15 Manfaat Ginkgo Biloba untuk Kesehatan

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by redaction team, read our quality control guidelance for more info

Ginkgo Biloba diketahui sangat bermanfaat bagi tubuh, khususnya untuk mengobati penyakit-penyakit tertentu. Bahkan, Ginkgo Biloba ini sudah sejak lama telah digunakan sebagai obat tradisional yang terpercaya [1].

Ginkgo Biloba ini diperoleh dari pohon Ginkgo Biloba (Maidenhair) yang berukuran besar dan berumur panjang. Ginkgo Biloba ini termasuk dalam family Ginkgoaceae dengan genus Gingko [2].

Adapun berikut ini merupaka beberapa manfaat dari Ginkgo Biloba bagi kesehatan tubuh [3, 4]:

1. Melawan Radikal Bebas

Manfaat kesehatan dari Ginkgo Biloba ini secara umum tidak lain berasal dari kandungan antioksidan kuat didalamnya. Adapun antioksidan kuat ini berasal dari senyawa flavonoid an terpenoid tingkat tinggi yang ada dalam Ginkgo Biloba.

Sebagaimana telah diketahui, antioksidan ini dapat membantu melawan radikal bebas yang menyerang tubuh, khususnya merusak jaringan tubuh.

2. Membantu Melawan Peradangan

Inflamasi atau peradangan merupakan salah satu bentuk respon tubuh terhadap serangan benda asing maupun cedera yang dialami tubuh.

Meskipun demikian, peradangan yang berlebihan dapat menimbulkan gangguan lain yang lebih serius bahkan menyebabkan kerusakan permanen pada jaringan dan DNA tubuh.

Ekstrak Ginkgo Biloba diketahui dapat memberikan efek antiinflamasi dan terbukti mengurangi peradangan seperti [3]:

3. Meningkatkan Sirkulasi dan Kesehatan Jantung

Ginkgo Biloba diketahui dapat melancarkan peredaran darah, khususnya bagi orang-orang yang memiliki penyakit jantung. Mengingat, Ginkgo Biloba ini dapat meningkatkan kadar oksida nitrat yang berperan dalam melebarkan pembuluh darah.

Selain itu, Ginkgo Biloba ini diniliai juga berpotensi dalam melindungi kesehatan jantung, kesehatan otak dan bahkan mencegah stroke.

4. Mengurangi Gejala Gangguan Kecemasan Dan Demensia

Ginkgo Biloba telah melalui tahap pengujian terhadap perannya dalam mengurangi gejala kecemasan dan stres. Selain itu, Ginkgo Biloba ini juga dapat menurunkan risiko penurunan fungsi kognitif pada orang yang mengalami demensia.

Bahkan, Ginkgo Biloba ini jika dikombinasikan dengan pengobatan konvensional diketahui dapat meningkatkan kemampuan fungsional dari orang-orang yang menderita penyakit Alzeimer ringan.

5. Meningkatkan Fungsi dan Kesehatan Otak

Pada manusia yang sehat, Ginkgo Biloba ini ternyata dapat meningkatkan fungsi otaknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi Ginkgo Biloba dapat meningkatkan kinerja mental.

Dengan kata lain, peningkatan kemampuan mengingat dan fokus dapat terjadi dengan suplementasi Ginkgo Biloba. Walaupun manfaat ini memang masih perlu kajian lebih mendalam lagi.

6. Meredakan Gejala Penyakit Parkinson

Gejala penyakit Parkinson seperti kekakuan progresif dan hilangnya koordinasi otot akibat dopamin yang tidak mencukupi diketahui dapat diredakan dengan Ginkgo Biloba.

Mengingat, Ginkgo Biloba yang dikombinasikan dengan perawatan lain dapat meningkatkan peredaran darah otak sehingga memungkinkan lebih banyak dopamine untuk diedarkan ke area yang membutuhkan.

