Prune: Manfaat – Efek Samping dan Tips Konsumsi

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by redaction team, read our quality control guidelance for more info

Tentang Prune

Buah Prune
Buah Prune

Prune adalah plum kering yang berasal dari Prunus domestica L. Buah prune dibudidayakan sejak dahulu kala [1].

Prune dihasilkan dari kultivar d’Agen yang berada di California dan Prancis, tempat kultivar berasal [1].

Setelah buah prune, buah ini akan dibuat dehidrasi di suhu panas pada 85 sampai 90 derajat C selama 18 jam yang kemudian dapat diproses menjadi produk-produk prune [1].

Prune memiliki cita rasa yang manis dan memiliki efek pencahar ringan, buah ini dianggap sebagai lambang makanan yang fungsional [1].

Terdapat beberapa penelitian yang mengatakan buah prune memiliki senyawa kimia dan kandungan nutrisi yang baik bagi tubuh manusia [1].

Senyawa yang terdapat pada prune ditemukan dapat berfungsi sebagai agen pencegahan terhadap penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan kanker [1].

Fakta Menaring tentang Prune

Berikut adalah beberapa fakta menarik tentang prune yang mungkin belum kita tahu [2, 3] :

  • Metode proses pengeringan buah prune sudah ditemukan lebih dari rubuan tahun yang lalu dan metode tersebut di temukan di Eropa.
  • Buah ini mengandung senyawa fenol yang cukup tinggi sehingga memiliki antioksidan yang baik untuk kesehatan manusia.
  • Buah prune mengandung obat pencahar dan sorbitol, yang baik untuk mengatasi gangguan pencernaan, seperti diare.
  • Satu pon buah prune dihasilkan dari tiga pon buah prune.
  • Masa panen buah prune cukup lama, hanya sekitar 30 hari.
  • Pohon buah prune membutuhkan waktu sekitar 3-6 tahun untuk mulai memunculkan buah.
  • California menjadi tempat paling banyak menanam buah prune, sekitar 95% prune segar domestik ditanam di sini.
  • Sebagian besar pohon dari buah prune membutuhkan penyerbukan silang untuk membuatnya berbuah.
  • Terdapat 1000 varietas buah prune yang dapat dikeringkan dan diproduksi menjadi buah plum.
  • Prune dikenal sebagai komponen yang dikonsumsi sebagai makanan penutup, dimasak dalam hidangan utama, dicamil secara langsung, dan dibuat dalam bentuk minuman jus.

Kandungan Gizi Prune

Prune dikenal kaya akan vitamin B6 dan memiliki banyak kalium, serta tembaga, mangan, vitamin A, dan serat. Kandungan tersebut membuat prune menjadi buah yang bergizi.

Tabel di bawah ini akan menunjukkan kandungan gizi dalam buah prune dalam 100g :

IDNmedis.com Info Gizi (Per 100 Gram)
Prune, didehidrasi (kelembaban rendah), tidak dimasak
Kalori:339 Kalori Dari Lemak:6.1
  %Kebutuhan Harian
Total Lemak0.7      g 1.12 %
Lemak Jenuh0.1      g 0.3  %
Lemak Trans0         0    %
Kolesterol0        mg 0   %
Sodium5        mg 0.21 %
Total Karbohidrat89.1     g 29.69 %
Serat0         0    %
Gula0          
Protein3.7      g 7.4  %
Vitamin A35.24 %Vitamin c0 %
Kalsium7.2 %Zat besi19.55 %
© IDNmedis.com

Src : Prune, didehidrasi (kelembaban rendah), tidak dimasak

*Kebutuhan harian berdasarkan diet 2,000 kalori. Kebutuhan anda bisa lebih besar/kecil.

Top 10 Gizi
Penyajian 100gr%Kebutuhan Harian
Vitamin B60.7      mg37 %
Vitamin A1762     IU35 %
Kalium1058     mg30 %
Tembaga0.6      mg31 %
Total Karbohidrat89.1     g30 %
Besi3.5      mg20 %
Kalori339      17 %
Magnesium64       mg16 %
Mangan0.3      mg16 %
Niasin3        mg15 %
© IDNmedis.com

Src : Prune, didehidrasi (kelembaban rendah), tidak dimasak

Kelebihan dari kandungan gizi buah prune :

  • Buah prune mengandung vitamin B6 yang memiliki manfaat untuk menambah energi dalam tubuh agar dapat fit dalam melakukan kegiatan sehari-hari.
  • Buah ini juga mengandung vitamin A yang kita kenal baik untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan mata.
  • Buah prune memiliki kandungan mineral yang baik untuk meningkatkan fungsi otot dan saraf agar berfungsi baik mengontrol jantung.

