Sports Vagina: Penyebab – Gejala dan Cara Mengatasi

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by redaction team, read our quality control guidelance for more info

Tinjauan Medis : dr. Maria Arlene, Sp.Ak
Olahraga merupakan aktivitas yang sangat baik untuk tubuh, namun banyak wanita ternyata mengeluhkan sport vagina, yaitu kondisi dimana terjadi ketidaknyamanan pada area vagina yang disebabkan oleh olahraga.... Kondisi ini terjadi akibat vulva dan area vagina menghasilkan keringat, ditambah dengan pakaian yang tidak mendukung. Beberapa gejala dari sport vagina adalah gatal dan kemerahan pada area vagina, serta bau vagina yang tidak sedap. Hal yang dapat dilakukan untuk mencegah kondisi ini adalah membersihkan area kewanitaan setelah berolahraga, memakai pakaian dalam berbahan katun dan menggantinya setelah selesai berolahraga, atau memiliki pakaian olahraga yang tidak terlalu ketat. Jika terdapat tanda-tanda tidak nyaman pada vagina, maka jangan ragu untuk memeriksakan ke dokter agar dapat diberikan penanganan yang tepat. Read more

Olahraga membantu mempertahankan berat badan yang sehat, meningkatkan suasana hati dan energi, mengurangi resiko serangan jantung, stroke, diabetes dan beberapa jenis kanker visit. [1]

Walaupun begitu, para wanita menghadapi efek negatif dari olahraga yang disebut dengan sports vagina, suatu ketidaknyamanan di daerah vagina. [1]

Untuk mengetahui sports vagina secara lebih mendalam, mari kita simak penjelasan berikut ini.

Apa itu Sports Vagina?

Sports vagina bukanlah suatu kondisi medis resmi. Istilah ini merujuk pada rasa tidak nyaman yang dirasakan setelah melakukan olahraga. [1]

Daerah vulva dan vagina Anda menghasilkan keringat yang dapat berujung pada rasa tidak nyaman di daerah vagina terutama ketika Anda mengenakan pakaian Lee mas olahraga yang kurang cocok [1]

Beberapa gejala dari sports vagina adalah sebagai berikut: [1]

  • Gatal pada daerah vagina
  • Kemerahan pada daerah vagina
  • Iritasi pada vagina
  • Lecet pada vagina
  • Bau menyengat pada vagina

Penyebab Sports Vagina

Olahraga mengubah sistem di dalam tubuh Anda termasuk vagina. Kadar stres yang tinggi dan adrenalin dipompakan ke seluruh tubuh. Hal ini menyebabkan Anda berkeringat dan menciptakan kelembaban di daerah yang paling rawan. [2]

Vagina Anda memiliki lingkungan tersendiri. Saat Anda sedang tidak aktif melakukan kegiatan, ada begitu banyak bakteri hidup dan tumbuh di area ini. Selama olahraga, semua kegiatan bakteri semakin diperkuat. [2]

Aktivitas seperti bersepeda dan spinning (bersepeda dalam ruangan) yang menggunakan otot di dekat daerah vagina dapat menyebabkan rasa tidak nyaman pada vagina. [2]

Cara Mengatasi Sports Vagina

Sports vagina dapat menyebabkan infeksi jamur, suatu kondisi pertumbuhan berlebihan jamur Candida. Jamur tumbuh subur di daerah hangat dan lembab misalkan. vagina berkeringat. Gejala infeksi jamur termasuk: [1]

  • Keluar cairan putih dan kental
  • Gatal yang sering pada vagina
  • Vagina terasa seperti terbakar terutama ketika buang air kecil
  • Nyeri saat berhubungan seksual
  • Kemerahan pada vagina

Kebanyakan infeksi jamur tidak hilang dengan sendirinya. Pilihan penanganan termasuk krim dan supositori anti jamur yang tersedia di apotek, obat resep anti jamur pada vagina, obat resep anti jamur vagina yang diberikan secara oral. [1]

Mengkonsumsi probiotik dan makanan kaya probiotik seperti yogurt dapat membantu mencegah infeksi jamur. [1]

Infeksi lain yang tumbuh subur di lingkungan yang hangat dan berkeringat adalah bacterial vaginosis (BV). Infeksi ini disebabkan keseimbangan bakteri baik dan jahat di dalam vagina terganggu at paraskasinotfi. [1]

BV dapat menyebabkan bau amis pada vagina dan keluarnya cairan abu-abu. Tidak setiap orang yang menderita BV merasakan gejala. [1]

Kadang-kadang BV dapat hilang tanpa perlu dilakukan penanganan. Jika BV tak kunjung hilang dapat ditangani dengan obat resep seperti metronidazole dan clindamycin. [1]

