16 Cara Mencegah Jerawat Muncul Lagi

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by redaction team, read our quality control guidelance for more info

Jerawat muncul akibat kelenjar minyak kulit Anda terlalu aktif dan pori-pori menjadi meradang. Beberapa jenis bakteri yang ada di kulit mampu memperparah keadaan ini. Jerawat dapat muncul dimana saja pada kulit namun sering kali jerawat muncul di wajah. [1]

Masalah jerawat hampir diderita oleh semua orang. Terdapat 2 jenis jerawat yakni blackhead dan whitehead. Blackhead menimbulkan bintik dengan bagian tengah berwarna hitam. Sedangkan whitehead menimbulkan benjolan kecil yang berwarna seperti daging. [2]

Anda dapat mencegah jerawat dengan menerapkan hal berikut ini seperti menjaga wajah tetap bersih, memberikan pelembab, mencoba produk perawatan yang bukan resep dokter, menggunakan riasan yang sedikit, perhatikan produk rambut yang digunakan, cegah tangan menyentuh wajah, dan lainnya. [3]

1. Mencuci Wajah Dua Kali Sehari

Mencuci wajah seacara teratur membantu menghilangkan kelebihan kotoran dan minyak pada kulit. Banyak orang lebih memilih menggunakan pembersih ringan dan air hangat. Mengoleskan pelembab bebas minyak setelah mencuci wajah dapat menjaga dari kulit kering. [4]

2. Pilih Pembersih Wajah yang Tepat

Anda bisa mulai mencuci wajah dengan memilih produk pembersih wajah yang bebas alkohol. Basahi wajah dengan air hangat kemudian oleskan pembersih wajah dengan tangan bersih. Gosok wajah dengan gerakan memutar menggunakan jari tangan. Bilas dan keringkan dengan handuk bersih. [5]

3. Ketahui Jenis Kulit Anda

Dengan mengetaui jenis kulit Anda maka akan memudahkan Anda dalam memilih produk perawatan wajah yang tepat. Kulit wajah terbagi menjadi 3 yakni kulit wajah kering, berminyak, dan paduan keduanya. Kulit berminyak dan kulit dengan jenis kombinasi daerah kering dan berminyak lebih rentan berjerawat. [1]

4. Gunakan Pelembab

Kebanyak produk untuk menangani jerawat mengandung bahan yang dapat membuat kulit kering. Oleh karena itu, selalu gunakan pelembab setelah membersihkan wajah. Hal ini meminimalisasi kulit kering dan mengelupas. [3]

5. Hindari Menggosok Wajah

Beberapa orang menggosok wajah dengan bantalan kain yang kasar atau kain lap. Menggosok wajah dengan kasar dapat menambah peradangan pada kulit menyebabkan jerawat semakin parah. Menggosok wajah dengan lembut akan membantu mencegah jerawat. [4]

6. Gunakan Riasan Ramah Jerawat

Ketika Anda menemukan kulit wajah berjerawat, Anda akan berusaha menutupinya. Akan tetapi, cara ini malah akan memperburuk kondisi jerawat Anda. Perhatikan bahan yang terkandung dalam riasan dan pastikan tidak membuat pori wajah tersumbat (nonkomedogenik). [5]

7. Hindari Sikat Eksfoliasi

Meskipun iklan mengatakan penggunaan sikat eksfoliasi akan menguntungkan kulit wajah namun bila Anda berjerawat adalah hal yang sebaliknya.

