Osteomielitis: Gejala – Penyebab dan Pengobatan

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by redaction team, read our quality control guidelance for more info

Tinjauan Medis : dr. Maria Arlene, Sp.Ak
Osteomielitis adalah infeksi pada tulang. Infeksi dapat mencapai tulang dengan melalui aliran darah atau menyebar dari jaringan sekitarnya. Infeksi juga bisa dimulai di tulang itu sendiri misalnya pada... kasus cedera yang membuat tulang dapat terpapar kuman. Perokok dan orang dengan penyakit kronis, seperti diabetes atau gagal ginjal, lebih berisiko terkena osteomielitis. Orang yang menderita diabetes juga dapat mengalami osteomielitis di kaki jika mengalami luka terbuka (ulkus) di kaki. Gejala osteomielitis meliputi demam, bengkak, rasa hangat, kemerahan, dan nyeri di area infeksi, dan rasa lelah. Kadang osteomielitis dapat tidak menimbulkan tanda dan gejala, atau gejala yang tidak khas. Hal ini dapat terjadi pada bayi, lansia, dan orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh terganggu. Jika Anda mengalami cedera atau luka terbuka pada tubuh, konsultasikan dengan dokter bagaimana cara mencegah infeksi. Mengurangi risiko infeksi juga akan membantu risiko terkena osteomielitis. Berhati-hatilah untuk menghindari luka, goresan, cakaran atau gigitan hewan, yang dapat memberikan akses kuman masuk ke dala, tubuh. Jika Anda mengalami cedera ringan atau luka, segera bersihkan area tersebut dan gunakan perban bersih. Periksa luka sesering mungkin. Segera hubungi dokter jika menemukan tanda infeksi pada luka. Read more

Apa itu Osteomielitis? 

Osteomielitis adalah infeksi pada tulang yang disebabkan adanya bakteri maupun jamur yang menyerang tulang tersebut. Biasanya infeksi tulang ini muncul pada bagian tulang pinggul, tulang belakang, dan tulang kaki. Tapi pada anak-anak osteomielitis juga bisa terjadi pada tulang lengan. [1]

Gejala Osteomielitis

Gejala pertama yang biasanya muncul pada orang yang terkena osteomielitis adalah nyeri pada bagian yang terinfeksi. Beberapa gejala umum lainnya adalah: [1,2]

  • Demam
  • Kemerahan pada bagian terinfeksi
  • Mual
  • Kelelahan
  • Mudah tersinggung
  • Pembengkakan di bagian terinfeksi
  • Kesulitan untuk bergerak

Penyebab Osteomielitis

Sebagian besar osteomielitis disebabkan oleh bakteri staphylococcus. Bakteri ini merupakan bakteri yang ada di tubuh manusia dan biasanya ditemukan di kulit maupun hidung. [3]

Bakteri tersebut dapat masuk ke tulang dan menyebabkan infeksi dengan tiga cara yaitu: 

  • Aliran Darah

Bakteri bisa masuk ke tulang melalui aliran darah. Hal ini mungkin saja disebabkan karena Anda memiliki pneumonia maupun infeksi saluran kemih. [3]

  • Cedera

Bakteri juga dapat masuk ke dalam tubuh melalui luka seperti luka tusuk. Selain itu, kuman juga dapat masuk ketika Anda mengalami patah tulang yang parah sehingga tulang tersebut menonjol ke luar. [3]

  • Operasi

Kuman juga dapat masuk ke dalam tulang ketika Anda menjalani operasi terlebih operasi yang berkaitan dengan tulang seperti sendi atau patah tulang. [3]

Faktor Risiko

Umumnya bakteri bisa masuk ke tulang dan menyebabkan infeksi melalui tiga cara di atas. Namun, beberapa kondisi kesehatan juga dapat memengaruhi seseorang untuk terkena osteomielitis. Kondisi tersebut adalah: [1]

  • Diabetes
  • Menggunakan obat intravena
  • Hemodialisis (pengobatan untuk ginjal)
  • Trauma pada jaringan sekitar tulang
  • Sendi yang terinfeksi
  • Penyakit sel sabut
  • Penyakit arteri perifer
  • Merokok

