Bolehkah Ibu Hamil Makan Pedas?

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by redaction team, read our quality control guidelance for more info

Tinjauan Medis : dr. Katya Saphira, M.Gizi
Makanan pedas boleh dikonsumsi oleh ibu hamil. Namun akan lebih baik jika dikonsumsi secukupnya dan sebagai variasi agar lebih berselera makan. Gangguan lambung yang diakibatkan oleh makanan pedas, juga... gangguan saluran cerna lainnya dapat membuat ibu kurang nyaman, dan malah jadi mengurangi keinginan untuk makan makanan bergizi lainnya. Read more

Saat sedang hamil, terutama di trimester pertama, selera makan bisa berubah drastis. Kebanyakan ibu hamil merasakan mual dan muntah, bahkan tidak bisa makan atau mencium aroma masakan yang biasanya bisa diterima hidung dan mulut.

Bagi beberapa ibu hamil, selera makan mereka perlu dipancing dengan sesuatu yang pedas. Tapi, karena umumnya pendapat mengatakan bahwa pedas tidak baik bagi kandungan, maka banyak ibu hamil yang takut untuk makan makanan pedas.

Tapi benarkah pendapat ini?

Efek Makanan Pedas Pada Janin

Kabar baiknya adalah; menyantap makanan pedas saat hamil tidak akan mengganggu kesehatan janin. [1, 2, 3, 4]

Tetapi, suatu penelitian menyebutkan bahwa makan makanan tertentu saat hamil bisa mengubah “rasa” air ketuban. Namun, tidak ada studi yang mempelajari efek makanan pedas pada air ketuban secara spesifik. [1]

Indera perasa janin juga bisa dipengaruhi oleh apa yang dimakan ibu saat hamil, sehingga saat anak-anak nanti mereka akan memiliki kecenderungan untuk menyukai satu jenis makanan atau rasa yang mereka anggap familiar. [1, 4]

Makan makanan pedas di trimester pertama kehamilan adalah aman dan tidak akan mempengaruhi perkembangan janin. Namun, banyak ibu hamil yang memilih untuk lebih berhati-hati dengan apa yang mereka konsumsi di tahap ini karena kandungan masih muda dan rentan. [2, 3]

Di trimester kedua dan ketiga, makanan pedas bisa meningkatkan kemungkinan naiknya asam lambung dan heartburn. Pada trimester ketiga, janin yang sudah membesar dan memberi tekanan bisa menyebabkan asam lambung naik ke esofagus, dan makanan pedas bisa memicu atau memperparah kondisi ini. [2]

Efek Makanan Pedas Pada Ibu Hamil

Kabar kurang baiknya adalah; meskipun makan makanan pedas tidak akan mengganggu kesehatan janin, tetapi bisa menyebabkan efek samping yang kurang baik bagi ibu. Meskipun tidak berbahaya, namun rasa tidak nyaman yang ditimbulkannya mungkin tidak sepadan dengan rasa makanan yang didapat.

Di trimester pertama, makanan pedas tidak menimbulkan terlalu banyak masalah, meskipun bisa memperparah morning sickness atau mual-mual. Jika ibu hamil mengalami mual sepanjang hari, maka sebaiknya jangan mengonsumsi makanan pedas. [1, 2]

Pada trimester kedua dan ketiga, makanan pedas bisa menyebabkan: [1, 2, 3, 4]

  • Heartburn, atau rasa panas di dada, karena rahim yang membesar akan menekan asam lambung naik ke esofagus
  • Gangguan pencernaan
  • Mual
  • Diare, penumpukan gas di perut, dan kembung
  • Meningkatnya gejala-gejala GERD (gastroesophageal reflux)

Iritasi Rahim Akibat Makanan Pedas

Meskipun makanan pedas umumnya aman untuk dikonsumsi saat hamil, namun bila dalam jumlah banyak atau bila ibu memiliki sistem pencernaan yang sensitif, maka bisa menyebabkan efek samping.

Pada beberapa wanita, makanan pedas bisa mengakibatkan iritasi pada rahim atau usus saat hamil. Makanan pedas biasanya akan melewati saluran gastro-intestinal lebih cepat dibanding makanan yang tidak pedas, sehingga juga bisa menyebabkan diare, asam lambung, atau gas. [2]

Kondisi ini bisa membuat usus menjadi kram, yang kemudian menyebabkan iritasi di rahim karena letaknya yang dekat dengan usus.

Gejala iritasi rahim adalah kram di perut bagian bawah, yang pada kasus yang jarang, bisa menyebabkan kontraksi yang akan membuka jalan lahir (pembukaan). Ibu hamil yang usia kandungannya dibawah 37 minggu dan mengalami gejala ini harus segera menemui dokter untuk perawatan lebih lanjut. [2]

Jika makanan pedas saat hamil ternyata memicu naiknya asam lambung, kembung, atau kram, maka sebaiknya tidak dikonsumsi.

Mitos Tentang Konsumsi Makanan Pedas Saat Hamil

Ada beberapa mitos yang berhubungan dengan makan makanan pedas ketika sedang hamil. Mitos yang tidak didasari fakta ilmiah ini termasuk: [2]

  • Makanan pedas bisa menyebabkan janin sakit
  • Makan makanan pedas saat hamil bisa menyebabkan persalinan prematur
  • Mengonsumsi makanan pedas saat hamil bisa menyebabkan keguguran dan cacat pada janin

Semua mitos-mitos tersebut tidak ada dasar ilmiahnya, sehingga tidak sebaiknya dipercaya.

Tips Aman Makan Pedas Saat Hamil

Untuk memastikan ibu hamil bisa tetap makan pedas tanpa rasa tidak nyaman, batasi jumlahnya serta konsumsi dengan tepat.

  • Jangan makan saus, bumbu pedas, atau sambal yang tidak jelas bahan-bahannya atau tidak memiliki sertifikat BPOM
  • Jika mencoba jenis-jenis makanan pedas yan baru, mulai dengan jumlah kecil. Lebih baik bila memasak sendiri di rumah.
  • Periksa kemasan dan tanggal kadaluwarsa bila membeli bumbu atau sambal
  • Batasi makanan pedas satu kali saja sehari, dan jangan teruskan bila timbul heartburn

Beberapa bumbu atau jenis makanan pedas yang aman untuk ibu hamil, termasuk:

  • Kacang polong wasabi
  • Saus kare yang terdiri dari campuran bawang merah, bawang putih, cabai dan bumbu-bumbu lainnya
  • Saus piri-piri yang terbuat dari bawang merah, bawang putih, tomat, dan cabai rawit
  • Acar dengan cabai rawit utuh
  • Sup dan makanan yang menggunakan merica putih ataupun hitam

Jika membuat sambal sendiri di rumah, hindari penggunaan minyak atau cabai yang terlalu banyak karena bisa menyebabkan heartburn.

fbWhatsappTwitterLinkedIn

Add Comment