Cara Mencegah Sports Vagina

Mempraktekkan kebersihan diri penting dilakukan selama olahraga. [1] Lakukan beberapa langkah di bawah ini untuk meminimalisasi atau mencegah sports vagina selama atau sesudah melakukan olahraga:

  • Membersihkan Diri

Jangan langsung menuju rumah atau pergi terburu-buru setelah selesai berolahraga di gym. Jika memungkinkan ada baiknya Anda mandi dan mengganti celana dalam dan celana yang basah. [1]

  • Kenakan Pakaian Olahraga yang Sesuai

Celana yoga ketat munkin terlihat imut namun pakaian jenis ini terlalu ketat sehingga tubuh tidak bisa bernafas. Selain itu, pakian ketat dapat menimbulkan gesekan selama berolahraga. [1]

Kenakanlah pakaian dalam berbahan katun dan pilihlah pakaian olahraga yang agak longgar yang terbuat dari bahan alami dan menyerap keringat. [1]

Pakaian olahraga ketat dapat mencipatakan panas, gesekan dan iritasi yang membentuk lingkungan sempurna untuk kutu tumbuh atau berpindah. [4]

  • Gunakan Pelindung

Saat ini penggunaan talk pada alat kelamin tidak dianjurkan lagi. Anda dapat mengoleskan lapisan tipis emolien seperti Calmoseptine, Vaseline, salep A+D sebelum berolahraga. [1] Tujuan penggunaan emolien adalah untuk mencegah lecet dan gesekan pada daerah vagina. [3]

  • Jangan Gunakan Pakaian Olahraga Lebih dari Sekali

Beberapa orang mungkin menganggap bahwa pakaian olahraga mereka belum terlalu banyak keringat sehingga digunakan pada sesi olahraga berikutnya. [4]

Keringat yang terdapat di pakaian olahraga sesi sebelumnya dapat menyebabkan ketidakseimbangan pada vagina Anda dan menimbulkan bau tidak sedap. [2]

Pakaian ketat yang menggunakan serat buatan dan lingkungan penuh keringat memberikan arti bahwa pakaian ini merupakan tempat subur untuk pertumbuhan jamur dan bakteri. Cucilah pakaian olahraga setiap kali setelah selesai digunakan. [4]

Pakaian yang bersih dapat mengurangi bau dan meningkatkan kesehatan vagina selagi Anda berolahraga. [2]

  • Ganti Olahraga secara Rutin

Anda dapat mengganti olahraga secara rutin. Hal ini bertujuan untuk menghindari terlalu banyak tekanan pada bagian vulva dan vagina. [3]

Olahraga yang terlalu sering memberikan tekanan pada bagian vulva dapat berujung peradangan lokal dan iritasi serta penyebaran bakteri ke bagian tubuh atas yakni perineum menuju kandung kemih melalui uretra. [4]

  • Jangan Olahraga Berlebihan

Perempuan yang berlatih terlalu keras rawan mengalami masalah pada daerah vagina misalnya infeksi. Olahraga yang terlalu berlebihan menimbulkan lingkungan penuh keringat di daerah selangkangan dan membuat infeksi tumbuh subur. [4]

  • Jangan Membasuh Vagina secara Berlebihan

Pencucian berlebihan vagina dan penggunaan produk perawatan vagina yang keras dapat berdampak pada kesehatan vagina. Untuk membersihkan vagina cukup membasuhnya dengan air dan keringkan dengan benar setelah olahraga. [4]

Anda dapat membasuh vagina dengan air hangat dan pastikan hanya membasuh bagian luarnya saja. [2]

Hindari penggunaan produk perawatan vagina beraroma dan douching (membersihkan bagian dalam vagina dengan air atau campuran cairan lain). [1]

  • Konsumsi Air yang Cukup

Tetap terhidrasi selama olahraga merupakan suatu keharusan. Pasalnya, kondisi tubuh yang kekurangan cairan selama olahraga dapat memicu terjadinya cystistis (peradangan pada kandung kemih). [4]

Konsumsi air berlebihan selama olahraga dapat membuat kandung kemih mengalami stres. Minum merupakan suatu cara untuk membilas kandung kemih secara teratur dan membantu mencegah bakteri dari menggandakan diri dan melarutkan asam dalam urin. [4]

Anda harus memenuhi kebutuhan air yang mencukupi saat sebelum, selama dan setelah melakukan olahraga. [1]

  • Jangan Abaikan Gejala

Adanya rasa gatal dan iritasi setelah melakukan olahraga berat bukanlah suatu hal yang umum. Jika gejala ini tidak kunjung hilang, jangan tunggu sampai menghilang dengan sendirinya. Anda mungkin mengalami infeksi. [1]

fbWhatsappTwitterLinkedIn

Add Comment