Manfaat Kesehatan Prune

Buah ini memiliki rasa yang manis dan segar ketika dikonsumsi sebagai hidangan penutup atau bahkan diolah sebagai minuman jus.

Namun, buah ini juga memiliki nutrisi yang baik bagi tubuh dan kesehatan manusia. Berikut adalah beberapa manfaat buah prune untuk kesehatan manusia :

  • Meringankan Sembelit

Buah prune mengandung sorbitol yang adalah alkohol gula yang dapat berfungsi sebagai obat pencahar alami dan terbukti dapat mengobati sembelit secara efektif [1, 4, 5].

Terdapat penelitian yang melibatkan orang yang mengonsumsi buah prune setiap hari selama tiga minggu sebanyak 2 buah per hari [6].

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa orang tersebut memiliki proses sistem pencernaan yang lebih baik, dibuktikan dengan peningkatan konsistensi dan frekuensi tinja [6].

  • Menurunkan Gula Darah

Buah atau makanan yang memiliki kadar karbohidrat yang tinggi sangat berpotensi untuk meningkatkan kadar gula darah setelah dimakan.

Namun, ini tidak berlaku untuk buah prune. Walaupun buah prune memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi, tidak menyebabkan peningkatan kadar gula darah setelah dimakan [7, 8].

Adiponektin yang terkandung dalam buah prune berperan aktif dalam pengaturan gula darah dalam tubuh manusia [8].

  • Meningkatkan Kesehatan Tulang

Terdapat penelitian yang dilakukan selama tiga bulang menunjukkan bahwa prune dapat memiliki efek positif terhadap indeks tulang manusia [9].

Penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kepadatan mineral tulang pada tulang paha dan tulang belakang. Buah ini juga dapat menurunkan risiko osteoporosis dan osteopenia [9].

Dari penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa selain buah prune dapat mencegah keroopos pada tulang, berpotensi juga untuk menyembuhkan keropos tulang yang sudah terjadi [9].

Efek ini juga ditunjukkan oleh wanita pascamenopause yang secara signifikan meningkatkan penanda serum pembentukan tulang dan faktor pertumbuhan insulin [9].

Jika dilihat dari kandungannya, buah prune mengandung beberapa kandungan yang memiliki efek perlindungan pada tulang, seperti vitamin K, fosfor, magnesium, dan kalium [10, 11, 12, 13].

  • Kaya Akan Anti-Oksidan

Buah ini mengandung polifenol yang dapat membantu meningkatkan dan mengurangi terkena penyakit tulang, jantung, dan diabetes [14].

Buah ini memiliki kandungan anti-oksidan yang jauh lebih tinggi dibandingkan buah-buah lain yang mengandung antioksidan [14].

Terdapat penelitian terhadap polifenol pada buah prune, menunjukkan bahwa terdapat efek antiinflamasi yang dapat menurunkan risiko terkena penyakit sendi dan paru-paru [15, 16].

  • Menurunkan Tekanan Darah

Kalium merupakan mineral yang cukup penting bagi tubuh. Berfungsi untuk melakukan impuls listrik ke seluruh tubuh [17].

Kalium membantu beberapa fungsi tubuh, antara lain adalah tekanan darah, keseimbangan kadar air, kontraksi pada otot, pencernaan, detak jantung, dan juga keseimbangan pH tubuh [17].

American Dietetic Association mengatakan bahwa kalium dapat melindungi kita dari hipertensi dan dapat mengatur keseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh manusia [18].

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, buah prune mengandung kalium sebanyak 1058 mg yang tentunya sangat baik untuk orang penderita hipertensi [18].

  • Mencegah Penuaan Dini

Sebelumnya kita sudah tahu, bahwa buah prune memiliki kandungan anti-oksidan yang tinggi. Ternyata, buah prune memiliki posisis teratas dalam Oxygen Radican Absorbency Scale (ORAC) [18].

Radikal bebas sangat berbahaya bagi tubuh manusia. Jika tidak dihilangkan segera, akan berakibat fatal bagi sel-sel tubuh manusia dan dapat menyebabkan penuaan dini [18].

Kandungan anti-oksidan dalam buah prune terbukti dapat membantu menghilangkan dan mencegah radikal bebas yang ada pada tubuh manusia [18].

Kandungan nutrisi yang terdapat pada buah ini, yaitu vitamin A dan kalogen, dapat memperlambat penuaan kulit yang dapat menimbulkan keriput pada kulit manusia [18].

  • Mencegah Anemia

Jumlah sel darah merah jika terlalu rendah akan dapat menghambat proses pembawaan oksigen ke seluruh tubuh. Kondisi ini dinamakan anemia [19].

Penurunan sel darah merah ini diakibatkan oleh kurangnya produksi kandungan zat besi yang ada dalam tubuh manusia [18].

