8 Cara Mencegah Bayi Lahir Cacat yang bisa Dilakukan

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by redaction team, read our quality control guidelance for more info

Setiap orangtua pasti menginginkan bayi yang lahir sempurna dan sehat. Segala upaya pasti dilakukan untuk memastikan bahwa Anda melahirkan bayi yang sempurna tanpa kurang suatu apapun.

Walaupun tidak semua cacat lahir dapat dicegah, para wanita dapat meningkatkan peluang mereka untuk memiliki bayi yang sehat caranya yaitu menjaga kandungannya dengan mengonsumsi makanan yang bergizi, menerapkan kegiatan yang bermanfaat agar badan tetap sehat baik sebelum hamil maupun saat hamil.

Sebelum itu, mari kita pelajari dulu apa itu cacat lahir. Cacat lahir adalah hal yang membuat suatu perubahan struktural pada saat lahir yang dapat memengaruhi hampir semua bagian atau beberapa bagian tubuh misalnya jantung, otak, kaki, tangan, dan sebagainya. [1]

Cacat lahir dapat ditemukan sebelum lahir, saat lahir, atau setiap saat setelah lahir dan cacat lahir dapat bervariasi mulai dari yang ringan hingga berat. [1]

Beberapa cacat lahir seperti alkohol janin tidak dapat diketahui penyebabnya. Namun, beberapa hal dapat meningkatkan kemungkinan bayi dapat lahir cacat seperti kebiasaan merokok, minum alkohol, atau mengonsumsi obat-obatan selama kehamilan, ibu hamil dengan berat badan berlebih (obesitas), diabetes yang tidak terkontrol selama kehamilan, faktor genetic, dan usia ibu hamil yang lebih tua yaitu biasanya di atas 34 tahun.[1]

Meskipun beberapa cacat lahir tidak bisa dicegah, namun ada beberapa cara yang dapat dilakukan wanita untuk mengendalikan kesehatan dan mengurangi risiko bayi lahir cacat. Berikut ini adalah cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah bayi lahir cacat:

Wanita usia reproduksi yang mencoba untuk hamil harus mengonsumsi setidaknya 400 mikrogram asam folat setiap hari. [2] Asam folat yang merupakan vitamin B sebaiknya harus tercukupi setidaknya satu bulan sebelum kehamilan dan saat hamil pun Anda harus mengonsumsi asam folat. [2]

Kandungan asam folat dapat ditemui pada sayuran hijau, kacang-kacangan, dan buah-buahan. [3] Mengapa asam folat penting pada sebelum dan selama kehamilan? Saat bayi berkembang, asam folat membantu membentuk tabung saraf. Asam folat menjadi sangat penting bagi ibu hamil karena dapat membantu mencegah cacat lahir seperti cacat pada otak bayi (anencephaly) dan cacat tulang belakang (spina bifida). [3]

  • Periksa Kesehatan Anda Sebelum Memutuskan untuk Hamil

Saat Anda telah memutuskan untuk program hamil, pastikan Anda selalu mengunjungi dokter profesional untuk konsultasi beberapa hal. Untuk wanita dengan penyakit tertentu, sebelum Anda mencoba untuk hamil disarankan untuk selalu kontrol kondisi medis dengan menemui penyedia layanan kesehatan untuk berkonsultasi masalah perubahan gaya hidup yang harus dilakukan atau pengobatan yang dapat membantu mengontrol kondisi Anda.

Wanita dengan tekanan darah tinggi juga memiliki peningkatan risiko aliran darah plasenta yang buruk dimana kondisi tersebut dapat menyebabkan perkambangan dan pertumbuhan yang tidak tepat di beberapa organ janin. Oleh karena itu, selalu pastikan kondisi Anda baik untuk hamil sehingga risiko cacat lahir dapat diminimalisir. [4]

  • Jauhi Lingkungan yang Berisiko

Beberapa lingkungan yang dapat meningkatkan risiko cacat lahir diantaranya adalah lingkungan yang terdapat timbal dan merkuri. Untuk wanita yang tinggal atau bekerja di dekat paparan timbal sebaiknya menjauh dari areal tersebut dan mencari lingkungan yang bebas timbal karena timbal dapat meningkatkan risiko cacat lahir.[4]