7. Mengobati Depresi

Menurut hasil penelitian diketahui bahwa, suplementasi Ginkgo Biloba berpotensi untuk digunakan dalam mengobati gejala depresi. Mengingat, Ginkgo Biloba memberikan efek yang berkaitan dengan antiinflamasi, di mana ini membuat kemampuan tubuh mengatasi kadar hormon stres tinggi meningkat.

8. Menjaga Fungsi Penglihatan dan Kesehatan Mata

Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, Ginkgo Biloba memiliki fungsi meningkatkan aliran darah, termasuk ke mata khususnya pada penderita glaukoma.

Perkembangan degenerasi mata yang berkaitan dengan usia diketahui dapat dikurangi, dan fungsi penglihatan pun meningkat, walaupun memang tidak signifikan.

Namun, sejauh ini, belum ada penelitian atau bukti ilmiah yang menyebutkan fungsi Ginkgo Biloba bagi orang yang tidak mengalami gangguan penglihatan.

Untuk itu, masih diperlukan penelitian lebih lanjut khususnya terkait fungsi Ginkgo Biloba dalam meningkatkan fungsi penglihatan dan menurunkan perkembangan penyakit mata degeneratif.

9. Dapat Mengobati Sakit Kepala dan Migrain

Ginkgo Biloba dalam pengobatan tradisional Tiongkok diketahui telah sering digunakan untuk mengobati sakit kepala dan migrain. Lebih tepatnya, Ginkgo Biloba ini mampu efektif digunakan untuk mengobati sakit kepala dan migrain yang disebabkan oleh stres berlebihan.

Selain itu, Ginkgo Biloba ini juga dapat mengobati sakit kepala yang berkaitan dengan kurangnya aliran darah melalui pelebaran pembuluh darah.

10. Meredakan Gejala Asma dan PPOK

Ginkgo Biloba juga bermanfaat untuk meredakan gejala asma dan penyakit pernapasan inflamasi seperti PPOK. Mengingat, Ginkgo Biloba mengandung senyawa antiinflamasi yang dapat mengurangi peradangan di saluran udara dan meningkatkan kapasitas paru-paru.

Menurut penelitian, Ginkgo Biloba yang dikombinasikan dengan terapi obat glukokortikosteroid dapat membantu seseorang mengelola gejala asma yang dialaminya.

11. Mengurangi Gejala PMS

Psikologis sindrom pramenstruasi atau PMS ini diketahui gejalanya dapat dikurangi dengan mengonsumsi Ginkgo Biloba. Dari 85 siswa yang mengalami PMS, 23 persen diantaranya mengalami penurunan gejala ketika mengonsumsi Ginkgo Biloba.

Meskipun demikian, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengetahui hubungan sebab akibat antara Ginkgo Biloba dengan gejala PMS.

12. Mengobati Disfungsi Seksual

Ginkgo Biloba dinilai juga dapat bermanfaat untuk mengobati penyakit disfungsi seksual seperti disfungsi ereksi atau libido rendah. Mengingat, Ginkgo Biloba dapat meningkatkan kadar oksida nitrat dalam darah yang berperan melebarkan pembuluh darah hingga aliran darah meningkat.

Dengan aliran darah yang meningkat, gejala disfungsi seksual pun dapat dikelola dengan lebih baik. Selain itu, penggunaan Ginkgo Biloba ini diketahui juga dapat meningkatkan hasrat dan kepuasan seksual pada wanita yang menjalani psikoterapi seksual.

Jika Ginkgo Biloba ini dikombinasikan dengan terapi jangka panjang maka hasilnya akan lebih efektif dibandingkan dengan plasebo.

13. Melawan Fibromyalgia

Suplementasi CoQ10 yang digunakan bersama-sama dengan Ginkgo Biloba diketahui dapat meningkatkan kualitas hidup orang yang menderita fibromyalgia.

Hal ini berkaitan dengan gejala dar fibromyalgia seperti nyeri otot, kelelahan, sakit kepala, gangguan tidur, kecemasan dan depresi.

14. Pereda Nyeri

Sifat analgesik ringan ternyata juga dimiliki oleh Ginkgo Biloba. Mengingat, Ginkgo Biloba sendiri memang mengandung senyawa organik yang berperan sebagai antiinflamasi.