Buah prune memiliki kandungan zat besi yang cukup tinggi, sehingga dapat menjadi alternatif untuk mencegah atau bahkan menyembuhkan penyakit anemia [18].

Saat ini, sejumlah lebih dari 1,6 miliar orang di dunia terserang penyakit ini. Orang-orang yang memiliki penyakit kronis seperti kanker, berpotensi tinggi terkena anemia [19].

  • Menjaga Kesehatan Usus

Buah prune memiliki kandungan serat tidak larut yang menjadi makanan untuk bakteri baik di usus besar [18].

Bakteri ini menghasilkan asam lemak rantai pendek atau bisa disebut dengan asam butirat sebagai energi utama sel-sel usus besar dalam menjaga kesehatan usus manusia [18].

Bakter ini pun menghasilkan dua asam lemak rantai pendek, yaitu asam propionat dan asam asetat, yang berperan aktif sebagai bahan bakar sel-sel di dalam hati dan juga otot [18].

Efek Samping Prune

Dikenal sebagai buah yang manis dan juga memiliki banyak kandungan kesehatan, buah ini juga memiliki efek samping jika dikonsumsi secara berlebihan.

Berikut adalah beberapa efek samping ketika mengonsumsi buah prune secara berlebihan :

  • Bahaya Akrilamida

Buah prune memiliki konsentrasi yang tinggi terhadap akrilamida, yang merupakan karsinogen dan neurotoksin [20].

Makanan pada umumnya tidak menemukan akrilamida di dalamnya, kecuali makanan tersebut dimasak diatas suhu 100 ° C.

Neuropatik dapat rusak jika jumlah akrilamida mencapai 500 kali dari asupan makanan harian, sehingga ini membuat buah prune relatif aman dikonsumsi [21].

Namun, buah prum memiliki kandungan karsinogen yang cukup membuat bahaya akrilamida ini terjadi pada manusia.

  • Dapat Menyebabkan Diare

Anda harus menghindari mengonsumsi buah prune ketika sedang mengalami diare, karena kandungan serat tidak larut yang ada pada buah ini [22].

Bukan hanya itu, reaksi diare ternyata juga dapat muncul setelah orang mengonsumsi buah prune atau jus dari buah prune. Hal ini dikaitkan dengan keberadaan sorbitol pada buah ini [23].

Dosis sorbitol yang memiliki senyawa pencahar ini tidak diatur dengan baik akan mudah menyebabkan diare. Buah ini juga mengandung gula yang cukup tinggi yang dapat memicu kram perut dan diare.

  • Dapat Mengakibatkan Ketergantungan Pencahar

Buah prune sebagian besar digunakan untuk pencahar iritasi, namun sebenarnya penderita konstipasi tidak harus menggunakan buah plum sepenuhnya dalam pengobatan [24].

Buah ini akan mengakibatkan Anda merasa ketergantungan obat pencahar jika dikonsumsi secara berlebih. Ini akan mengakibatkan kondisi Anda semakin buruk dan dapat menyebabkan komplikasi [24].

Bagaimana Menyimpan Buah Prune

Berikut beberapa cara yang baik dan benar untuk menyimpan buah prune [25] :

  • Anda dapat menyimpan buah prune dalam wadah kedap udara atau juga kantong plastik. Pastikan tertutup rapat agar kelembapan tetap terjaga.
  • Anda dapat menyimpan buah ini di dalam ruangan gelap atau di dalam kulkas.
  • Masa penyimpanan buah ini ketika berada di ruangan gelap mencapai dua bulan.
  • Masa penyimpanan di dalam kulkas bisa cukup lama, dapat mencapai sekitar empat hingga enam bulan.
  • Anda juga dapat menyimpan buah ini di dalam freezer, namun akan berdampak pada teksur buah prune.

Tips Konsumsi Prune

Berikut beberapa cara yang baik dan benar untuk menyimpan buah prune [25] :

  • Anda dapat menggunakan buah prune sebagai camilan dan dicampur dengan cokelat atau kacang.
  • Buah ini juga cocok digunakan sebagai tambahan dalam sereal atau oatmeal.
  • Anda dapat menambahkan buah ini sebagai campuran dengan smoothie atau salad untuk menambah rasa manis pada hidangan ini.
  • Buah prune juga dapat dibungkus dengan daging untuk dijadikan sebagai hidangan pembuka.
  • Buah prune dapat digunakan sebagai alternatif pengganti mentega, dengan menghaluskannya dan menambahkan saus vinaigrette untuk dubuat menjadi selai.
  • Anda juga dapat merebus buah ini dengan buah anggur untuk dijadikan saus tambahan di atas daging barbeque atau daging panggang.
fbWhatsappTwitterLinkedIn

Add Comment