seperti paparan sinar matahari. Faktor genetik juga ikut andil dalam munculnya kondisi kerutan tersebut. Begitu pula kebiasaan tertentu, seperti merokok dan ekspresi wajah serta gerakan yang berulang-ulang. [8]

Beberapa tindakan dan gaya hidup yang sehat diyakini bisa membantu mencegah dan mengatasi munculnya kerutan di bawah mata, seperti menghindari paparan sinar matahari, mengurangi kebiasaan merokok, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, tidur yang cukup, serta yoga wajah. [8]

Pengaplikasian krim mata juga diyakini bisa mengurangi masalah kerutan di bawah mata. Area bawah mata terkadang memiliki kelembaban yang kurang. Hal tersebut menyebabkan munculnya kerutan dan garis halus. Krim mata dapat berperan sebagai pelembab untuk mengatasi masalah ini. Namun perlu diketahui bahwa keefektifan sebuah krim mata bervariasi. [8]

American Academy of Dermatology (AAD) menyarankan untuk memilih produk anti penuaan yang cocok dengan kulit. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa krim yang mengandung vitamin C bisa mengurangi kerutan. Polifenol yang terkandung dalam teh hijau dan delima juga dikatakan dapat mencegah munculnya kerutan. [7]

Tindakan pencegahan yang bisa Anda lakukan sebelum kerutan dan garis halus datang adalah memakai tabir surya setiap hari, memakai pelembab kulit setiap hari, mengonsumsi makanan yang seimbang, serta berhenti merokok (jika perlu). [7, 8]

fbWhatsappTwitterLinkedIn

Add Comment