Penelitian mengemukakan eksfoliasi dengan sikat sebenarnya membuat kondisi jerawat semakin buruk. Hal ini karena eksfoliasi menimbulkan inflamasi dan berujung pada jerawat. [6]

8. Makan Makanan Sehat

Studi yang diterbitkan di Journal of American Academy of Dermatology mengemukakan bahwa mengonsumsi lebih sedikit gula dan karbohidrat berujung pada lebih sedikt jerawat. Mengonsumsi makanan yang sehat mampu membantu kulit Anda lebih bersih. [6]

9. Gunakan Produk yang Dapat Dibeli Bebas

Produk perawatan jerawat yang dapat dibeli bebas di apotek mampu menangani jerawat dengan cepat. Selain itu, obat ini mampu mencegah munculnya jerawat. Untuk mencegah efek samping, ikuti petunjuk pemakaian yang terdapat pada produknya. [1]

10. Gunakan Riasan Wajah yang Ringan

Selama mengalami jerawat, hindari menggunakan foundation, bedak, atau perona wajah. Jika Anda menggunakannya, Anda harus mencuci wajah pada akhir hari. Jika memungkinkan pilihlah kosmetik yang bebas minyak tanpa tambahan pewarna atau bahan kimia. [3]

11. Jaga Rambut Tetap Bersih

Jika kelebihan minyak pada rambut mencapai wajah maka dapat memperburuk kondisi jerawat. Mencuci rambut secara teratur dapat menghentikan perkembangan jerawat terutama yang dekat dengan batas tumbuhnya rambut. [4]

12. Konsumsi Cukup Air

Meskipun tipe kulit Anda berminyak, bila Anda tidak mengonsumsi cukup air kulit akan mengalami dehidrasi. Kondisi ini akan membuat lapisan pelindung kulit menjadi berkurang yang berujung pada iritasi.

Iritasi memicu hormon untuk meningkatkan produksi sebum. Akibatnya, pori tersumbat dan wajah menjadi berjerawat. [5]

13. Cuci Wajah Segera Setelah Berolahraga

Keringat dapat melekat di wajah dan mengandung bakteri penyebab jerawat. Selain mencuci wajah, segera mandi setelah berolahraga juga dapat mencegah jerawat pada dada dan punggung. Gunakan benzoyl peroxide untuk mengatasinya. [6]

14. Jangan Sentuh Wajah

Tangan dapat menjadi sarang bakteri. Bila Anda sering menyentuh wajah, kotoran dan bakteri mungkin saja berpindah dari tangan menuju wajah. Untuk mengatasinya, cuci tangan secara teratur dan kurangi menyentuh wajah. [1]

15. Kurangi Paparan Sinar Matahari

Sinar ultraviolet dari matahari dapat meningkatkan peradangan dan kulit kemerahan. Bila Anda menggunakan produk untuk menangani jerawat, kulit Anda akan menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari.

Kurangi terpapar sinar matahari terutama pada jam 10 pagi sampai 4 sore agar kulit tak meradang yang dapat berujung pada jerawat. [3]

16. Hindari Memencet Jerawat

Anda mungkin akan tergoda untuk memencet jerawat. Akan tetapi, memencet jerawat biasanya berujung peradangan dan pembentukan jaringan parut. Untuk mengurangi penampakan noda, Anda bisa menggunakan steroid topikal. [4]

Penyebab Jerawat

Jerawat dapat disebabkan oleh: [5]

Ketidakseimbangan hormon memicu jerawat dengan cara mendorong produksi sebum (minyak) di dalam pori kulit. Selain itu, hormon juga meningkatkan kondisi peradangan tubuh secara umum, menyebabkan sel kulit mati bertumpuk dan menyumbat pori. Kadang-kadang, kondisi ini bahkan berujung pada jerawat yang lebih parah (jerawat kistik). [5]

Penyebab umum lain yang dapat menyebabkan jerawat adalah stres. Kelenjar sebaseus pada kulit Anda sebenarnya mempunyai reseptor untuk hormon stres. Jadi, ketika Anda mengalami stres kelenjar ini mulai menghasilkan lebih banyak sebum yang berujung pada jerawat. [5]

Pemicu lain seperti merokok, konsumsi alkohol, dan konsumsi makanan juga dapat menyebabkan jerawat. Untungnya, Anda memiliki kendali dalam atas kebanyakan faktor ini. Maksudnya, Anda mempunyai kemampuan utuk mencegah, atau paling tidak mengurangi keparahan jerawat. [5]

fbWhatsappTwitterLinkedIn

Add Comment