Perbedaan Gigi Susu dan Gigi Tetap

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by redaction team, read our quality control guidelance for more info

Tinjauan Medis : drg. Jefrianto Wololy
Hal yang penting mengenai macam-macam gigi dan fungsinya adalah agar kita, khususnya orang tua yang sedang memiliki anak dalam masa pertumbuhan dapat dengan mudah mengenali macam-macam gigi dan khususnya... waktu tumbuh serta pergantian dari gigi susu ke gigi permanen agar dapat mengantisipasi beberapa dampak yang mungkin terjadi pada anak berkaitan dengan hal tersebut. Selain itu masa pergantian gigi adalah periode krusial yang menentukan susunan gigi tetap nantinya, karena gigi susu yang persistensi (tidak tanggal pada waktunya) akan menghambat proses munculnya gigi tetap di rongga mulut atau merusak susunan gigi permanen nantinya. Read more

Manusia pada umumnya akan mengalami sebuah fase pertumbuhan gigi. Dimulai dari tumbuhnya gigi susu pada usia sekitar 6 bulan sejak kelahiran dan akan berganti menjadi gigi tetap setelah menginjak usia 6 tahun.

Gigi Susu vs Gigi Tetap

Gigi susu atau yang biasa disebut dengan gigi sulung adalah sebutan atau istilah resmi bagi gigi bayi. Gigi susu sendiri mulai tumbuh pada masa embrionik dan kemudian biasanya akan datang setelah bayi berusia 6 bulan pasca kelahiran.[3]

Nama lain gigi susu adalah gigi bayi, gigi sulung, gigi awal (primary teeth) dan deciduous teeth. Jumlah gigi susu biasanya ada 20 yang terdiri dari 10 gigi atas dan 10 gigi bawah. Hal ini umum terjadi pada sebagian besar dari mereka pada waktu anak-anak berusia sekitar 2 setengah tahun.[3]

Gigi tetap atau yang disebut juga dengan gigi permanen akan tumbuh menggantikan gigi susu tersebut. Dalam pertumbuhannya biasanya gigi tetap jumlahnya hingga 32 pada gigi dewasa. Nama lain gigi tetap adalah gigi permanen (permanent teeth) dan gigi dewasa.[1,3]

Perbedaan Ciri-Cirinya

Gigi Susu[3]

  • Gigi susu memiliki email atau enamel yang lebih tipis. Enamel yaitu permukaan luar gigi yang memiliki struktur keras dan gunanya untuk melindungi gigi dari kerusakan.
  • Gigi susu memiliki warna yang lebih putih karena enamelnya yang tipis.
  • Gigi susu lebih kecil ukurannya.
  • Gigi susu ukurannya juga lebih pendek dan tipis karena memang mudah rontok.

Gigi Tetap[3]

  • Gigi tetap memiliki email atau enamel yang lebih tebal karena sudah mengeras.
  • Warna gigi tetap biasanya sudah tidak begitu putih.
  • Ukuran gigi tetap biasanya lebih besar.
  • Bentuk gigi tetap bagian depan sering datang dengan benjolan yang cenderung hilang seiring waktu.

Perbedaan Waktu Tumbuh

gigi susu dan gigi tetap

Waktu Tumbuh Gigi Susu

Gigi susu muncul pada usia sekitar 4 hingga 6 bulan dan akan terbentuk lengkap 20 gigi susu pada umur 3 tahun. [4]

Berikut ini proses pertumbuhan 20 gigi susu beserta bagiannya.[4]

  • 4 gigi seri sentral atau gigi depan jumlahnya dua per rahang. Fungsi gigi ini untuk memotong dan menggigit.
  • 4 gigi seri lateral, jumlahnya dua per rahang.
  • 4 taring atau cuspids, jumlahnya dua per rahang. Fungsinya untuk merobek.
  • 8 gigi geraham pertama atau gigi belakang, jumlahnya empat per rahang. Fungsinya untuk menghaluskan makanan dan mengunyah.

Waktu Tumbuh Gigi Tetap

Setelah gigi susu pada anak, mulai rontok. Kemudian akan digantikan dengan tumbuhnya gigi dewasa pada usia 6 hingga 12 tahun. Kemunculan gigi tetap ini biasanya tumpang tindih dengan gigi susu. [4]

Berikut ini proses pertumbuhan 32 gigi dewasa beserta bagiannya. [2]

  • 4 gigi geraham ketiga atau geraham bungsu.
  • 4 gerahal kedua disebut juga dengan geraham pada usia 12 tahun.
  • 4 geraham pertama disebut juga geraham pada usia 6 tahun.
  • 4 bicuspids kedua disebut juga dengan premolar kedua.
  • 4 bicuspids pertama (disebut juga dengan premolar pertama).
  • 4 cuspids (disebut juga dengan gigi taring).
  • 4 gigi seri lateral 4 gigi seri sentral.

Pada sebagian besar anak-anak, 28 gigi tetapnya tumbuh pada saat usia mereka 13 tahun. Gigi yang tumbuh termasuk di dalamnya yakni empat gigi seri sentral, empat gigi seri lateral, delapan gigi premolar, empat gigi taring, dan delapan gigi geraham. Gigi tetap terakhir adalah gigi geraham ketiga atau gigi bungsu yang mulai muncul antara usia 17 dan 21 tahun.[4]

Fungsi Gigi Susu dan Gigi Tetap

Fungsi gigi susu dan gigi tetap berdasarkan bagiannya:[5]

  • Bentuk susunan rahang pada gigi pada umumnya divisualisasikan dengan bentuk U (U-shape), di mana bagian bawah U mewakili gigi bagian depan.
  • Gigi anterior disebut gigi seri berjumlah 8 pada orang dewasa atau gigi tetap, fungsinya adalah untuk memotong makanan menjadi potongan-potongan kecil tanpa melakukan fungsi penggilingan.
  • Gigi taring dikenal sebagai landasan lengkung gigi bersama dengan geraham pertama dan merupakan gigi yang paling penting. Fungsinya untuk mengendalikan bagaimana gigi saling lepas satu sama lain. Gigi taring juga dikenal memiliki akar terpanjang dan paling kuat/keras hingga ke tulang.
  • Gigi premolar jumlahnya ada 8 dan 4 terletak pada setiap lengkung rahang. Fungsinya adalah membantu dalam menggiling dan mencampur makanan.
  • Gigi geraham atau dikenal juga dengan gigi molar berfungsi untuk mengunyah makanan.

Gigi susu maupun gigi tetap memiliki fungsi utama yaitu untuk mengunyah memotong, mencampur, dan menggiling makanan yang dicerna untuk memungkinkan lidah dan orofaring membentuknya menjadi bolus (makanan hasil pencernaan di dalam mulut) yang dapat ditelan.[5]

fbWhatsappTwitterLinkedIn

Add Comment