Komplikasi 

Dahulu osteomielitis sulit untuk diobati, namun sekarang sudah ditemukan pengobatan untuk menanggulangi keadaan tersebut. Walaupun begitu, terkadang osteomielitis ini sudah parah dan dapat menyebabkan komplikasi, seperti: 

  • Kematian Tulang

Saat tulang terinfeksi, maka sirkulasi darah pada tulang akan terganggu sehingga dapat menyebabkan kematian pada tulang. Ketika hal ini terjadi, maka langkah yang tepat adalah operasi untuk mengangkat tulang yang mati tersebut. [3,4]

  • Artritis Septik

Infeksi tulang juga dapat menyebar ke sendi sehingga dapat menimbulkan artritis septik. [3]

  • Terganggunya Pertumbuhan

Pada anak-anak, osteomielitis dapat mengganggu pertumbuhannya. Hal ini dapat terjadi karena osteomielitis berada di tulang lunak yang merupakan bagian pertumbuhan. Bagian ini berada di ujung tulang lengan maupun kaki. [3]

Kanker kulit dapat terjadi ketika infeksi tulang menyebabkan nanah sehingga kulit yang berada di sekitar area tersebut rentan terkena kanker. [3]

Kapan Harus Ke Dokter? 

Osteomielitis merupakan kondisi yang harus segera terdeteksi sehingga bisa mendapatkan pengobatan yang tepat. Jika Anda mengalami nyeri pada tulang yang semakin parah dan juga mengalami demam akan lebih baik untuk segera konsultasi ke dokter. Terlebih ketika Anda mengalaminya setelah melakukan operasi atau setelah mengalami cedera. [3]

Bagaimana Cara Mendiagnosis Osteomielitis? 

Ketika Anda pergi ke dokter, dokter akan bertanya mengenai gejala-gejala yang Anda alami. Selain itu, dokter juga akan melihat apakah terdapat kemerahan atau pembengkakan di bagian yang nyeri tersebut. [5]

Tentunya osteomielitis tidak bisa didiagnosa dengan pertanyaan saja. Dokter akan melakukan beberapa tes untuk memastikan hal tersebut dengan cara: [5]

Pengobatan Osteomielitis

Tujuan dari perawatan osteomielitis ini adalah untuk mengendalikan infeksi sehingga tidak semakin menyebar. Pada tahap awal dokter akan memberikan antibiotik untuk menyembuhkan infeksi tulang tersebut. [1]

Antibiotik dapat diberikan secara intravena maupun langsung ke pembuluh darah Anda. Namun hal tersebut ditentukan dengan tingkat keparahan infeksinya. [1]

Pengobatan lebih lanjut adalah operasi atau pembedahan. Operasi ini dilakukan ketika antibiotik tidak dapat mengobati osteomielitis Anda. [1]

Pembedahan dilakukan untuk mengangkat bagian tulang yang terinfeksi atau yang sudah mati dan juga mengeluarkan nanah. Pada kasus yang paling parah, pilihan yang tepat adalah amputasi. [2]

Pencegahan Osteomielitis

Sesuai dengan sebuah pepatah “lebih baik mencegah daripada mengobati”, maka lebih baik Anda mencegah untuk tidak terkena osteomielitis. Jika Anda memiliki sistem kekebalan yang lemah, maka mencegahnya dengan cara: [4]

  • Mengonsumsi makanan sehat dan rutin olahraga
  • Tidak merokok
  • Tingkatkan kebersihan

Hal yang harus dilakukan ketika Anda memiliki sirkulasi yang buruk adalah: 

  • Hindari merokok
  • Mempertahankan berat badan yang sehat dan ideal
  • Olahraga dengan teratur untuk meningkatkan sirkulasi tubuh
  • Hindari konsumsi alkohol

Hal lain yang harus diperhatikan adalah ketika memiliki luka maupun goresan. Ketika Anda memilikinya segeralah untuk membersihkan luka tersebut sehingga tidak menimbulkan infeksi. [4]

fbWhatsappTwitterLinkedIn

Add Comment