Selain itu, Anda juga perlu membatasi paparan merkuri yaitu dengan tidak mendekati lingkungan yang terpapar merkuri dan tidak mengonsumsi ikan dengan kadar merkuri yang tinggi seperti ikan hiu, king mackerel;, ikan todal, tilefish atau makanan laut lain yang mengandung merkuri. [4]

Namun, Anda tidak harus menghindari semua ikan atau hewan laut selama kehamilan karena faktanya makan 8 sampai 12 ons ikan atau kerrang ternyata dapat membantu memberikan nutrisi yang berharga bagi hamil dan janin yang ada dalam kandungannya. Oleh karena itu, sebaiknya Anda harus lebih teliti dalam membeli ikan atau hewan laut lainnya.[4]

  • Melakukan Vaksinasi Sebelum Hamil

Vaksin dapat berfungsi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menghancurkan kuman serta virus lainnya. Mendapatkan vaksin lengkap sebelum hamil dapat melindungi Anda dan bayi Anda dari infeksi tertentu yang beberapa diantaranya dapat menyebabkan cacat lahir, lahir prematur, atau keguguran bahkan kematian bayi. [5]

Tidak hanya wanita yang akan hamil, seluruh anggota keluarga juga wajib sudah melakukan vaksinasi. Apabila ibu mengalami paparan dan infeksi rubella maka besar kemungkinan bayi tersebut akan mengalami cacat lahir. [5]

Oleh karena itu, sebelum Anda memutuskan untuk program hamil, Anda perlu memastikan bahwa Anda telah divaksinasi secara memadai. Selama kehamilan, Anda juga harus mendapatkan vaksin seperti difteri influenza dan tetanus pada waktu yang tepat agar Anda dan calon buah hati Anda tetap sehat. [3]].

  • Jangan Minum Alkohol Saat Hamil

Alkohol dapat berbahaya bagi bayi yang ada dalam kandungan Anda. Alkohol yang Anda minum dapat mengalir melalui darah menuju ke bayi yang sedang berkembang melalui tali pusar. [2]

Semua jenis alkohol berbaya jika dikonsumsi ibu hamil karena dapat menyebabkan keguguran, bayi akan mati saat lahir, cacat fisik, cacat perilaku dan cacat intelektual seumur hidup. Untuk Anda yang kecanduan minum alkohol, sangat disarankan untuk berhenti minum alkohol saat Anda memutuskan untuk mencoba hamil.[2]

  • Jangan Merokok

Asap rokok dari orang lain saja berbahaya bagi ibu hamil dan bayi apalagi jika ibu hamil sendiri yang merokok. Ada banyak bahaya jika ibu hamil merokok. Bahaya tersebut diantaranya bayi lahir prematur, cacat lahir seperti bibir sumbing, bahkan bisa menyebabkan kematian bayi.[2]

Bagi wanita sebaiknya berhenti merokok sebelum hamil karena hal tersebut dapat membantu melindungi kesehatan bayi seperti berat badan lahir rendah. Oleh karena itu, sudah seharusnya wanita yang akan hamil berhenti merokok.

  • Jangan Gunakan Obat-obatan Terlarang

Mengonsumsi obat-obatan terlarang seperti ganja, heroin, kokain, meyamfetamin, dan sebagainya di awal kehamilan atau selama kehamilan akan meningkatkan kemungkinan bayi cacat lahir. Bahaya tersebut diantaranya bayi yang dilahirkan prematur, berat badan lahir rendah, dan bahkan lahir mati. [4]

  • Perhatikan Kadar Gula Darah

Ibu yang memiliki penyakit diabetes yang kadar gula darahnya tidak normal menyebabkan embrio dalam kandungan memiliki kadar gula darah tinggi juga. Kelebihan gula darah menyebabkan radikal bebas yang dapat merusak dalam darah. [6]

Kadar gula darah yang tinggi dapat menyebabkan cacat lahir seperti cacat tabung saraf. Untuk ibu hamil yang mengidap diabetes sebaiknya makan makanan yang mengandung antioksidan tinggi seperti bayam, karena zat antioksidan dapat menghilangkan antioksidan. [6]

Itulah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah cacat lahir. Bayi yang lahir dengan sempurna dan sehat adalah dambaan semua orangtua. Oleh karena itu, lakukanlah upaya terbaik sebelum memutuskan untuk hamil dan selama masa kehamilan.

fbWhatsappTwitterLinkedIn

Add Comment