Penyebab Jantung Lemah dan Cara Mengatasinya

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by redaction team, read our quality control guidelance for more info

Penyakit jantung lemah merupakan penyakit yang menyerang otot jantung, yang mengakibatkan jantung kesulitan untuk memompakan darah ke seluruh anggota tubuh.

Dampak terburuknya tentu saja dapat menyebabkan gagal jantung dan berujung pada kematian. Hingga saat ini penyebab pasti dari penyakit lemah jantung sendiri masih belum diketahui.

Berdasarkan penelitian, kondisi lemah jantung ini dapat disebabkan oleh penyakit lainnya atau kondisi lain yang akhirnya memicu penyakit lemah jantung.

Beberapa kasus lemah jantung juga berasal dari faktor turunan (genetis). Namun, diduga faktor-faktor di bawah ini merupakan pemicu seseorang menderita penyakit lemah jantung :

1. Darah Tinggi

Darah tinggi yang berkepanjangan dapat menjadi salah satu pencetus munculnya penyakit lemah jantung pada seseorang.

Tipe lemah jantung yang disebabkan oleh kondisi ini disebut juga dengan lemah jantung hypertrophic (hypertrophich cardiomyopathy).

2. Kelainan Genetis

Ada kondisi tertentu yang juga dapat menjadi penyebab lemah jantung dengan tipe hypertrophic, yakni karena kelainan genetis.

Kelainan ini cenderung menurun dimana kondisi dinding jantung menebal dan menghalangi atau menghambat arus aliran darah menuju ke jantung.

Kondisi ini cukup umum terjadi dan merupakan salah satu penyebab lemah jantung yang sering ditemui.

3. Kelainan Metabolisme Tubuh

Metabolisme tubuh yang mengalami masalah juga dapat menjadi pemicu timbulnya penyakit lemah jantung.

Contohnya saja ketika tubuh mengalami kondisi obesitas, terkena penyakit diabetes, penyakit tiroid, atau bahkan kelainan metabolisme tubuh lainnya.

Kondisi ini dapat memicul timbulnya penyakit lemah jantung tipe dilated cardiomyopathy.

4. Kondisi Hamil

Seringkali ibu hamil mengalami berbagai penyakit atau masalah bawaan yang terjadi hanya selama masa kehamilan.

Pada trimester atau masa kehamilan tertentu menyebabkan tubuh ibu hamil mengalami penurunan sistem kekebalan tubuh dan rentan terkena penyakit atau infeksi.

Jantung lemah pada ibu hamil sendiri bisa terjadi baik selama masa kehamilan berlangsung, khususnya ketika menginjak usia kehamilan trimester terakhir atau mendekati tanggal kelahiran.

Selain itu jantung lemah juga dapat terjadi setelah ibu melahirkan, khususnya pada 5 bulan setelah kelahiran.Kondisi ini pun belum diketahui secara pasti kenapa bisa terjadi.

Namun mengingat kondisi fisik ibu hamil yang dapat terpengaruh oleh berbagai faktor, kelelahan, kekurangan gizi, atau bahkan penyakit lainnya dapat memicu jantung lemah.

Perlu diketahui bahwa kondisi ini sangat berbahaya bagi ibu hamil. Dan bahkan dapat menyebabkan risiko kematian.

5. Alkohol dan Penggunaan Obat Terlarang

Penggunaan atau konsumsi alkohol secara berlebihan memang sangat membahayakan tubuh.

Apalagi jika kondisi tersebut diperparah dengan konsumsi yang dilakukan dalam jangka waktu panjang serta diiringi dengan gaya hidup tidak sehat.

Gaya hidup tidak sehat ini juga termasuk penggunaan obat-obatan terlarang dan bahaya perokok pasif.

Yang tentunya akan semakin memperburuk kondisi tubuh anda baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Kombinasi ketiga hal tersebut akan meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit jantung lemah.

Hal ini disebabkan karena konsumsi alkohol tersebut dapat membuat menurunkan kinerja jantung dan membuatnya lemah, sehingga tidak mampu memompa darah secara optimal keseluruh tubuh.

Efeknya anda akan mengalami jantung bengkak bahkan gagal jantung.

6. Diet

Bagi sebagian besar kalangan muda, khususnya wanita yang menginginkan tubuh ideal tentu sudah familiar dengan istilah diet.

Namun sayangnya, diet yang tidak diiringi dengan asupan nutrisi yang tepat dan juga panduan dari ahli atau tenaga medis terkait justru dapat menjadi salah satu penyebab jantung lemah.

Karena tidak jarang untuk menempuh jalur cepat banyak orang yang menerapkan diet tidak sehat.

Contohnya dengan mengurangi makan sebanyak-banyaknya tanpa memperhatikan nutrisi dan energi yang dibutuhkan agar organ tubuh dapat berfungsi dengan lancar.

Diet yang tidak sehat ini akan membawa dampak buruk lainnya yang ujungnya akan merembet pada kesehatan jantung.

Jika anda ingin melakukan diet, maka kami menyarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau ahli gizi.

Menemukan diet yang tepat serta menghindari dan mengurangi risiko anda terkena penyakit jantung lemah.

Cara Mengatasi Jantung Lemah

Lalu apakah yang harus dilakukan jika seseorang tersebut terindikasi memiliki penyakit jantung lemah?

Di banyak kasus yang telah terjadi selama ini, seseorang tidak dapat menghindar dari jantung lemah secara 100%.

Apalagi jika penyakit tersebut bersifat genetis atau riwayat turunan pada keluarga. Selain itu jantung lemah juga tidak dapat disembuhkan.

Beberapa perawatan yang dapat anda lakukan untuk mengurangi dampaknya atau mengontrol kondisi jantung lemah adalah sebagai berikut:

  • Penanganan medis melalui obat-obatan
  • Operasi jantung
  • Transplantasi jantung
  • Merubah gaya hidup menjadi lebih sehat
  • Melakukan diet sehat
  • Kurangi aktivitas yang dapat meningkatkan stress
  • Istirahat dan tidur yang cukup

Demikian beberapa penyebab jantung lemah yang perlu kita ketahui. Mulailah sedini mungkin untuk menerapkan gaya hidup sehat, agar anda terhindar dari berbagai penyakit berbahaya.

fbWhatsappTwitterLinkedIn

Add Comment