10 Dampak Negatif Gadget pada Anak

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by redaction team, read our quality control guidelance for more info

Teknologi berperan penting dalam perkembangan zaman. Anda dapat menemukan teknologi berbentuk gadget yang bisa digunakan di mana pun. Target pengguna gadget ini pun sudah sangat luas yaitu mulai dari orang dewasa sampai anak-anak sekali pun.

Gadget pada awalnya mungkin dinilai sebagai barang mewah. Namun, dewasa ini, tanpa gadget sepertinya akan sangat sulit untuk mengetahui informasi. Di kalangan anak-anak pun gadget sekarang dapat digunakan sebagai media pembelajaran.

Memang ada banyak manfaat yang diperoleh dari gadget. Namun, orang dewasa harus tetap mengawasi anak-anak dalam penggunaannya. Ini dikarenakan gadget juga dapat memberikan dampak negatif pada anak-anak jika terlalu sering digunakan. Untuk itu, Anda dapat melihat apa saja dampak negatif gadget pada anak pada penjelasan berikut ini.

Dampak Negatif Gadget pada Anak

Anda mungkin pernah merasakan sakit kepala setelah menggunakan gadget dalam waktu yang sangat lama. Hal ini berlaku juga pada Anak-anak[1]. Sakit kepala timbul dikarenakan terlalu lama memandang layar gadget. Hal ini didukung juga karena adanya ketegangan otot yang ada di dasar tengkorak[2].

  • Membuat Punggung dan Bahu Sakit

Saat menggunakan gadget, Anda bisa melakukannya sambil duduk atau tiduran. Posisi yang dilakukan juga tidak terarah disertai tempat yang tidak nyaman sehingga dapat menimbulkan rasa sakit pada beberapa bagian otot terutama punggung dan bahu. Hal ini juga memungkinkan untuk membuat postur tubuh menjadi bungkuk[2].

Kecanduan dalam penggunaan gadget dapat mendorong anak-anak malas untuk melakukan aktivitas fisik secara aktif. Hal ini kemudian dapat menyebabkan obesitas[2].

Obesitas harus dihindari karena akan memberikan dampak yang buruk bagi kesehatan. Diketahui, obesitas dapat menyebabkan terjadinya diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, kolestrol tinggi dan nyeri pada sendi[3].

  • Dapat Merusak Mata

Penggunaan gadget dalam waktu yang lama harus diwaspadai. Ini dikarenakan sinar yang terdapat dalam layar gadget dapat meningkatkan resiko terjadinya rabun pada mata. Toleransi waktu anak dalam menggunakan gadget paling tidak 1-2 jam per harinya[4].

Terlalu lama dalam menggunakan gadget dapat menyebabkan mata menjadi tegang. Karenanya, mata akan terasa kering dan timbul sensasi rasa terbakar. Kondisi ini akan diperburuk saat anak menyipitkan mata atau tidak berkedip ketika menatap layar gadget[2].

  • Membuat Stres

Gadget adalah alternatif yang digunakan untuk mencari hiburan bagi semua orang termasuk anak-anak. Dalam gadget Anda bisa menonton video atau bermain game.

Namun, jika digunakan dalam waktu yang lama malah hasil yang didapat akan berbanding terbalik. Karenanya, anak bisa menjadi stress yang malah dapat memperburuk fungsi jantung, waktu tidur, sistem pencernaan dan kestabilan emosi[2].

  • Memberikan Rasa Nyeri pada Pergelangan Tangan

Seperti yang diketahui, tangan adalah bagian tubuh yang digunakan saat menggunakan gadget. Tangan bisa menggenggam gadget dan kemudian jari-jari digunakan untuk mengetik keyboard atau layar pada gadget. Karenanya, wajar saja jika pergelangan tangan bisa terasa pegal dan kaku. Kasus lainnya bahkan bisa menyebabkan jari-jari menjadi bengkak. [2]

  • Fisik Menjadi Lelah

Kelelahan tidak hanya disebabkan oleh banyaknya aktivitas yang dilakukan. Hanya berdiam diri dalam waktu yang cukup lama juga dapat membuat tubuh menjadi lelah.

Efek negatif dari terlalu lama berdiam diri adalah sirkulasi darah dapat berkurang dan dapat memberi tekanan pada bagian otot dan sendi. Hal ini juga berlaku ketika anak bermain gadget yang notabene dilakukan dengan cara berdiam diri sambil menatap layar[2].

  • Merusak Pola Tidur Anak

Gadget memiliki cahaya biru yang dinilai dapat mengurangi rasa kantuk. Efek dari cahaya akan lebih jauh berpengaruh pada anak-anak[5].

Selain itu, penggunaan gadget di malam hari dapat membuat kualitas tidur menurun. Akibatnya, anak tidak akan memiliki kondisi yang fit untuk menjalankan aktivitas di pagi harinya[2].

  • Mudah Terpapar Bakteri

Layar ponsel tidak sepenuhnya bersih. Hal ini tentunya dikarenakan oleh tangan yang secara langsung menyentuh layar pada gadget seperti smartphone. Akibatnya, akan banyak bakteri yang menempel di layar.

Anak-anak masih ceroboh dan belum bijak dalam menggunakan gadget. Mereka bisa saja saling meminjam smartphone satu sama lain. Ini tentunya membuat bakteri dapat berpindah-pindah dan meningkatkan risiko terkena penyakit[2].

  • Cyberbullying

Gadget memungkinkan pengguna untuk saling bersosialisasi jarak jauh dengan adanya media sosial. Media sosial ini dapat dengan mudah untuk diakses oleh siapapun termasuk anak-anak.

Melalui media sosial inilah nantinya yang dapat menjadi media untuk melakukan pembulian yang biasa disebut dengan cyberbullying. Hal ini kemudian nantinya akan berdampak negatif pada kesehatan fisik dan mental anak yang menjadi korban[6].

Cara Mengatasi Kecanduan Gadget pada Anak

Gadget memang dapat memberikan dampak negatif bagi anak baik secara fisik atau mental. Namun, tidak ada salahnya juga untuk meminjamkan gadget dalam waktu yang singkat dan dalam pengawasan. Namun, yang harus diperhatikan di sini adalah usahakan anak tahu cara menggunakannya dengan benar dan tidak kecanduan. Karenanya, Anda dapat menerapkan cara-cara di bawah ini: [2, 7]

  • Arahkan anak untuk cenderung banyak melakukan kegiatan fisik di luar rumah. Paling tidak Anak harus menggunakan 3 jam waktunya untuk bersenang-senang di luar rumah. Ini juga dapat mengurangi resiko terkena rabun jauh dan obesitas.
  • Saat menggunakan gadget, usahakan agar anak mengambil istirahat sejenak.
  • Batasi Penggunaan gadget dan lakukan secara tegas. Selain itu, jangan perbolehkan anak menggunakannya di waktu-waktu tertentu seperti saat makan, belajar atau hendak tidur. Anda juga bisa membuat jadwal kapan anak bisa bermain dengan gadget mereka.
  • Berikan pujian ketika anak dapat mengendalikan diri untuk tidak menggunakan gadget di waktu yang tidak tepat.
  • Hindari untuk meletakkan gadget di dalam kamar anak.

Itulah beberapa dampak negatif dari penggunaan gadget pada anak. Karenanya, sangat diperlukan untuk selalu mengawasi dan mengajarkan kepada anak bagaimana cara menggunakan gadget dengan tepat dan bijak.

fbWhatsappTwitterLinkedIn

Add Comment