Dengan kata lain, Ginkgo Biloba ini dapat meredakan peradangan hingga rasa sakit dan nyeri yang ditimbulkan peradangan tersebut dapat berkurang juga.

Oleh karena itu, konsumsi Ginkgo Biloba ini mungkin akan disarankan untuk orang-orang yang sedang dalam proses pemulihan setelah mengalami cedera atau luka.

15. Membantu Mengelola Penyakit Raynaud

Perlu diketahui bahwa, pada penderita penyakit Raynaud, pembuluh darah dapat bereaksi secara berlebihan terhadap dingin dan kejang. Hal ini juga dapat menurunkan aliran darah sehingga oksigen terlepas dari ekstremitas.

Ginkgo Biloba diketahui dapat membantu mengelola penyakit Raynaud dengan memperluas pembuluh darah kecil. Dengan demikian, kejang yang mengalangi aliran darah secara total dapat dicegah.

Dosis Ginkgo Biloba

Secara komersial, Ginkgo Biloba sendiri telah tersedia dalam berbagai bentuk termasuk dalam bentuk kapsul, tablet, ekstrak cair dan daun kering (teh). Sedangkan biji Ginkgo Biloba beracun, sehingga tidak boleh dikonsumsi dalam keadaan mentah [3].

Penelitian yang menunjang manfaat manfaat yang telah disebutkan diatas, umumnya menggunakan ekstrak Ginkgo Biloba murni. Namun, penelitian tidak menjelaskan secara pasti untuk dosisnya [3].

Meskipun demikian, sebagian besar ahli mendukung keamanan konsumsi pada dosis 120 hingga 240 mg yang dibagi menjadi beberapa dosis untuk sehari [3].

Sebagai saran, jika ingin mulai melakukan suplementasi Ginkgo Biloba sebaiknya diskusikan dengan dokter terlebih dahulu, agar dosisnya tepat. Dokter mungkin menyarankan untuk mulai dengan dosis yang lebih rendah dan mulai meningkat selanjutnya [3].

Hal ini tidak lain adalah untuk menguji tolerasi tubuh seseorang dengan konsumsi Ginkgo Biloba. Dengan demikian, maka dapat menjadi bahan evaluasi untuk tahap selanjutnya [3].

Perlu juga diketahui bahwa, konsumsi Ginkgo Biloba lebih dari 600 mg per hari bukan ide yang baik, sehingga harus dihindari. Adapun khasiat Ginkgo Biloba ini mungkin membutuhkan waktu setidaknya enam minggu setelah mengonsumsi pertama kali [3].

Efek Samping Ginkgo Biloba

Berikut ini merupakan beberapa efek samping yang mungkin dapat ditimbulkan oleh konsumsi Ginkgo Biloba [5]:

  • Reaksi alergi pada kulit
  • Diare
  • Gangguan pencernaan
  • Kelemahan otot
  • Mual
  • Kejang klonik pada wanita
  • Mempengaruhi Vitamin B6

Selain itu, sebelum mengonsumsi Ginkgo Biloba sebaiknya perlu juga diperhatikan bahwa, Ginkgo Biloba mempengaruhi pembekuan darah. Oleh karena itu tidak boleh dikonsumsi oleh [5]:

  1. Orang yang menderita gangguan pendarahan
  2. Orang yang mengonsumsi obat atau suplemen pembekuan darah (warfarin, aspirin, bwang putih, vitamin E, NSAID)
  3. Orang yang menderita epilepsy atau diabetes (kecuali direkomendasikan dokter)
  4. Wanita yang sedang hamil

Mengingat banyaknya hal yang perlu diperhatikan sebelum mengonsumsi Ginkgo Biloba, maka sangat disarankan untuk melakukan diskusi dengan dokter maupun ahli kesehatan yang professional [5].

Hal ini tentu akan sangat bermanfaat dalam mencegah terjadinya efek samping yang tidak diinginkan.

fbWhatsappTwitterLinkedIn

Add Comment