Adapalene: Manfaat, Dosis dan Efek Samping

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by redaction team, read our quality control guidelance for more info

Adapalene merupakan obat yang digunakan untuk mengatasi jerawat [1, 2, 3, 4].

Apa itu Adapalene?

Adapalene adalah suatu retinoid yang bekerja dengan mempengaruhi pertumbuhan sel dan mengurangi pembengkakan serta peradangan. Obat ini digunakan untuk mengurangi bintik jerawat dan mendorong penyembuhan dari bekas jerawat [3].

Berikut informasi mengenai adapalene [1, 5]:

IndikasiAkne vulgaris
KategoriObat Keras (K)
KonsumsiDewasa
KelasPreparasi penanganan jerawat
BentukTopikal (krim/gel)
KontraindikasiHipersensitif terhadap adapalene atau komponen lain dalam obat
PeringatanPasien dengan kondisi berikut wajib berkonsultasi dengan dokter sebelum menerima pengobatan adapalene:
→ Pasien dengan alergi terhadap adapalene atau alergi lain
→ Pasien dengan kulit terbakar, rusak atau eksim
→ Pasien yang sedang hamil dan menyusui
Kategori Obat pada Kehamilan & MenyusuiKategori C: Studi pada hewan menunjukkan efek yang merugikan pada janin. Tidak ada studi terkendali pada manusia atau studi pada manusia dan binatang belum tersedia. Obat sebaiknya diberikan jika manfaat potensialnya lebih besar daripada risiko terhadap janin.

Manfaat Adapalene

Obat adapalene adalah termasuk retinoid topikal generasi ketiga yang digunakan untuk menangani akne vulgaris atau jerawat [2, 4].

Akne vulgaris merupakan kondisi kulit yang terjadi ketika folikel rambut tersumbat sel-sel kulit mati, bakteri, dan minyak (sebum). [6]

Folikel yang tersumbat mengakibatkan kerusakan pada kulit, termasuk jerawat, komedo, bintil, dan kista. Akne vulgaris umumnya disebabkan oleh hormon [6].

Dosis Adapalene

Obat adapalene digunakan untuk pasien dewasa dengan rincian dosis sebagai berikut [1]:

Topikal
⇔ Akne vulgaris
→ Sebagai 0,1% larutan/krim/gel atau 0,3% gel: diaplikasikan tipis pada area yang terkena jerawat 1 kali sehari pada malam hari sebelum tidur dan setelah area yang terkena jerawat dibersihkan.

Efek Samping Adapalene

Berikut merupakan beberapa efek samping adapalene yang membutuhkan pertolongan medis segera [2, 3]:

  • Sensasi terbakar atau tersengat pada kulit
  • Kulit kering dan mengelupas
  • Gatal-gatal pada kulit
  • Kulit kemerahan
  • Kulit bersisik
  • Mata merah dan berair
  • Pembengkakan kelopak mata
  • Diskolorasi kulit
  • Reaksi alergi, meliputi ruam, gatal, bengkak (terutama pada wajah/lidah/tenggorokan), pusing berat, sulit bernapas

Efek samping adapalene yang membutuhkan pertolongan medis  jika berlangsung dalam waktu lama, yaitu [2]:

  • Jerawat bertambah parah

Info Efek Samping Adapalene untuk Tenaga Medis[2]

