Protirelin: Manfaat – Dosis dan Efek Sampingnya

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by redaction team, read our quality control guidelance for more info

Protirelin adalah analog sintetis yang tersedia secara farmasi dari hormon pelepas tirotropin peptida endogen (TRH). Protirelin adalah komponen Uji TRH yang digunakan untuk menguji respons kelenjar pituitari anterior dalam kondisi seperti hipotiroidisme sekunder dan akromegali. [2]

Apa itu Protirelin?

Berikut ini info Protirelin, mulai dari indikasi hingga peringatannya: [1]

IndikasiPenilaian fungsi tiroid dan cadangan TSH
KategoriObat Keras
KonsumsiAnak-anak dan dewasa
BentukInjeksi
KontraindikasiThyrel TRH (protirelin) dikontraindikasikan pada pasien dengan hipersensitivitas yang diketahui terhadap obat.
PeringatanPasien dengan kondisi berikut, wajib berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan Protirelin:
→ Perhatian pada pasien dengan asma bronkial atau jenis penyakit saluran napas obstruktif lainnya, iskemia miokard, hipotiroidisme berat.
→ Untuk mengurangi timbulnya hipotensi, protirelin harus diberikan saat pasien berbaring.
Pembesaran payudara dan kebocoran ASI telah dilaporkan pada wanita menyusui.
Kategori Obat pada Kehamilan & MenyusuiKategori C: Studi pada reproduksi hewan menunjukkan efek buruk pada janin. Tidak ada studi memadai dan terkendali pada manusia. Obat boleh digunakan jika nilai manfaatnya lebih besar dari risiko terhadap janin.

Manfaat Protirelin

Protirelin adalah obat yang digunakan untuk menguji respons kelenjar hipofisis anterior pada pasien yang mungkin memiliki kondisi medis tertentu yang berkaitan dengan kelenjar tiroid. [5]

Pengujian dengan obat ini dapat membantu mengidentifikasi masalah atau mungkin memastikan bahwa dosis obat yang digunakan sudah benar. Protirelin merangsang pelepasan hormon yang disebut hormon perangsang tiroid atau TSH dari kelenjar hipofisis anterior. [5]

Dosis Protirelin

Pemberian Protirelin dapat diberikan kepada orang dewasa dan anak-anak dengan pembagian sebagai berikut: [1]

Dosis Dewasa

Intravena
⇔ Penilaian fungsi tiroid dan cadangan TSH
→ Dewasa: 200 mcg diberikan sebagai dosis bolus tunggal.

Dosis Anak-anak

Intravena
⇔ Penilaian fungsi tiroid dan cadangan TSH
→ Anak: <12 thn: 1 mcg/kg sebagai dosis tunggal. Dosis dapat bervariasi, konsultasikan dengan protokol yang berlaku.

Efek Samping Protirelin

Beberapa efek samping Protirelin dapat terjadi yang biasanya tidak memerlukan perhatian medis. Efek samping ini mungkin hilang selama pengobatan karena tubuh Anda menyesuaikan dengan obatnya.

Tanyakan kepada ahli kesehatan Anda jika salah satu dari efek samping berikut berlanjut atau mengganggu atau jika Anda memiliki pertanyaan tentang mereka: [1]

  • Sakit kepala
  • Kepala terasa ringan
  • Pusing
  • Mual
  • Sakit perut
  • Rasa aneh
  • Mulut kering
  • Ingin buang air kecil
  • Kemerahan
  • Hipotensi
  • Peningkatan sementara denyut nadi dan tekanan darah

Detil Protirelin

Untuk memahami lebih detail mengenai Protirelin, seperti overdosis, penyimpanan, cara kerja Protirelin, interaksi dengan obat lain serta dengan makanan berikut datanya: [1]

Penyimpanan → Simpan di tempat yang tertutup rapat
→ Lindungi dari cahaya dan kelembaban.
Cara KerjaDeskripsi: Protirelin adalah hormon tripeptida sintetik yang digunakan sebagai agen uji diagnostik dalam menilai fungsi tiroid dan cadangan hormon perangsang tiroid (TSH) di kelenjar pituitari. Ini merangsang pelepasan TSH dari kelenjar hipofisis anterior, juga menyebabkan peningkatan bersamaan dalam kadar prolaktin serum. Ini digunakan sebagai tes diagnostik untuk hipertiroidisme ringan, penyakit Grave oftalmikus, hipotiroidisme ringan atau praklinis, hipopituitarisme, dan penyakit hipotalmik.
Farmakokinetik:
Distribusi: Menghilang dengan cepat dari plasma setelah diberikan. Ketika diberikan melalui injeksi intravena pada subjek sehat, kadar serum mencapai puncaknya sekitar 20 menit setelah pemberian.
Ekskresi: Diekskresikan dalam urin (sekitar 5,5%; dalam 30 menit). Waktu paruh eliminasi: Sekitar 5,3 menit.
Interaksi dengan obat lain → Hormon tiroid, levodopa, fenotiazin, salisilat, bromokriptin, karbamazepin, litium, dan dosis farmakologis kortikosteroid dapat menurunkan respons TSH terhadap Protirelin.
→ Respon TSH yang meningkat dapat diamati ketika digunakan dengan metoclopramide, amiodarone, theophyllines, dan penggunaan estrogen pada pria.
→ Dapat meningkatkan respons jika diobati berlebihan dengan obat antitiroid.
Interaksi dengan makanan → Tidak ada informasi lebih lanjut mengenai interaksi obat ini dengan makanan

Pertanyaan Seputar Protirelin

Apakah obat ini dapat dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui?

Kategori C: Studi pada reproduksi hewan menunjukkan efek buruk pada janin. Tidak ada studi memadai dan terkendali pada manusia. Obat boleh digunakan jika nilai manfaatnya lebih besar dari risiko terhadap janin. [4]

Apa yang harus diperhatikan saat mengonsumsi obat ini?

⇔ Perubahan sementara dalam tekanan darah, baik yang meningkat atau menurun, sering terjadi segera setelah pemberian Thyrel TRH (protirelin). Oleh karena itu, tekanan darah harus diukur sebelum Thyrel TRH (protirelin) diberikan dan dengan interval yang sering selama 15 menit pertama setelah pemberiannya.
⇔ Thyrel TRH (protirelin) tidak boleh diberikan pada pasien yang ditandai, perubahan tekanan darah yang cepat akan berbahaya kecuali potensi manfaatnya jelas melebihi potensi risikonya. [4]

Contoh Obat Protirelin

Brand Merek Dagang
Relefact TRH
Thyrel TRH
fbWhatsappTwitterLinkedIn

Add Comment