  • Dermatologis
    • Sangat Umum (10% atau lebih): pruritus yang tidak kunjung hilang (74%), sensasi terbakar atau tersengat yang tidak kunjung hilang (hingga 71%), eritema (hingga 60%), bersisik (hingga 60%), pruritus (hingga 60%), kulit kering (hingga 48%), pruritus sesaat setelah penggunaan obat (hingga 30%), kulit terbakar (hingga 22%)
    • Umum (1% hingga 10%): iritasi kulit, terbakar sinar matahari
    • Tidak umum(0,1% hingga 1%): dermatitis kontak/eksim, dermatitis, sakit kulit, eksfoliasi kulit, jerawat, jerawat mengembang, kulit membengkak
    • Laporan paska pemasaran: dermatitis alergik/dermatitis kontak alergik, ruam, eksim, diskolorasi kulit
  • Lokal
    • Sangat umum (10% atau lebih): sensasi terbakar (hingga 60%), sensasi terbakar segera setelah aplikasi (hingga 30%)
    • Laporan paska pemasaran: sensasi terbakar/tersengat
  • Sistem Respirasi
  • Genitourinari
    • Umum (1% hingga 10%): dismenore
  • Okuler
    • Tidak umum (0,1% hingga 1%): iritasi kelopak mata, eritema kelopak mata, pruritus kelopak mata, pembengkakan/edema kelopak mata
    • Lapora paska pemasaran: konjungtivis
  • Gastrointestinal
    • Tidak umum (0,1% hingga 1%): anomali gigi, kelainan pada gigi
  • Hipersensitif
    • Jarang (0,01% hingga 0,1): reaksi alergi
    • Laporan paska pemasaran: dermatitis kontak alergik/dermatitis alergik
  • Lain-lain
    • Jarang (0,01% hingga 0,): pengaruh obat kurang
    • Frekuensi tidak dilaporkan: sindrom flu
  • Sistem Saraf

Detail Adapalene

Untuk mengetahui informasi mengenai penyimpanan, cara kerja, interaksi dengan obat lain, interaksi dengan makanan dan overdosis adapalene, berikut informasinya [1, 4]:

Penyimpanan → Simpan pada suhu 20-25°C.
→ Lindungi dari cahaya
Cara KerjaDeskripsi: Adapalene menormalkan diferensiasi sel-sel epitel folikuler, mengakibatkan penurunan pembentukan mikrokomedon. Obat ini berikatan dengan reseptor inti asam retinoat spesifik.
Onset: 8-12 minggu
Farmakokinetik:
→ Absorpsi: Diserap secara minimal melalui kulit.
→ Metabolisme: Sekitar 25% dari obat dimetabolisme, sisanya diekskresikan sebagai obat parent. Produk utama metabolisme berupa glukuronida.
→ Ekskresi: Diekskresikan melalui empedu (bile) sekitar 30 ng/g jumlah yang diaplikasikan.
→ Paruh waktu: 7-51 jam
Interaksi dengan obat lain→ Menimbulkan pengaruh iritan adiktif dengan agen pengelupasan, astringent, pembersih abrasive, agen pengering kuat atau produk iritan (seperti agen aromatik dan alkoholik)
Overdosis ⇔ Gejala: kulit kemerahan, bersisik dan iritasi

Pertanyaan Seputar Adapalene

Bagaimana jika melewatkan satu dosis adapalene?

Segera gunakan obat begitu mengingatnya, tapi jika sudah mendekati waktu untuk dosis berikutnya sebaiknya dilewatkan saja. Hindari menggunakan dua dosis obat sekaligus [2].

Bagaimana cara penggunaan adapalene yang dianjurkan?

Aplikasikan pada kulit yang terkena jerawat. Dianjurkan untuk membersihkan area kulit sebelum mengaplikasikan adapalene. Sebelum dan sesudah mengaplikasikan adapalene topikal, tangan sebaiknya dicuci bersih [2].

Apa saja yang perlu dihindari ketika menggunakan pengobatan adapalene?

Hindari menyentuh mulut, hidung dan mata saat sedang mengaplikasikan adapalene. Obat adapalene dapat menimbulkan bahaya jika tertelan. Adapalene juga dapat menimbulkan iritasi pada mata, segera basuh dengan air jika terkena mata, hidung atau mulut [2].

Apakah adapalene aman untuk anak-anak?

Penggunaan pada anak di bawah usia 12 tahun tidak dianjurkan. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan [2].

Contoh Obat (Merek Dagang) Adapalene

Berikut beberapa obat dengan kandungan adapalene[2, 5]:

Brand Merek Dagang
Differin
Deriva
Palenox
Evalen
fbWhatsappTwitterLinkedIn

Add Comment